Peserta CFD di Cianjur Ikut Edukasi Panas Bumi
- Istimewa
Sementara itu, Aktivis Muda yang juga Ketua Umum PB HMI periode 2013–2015, M. Arief Rosyid Hasan menyoroti pentingnya kepemimpinan baru dan kolaborasi lintas sektor dalam mengawal transisi energi nasional.
“Mustahil kita melihat masa depan Indonesia yang baik dengan cara lama. Mustahil kita menjadi bangsa maju jika masih bertahan dengan energi fosil. Sesuatu yang baru bisa dicapai jika caranya baru, pikirannya baru, dan orang-orangnya baru. Jika kolaborasi pentahelix ini berjalan, insya Allah kebijakan EBT di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia akan mendapat dukungan penuh,” tutur Arief.
Arief juga mengajak warga Cianjur untuk melihat potensi alam ini sebagai bentuk rasa syukur yang membawa keberkahan ekonomi, lapangan kerja, dan peluang kemajuan daerah di masa depan.
Sementara itu, salah seorang penanya yang juga warga Cianjur, Aldi, mengungkapkan alasan di balik kebingungan dan resistensi warga selama ini, sekaligus pentingnya ruang dialog yang inklusif.
"Di sekitaran rumah saya memang masih banyak penolakan karena isu-isu simpang siur yang berkembang di masyarakat. Jujur, saya pribadi awalnya sempat ada rasa menolak. Namun setelah membaca berbagai literatur dan hadir di acara ini, pemahaman saya jadi terbuka tentang banyaknya manfaat geothermal. Kami berharap para pemangku kepentingan bisa lebih masif dan turun langsung menjelaskan fakta geothermal kepada warga agar tidak ada lagi rasa was-was," ungkap Aldi.(raa)
Load more