News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terungkap: Modus Sabu Bisa Masuk ke Rutan Depok, Pegawai Jadi Kurir dan Dibayar Rp1 Juta Sekali Antar

Terungkap modus sabu masuk Rutan Depok. Seorang pegawai diduga menjadi kurir dan menerima Rp1 juta setiap kali mengantarkan paket narkoba ke dalam sel.
Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:13 WIB
Ilustrasi Terungkap: Modus Sabu Bisa Masuk ke Rutan Depok, Pegawai Jadi Kurir dan Dibayar Rp1 Juta Sekali Antar
Sumber :
  • Gambar ilustrasi AI / Gemini

tvOnenews.com - Video pesta narkoba yang berlangsung di dalam Rutan Depok sempat menghebohkan publik. Rekaman yang beredar memperlihatkan sejumlah narapidana berada di sebuah ruangan dengan lampu gemerlap dan musik keras, sementara salah seorang di antaranya tampak memegang benda yang diduga bong.

Namun, persoalannya ternyata tidak berhenti pada aksi para narapidana tersebut. Penyelidikan polisi justru mengarah pada dugaan adanya keterlibatan orang dalam yang membantu memasukkan sabu ke dalam rumah tahanan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Yang membuat kasus ini semakin menjadi sorotan adalah modus yang digunakan. Sabu diduga tidak dimasukkan secara terang-terangan, melainkan disembunyikan di dalam barang sehari-hari seperti deodoran dan sabun. Seorang pegawai Rutan Depok berinisial S disebut berperan membawa paket tersebut masuk ke dalam blok tahanan.

Sabu disembunyikan dalam deodoran dan sabun

Kasat Narkoba Polres Metro Depok Kompol Sutirto mengungkap bahwa paket narkoba tersebut diduga masuk melalui kerja sama antara narapidana dan oknum petugas.

Menurut polisi, dua napi berinisial AA dan SW sebelumnya memesan sabu kepada seorang napi lain berinisial R. Pemesanan kemudian dilakukan menggunakan telepon seluler yang berada di dalam rutan.

Setelah paket diantar menggunakan ojek online, barang tersebut kemudian diambil oleh pegawai berinisial S. Dari sana, paket dibawa masuk dan diantarkan kepada narapidana yang telah memesan.

“S mengambilnya dengan cara barang tersebut dimasukkan ke dalam deodoran dan sabun-sabun,” ujar Sutirto kepada awak media, Rabu (7/10/2026).

Polisi menyebut S diduga telah beberapa kali menjalankan peran tersebut. Pengantaran disebut terjadi pada sejumlah tanggal pada akhir Agustus dan September 2026.

Yang menjadi perhatian, aktivitas tersebut diduga dilakukan dengan imbalan tertentu. Setiap kali mengantarkan paket, S menerima kompensasi sebesar Rp1 juta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Oknum rutan tersebut menerima kompensasi dari membawa barang haram tersebut dari napi yang ada di dalam. Per item mengantarkan nilainya Rp1 juta,” ucap Sutirto.

Modus tersebut menunjukkan bahwa masuknya narkoba ke lingkungan rutan tidak selalu bergantung pada upaya penyelundupan dari luar pagar secara langsung. Dalam kasus ini, polisi justru menduga terdapat jalur yang melibatkan pihak yang memiliki akses ke area dalam rutan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Royalti Musik Digital Capai Rp103 Triliun, Indonesia Dorong Sistem Global agar Uang Pencipta Tak Hilang di Tengah Jalan

Royalti Musik Digital Capai Rp103 Triliun, Indonesia Dorong Sistem Global agar Uang Pencipta Tak Hilang di Tengah Jalan

Royalti dari pemanfaatan karya secara digital mencapai sekitar Rp103 triliun pada 2024. Indonesia mendorong sistem royalti global yang lebih transparan
Terima Dumas Dugaan Politik Uang Kegiatan Muktamar NU, Ini Respons KPK

Terima Dumas Dugaan Politik Uang Kegiatan Muktamar NU, Ini Respons KPK

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sekadau mendatangi Gedung KPK untuk melaporkan dugaan praktik politik uang dalam proses pengondisian dukungan terhadap Rais Aam pada arena Muktamar NU beberapa waktu lalu.
Pernah Jadi Lawan, Megawati Hangestri Beri Pujian Setinggi Langit untuk Kim Da-in: Setter Terbaik di Korea

Pernah Jadi Lawan, Megawati Hangestri Beri Pujian Setinggi Langit untuk Kim Da-in: Setter Terbaik di Korea

Megawati Hangestri menyambut antusias duet barunya bersama Kim Da-in di Hyundai Hillstate. Tak tanggung-tanggung, Megawati menyebut setter timnas Korea Selatan.
Luhut Yakinkan Investor: Jangan Ragu Masuk, Indonesia Tidak akan Kolaps

Luhut Yakinkan Investor: Jangan Ragu Masuk, Indonesia Tidak akan Kolaps

Luhut Binsar Pandjaitan meyakinkan investor bahwa Indonesia tidak akan kolaps. Pemerintah kini mendorong investasi yang membawa inovasi, teknologi, dan
Gara-gara Main HP di Kelas, Tiga Mahasiswa Untad Diduga Disiksa Senior: Nyaris Ditelanjangi hingga Disulut Rokok

Gara-gara Main HP di Kelas, Tiga Mahasiswa Untad Diduga Disiksa Senior: Nyaris Ditelanjangi hingga Disulut Rokok

Tiga mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Tadulako (Untad) Palu, Sulawesi Tengah, dilaporkan jadi korban aksi main hakim sendiri yang diduga dilakukan barisan mahasiswa senior.
Celine Evangelista Serius Ingin Tinggal di Madinah, Intip Vila Rp7,5 Miliar Dekat Masjid Nabawi

Celine Evangelista Serius Ingin Tinggal di Madinah, Intip Vila Rp7,5 Miliar Dekat Masjid Nabawi

Celine Evangelista mengungkapkan rencana serius untuk menetap di Madinah, Arab Saudi. Tak sekadar wacana, ia bahkan telah melakukan survei vila mewah dekat.

Trending

Pernah Jadi Lawan, Megawati Hangestri Beri Pujian Setinggi Langit untuk Kim Da-in: Setter Terbaik di Korea

Pernah Jadi Lawan, Megawati Hangestri Beri Pujian Setinggi Langit untuk Kim Da-in: Setter Terbaik di Korea

Megawati Hangestri menyambut antusias duet barunya bersama Kim Da-in di Hyundai Hillstate. Tak tanggung-tanggung, Megawati menyebut setter timnas Korea Selatan.
Luhut Yakinkan Investor: Jangan Ragu Masuk, Indonesia Tidak akan Kolaps

Luhut Yakinkan Investor: Jangan Ragu Masuk, Indonesia Tidak akan Kolaps

Luhut Binsar Pandjaitan meyakinkan investor bahwa Indonesia tidak akan kolaps. Pemerintah kini mendorong investasi yang membawa inovasi, teknologi, dan
Gara-gara Main HP di Kelas, Tiga Mahasiswa Untad Diduga Disiksa Senior: Nyaris Ditelanjangi hingga Disulut Rokok

Gara-gara Main HP di Kelas, Tiga Mahasiswa Untad Diduga Disiksa Senior: Nyaris Ditelanjangi hingga Disulut Rokok

Tiga mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Tadulako (Untad) Palu, Sulawesi Tengah, dilaporkan jadi korban aksi main hakim sendiri yang diduga dilakukan barisan mahasiswa senior.
Celine Evangelista Serius Ingin Tinggal di Madinah, Intip Vila Rp7,5 Miliar Dekat Masjid Nabawi

Celine Evangelista Serius Ingin Tinggal di Madinah, Intip Vila Rp7,5 Miliar Dekat Masjid Nabawi

Celine Evangelista mengungkapkan rencana serius untuk menetap di Madinah, Arab Saudi. Tak sekadar wacana, ia bahkan telah melakukan survei vila mewah dekat.
Royalti Musik Digital Capai Rp103 Triliun, Indonesia Dorong Sistem Global agar Uang Pencipta Tak Hilang di Tengah Jalan

Royalti Musik Digital Capai Rp103 Triliun, Indonesia Dorong Sistem Global agar Uang Pencipta Tak Hilang di Tengah Jalan

Royalti dari pemanfaatan karya secara digital mencapai sekitar Rp103 triliun pada 2024. Indonesia mendorong sistem royalti global yang lebih transparan
Terima Dumas Dugaan Politik Uang Kegiatan Muktamar NU, Ini Respons KPK

Terima Dumas Dugaan Politik Uang Kegiatan Muktamar NU, Ini Respons KPK

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sekadau mendatangi Gedung KPK untuk melaporkan dugaan praktik politik uang dalam proses pengondisian dukungan terhadap Rais Aam pada arena Muktamar NU beberapa waktu lalu.
Tantangan Berat Menanti, Ini Kekurangan Timnas Indonesia untuk Tatap Piala Asia 2027 Versi Bung Towel

Tantangan Berat Menanti, Ini Kekurangan Timnas Indonesia untuk Tatap Piala Asia 2027 Versi Bung Towel

Pengamat sepak bola Tommy Welly, alias Bung Towel, mengklaim Timnas Indonesia kurang sempurna untuk Piala Asia 2027. Masih ada kekurangan dari skuad asuhan John Herdman.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT