News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gubernur Jabar Murka! Dedi Mulyadi Sebut Pelaku Kerusuhan Harus Disadarkan: Pagi yang ndah Tidak Boleh Dirusuh-rusuhkan

Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) secara tegas mengkritik aksi kerusuhan dalam peringatan Hari Buruh di Bandung. Aksi masa yang muncul tiba-tiba tanpa
Sabtu, 2 Mei 2026 - 17:21 WIB
KDM Bongkar Fakta Kerusuhan May Day Bandung: Cinta Takkan Hadir di Hati Para Perusuh!
Sumber :
  • instagram Dedimulyadi71 / Antara

tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) menyoroti aksi anarkistis yang dinilai mencederai makna perjuangan buruh di Bandung.

Suasana peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day Bandung yang seharusnya berlangsung damai justru berubah mencekam. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kerusuhan pecah di sejumlah titik Kota Bandung pada malam 1 Mei 2026, memicu reaksi keras dari Dedi Mulyadi. 

Melalui akun Instagram Dedimulyadi71 pada Sabtu (2/5/2026), Dedi Mulyadi menyampaikan keprihatinannya. 

Ia menegaskan bahwa peringatan May Day seharusnya menjadi momentum solidaritas, bukan justru diwarnai kerusuhan yang meresahkan masyarakat. 

Bahkan, ia secara tegas mengkritik aksi yang muncul tiba-tiba tanpa pemberitahuan dan berujung pada tindakan perusakan.

“Pagi yang indah tidak boleh dirusuh-rusuhkan, karena cinta takkan hadir pada hati para perusuh,” ujar Dedi Mulyadi.

Dedi Mulyadi Soroti Kerusuhan May Day Bandung yang Tiba-Tiba Meledak

Dedi Mulyadi mengaku prihatin atas situasi yang terjadi. Menurutnya, kerusuhan tersebut muncul secara mendadak tanpa pola aksi demonstrasi yang lazim, seperti orasi atau pemberitahuan resmi kepada pihak berwenang.

Gubernur Jabar Murka! Dedi Mulyadi Sebut Pelaku Kerusuhan Harus Disadarkan: Pagi yang ndah Tidak Boleh Dirusuh-rusuhkan
Gubernur Jabar Murka! Dedi Mulyadi Sebut Pelaku Kerusuhan Harus Disadarkan: Pagi yang ndah Tidak Boleh Dirusuh-rusuhkan
Sumber :
  • Antara/HO-Polda Jabar

“Kita turut prihatin. Masih dalam suasana memperingati Hari Buruh, tadi malam tiba-tiba muncul tanpa pemberitahuan, tanpa orasi, melakukan aksi geruduk dan pembakaran,” ungkapnya.

Meski begitu, ia mengapresiasi respons cepat aparat keamanan.

“Namun, situasi masih bisa dikendalikan oleh jajaran Polda Jabar dan Polrestabes Bandung,” lanjutnya.

Dedi berharap para pelaku segera disadarkan agar tidak terus menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

“Semoga para perusuh ini segera disadarkan, tidak terus-menerus menimbulkan rasa cemas di lingkungan masyarakat,” katanya.

Ia juga menegaskan keyakinannya terhadap penegakan hukum.

“Saya yakin jajaran Polda Jabar akan mampu mengusut tuntas tindakan kriminal tersebut dan memprosesnya secara hukum,” tambahnya.

Kerusakan Masif Capai Rp400 Juta, 75 Persen Fasilitas Terdampak

Dampak dari kerusuhan May Day Bandung tidak hanya dirasakan secara sosial, tetapi juga secara materiil. 

Dinas Perhubungan Kota Bandung mencatat kerusakan fasilitas publik mencapai tingkat yang cukup parah, yakni sekitar 75 persen dari total aset di lokasi kejadian.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung, Rasdian Setiadi, mengungkapkan bahwa kerugian ditaksir mencapai Rp400 juta.

“Kerusakan meliputi lampu APILL serta box fiber optic node termination dan controller dengan estimasi kerusakan mencapai 75 persen atau sekitar Rp400 juta,” jelasnya.

Sebagai perbandingan, angka ini setara dengan biaya pembangunan ulang beberapa titik sistem lalu lintas modern. Kerusakan tersebut berdampak langsung pada pengaturan arus kendaraan serta sistem pengawasan di kawasan strategis Bandung.

Rasdian menambahkan bahwa pihaknya kini melakukan langkah darurat agar aktivitas masyarakat tetap berjalan.

“Kami upayakan agar lalu lintas tetap berjalan dengan lancar pasca kerusuhan demo semalam meskipun kondisinya terbatas,” ujarnya.

CCTV Lumpuh, Jaringan Pengawasan Bandung Terputus Total

Salah satu dampak paling krusial dari kerusuhan ini adalah lumpuhnya sistem CCTV di sejumlah titik penting. 

Komandan Teknisi Dishub Kota Bandung, Rustandi Arvey, menyebut bahwa kerusakan terjadi akibat vandalisme, bukan pencurian.

“Sampai penyok ini (box), hardwarenya dirusak, ini bukan dicuri tapi dirusak,” tegasnya.

Kerusakan tersebut memutus jaringan pengawasan dari kawasan Tamansari hingga Pasteur. Setidaknya 20 unit perangkat mengalami gangguan, dengan beberapa titik seperti Pasteur mengalami kerusakan lebih dari satu unit.

“Dampaknya dari Pasteur sampai sini terputus CCTV dan jaringannya,” kata Rustandi.

Ia memastikan bahwa perangkat yang rusak tidak bisa digunakan kembali karena kerusakan internal yang cukup parah.

“Ini dirusak, otomatis tidak bisa berfungsi,” tambahnya.

Di sisi lain, pihak kepolisian mengungkap fakta berbeda terkait pelaku kerusuhan. Kapolda Jawa Barat Irjen Rudi Setiawan menegaskan bahwa massa yang terlibat bukan berasal dari kelompok buruh, melainkan kelompok tidak dikenal.

Menurutnya, sekitar 150 orang dengan pakaian serba hitam dan menutup wajah diduga telah mempersiapkan aksi tersebut, termasuk membawa bahan bakar yang menyerupai bom molotov.

“Ini adalah perbuatan kriminal dan kami berkewajiban melindungi masyarakat,” tegas Rudi.

Meski sempat memanas, kondisi Bandung kini telah berangsur kondusif. Aparat gabungan dari kepolisian, TNI, dan pemerintah daerah masih bersiaga untuk memastikan keamanan tetap terjaga.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kerusuhan May Day Bandung menjadi pengingat bahwa aksi damai bisa berubah menjadi chaos jika disusupi pihak tak bertanggung jawab. 

Dalam konteks ini, pernyataan Dedi Mulyadi menjadi refleksi penting bahwa ketertiban dan keamanan publik harus tetap dijaga, terutama dalam momentum besar seperti Hari Buruh. (udn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Fakta Miris Hardiknas, DPR Soroti 50% Siswa di Indonesia Belum Capai Kompetensi Minimum Literasi dan Numerasi

Fakta Miris Hardiknas, DPR Soroti 50% Siswa di Indonesia Belum Capai Kompetensi Minimum Literasi dan Numerasi

Menyinggung realita pendidikan RI di momen Hardiknas 2026, Komisi IX DPR RI soroti data tentang rata-rata lama sekolah nasional yang baru mencapai 8,85 tahun.
Soal Pengemudi Ojol Wajib Dapat Jaminan Kesehatan, Dirut BPJS: Siap Berkolaborasi

Soal Pengemudi Ojol Wajib Dapat Jaminan Kesehatan, Dirut BPJS: Siap Berkolaborasi

Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito komentari soal pengemudi ojek online (ojol) kini mendapatkan jaminan kesehatan melalui JKN. Hal itu tertuang
KAI: 76 Korban Luka Kecelakaan Kereta di Bekasi Sudah Pulang, 24 Masih Dirawat

KAI: 76 Korban Luka Kecelakaan Kereta di Bekasi Sudah Pulang, 24 Masih Dirawat

Kondisi korban kecelakaan maut Kereta Rel Listrik (KRL) dengan Kereta Api (KA) Jarak Jauh Argo Bromo di Stasiun Bekasi Timur diungkap PT Kereta Api Indonesia.
Detik-detik Buruh di Karawang Tewas di Atas Motor Usai Leher Terjerat Benang Layangan

Detik-detik Buruh di Karawang Tewas di Atas Motor Usai Leher Terjerat Benang Layangan

Detik-detik video seorang buruh harian lepas berinisial tewas mengenaskan usai mengalami luka parah di bagian leher viral di media sosial. 
Tingkah Amien Rais Dikomentari Ketum PRIMA, Agus Jabo: Serakahnomic, Kaum Hantam Kromo

Tingkah Amien Rais Dikomentari Ketum PRIMA, Agus Jabo: Serakahnomic, Kaum Hantam Kromo

Sejumlah elite politik hingga pengamat berkomentar terkait tingkah Amien Rais saat ini. Pasalnya, baru-baru ini Amien Rais melontarkan pernyataan soal Prabowo
Media Malaysia Heran, Gara-gara Dean James Liga Belanda Jadi 'Kacau'

Media Malaysia Heran, Gara-gara Dean James Liga Belanda Jadi 'Kacau'

Kasus “passportgate” Dean James bikin heboh! Media Malaysia soroti potensi dampaknya yang bisa mengguncang Liga Belanda, bahkan ratusan pertandingan terancam dipersoalkan.

Trending

KDM Geram Perlintasan Kereta Ampera Bekasi Kembali Dikuasai Oknum Ormas, Langsung Telepon Forkopimda Minta Lakukan Ini

KDM Geram Perlintasan Kereta Ampera Bekasi Kembali Dikuasai Oknum Ormas, Langsung Telepon Forkopimda Minta Lakukan Ini

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi kesal lintasan kareta Ampera Bekasi diduga kembali dikuasai oleh oknum Organisasi Masyarakarat (ormas) pasca terjadi kecelakaan
Tak Lama Lagi Eligible Dinaturalisasi, Timnas Indonesia Bisa Diperkuat Raja Assist Eks Kasta Teratas Amerika Selatan, John Herdman Tertarik?

Tak Lama Lagi Eligible Dinaturalisasi, Timnas Indonesia Bisa Diperkuat Raja Assist Eks Kasta Teratas Amerika Selatan, John Herdman Tertarik?

Raja assist eks kasa teratas Amerika Selatan ini berpeluang dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia. Ia tak lama lagi eligible sesuai dengan aturan FIFA.
Pratama Arhan Gandeng Pacar Baru saat Wisuda Sarjana, Tanda Sudah Move On dari Azizah Salsha?

Pratama Arhan Gandeng Pacar Baru saat Wisuda Sarjana, Tanda Sudah Move On dari Azizah Salsha?

Pratama Arhan dikabarkan menggandeng kekasih baru di momen spesialnya. Di momen tersebut, ia diisukan mengajak serta Inka Andestha, seorang pengusaha skincare.
Buntut Pernyataan Amien Rais soal Prabowo dan Teddy, Pengamat: Spekulasi Politik yang Berbahaya

Buntut Pernyataan Amien Rais soal Prabowo dan Teddy, Pengamat: Spekulasi Politik yang Berbahaya

Buntut pernyataan Amien Rais soal Seskab Teddy Indra Wijaya dan Presiden Prabowo begitu menyedot perhatian dan komentar dari berbagai elite politik hingga tuai
Dokter Myta Diduga Meninggal Akibat Beban Kerja Berat, Pengurus Besar IKA FK Unsri Layangkan Surat Ke Kemenkes

Dokter Myta Diduga Meninggal Akibat Beban Kerja Berat, Pengurus Besar IKA FK Unsri Layangkan Surat Ke Kemenkes

Kepergian dr Myta kini memunculkan pertanyaan besar. Kabar meninggalnya yang beredar luas pada Jumat (1/5/2026) di media sosial memicu reaksi publik dan desakan
Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Mengawati Hangestri Mundur dari Timnas Voli Putri Indonesia, Gara-gara Hal Ini

Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Mengawati Hangestri Mundur dari Timnas Voli Putri Indonesia, Gara-gara Hal Ini

Jakarta Pertamina Enduro mengungkapkan alasan dibalik keputusan Megawati Hangestri akhirnya mundur dari Timnas Voli Putri Indonesia untuk ajang internasional.
Meninggalnya Dokter Intership Myta Aprilia Azmy Jadi Sorotan, IKA FK Unsri Desak Audit RSUD K.H. Daud Arif Jambi

Meninggalnya Dokter Intership Myta Aprilia Azmy Jadi Sorotan, IKA FK Unsri Desak Audit RSUD K.H. Daud Arif Jambi

Dokter intership dr Myta Aprilia Azmy meninggal dunia, kondisi kerja dokter internship di RSUD K.H. Daud Arif, Kuala Tungkal, Jambi jadi sorotan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT