News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kabar Gembira untuk Wali Murid di Jabar, Dedi Mulyadi Sebut Banyak Sekolah Negeri Sepi Peminat pada SPMB 2026

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengimbau para wali murid dan calon peserta didik baru untuk tetap tenang dan tidak panik dalam menghadapi proses SPMB 2026 ...
Selasa, 16 Juni 2026 - 14:33 WIB
Dedi Mulyadi Buka Suara Usai Kisruh SPMB Jabar, Anak Tak Lolos Sekolah Negeri Dijamin Bisa Sekolah Gratis di Swasta
Sumber :
  • YouTube/KANG DEDI MULYADI CHANNEL

tvOnenews.com – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengimbau para wali murid dan calon peserta didik baru untuk tetap tenang dan tidak panik dalam menghadapi proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026.

Orang nomor satu di Jabar tersebut memastikan bahwa loket pendaftaran resmi telah dibuka mulai tanggal 15 Juni hingga 14 Juli 2026 mendatang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada tahun ini, pemerintah provinsi menerapkan mekanisme pendaftaran yang jauh lebih praktis dan sederhana dibandingkan periode sebelumnya.

Orang Tua Murid Mengamuk karena Anak Gagal Masuk Sekolah Negeri, Dedi Mulyadi Ini Bukan Kesalahan Mereka!
Orang Tua Murid Mengamuk karena Anak Gagal Masuk Sekolah Negeri, Dedi Mulyadi Ini Bukan Kesalahan Mereka!
Sumber :
  • instagram Dedimulyadi71

Dedi menjelaskan, para orang tua kini tidak perlu lagi meraba-raba atau repot menginput data dari titik nol.

Pasalnya, basis data siswa yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA dan SMK secara otomatis telah terintegrasi dan terdaftar di dalam sistem internal panitia.

“Ayo seluruh orang tua siswa, pagi hari ini tidak usah lagi repot untuk daftar karena hari ini SPMB dibuka tanggal 15 Juni sampai 14 Juli 2026. Siswa-siswa kita yang masuk SMA dan SMK sudah terdaftar di SPMB,” ujar Dedi Mulyadi dalam keterangan resminya.

Mantan Bupati Purwakarta itu menambahkan, tugas utama para calon peserta didik saat ini hanyalah melakukan kroscek untuk memastikan seluruh berkas dokumen persyaratan telah lengkap.

Langkah selanjutnya, pemohon tinggal mengikuti petunjuk teknis yang sudah tersaji secara gamblang di dalam aplikasi SPMB Jabar.

“Persyaratannya sudah lengkap. Di SPMB ini nanti tinggal klik saja sesuai dengan petunjuk teknis yang ada di aplikasi,” imbuhnya taktis.

Menyikapi riak keresahan dan kekhawatiran sebagian orang tua yang takut anaknya terlempar dari persaingan masuk sekolah negeri, Dedi memberikan jawaban berbasis data.

Berdasarkan peta pemantauan terkini milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat, sejatinya masih ada deretan sekolah negeri yang kuota tampung siswanya belum terpenuhi.

Oleh karena itu, ia meminta masyarakat luas untuk mengubah pola pikir dan tidak sekadar bertumpu atau memaksakan diri pada sekolah-sekolah tertentu yang telah mengalami penumpukan pendaftar.

“Berdasarkan pemetaan data yang kita miliki, ternyata masih banyak sekolah-sekolah negeri yang belum cukup peminatnya. Manfaatkan ruang ini dengan baik, jangan kekeh di sekolah yang sudah numpuk pesertanya,” tutur Dedi mengingatkan.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi memberikan penjelasan kepada masyarakat yang protes SPMB Jabar di Kompleks Dinas Pendidikan Jawa Barat, Bandung, Selasa (9/6).
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi memberikan penjelasan kepada masyarakat yang protes SPMB Jabar di Kompleks Dinas Pendidikan Jawa Barat, Bandung, Selasa (9/6).
Sumber :
  • Antara

Khusus bagi calon siswa yang bertempat tinggal di wilayah administrasi perbatasan, Dedi menyarankan agar mengoptimalkan keberadaan jaringan sekolah penyangga yang telah disiapkan secara matang oleh pemerintah daerah.

“Sekolah penyangga itu bisa dimanfaatkan. Yang penting anak-anak kita sekolah,” tegasnya.

Sebagai langkah antisipasi bagi siswa yang terkendala mobilitas geografis atau memiliki keterbatasan untuk mengikuti kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka secara reguler setiap hari, Dedi menyodorkan SMA Terbuka sebagai opsi alternatif yang tidak kalah mentereng.

“Bagi mereka yang anak-anaknya tidak bisa tiap hari ke sekolah, manfaatkan SMA Terbuka. Ini juga sekolah negeri,” terangnya.

Ia memberikan garansi penuh bahwa para lulusan SMA Terbuka akan tetap mengantongi dokumen ijazah negeri dengan legalitas yang sah dan setara dengan sekolah reguler lainnya.

Bahkan, fasilitas pembelajaran yang digunakan juga terafiliasi dengan sekolah-sekolah yang dinilai bergengsi.

Di sisi lain, apabila jatah bangku di sekolah negeri pada akhirnya tetap tidak mencukupi, Pemprov Jabar dipastikan tidak akan menelantarkan hak pendidikan anak-anak.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).
Sumber :
  • jabarprov.go.id

Dinas Pendidikan Jabar dilaporkan telah sukses mengunci kerja sama taktis dengan 700 sekolah swasta di seluruh wilayah Jawa Barat.

Agar tidak membebani isi dompet wali murid, kehadiran sekolah swasta mitra ini akan disokong penuh oleh skema pendanaan dari program Beasiswa Pancawaluya.

Lewat subsidi ini, siswa yang bersekolah di swasta mitra tidak akan dipungut biaya operasional pendidikan sepeser pun.

“Kita nanti memasuki era di mana anak-anak sekolah negeri dan sekolah swasta yang bekerja sama dengan pemerintah provinsi tidak dipungut biaya oleh sekolah karena biayanya sudah diberikan dalam bentuk Beasiswa Pancawaluya,” papar Dedi menjamin transparansi anggaran.

Di penghujung arahannya, Dedi Mulyadi menegaskan esensi penting kehadiran negara di tengah masyarakat, khususnya dalam sektor pendidikan dasar dan menengah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemprov Jabar berkomitmen menghadirkan iklim pendidikan yang menjamin hak belajar anak bangsa tanpa perlu terganjal masalah finansial.

“Kita memasuki sebuah era di mana negara bertanggung jawab terhadap pendidikan warganya. Semoga sehat, berkah, dan penuh semangat untuk menyekolahkan anak-anak kita,” pungkas Dedi menyuntikkan motivasi. 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Detik-detik Mengerikan Rumah Wakil Bupati Deli Serdang Ditembak OTK, Lom Lom Suwondo: Kemungkinan Ada Motif Intimidasi

Detik-detik Mengerikan Rumah Wakil Bupati Deli Serdang Ditembak OTK, Lom Lom Suwondo: Kemungkinan Ada Motif Intimidasi

Baru-baru ini beredar detik-detik mengerikan rumah dinas Wakil Bupati Deliserdang, Lom Lom Suwondo ditembak oleh orang tidak dikenal (OTK). Untuk diketahui,
Wakil Kepala BGN Angkat Bicara soal Nasib 21.801 Motor Listrik yang Terlanjur Dibeli: Uang Negara Sudah Keluar

Wakil Kepala BGN Angkat Bicara soal Nasib 21.801 Motor Listrik yang Terlanjur Dibeli: Uang Negara Sudah Keluar

Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari menyebut pada tahun ini dan tahun-tahun berikutnya, BGN akan menghentikan pengadaan barang-barang yang tidak diperlukan.
Dipercaya Datangkan Berkah, Warga Sidoarjo Antusias Rebut Gunungan dalam Tradisi Larung Sesaji 1 Suro

Dipercaya Datangkan Berkah, Warga Sidoarjo Antusias Rebut Gunungan dalam Tradisi Larung Sesaji 1 Suro

Ratusan warga Desa Bogempinggir, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, menggelar tradisi Suro’an dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 H.
Ramalan Finansial 5 Weton Besok, 17 Juni 2026: Siapa yang Cuan dan Siapa yang Apes?

Ramalan Finansial 5 Weton Besok, 17 Juni 2026: Siapa yang Cuan dan Siapa yang Apes?

Neptu weton mana saja yang akan mengalami kenaika dan penurunan dalam hal finansial esok hari tanggal 17 Juni 2026? Berikut prediksinya.
Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulteng, BMKG: Akibat Aktivitas Sesar Sausu

Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulteng, BMKG: Akibat Aktivitas Sesar Sausu

Gempa berkekuatan magnitudo 6,7 mengguncang Palu dan sejumlah wilayah di Sulawesi Tengah, Selasa (16/6).
Kata-kata Pertama Lamine Yamal Usai Spanyol Gagal Taklukan Tanjung Verde pada Laga Perdana Mereka di Piala Dunia 2026

Kata-kata Pertama Lamine Yamal Usai Spanyol Gagal Taklukan Tanjung Verde pada Laga Perdana Mereka di Piala Dunia 2026

Timnas Spanyol harus membuka perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 dengan hasil yang kurang memuaskan setelah gagal menaklukan tim debutan yakni Tanjung Verde.

Trending

Terungkap, Penyebab Utama Elza Syarief Mengundurkan Diri sebagai Kuasa Hukumnya Sony Sonjaya: Saya Tak Nyaman

Terungkap, Penyebab Utama Elza Syarief Mengundurkan Diri sebagai Kuasa Hukumnya Sony Sonjaya: Saya Tak Nyaman

Mencuat kabar terkait Elza Syarief mengundurkan diri sebagai kuasa hukumnya eks Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya dalam kasus dugaan korupsi tata kelola MBG. Sontak
Wasit Liga Indonesia Bertingkah di Piala Dunia, Bikin Gestur White Supremacy: Untungnya Dibela FIFA

Wasit Liga Indonesia Bertingkah di Piala Dunia, Bikin Gestur White Supremacy: Untungnya Dibela FIFA

Seorang wasit yang memiliki rekam jejak pernah memimpin pertandingan di kompetisi Liga Indonesia Shaun Evans sempat menjadi sorotan tajam di Piala Dunia 2026 ..
Jersey Haiti Dianggap Bermuatan Politik, FIFA Larang Dipakai di Piala Dunia 2026

Jersey Haiti Dianggap Bermuatan Politik, FIFA Larang Dipakai di Piala Dunia 2026

Kabar mengejutkan datang dari kontestan Piala Dunia 2026. Timnas Haiti terpaksa harus mengganti desain jersey yang sedianya bakal mereka gunakan sepanjang ... -
Baru juga Jadi Suami Istri, Unggahan Bek Timnas Indonesia Justin Hubner Buat Jennifer Coppen Kesal: Uji Kesabaran

Baru juga Jadi Suami Istri, Unggahan Bek Timnas Indonesia Justin Hubner Buat Jennifer Coppen Kesal: Uji Kesabaran

Satu unggahan Instagram pemain Timnas Indonesia, Justin Hubner membuat sang istri, Jennifer Coppen mengamuk setelah sehari melaksanakan pernikahan di Bali.
Debutan Kembali Bikin Geger, Giliran Tanjung Verde yang Tahan Imbang Spanyol di Piala Dunia 2026

Debutan Kembali Bikin Geger, Giliran Tanjung Verde yang Tahan Imbang Spanyol di Piala Dunia 2026

Skor akhir 0-0 membuat Tanjung Verde sukses mencuri perhatian dunia setelah menahan imbang raksasa Eropa, Spanyol pada laga Grup H, Senin (15/6/2026) waktu setempat.
Media Vietnam Mulai Curiga, Jangan-jangan Pemain Keturunan Jerman dan Belanda Ini akan Gabung Timnas Indonesia

Media Vietnam Mulai Curiga, Jangan-jangan Pemain Keturunan Jerman dan Belanda Ini akan Gabung Timnas Indonesia

Media Vietnam mulai curiga Timnas Indonesia akan kedatangan dua pemain naturalisasi baru. Ada yang dari Jerman dan dari Belanda. Siapakah calon pemain tersebut?
Diskusi Publik UGM Ricuh Tiga Pejabat Sampai Dievakuasi Polisi, Ketum Serikat Mahasiswa: Pejabat Banyak Bohong!

Diskusi Publik UGM Ricuh Tiga Pejabat Sampai Dievakuasi Polisi, Ketum Serikat Mahasiswa: Pejabat Banyak Bohong!

Diskusi publik bertajuk "Pancasila Pemersatu Bangsa Indonesia" yang digelar di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM Yogyakarta berakhir ricuh. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT