News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Penjelasan Suami Korban Tentang Penyebab Istrinya Menjalani Perawatan di RSHS

Menurut Arif berawal dari kaki istrinya yang tertusuk paku payung. Setelah dilakukan rangkaian pemeriksaan istrinya divonis kanker kemudian dan dirujuk ke RSHS.
Sabtu, 21 Mei 2022 - 02:36 WIB
Keluarga dari Pasien yang Diabaikan Petugas RSHS
Sumber :
  • Jhon Be

Bandung Jawa Barat - Sebelumnya viral sebuah video yang menunjukan seorang pasien wanita meninggal dunia akibat kekurangan oksigen saat dirawat di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. Video itu diunggah oleh Arif Susanto yang merupakan suami dari pasien wanita tersebut, Asih Sekarningsih.

Saat ditemui Arif mengaku sudah ikhlas dengan meninggalnya sang istri, namun masih menyisakan kesedihan. Terutama bagi ketiga anaknya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Arif menjelaskan jika almarhum sang istri sudah sakit sejak 9 bulan lalu. Berawal dari kaki istrinya yang tertusuk atau terkena paku payung. Awalnya sempat diobati pakai betadin, namun bukan membaik tapi justru menjadi bengkak dan gatal hingga kekulit. 

" Sempat di bawa ke puskesmas dan rumah sakit, Santo Yusuf setelah dilakukan rangkaian pemeriksaan, istri divonis sakit kanker oleh dokter di RS Santo Yusuf, " katanya.

Istrinya kemudian dirujuk ke RSHS. Di rumah sakit pemerintah ini, istrinya menjalani pengobatan hingga rawat jalan bahkan kemoterapi.

Namun kondisi sang istri drop beberapa hari lalu hingga ia membawanya kembali ke RSHS untuk perawatan, mulai dirawat pada Rabu 12 Mei, langsung mendapat tindakan dan masuk ruang rawat kemoterapi, tetapi kondisinya semakin drop.

Peristiwa permintaan oksigen pertama terjadi pada sabtu 14 Mei dinihari sekitar pukul 01.00, saat itu Arif dan mertuanya Anah harus membangunkan petugas jaga berkali kali agar menganti oksigen, hingga akhirnya oksigen diganti. 

Namun pada Senin 16 mei sekitar pukul 07.35, terjadi kelambatan ganti oksigen yang diyakini Arif dan ibu mertua menjadi penyebab Asih meninggal dunia.

" Ibu mertua saya sampai 2 kali meminta petugas ganti oksigen, kemudian yang ketiga kali saya meminta, itu saya sampai emosi dan marah, barulah oksigen di ganti, namun nyawa istri saya tidak tertolong, "tambah Arif.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Arif memang sudah ikhlas atas kepergian istri tercintanya, Arif kini yang sudah tidak memiliki pekerjaan karena memilih merawat istrinya, harus membesarkan 3 anaknya. 

Arif juga kecewa kepada sikap RSHS yang tetap membantah oksigen tidak habis, Arif mengaku ia memiliki bukti foto yang menunjukan alat oksigen itu sudah habis. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ketum Demokrat AHY Soal Pemilu 2029: Masih Jauh, Fokus Isu di Masyarakat

Ketum Demokrat AHY Soal Pemilu 2029: Masih Jauh, Fokus Isu di Masyarakat

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyebut bahwa partai belum terlalu fokus untuk menatap Pemilihan Umum (Pemilu) 2029 mendatang.
Laporan Dugaan Pencurian Dihentikan, Kubu Pelapor Kecewa Polisi Tak Lakukan Pemeriksaan Terhadap Terlapor

Laporan Dugaan Pencurian Dihentikan, Kubu Pelapor Kecewa Polisi Tak Lakukan Pemeriksaan Terhadap Terlapor

Polres Metro Jakarta Pusat memilih menghentikan penyelidikan kasus dugaan pencurian yang dilaporkan oleh Bangun Paulus Tudungta.
Karyawan Percetakan di Jakpus Disekap Selama 21 Hari, Alami Trauma Fisik Hingga Psikis

Karyawan Percetakan di Jakpus Disekap Selama 21 Hari, Alami Trauma Fisik Hingga Psikis

Polisi mengungkapkan, tiga karyawan percetakan berinisial TS (24), MRJ (20), dan AS (19) yang disekap di tempat kerjanya, di Jalan Kalibaru Timur, Bungur, Senen, Jakarta Pusat, mengalami trauma.
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Jerman Vs Paraguay

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Jerman Vs Paraguay

Jerman melangkah ke babak 32 besar dengan predikat juara Grup E Piala Dunia 2026. Di kubu lawan, Paraguay berhasil mengamankan tiket ke fase gugur sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik.
Selebgram Awkarin Diperiksa Kasus Hanania Travel, Ngaku Balikin Uang Saku ke Penyidik

Selebgram Awkarin Diperiksa Kasus Hanania Travel, Ngaku Balikin Uang Saku ke Penyidik

Selebgram Karin Novilda alias Awkarin selesai menjalani pemeriksaan sebagai saksi dalam promosi travel umrah Hanania Group, pada Senin (29/6/2026).
6 Zodiak Ini Diprediksi Banjir Cuan Sepanjang 1-7 Juli 2026, Ada Peluang Tambah Penghasilan

6 Zodiak Ini Diprediksi Banjir Cuan Sepanjang 1-7 Juli 2026, Ada Peluang Tambah Penghasilan

Memasuki pekan pertama Juli 2026, sejumlah zodiak diperkirakan akan merasakan pergerakan positif dalam sektor keuangan pada periode 1 - 7 Juli 2026. Siapa saja?

Trending

Selebgram Awkarin Diperiksa Kasus Hanania Travel, Ngaku Balikin Uang Saku ke Penyidik

Selebgram Awkarin Diperiksa Kasus Hanania Travel, Ngaku Balikin Uang Saku ke Penyidik

Selebgram Karin Novilda alias Awkarin selesai menjalani pemeriksaan sebagai saksi dalam promosi travel umrah Hanania Group, pada Senin (29/6/2026).
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 1 Juli 2026: Sagitarius Panen Peluang

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 1 Juli 2026: Sagitarius Panen Peluang

Memasuki Rabu, 1 Juli 2026, sejumlah zodiak diperkirakan memasuki fase yang lebih menjanjikan dalam urusan finansial. Siapa saja mereka yang bercuan deras?
Laporan Dugaan Pencurian Dihentikan, Kubu Pelapor Kecewa Polisi Tak Lakukan Pemeriksaan Terhadap Terlapor

Laporan Dugaan Pencurian Dihentikan, Kubu Pelapor Kecewa Polisi Tak Lakukan Pemeriksaan Terhadap Terlapor

Polres Metro Jakarta Pusat memilih menghentikan penyelidikan kasus dugaan pencurian yang dilaporkan oleh Bangun Paulus Tudungta.
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Jerman Vs Paraguay

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Jerman Vs Paraguay

Jerman melangkah ke babak 32 besar dengan predikat juara Grup E Piala Dunia 2026. Di kubu lawan, Paraguay berhasil mengamankan tiket ke fase gugur sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik.
Alibi Bos Percetakan Sekap Karyawan di Jakpus: Tuduh Curi Pelat Besi Senilai Rp230 Juta

Alibi Bos Percetakan Sekap Karyawan di Jakpus: Tuduh Curi Pelat Besi Senilai Rp230 Juta

Polisi mengungkap fakta baru dibalik kasus penyekapan tiga karyawan percetakan berinisial TS (24), MRJ (20), dan AS (19) di Jalan Kalibaru Timur, Bungur, Senen, Jakarta Pusat.
Mahkamah Konstitusi Tolak Uji Materi UU Desa: Batas Usia 25 Tahun Calon Kades Tetap Berlaku

Mahkamah Konstitusi Tolak Uji Materi UU Desa: Batas Usia 25 Tahun Calon Kades Tetap Berlaku

Baru-baru ini Mahkamah Konstitusi (MK) tolak pengujian materiil Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa (UU Desa) yang minta aturan batas usai calon kades
Karyawan Percetakan di Jakpus Disekap Selama 21 Hari, Alami Trauma Fisik Hingga Psikis

Karyawan Percetakan di Jakpus Disekap Selama 21 Hari, Alami Trauma Fisik Hingga Psikis

Polisi mengungkapkan, tiga karyawan percetakan berinisial TS (24), MRJ (20), dan AS (19) yang disekap di tempat kerjanya, di Jalan Kalibaru Timur, Bungur, Senen, Jakarta Pusat, mengalami trauma.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT