News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Harga Cabe di Cirebon Meroket, Penyebabnya Gagal Panen

Harga cabe di Cirebon, Jawa Barat meroket. Kenaikannya sekitar Rp 10 ribu hingga Rp 20 ribu per kilogramnya dan kini mencapai Rp 80-90 ribu per kilo
  • Reporter :
  • Editor :
Sabtu, 11 Juni 2022 - 11:32 WIB
Pedagang cabe merah di Pasar Jagasatru, Cirebon
Sumber :
  • Erfan Septiawan

Cirebon, Jawa Barat - Harga cabe di Cirebon, Jawa Barat meroket. Kenaikannya sekitar Rp 10 ribu hingga Rp 20 ribu per kilogramnya. Menurut pedagang, kenaikan harga cabe terjadi sejak Hari Raya Idul Fitri, sampai sekarang.

"Kenaikan tertinggi memang di cabe rawit merah, itu bisa sampai Rp 80.000 sampai Rp 90.000 (per kilogram). Disusul dengan cabe rawit hijau, cabe merah besar, dan cabe merah keriting. (Kenaikan) itu memang sudah terjadi sejak satu minggu terakhir," kata Kepala Pasar Jagasatru, Sugandi, Sabtu (11/6/22). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pihaknya memprediksi, kenaikan harga cabe akan terus berlangsung sampai sepekan ke depan.

"Berdasarkan pemantauan yang dilakukan pihaknya sejak Senin (6/6/2022), kenaikan komoditas cabe mendominasi," ujarnya. 

Diduga, penyebab kenaikan tersebut adalah masalah gagal panen oleh petani di sejumlah daerah di Jawa Tengah dan Jawa Timur.    

"Penyebabnya gagal panen di sejumlah wilayah, dan ini akan terus terjadi sampai dengan waktu yang tidak ditentukan," tuturnya.

Salah satu pedagang cabe Salman, menjelaskan harga cabe berada di angka termahal di tahun 2022. 

"Contohnya cabe merah yang mencapai sekarang Rp 58 ribu dari biasanya Rp 20.000 per kilogram. Serta cabe hijau yang mencapai Rp 25 ribu dari biasanya Rp 13-15 ribu per kilogramnya," bebernya.

Pihaknya membenarkan, selain gagal panen kenaikan harga cabe jug disebabkan kelangkaan barang, dan diperburuk dengan menurunnya jumlah pembelian.

"Lagi pada naik semua sekarang. Nyari barang sekarang susah, jualnya juga lagi susah. Pembeli pasti banyak yang komplain. Kemudian daya beli dari masyarakat juga sedang turun-turunnya. Susah mereka," tuturnya. 

Salman mengaku, biasanya dalam sehari mampu menghabiskan 30 kilogram. 

"Sekarang hanya bisa jual 5 kilogram saja, itupun sangat jelas omzet juga turun drastis, memperburuk usaha pedagang cabe," ucapnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia berharap, harga cabe dari pemasok bisa menyesuaikan harga beli seperti semula. 

“Harapannya memang cepat turun dan bisa stabil lagi. Susah sekarang,” tutupnya. (esn/act)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

5 Orang Meninggal, Legislator PKB Desak Latsarmil Calon Manajer Kopdes Dihentikan: Mereka Bukan Tentara!

5 Orang Meninggal, Legislator PKB Desak Latsarmil Calon Manajer Kopdes Dihentikan: Mereka Bukan Tentara!

Oleh Soleh mendesak pemerintah menghentikan Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) calon manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih.
Pantas Lionel Messi Cetak Banyak Gol di Piala Dunia 2026, Mantan Striker Prancis Ungkap Alasannya

Pantas Lionel Messi Cetak Banyak Gol di Piala Dunia 2026, Mantan Striker Prancis Ungkap Alasannya

Mantan striker Prancis ungkap alasan mengapa Lionel Messi bisa mencetak banyak gol di Piala Dunia 2026. Lionel Messi sudah berhasil cetak 5 gol dalam 2 laga.
Siapa Sitti Husniah Talenrang? Bupati Gowa yang Diduga Selingkuh dengan Konsultan Politik hingga Kena Hak Angket DPRD

Siapa Sitti Husniah Talenrang? Bupati Gowa yang Diduga Selingkuh dengan Konsultan Politik hingga Kena Hak Angket DPRD

Berikut profil & rekam jejak Bupati Gowa, Sulawesi Selatan, Sitti Husniah Talenrang yang diisukan dugaan perselingkuhan dengan konsultan politik, Basri Kajang.
Mendagri Tito Ingatkan Mahasiswa Unhan NTT Perluas Pilihan Karier

Mendagri Tito Ingatkan Mahasiswa Unhan NTT Perluas Pilihan Karier

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian mendorong mahasiswa Politeknik "Ben Mboi" Unhan NTT untuk melihat peluang karier di luar jalur TNI, Polri, dan ASN. 
Cegah Permainan Calo, Menhub Masih Rahasiakan Detail Rute MRT Menuju Tangerang Selatan

Cegah Permainan Calo, Menhub Masih Rahasiakan Detail Rute MRT Menuju Tangerang Selatan

Kementerian Perhubungan memutuskan untuk tidak memublikasikan rute Mass Rapid Transit (MRT) tujuan Tangerang Selatan (Tangsel) guna mengantisipasi maraknya spekulasi lahan. 
Wamendagri Akhmad Wiyagus Ungkap IKAPTK Harus Jadi Kekuatan Moral dan Benteng Ketahanan Nasional

Wamendagri Akhmad Wiyagus Ungkap IKAPTK Harus Jadi Kekuatan Moral dan Benteng Ketahanan Nasional

Wakil Menteri Dalam Negeri, Akhmad Wiyagus menekankan pentingnya peran Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) sebagai pilar moral dalam sistem birokrasi Indonesia. 

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT