Mengintip Gemblengan Sespimti Polri Dikreg ke 35: Lahirkan Calon Jenderal Berbasis Data
- Istimewa
Dialog Kebangsaan dan Penguatan Lapangan lewat PKDN
Wawasan kepemimpinan digital para peserta didik semakin matang lewat Dialog Kebangsaan di Bandung Barat, Rabu (6/5/2026). Menghadirkan Wakil Menteri PANRB Purwadi Arianto sebagai narasumber, dialog ini mengupas tuntas digitalisasi pelayanan publik menuju birokrasi modern.
Purwadi mengingatkan peran krusial seorang pemimpin di era kecerdasan buatan, di mana kecepatan respons lapangan menjadi kunci kepercayaan publik. Namun, ia menekankan satu hal: “Pemimpin tidak bisa di-digitalisasi.”
Sejalan dengan komitmen tersebut, para serdik dibekali orientasi lapangan mendalam melalui Praktek Kerja Dalam Negeri (PKDN). Mengusung tema pembangunan keutamaan pendidikan berbasis moral dan literasi, PKDN dirancang untuk memperkuat kolaborasi lintas sektoral dalam mengawal pembangunan nasional.
Berguru ‘Smart Policing’ Tingkat Dunia ke Shanghai
Tidak tanggung-tanggung, kurikulum Sespimti Polri Dikreg ke-35 turut memboyong para perwira terbaiknya ke luar negeri dalam program Praktik Kerja Luar Negeri (PKLN). Pada 20 Mei 2026, delegasi melakukan kunjungan strategis ke KJRI Shanghai, Tiongkok.
Di Shanghai, rombongan membedah langsung implementasi konsep smart city dan smart policing yang menjadi salah satu model pengelolaan keamanan publik berbasis teknologi paling maju di dunia.
Mereka mengunjungi Shanghai Police College hingga Yangpu Branch Public Security Bureau untuk mempelajari pemanfaatan kecerdasan buatan (AI), big data, dan cloud computing dalam sistem komando terpadu.
Studi komparatif ini membuktikan bahwa keberhasilan keamanan publik berbasis teknologi wajib ditopang oleh budaya kerja digital dan integrasi data yang kuat.
Pengalaman berharga ini menjadi referensi emas bagi Polri untuk memperkuat command center dan analitik kejahatan di tanah air, sekaligus membuka peluang kerja sama teknologi bilateral yang masif.
Uji Nyali Gagasan Kebijakan di ‘Leader Expo’
Sebagai gong akhir dan puncak dari seluruh rangkaian pembelajaran, Sespim Lemdiklat Polri menggelar ajang bergengsi bertajuk ‘Leader Expo’.
Agenda ini menjadi wadah unjuk gigi bagi para serdik untuk memamerkan rekam jejak kualitas, transformasi, serta pemikiran inovatif mereka selama menempuh pendidikan.
Melalui ‘Leader Expo’, hasil karya berupa ide, gagasan, dan model kebijakan transformasional yang diformulasikan para peserta didik dipajang dan siap didebat secara terbuka oleh para penguji serta pembimbing.
Load more