News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Fantastis! 2.663 Pegawai Pemprov Jabar Terindikasi Judi Online, PPATK Ungkap Transaksi Fantastis Rp14 Miliar

PPATK menemukan 2.663 pegawai Pemprov Jawa Barat terindikasi terlibat judi online dengan total transaksi mencapai Rp14 miliar. Simak rincian, proses pemeriksaan, dan aturan hukum
Rabu, 15 Juli 2026 - 19:28 WIB
Ilustrasi Fantastis! 2.663 Pegawai Pemprov Jabar Terindikasi Judi Online, PPATK Ungkap Transaksi Fantastis Rp14 Miliar
Sumber :
  • Gambar ilustrasi AI

tvOnenews.com - Perang melawan judi online kini tidak lagi hanya menyasar masyarakat umum, tetapi juga merambah lingkungan aparatur negara. 

Dalam beberapa bulan terakhir, pemerintah bersama Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) memperkuat pengawasan terhadap aktivitas transaksi keuangan yang diduga berkaitan dengan praktik perjudian digital. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga integritas aparatur sipil negara sekaligus mencegah dampak sosial dan ekonomi yang ditimbulkan oleh judi online.

Temuan terbaru menunjukkan persoalan tersebut masih menjadi tantangan serius. Sebanyak 2.663 pegawai di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) terindikasi terlibat aktivitas judi online. 

Berdasarkan hasil verifikasi data PPATK, total perputaran transaksi yang tercatat mencapai sekitar Rp14 miliar. 

Pemerintah Provinsi Jawa Barat kini masih melakukan pendalaman terhadap data tersebut untuk memastikan tingkat keterlibatan masing-masing pegawai sebelum menentukan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku.

PPATK Verifikasi 2.663 Pegawai Terindikasi Judi Online

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jawa Barat Dedi Supandi menjelaskan bahwa data tersebut berasal dari hasil verifikasi PPATK terhadap ribuan pegawai yang sebelumnya masuk dalam daftar indikasi aktivitas judi online.

Dari total 2.694 data awal yang diterima Pemprov Jabar, sebanyak 2.663 data dinyatakan valid, terdiri atas:

* 419 Aparatur Sipil Negara (ASN)
* 634 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK)
* 1.610 PPPK paruh waktu

Menurut Dedi, nominal transaksi setiap pegawai sangat beragam. Ada yang hanya melakukan transaksi bernilai kecil, sementara sebagian lainnya memiliki nilai transaksi yang cukup besar.

"Ada yang paling kecil itu Rp10.000," kata Dedi usai rapat di Gedung DPRD Jawa Barat, Selasa (14/7/2026).

Sementara itu, transaksi terbesar yang ditemukan mencapai Rp600 juta dan dilakukan oleh seorang pegawai di salah satu organisasi perangkat daerah (OPD).

"Yang paling besar ya ada sampai di Rp600 juta," ujarnya.

Total Transaksi Rp14 Miliar Bukan Seluruhnya Nilai Taruhan

BKD Jawa Barat menegaskan bahwa angka Rp14 miliar yang muncul dalam hasil verifikasi tidak dapat diartikan sebagai total uang yang digunakan untuk berjudi.

Dedi menjelaskan bahwa nominal tersebut merupakan keseluruhan arus transaksi yang terekam pada rekening para pegawai, termasuk dana yang kembali masuk ketika pemain memperoleh kemenangan.

"Ya total transaksinya Rp14 miliar," kata Dedi.

Ia kemudian memberikan penjelasan agar masyarakat tidak salah memahami angka tersebut.

"Rp14 miliar itu kalau dipilah, ada juga yang masuk karena menang. Jadi bukan hanya deposit. Itu total transaksi," jelasnya.

Dengan demikian, angka tersebut merupakan akumulasi dana keluar dan dana masuk yang tercatat dalam rekening para pegawai selama periode pemantauan PPATK.

Saat ini, BKD Jawa Barat masih melakukan pemeriksaan terhadap seluruh pegawai yang masuk dalam daftar tersebut. Pemeriksaan itu bertujuan memastikan apakah benar terdapat pelanggaran disiplin, sekaligus mengetahui tingkat keterlibatan masing-masing individu.

Hasil pemeriksaan nantinya akan menjadi dasar bagi Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk menentukan bentuk pembinaan maupun sanksi sesuai ketentuan yang berlaku bagi aparatur sipil negara dan pegawai pemerintah.

Judi Online Jadi Ancaman Integritas Aparatur Negara

Kasus yang melibatkan ribuan pegawai ini kembali memperlihatkan bahwa judi online telah menyasar berbagai lapisan masyarakat, termasuk aparatur pemerintahan.

Selain berpotensi mengganggu profesionalisme pegawai, keterlibatan ASN maupun PPPK dalam aktivitas perjudian juga dapat memicu persoalan lain seperti penyalahgunaan keuangan pribadi, utang, hingga potensi tindak pidana apabila dilakukan dengan memanfaatkan jabatan atau fasilitas negara.

Pemerintah pusat sendiri terus memperkuat kolaborasi dengan PPATK, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), perbankan, Kementerian Komunikasi dan Digital, serta aparat penegak hukum untuk menekan praktik perjudian digital melalui pemblokiran rekening, analisis transaksi mencurigakan, hingga penindakan terhadap pelaku maupun jaringan bandar.

Di sisi lain, BKD Jawa Barat menegaskan proses pendalaman masih berlangsung sehingga seluruh pegawai yang masuk dalam daftar tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah sampai pemeriksaan selesai dilakukan.

Aturan Hukum dan Sanksi yang Berlaku

Selain dapat dikenai sanksi disiplin sebagai aparatur negara, pelaku judi online juga berpotensi dijerat ketentuan pidana apabila terbukti memenuhi unsur tindak pidana perjudian.

Beberapa aturan yang relevan antara lain:

* Pasal 303 KUHP, yang mengatur tindak pidana perjudian dengan ancaman pidana penjara bagi penyelenggara maupun pihak yang memperoleh keuntungan dari praktik perjudian.
* Pasal 27 ayat (2) jo. Pasal 45 ayat (3) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang perubahan kedua atas UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), yang mengatur larangan mendistribusikan, mentransmisikan, atau membuat dapat diaksesnya informasi elektronik yang bermuatan perjudian.
* Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara, yang mewajibkan ASN menjaga integritas, etika, dan disiplin dalam menjalankan tugas.
* Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil, yang memungkinkan pemberian sanksi disiplin apabila pegawai terbukti melakukan pelanggaran terhadap kewajiban maupun larangan sebagai ASN.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat memastikan hasil pemeriksaan terhadap 2.663 pegawai tersebut akan menjadi dasar penentuan langkah selanjutnya, termasuk pemberian sanksi administratif maupun rekomendasi penegakan hukum apabila ditemukan adanya pelanggaran yang memenuhi unsur pidana. (udn)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

BYD Atto 2 Segera Hadir di Indonesia, Bawa Teknologi Baterai Baru yang Bikin Penasaran

BYD Atto 2 Segera Hadir di Indonesia, Bawa Teknologi Baterai Baru yang Bikin Penasaran

BYD Atto 2 bakal hadir di Indonesia dengan spesifikasi berbeda dari sejumlah pasar lain. Salah satu teknologi yang disorot adalah Blade Battery generasi kedua.
Fakta Mengejutkan! Pelaku Pembunuhan Istri Siri dan Anak di Madiun Ternyata Memiliki IQ di Atas Rata-rata

Fakta Mengejutkan! Pelaku Pembunuhan Istri Siri dan Anak di Madiun Ternyata Memiliki IQ di Atas Rata-rata

Hasil pemeriksaan psikologis terhadap Dwi Bagus Martono yang menunjukkan adanya kecenderungan kepribadian superior serta tingkat kecerdasan di atas rata-rata.
Awas WhatsApp Dibajak dari Jarak Jauh! Kenali 5 Tandanya Sebelum Pesan Pribadi dan Rekening Jadi Sasaran

Awas WhatsApp Dibajak dari Jarak Jauh! Kenali 5 Tandanya Sebelum Pesan Pribadi dan Rekening Jadi Sasaran

Kenali 5 ciri WhatsApp disadap atau dibajak dari jarak jauh, mulai dari kode OTP asing hingga pesan terkirim sendiri, serta cara memulihkannya
Kok Bisa AI Membutuhkan Banyak Air? Begini Penjelasan Ilmiahnya

Kok Bisa AI Membutuhkan Banyak Air? Begini Penjelasan Ilmiahnya

Kok bisa AI membutuhkan banyak air? Guru Besar FMIPA UI menjelaskan alasan data center memakai air untuk pendinginan dan cara menghematnya.
Gempa M 5,4 Guncang Gunungkidul Yogyakarta, Begini Penjelasan BMKG

Gempa M 5,4 Guncang Gunungkidul Yogyakarta, Begini Penjelasan BMKG

Wilayah Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), baru saja dikejutkan oleh guncangan gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,4 pada Selasa (27/10) malam.
Viral Layar iPhone Duo Retak di Bagian Engsel, Apple Akhirnya Buka Suara dan Siapkan Penggantian

Viral Layar iPhone Duo Retak di Bagian Engsel, Apple Akhirnya Buka Suara dan Siapkan Penggantian

Layar bagian dalam iPhone Duo dilaporkan retak di area engsel. Apple mengakui masalah pada sejumlah kecil unit dan membuka layanan penggantian.

Trending

Ngeri! Viral Ikan Asin Diduga Disemprot Cairan Pembasmi Serangga, Ini 5 Risiko Kesehatan jika Dikonsumsi

Ngeri! Viral Ikan Asin Diduga Disemprot Cairan Pembasmi Serangga, Ini 5 Risiko Kesehatan jika Dikonsumsi

Video yang memperlihatkan ikan asin diduga disemprot menggunakan cairan pembasmi serangga (Baygon) saat dijemur viral di media sosial. Ini bahaya insektisida.
Bukan Cuma Tungku Api, Tas Ukuran Jumbo Usai Pertemuan Terakhir Tersangka dengan Korban Ibu-Anak di Madiun Jadi Petunjuk Penting

Bukan Cuma Tungku Api, Tas Ukuran Jumbo Usai Pertemuan Terakhir Tersangka dengan Korban Ibu-Anak di Madiun Jadi Petunjuk Penting

Bukan cuma tungku api, tas berukuran jumbo juga merupakan petunjuk penting dalam kasus pembunuhan ibu dan anak di Madiun. Meski demikian, petugas di lapangan masih mendalami hal tersebut lebih lanjut.
Operasi Patuh Jaya 2026 Berlanjut: Polisi Bakal Datangi Rumah Pelanggar, Begini Cara Kerjanya

Operasi Patuh Jaya 2026 Berlanjut: Polisi Bakal Datangi Rumah Pelanggar, Begini Cara Kerjanya

Memasuki hari kedua, Selasa (27/10/2026), Operasi Patuh Jaya 2026 yang digelar Polda Metro Jaya kian intensif. 
Misteri Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun Mulai Terpecahkan, Diduga Berawal dari Komunikasi Istri Sah Tersangka dan Korban

Misteri Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun Mulai Terpecahkan, Diduga Berawal dari Komunikasi Istri Sah Tersangka dan Korban

Misteri kasus pembunuhan ibu dan anak di Madiun, Jawa Timur, mulai terpecahkan. Perselisihan berujung maut tersebut diduga bermula dari komunikasi antara istri sah tersangka dan korban DH.
Shin Tae-yong Wanti-wanti Lapangan JIS yang Tak Kunjung Membaik Bisa Cederai Pemain Persija Jakarta

Shin Tae-yong Wanti-wanti Lapangan JIS yang Tak Kunjung Membaik Bisa Cederai Pemain Persija Jakarta

Persija berhasil kembali meraih kemenangan atas Persik Kediri. Hasil akhir 2-1 mewarnai laga lanjutan pekan ketujuh Super League 2026-2027.
Jangan Asal Beli, Ini Dokumen Penting yang Harus Dicek Sebelum Membeli Apartemen

Jangan Asal Beli, Ini Dokumen Penting yang Harus Dicek Sebelum Membeli Apartemen

Sejumlah pembeli apartemen di Surabaya dan sekitarnya mengaku belum menerima Akta Jual Beli (AJB) dan Sertifikat Hak Milik Satuan Rumah Susun (SHMSRS), meski pembayaran unit telah lunas
Klasemen Akhir Grup G Piala Dunia U-15 2026: Timnas Indonesia U-15 Lanjut ke Mana?

Klasemen Akhir Grup G Piala Dunia U-15 2026: Timnas Indonesia U-15 Lanjut ke Mana?

Timnas Indonesia U-15 meraih hasil yang campur aduk pada Senin (26/10/2026) kemarin. Mereka mengalahkan Burundi namun takluk dari Portugal.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT