GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ketahanan Pangan Dibalik Jeruji Besi, Napi Kembangkan Hidroponik Hingga Pasok UMKM Indramayu

Hamparan hijau terlihat dibalik jeruji besi Lapas Kelas IIB Indramayu, Jawa Barat, sejumlah narapidana nampak telaten memelihara tanaman yang Tumbuh subur dengan pola Hidroponik.
Kamis, 7 Agustus 2025 - 20:07 WIB
Hamparan hijau terlihat dibalik jeruji besi Lapas Kelas IIB Indramayu, Jawa Barat, sejumlah narapidana nampak telaten memelihara tanaman yang Tumbuh subur dengan pola Hidroponik.
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Hamparan hijau terlihat dibalik jeruji besi Lapas Kelas IIB Indramayu, Jawa Barat, sejumlah narapidana nampak telaten memelihara tanaman yang Tumbuh subur dengan pola Hidroponik.

Greenhouse Hidroponik milik Lembaga Pemasyarakatan Lapas Kelas IIB Indramayu, Jawa Barat. Green house yang dibuat sejak tahun 2023 ini dikelola oleh sejumlah warga binaan (napi) yang mendapatkan program kemandirian dari PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Refinery Unit VI Balongan dan lapas Lapas Kelas Dua Indramayu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mulai dari proses penanaman, perawatan, hingga pengemasan untuk dipasok ke sejumlah UMKM di Indramayu. Di Green house ini, warga binaan menanam dua jenis sayuran, yakni selada dan pakcoy atau bok choy.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Indramayu, Fery Berthoni, menjelaskan,Kendati mereka sedang menjalani hukuman dibalik jeruji besi, bukan berarti tak bisa bertani, warga binaan ini justru lebih kreatif mengembangkan budidaya tanaman dengan sistem hidroponik. Dengan sistem vertikultur, bertani menggunakan media tanam secara vertikal maupun horizontal. istem vertikultur dengan metode pengairan menggunakan media paralel.

"Hidroponik dalam Greenhouse ini merupakan salah satu kegiatan pembinaan kemandirian warga binaan, dalam rangka program ketahanan pangan sebagaimana yang diprogramkan oleh Presiden dan Wakil Presiden, yaitu dalam Astacita Presiden dan Wakil Presiden. Ini merupakan program Lapas Kelas IIB Indramayu bekerja sama dengan Pertamina RU 6 Balongan, untuk membekali napi serta mendukung program Pemerintah" terang Fery, kepada tvOneNews.com Minggu (6/8/2025).

Lanjul Fery, peralatan yang dibutuhkan mudah didapat, seperti paralon, kain planel, pot, dan sekam, Memakai pupuk dan nutrisi dari bahan organik, tanaman ini pun tumbuh subur. Air mengalir ke setiap tanaman dari media paralon melalui sistem sirkulasi, sehingga tidak perlu disiram. Selain itu, tanaman hidroponik lebih sehat dan higienis, serta tidak mudah diserang hama dan jamur.

"Tentu saja tujuan kami warga binaan yang mengikuti kegiatan kemandirian di sini, selain mereka mendapatkan keterampilan ataupun upah premi dari hasil kegiatan ini, tentunya hasil apa yang diperoleh di sini bermanfaat bagi mereka setelah mereka selesai menjalani pidana. Artinya mereka setelah keluar dari sini bisa berwira swasta, menerima untuk pembuatan rak hidroponik dan membuat atau memelihara, menghasilkan tanaman baik selada air atau pakcoy. Saat ini yang ikut untuk khusus di greenhouse ini ada 4 orang, mereka latar belakangnya tentunya petani agar minat bakat mereka tersalurkan dan meningkat, terlebih agar minat bakat dan kemampuan mereka bermanfaat untuk mereka setelah bebas nanti," lanjut Fery.

Hamparan hijau terlihat dibalik jeruji besi Lapas Kelas IIB Indramayu, Jawa Barat, sejumlah narapidana nampak telaten memelihara tanaman yang Tumbuh subur dengan pola Hidroponik.
Hamparan hijau terlihat dibalik jeruji besi Lapas Kelas IIB Indramayu, Jawa Barat, sejumlah narapidana nampak telaten memelihara tanaman yang Tumbuh subur dengan pola Hidroponik.
Sumber :
  • Istimewa

 

Panen sayuran Green house ini bisa dilakukan dalam setiap dua minggu sekali. Bahkan saat ini diakuinya permintaan sayuran hidroponik dari konsumen cukup tinggi, sehingga membuat pihaknya kewalahan.

"Untuk hidroponik ini baik pakcoy dan selada air ini kita pasarkan ke UMKM di Kabupaten Indramayu, seperti UMKM penjual kebab dan burger ataupun sandwich," pungkas Fery.

Sementara itu, Warnalim(39) tahun, warga binaan kelas IIB Indramayu, menjelaskan, merasa bersyukur karena selain mendapatkan keahlian dalam penanaman dan perawatan hidroponik, mereka juga dapat membantu perekonomian keluarga dari hasil jual sayuran hidroponik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya sudah 3 tahun mulai berkebun, Ya manfaatnya itu banyak ilmu dari sini tuh. Ya asik, enak, cukup simple sih sebenarnya. Kita di bimbing cara berkebun dengan pola hidroponik oleh Pertamina sama bapak-bapak di sini," jelas Warnalim.

Lembaga pemasyarakatan kelas IIB Indramayu berharap, program kemandirian yang didapatkan para warga binaan, dapat diterapkan setelah mereka menghirup udara bebas nanti. "Jenis tanamannya itu salada sama pakcoy. Pagi-pagi udah saya elus-elus, siangnya airnya cek suhunya, cuma gitu aja, enak, simple. Ya harapannya sih kedepannya saya keluar juga ingin sekali mengelola hidroponik. Dan memang sudah terencana. Ya biar ada manfaatnya untuk orang-orang setelah keluar," pungkas Warnalim.(chm)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jelang Ramadhan, Sidak BAPANAS Temukan Harga Cabai Masih Tinggi di Bojonegoro

Jelang Ramadhan, Sidak BAPANAS Temukan Harga Cabai Masih Tinggi di Bojonegoro

Mendekati tiga hari raya besar Imlek, Ramadan, dan Idul Fitri 1447 Hijriah, Badan Pangan Nasional (BAPANAS) RI bersama Tim Saber Pangan Kabupaten Bojonegoro melakukan pemantauan ketat terhadap stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di pasar kota, ritel, dan gudang BULOG Bojonegoro, Jawa Timur.
Curhat Dikritik Publik Gegara Sibuk Urusi Persija, Gubernur Pramono: Kemarin Kalah Lawan Arema Saja Enggak Bisa Tidur

Curhat Dikritik Publik Gegara Sibuk Urusi Persija, Gubernur Pramono: Kemarin Kalah Lawan Arema Saja Enggak Bisa Tidur

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengaku kerap dikritik publik lantaran dianggap terlalu mengurusi Persija, klub sepakbola Jakarta.
Empat Bayi dan Balita Diperjualbelikan di Jambi, LPSK Buka Suara

Empat Bayi dan Balita Diperjualbelikan di Jambi, LPSK Buka Suara

Dua bayi dan dua balita menjadi korban perdagangan anak di Jambi beberapa waktu lalu. Kasus perdagangan anak ini terungkap berawal dari temuan transaksi balita di Tamansari, Jakarta Barat.
Soal Syarat Damai Harus Minta Maaf ke Keluarga Angkat Ressa, Ini Respons Kuasa Hukum Denada

Soal Syarat Damai Harus Minta Maaf ke Keluarga Angkat Ressa, Ini Respons Kuasa Hukum Denada

Kuasa hukum Denada, Muhammad Iqbal, menanggapi syarat damai dari pihak Ressa yang meminta agar Denada terlebih dulu meminta maaf kepada Ibu Ratih dan Pak Dino.
Fakta Lama Kembali Terbongkar, Teddy Pardiyana Ungkap Alasan Lina Jubaedah Tinggalkan Sule Demi Dirinya

Fakta Lama Kembali Terbongkar, Teddy Pardiyana Ungkap Alasan Lina Jubaedah Tinggalkan Sule Demi Dirinya

Polemik antara Sule dan Teddy Pardiyana seakan tak ada habisnya. Perseteruan terkait sengketa harta warisan mendiang Lina Jubaedah hingga kini masih bergulir.
Serangan Jantung Jadi Salah Satu Penyebab Kematian Tertinggi, Simak Penyebab dan Cara Pengendaliannya

Serangan Jantung Jadi Salah Satu Penyebab Kematian Tertinggi, Simak Penyebab dan Cara Pengendaliannya

Penyakit jantung dan kardiovaskular merupakan masalah kesehatan yang signifikan di Indonesia.

Trending

Kabar Terbaru Proses Naturalisasi Ciro Alves Terungkap, Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026?

Kabar Terbaru Proses Naturalisasi Ciro Alves Terungkap, Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026?

Naturalisasi Ciro Alves dipastikan masih berjalan. Jika tuntas, penyerang Malut United berpeluang dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia pada FIFA Series.
Bersinar di Qatar hingga Pernah Main untuk Persija Jakarta, Gelandang Asal Aceh Ini Kok Tak Pernah Dipanggil Timnas Indonesia?

Bersinar di Qatar hingga Pernah Main untuk Persija Jakarta, Gelandang Asal Aceh Ini Kok Tak Pernah Dipanggil Timnas Indonesia?

Sejak kecil dididik akademi terbaik Qatar Aspire Academy bahkan sempat main untuk Persija Jakarta, gelandang asal Aceh ini tak pernah masuk Timnas Indonesia.
Jadwal Proliga 2026, Minggu 15 Februari: Pertaruhan Megawati Hangestri Cs, Jakarta Pertamina Enduro Hadapi Popsivo Polwan

Jadwal Proliga 2026, Minggu 15 Februari: Pertaruhan Megawati Hangestri Cs, Jakarta Pertamina Enduro Hadapi Popsivo Polwan

Jadwal Proliga 2026 hari ini akan diramaikan dengan sejumlah laga seru, termasuk Megawati Hangestri dan kawan-kawan siap unjuk gigi saat Jakarta Pertamina Enduro hadapi Jakarta Popsivo Polwan.
John Herdman Blak-blakan Ungkap Sebercak Kutukan saat Menjabat Pelatih Timnas Indonesia, Apa Itu?

John Herdman Blak-blakan Ungkap Sebercak Kutukan saat Menjabat Pelatih Timnas Indonesia, Apa Itu?

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, secara blak-blakan mengakui bahwa menjadi juru taktik skuad Garuda ibarat pisau bermata dua.
Hasil Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Cs Tikung Popsivo, Jakarta Pertamina Enduro Resmi Lolos ke Final Four

Hasil Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Cs Tikung Popsivo, Jakarta Pertamina Enduro Resmi Lolos ke Final Four

Hasil Proliga 2026 putri, di mana Jakarta Pertamina Enduro berhasil lolos ke babak final four usai Megawati Hangestri dan kawan-kawan mengalahkan Jakarta Popsivo Polwan.
Luciano Spalletti dan Bos Juventus Ngamuk kepada Wasit usai Inter Milan Diuntungkan Lewat Kartu Merah Pierre Kalulu

Luciano Spalletti dan Bos Juventus Ngamuk kepada Wasit usai Inter Milan Diuntungkan Lewat Kartu Merah Pierre Kalulu

Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, direktur Giorgio Chiellini, dan CEO Damien Comolli meluapkan amarah kepada wasit Federico La Penna yang mengartu merah Pierre Kalulu.
Penunjuk Wasit Liga Italia Diminta Mundur usai Kontroversi di Laga Inter Milan Kontra Juventus, La Penna Dituntut Sanksi Berat

Penunjuk Wasit Liga Italia Diminta Mundur usai Kontroversi di Laga Inter Milan Kontra Juventus, La Penna Dituntut Sanksi Berat

Penunjuk wasit Liga Italia diminta mundur seiring dengan kontroversi di laga Inter Milan melawan Juventus. Hal itu disampaikan Giorgio Chiellini dan jurnalis Alfredo Pedulla.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT