News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

SPMB di Jabar Keos, Dedi Mulyadi: Andai Kewenangan Ada di Saya

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengakui adanya kelemahan dan kesalahan di pihak pemerintah setelah mencuat gelombang protes keras dari kalangan orang tua ...
Minggu, 14 Juni 2026 - 21:34 WIB
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, saat mengunjungi SMAN 1 Kota Depok
Sumber :
  • YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL

tvOnenews.com – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengakui adanya kelemahan dan kesalahan di pihak pemerintah setelah mencuat gelombang protes keras dari kalangan orang tua murid.

Protes tersebut dipicu oleh kekhawatiran bahwa anak-anak mereka terancam tidak kebagian kursi di SMA/SMK negeri dalam proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pernyataan terbuka itu disampaikan oleh Dedi menyusul viralnya aksi seorang orang tua siswa yang meluapkan kemarahan di kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat lantaran takut anaknya tidak terpetakan masuk ke sekolah negeri.

Gubernur Dedi Mulyadi sungkem ke Kepsek SMAN 1 Kota Depok
Gubernur Dedi Mulyadi sungkem ke Kepsek SMAN 1 Kota Depok
Sumber :
  • YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL

Menurut figur yang akrab disapa KDM ini, kemarahan yang ditunjukkan oleh warga sama sekali bukan kesalahan mereka, melainkan murni menjadi tanggung jawab kolektif jajaran pemerintah selaku penyelenggara negara.

"Hari ini apabila banyak orang tua marah karena anak-anaknya tidak terpetakan di sekolah negeri, bukan kesalahan orang tua, tetapi kesalahan kami sebagai penyelenggara negara," ujar Dedi Mulyadi, dikutip tvOnenews.com dari Antara Jabar, Jumat (12/6/2026).

Dedi membeberkan bahwa hingga saat ini ekosistem pendidikan bentukan pemerintah memang belum sanggup mengakomodasi seluruh jumlah siswa yang ada secara keseluruhan.

Realita timpang inilah yang dinilai menjadi akar masalah fundamental di balik kepanikan orang tua setiap kali musim penerimaan murid baru tiba.

"Karena kami belum bisa menyiapkan sekolah negeri bagi seluruh rakyat, guru negeri bagi seluruh rakyat. Itu kesalahannya," ucap pria yang lekat dengan iket putih tersebut pasrah.

Lebih lanjut, ia menjabarkan bahwa tensi persaingan dalam sistem SPMB tahun ini kian mengetat akibat membeludaknya pendaftar dari luar wilayah pemetaan yang ikut menyerbu sekolah-sekolah favorit tertentu.

Imbasnya, posisi sejumlah calon peserta didik yang semula masuk kategori aman terpaksa melorot drastis karena kalah bersaing secara peringkat.

"Tanpa pemetaan, anaknya mendapat saingan dari para pendaftar baru dan anak-anak yang tidak masuk ke sekolah tujuan sebelumnya, kemudian mendaftar di sekolah tersebut. Akibatnya anaknya mengalami penurunan peringkat sehingga orang tuanya merasa anaknya berpotensi tidak terpetakan di sekolah negeri," jabar Dedi mendetail.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, saat mengunjungi SMAN 1 Kota Depok
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, saat mengunjungi SMAN 1 Kota Depok
Sumber :
  • YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL

Guna mengantisipasi problem akut keterbatasan kuota daya tampung di SMA dan SMK negeri, Pemerintah Provinsi Jawa Barat langsung meluncurkan jaring pengaman sosial.

Dedi menegaskan, bagi para siswa dari keluarga kurang mampu yang tereliminasi dari jalur negeri, Pemprov Jabar menjamin penuh seluruh biaya pendidikan mereka jika memilih melanjutkan sekolah di lembaga pendidikan swasta.

"Bagi yang tidak berkesempatan terpetakan di sekolah negeri, masih ada sekolah swasta. Bagi mereka yang orang tuanya tidak mampu, Pemerintah Provinsi Jawa Barat menjamin biaya pendidikan gratis untuk anak-anak miskin di sekolah-sekolah swasta," terang KDM memberikan solusi konkret.

Mengenai insiden keributan di kantor Disdik Jabar, Dedi mengungkapkan bahwa petugas di lapangan sebenarnya sudah beriktikad baik untuk membantu mencarikan jalan keluar dengan meminta berkas identitas anak beserta sekolah tujuan.

Namun, orang tua yang bersangkutan memilih tidak bersedia menyerahkan data yang diperlukan tersebut.

"Beliau bilang akan mencabut data, tetapi tidak memberikan data. Tapi tidak apa-apa. Pemerintah harus bersedia menerima emosi apa pun dari warganya. Yang penting, kita ingin memberikan layanan yang terbaik," imbuhnya bijak.

Di penghujung penjelasannya, Dedi Mulyadi ikut merespons adanya aspirasi sebagian kelompok masyarakat yang mengusulkan agar skema seleksi masuk sekolah dikembalikan menggunakan parameter Nilai Ebtanas Murni (NEM) atau nilai murni ujian.

Secara pribadi, Dedi mengaku memiliki kesamaan pandangan dengan usulan tersebut.

Kendati demikian, ia mengingatkan bahwa regulasi teknis mengenai sistem penerimaan siswa sepenuhnya berada di bawah otoritas pemerintah pusat.

"Ketentuan tentang kelulusan dan ketentuan tentang masuk sekolah negeri semuanya sudah diatur oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Kami hanya mengikuti ketentuan dan menyelaraskan apa yang ditetapkan kementerian," kata Dedi meluruskan batasan kewenangannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski terikat aturan pusat, Dedi mengaku tidak akan ragu untuk menyederhanakan sistem birokrasi penerimaan siswa di masa depan apabila dirinya diberikan mandat dan diskresi penuh untuk mengaturnya secara mandiri.

"Kalau diberikan kewenangan kepada saya, akan saya buat semudah-mudahnya," pungkas Dedi Mulyadi menutup keterangannya.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rapat Bareng Komisi III DPR, Akademisi Hukum Pidana Beberkan 8 Urgensi RUU Perampasan Aset

Rapat Bareng Komisi III DPR, Akademisi Hukum Pidana Beberkan 8 Urgensi RUU Perampasan Aset

Komisi III DPR RI menggelar rapat dengar pendapat umum (RDPU) terkait Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset bersama sejumlah pakar hukum
‎Larangan Suporter Away di Super League Resmi Dicabut Mulai Musim 2026/2027, Begini Penjelasan I.League

‎Larangan Suporter Away di Super League Resmi Dicabut Mulai Musim 2026/2027, Begini Penjelasan I.League

Suporter tim tamu akhirnya mendapat angin segar menjelang bergulirnya Super League 2026/2027. Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, memastikan larangan suporter away resmi dicabut setelah FIFA memberikan restu.
Innalillahi, Kiai Anwar Zahid Alami Kecelaan: Mobil Alphard-nya Dihantam Truk Trailer di Bojonegoro

Innalillahi, Kiai Anwar Zahid Alami Kecelaan: Mobil Alphard-nya Dihantam Truk Trailer di Bojonegoro

Kabar mengejutkan datang dari dai kondang asal Jawa Timur Kiai Anwar Zahid. Mobil Toyota Alphard yang ditumpanginya mengalami kecelakaan dihantam truk trailer -
Istana Respons Ancaman Copot Kapolda hingga Pangdam Jika Gagal Tangani Karhutla

Istana Respons Ancaman Copot Kapolda hingga Pangdam Jika Gagal Tangani Karhutla

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan, pemerintah belum sampai pada tahap membahas pencopotan pejabat seperti Kapolda, Kapolres, maupun Pangdam.
Asal Muasal Ratusan Senjata di Sekolah Jaksel, Polisi Ungkap Ada Kerja Sama Olahraga Menembak Air Rifle

Asal Muasal Ratusan Senjata di Sekolah Jaksel, Polisi Ungkap Ada Kerja Sama Olahraga Menembak Air Rifle

Polisi mengungkap asal muasal penemuan 995 pucuk senjata di sekolah swasta, yang terletak di wilayah Pondok Pinang, Jakarta Selatan, sejak Juli hingga Rabu (5/8/2026) lalu
Link Nonton Drama Korea Dream To You Episode 10 Sub Indo, Hubungan Soo Bin dan Yi Jae Terancam

Link Nonton Drama Korea Dream To You Episode 10 Sub Indo, Hubungan Soo Bin dan Yi Jae Terancam

Link nonton dan spoiler Dream To You episode 10 Sub Indo. Seong Moo kembali menyatakan cintanya pada Yi Jae, sementara Soo Bin mulai terlibat persaingan. Simak selengkapnya!

Trending

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswi 14 Tahun Diduga Tertemper KRL di Stasiun Jurangmangu

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswi 14 Tahun Diduga Tertemper KRL di Stasiun Jurangmangu

Perjalanan KRL di Stasiun Jurangmangu, Tangerang Selatan, sempat terganggu setelah seorang siswi SMA kelas 10 tertabrak kereta rel listrik (KRL), Senin (10/8/2026).
Jay Idzes dalam Masalah Besar Jelang Liga Italia 2026-2027, Pelatih Sassuolo Bikin Pengakuan Jujur Begini

Jay Idzes dalam Masalah Besar Jelang Liga Italia 2026-2027, Pelatih Sassuolo Bikin Pengakuan Jujur Begini

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, menghadapi masalah jelang dimulainya Liga Italia 2026-2027. Sebab, pelatih Sassuolo tengah kesulitan mempersiapkan diri.
Viral Video Promosi Alkohol dengan Hafalan Ayat Al-Quran Berhadiah Sebotol Miras, Tuai Kecaman Warganet

Viral Video Promosi Alkohol dengan Hafalan Ayat Al-Quran Berhadiah Sebotol Miras, Tuai Kecaman Warganet

Media sosial dihebohkan dengan adanya video. Viral video yang memperlihatkan Booth Brand Alkohol mengadakan challenge, bermaksud promosi gunakan ayat alquran.
Jadwal Siaran Langsung Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Ukir Sejarah, Selangkah Lagi Menuju UFC

Jadwal Siaran Langsung Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Ukir Sejarah, Selangkah Lagi Menuju UFC

Jadwal siaran langsung Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1. Petarung MMA tak terkalahkan asal Indonesia, Bilal Hasan, akan menjalani pertarungan penting untuk membuka jalan menuju UFC.
Aksi Heroik Pria Tangkap Sopir Taksi Online yang Diduga Lecehkan Pacarnya di Jakbar

Aksi Heroik Pria Tangkap Sopir Taksi Online yang Diduga Lecehkan Pacarnya di Jakbar

Seorang penumpang perempuan berinisial SN dilaporkan menjadi korban dugaan pelecehan seksual yang diduga dilakukan oleh seorang pengemudi taksi online di kawasan Jakarta Barat. 
POV MC yang Promosikan Brand Miras dengan Hafalan Al-Qur'an Bikin Heboh, Pengunjung Berbaju Putih Jadi Sorotan

POV MC yang Promosikan Brand Miras dengan Hafalan Al-Qur'an Bikin Heboh, Pengunjung Berbaju Putih Jadi Sorotan

MC dari booth brand miras Newport Revnaldo Ega melayangkan permohonan maaf. Ia juga membagikan POV lain, di mana ada pengunjung yang tawarkan sayembara itu
Persib Tanggung Jawab FIFA Registration Ban yang Seret Robert Rene Alberts, Maung Bandung Selesaikan Bursa Transfer Pemain Lebih Cepat?

Persib Tanggung Jawab FIFA Registration Ban yang Seret Robert Rene Alberts, Maung Bandung Selesaikan Bursa Transfer Pemain Lebih Cepat?

Persib terkena masa hukuman tidak bisa mendaftarkan pemain baru dalam tiga kali bursa transfer pemain setelah FIFA memasukkan nama Maung Bandung dalam FIFA Registration Ban list per hari Senin (10/8/2026). 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT