Golkar Kota Cirebon Targetkan Raih 8 Kursi Legislatif, Daniel Mutaqien Bantah Isu Munaslub
- Istimewa
Cirebon, tvOenews.com - Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat, Daniel Mutaqien, menargetkan DPD Partai Golkar Kota Cirebon mampu meraih delapan kursi legislatif pada Pemilu 2029.
Target tersebut menjadi salah satu prioritas partai setelah Andrie Sulistio kembali terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kota Cirebon dalam Musyawarah Daerah (Musda) XI, pada Sabtu (7/11/2026).
Daniel menegaskan, kepengurusan baru di bawah kepemimpinan Andrie Sulistio harus segera melakukan konsolidasi internal dan memperkuat pergerakan kader hingga tingkat akar rumput.
Menurutnya, momentum Musda XI harus dimanfaatkan untuk meningkatkan kekuatan politik Golkar, terutama dalam menghadapi Pemilu dan Pilkada 2029.
- istimewa
"Targetnya jelas, kami harus bisa mempertahankan eksekutif. Kemudian jumlah kursi di DPRD Kota Cirebon juga harus bertambah menjadi delapan kursi. Pada Pemilu 2024 lalu kami belum punya wali kota, sekarang dengan hadirnya kader Golkar sebagai wali kota, tentu raihan kursi di DPRD juga harus meningkat," tegas Daniel.
Daniel menilai, keberadaan kader Golkar yang kini menjabat sebagai Wali Kota Cirebon menjadi modal politik untuk memperkuat elektabilitas sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap partai.
Karena itu, ia meminta seluruh jajaran pengurus dan kader tidak hanya berhenti pada konsolidasi organisasi, tetapi juga aktif membangun komunikasi dan kedekatan dengan masyarakat.
Bantah Isu Munaslub, Daniel Tegaskan Golkar Solid Dukung Bahlil
Selain berbicara mengenai target politik di Kota Cirebon, Daniel Mutaqien juga menanggapi beredarnya flyer dan informasi mengenai rencana Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar pada November 2026.
Daniel dengan tegas membantah kabar tersebut. Ia menyebut informasi mengenai rencana Munaslub tidak benar dan tidak memiliki dasar konfirmasi yang jelas.
Sebagai Plt Ketua Fraksi Golkar DPR RI, Daniel memastikan soliditas internal Partai Golkar tetap terjaga, mulai dari tingkat pusat, provinsi hingga kabupaten/kota.
"Saya sebagai Plt Ketua Fraksi Golkar DPR RI menyatakan apa yang disampaikan flyer-flyer tersebut adalah berita bohong dan tidak terkonfirmasi. Faktanya, kami semua dalam kondisi yang sangat solid di seluruh Indonesia, baik tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Kami bulat mendukung kepemimpinan Pak Bahlil sebagai Ketua Umum," terang Daniel.
Ia juga menduga isu Munaslub sengaja diembuskan oleh pihak luar yang merasa terganggu dengan soliditas Partai Golkar saat ini.
Andrie Siapkan Rakerda untuk Terjemahkan Target Delapan Kursi
Sementara itu, Ketua DPD Partai Golkar Kota Cirebon terpilih, Andrie Sulistio, menyatakan siap menjalankan arahan dan target yang telah ditetapkan DPD Partai Golkar Jawa Barat.
Andrie mengatakan, target penambahan kursi legislatif menjadi delapan kursi akan diterjemahkan melalui program kerja partai yang lebih terukur. Salah satunya dengan menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) untuk merumuskan strategi pemenangan Pemilu 2029.
Selain membidik peningkatan perolehan kursi DPRD, Golkar Kota Cirebon juga mulai mempersiapkan strategi menghadapi Pilkada mendatang.
Partai berlambang pohon beringin itu membuka peluang untuk kembali mengusung Wali Kota Cirebon saat ini, Effendi Edo, pada kontestasi Pilkada berikutnya.
Penjajakan koalisi dan pembahasan calon pasangan akan dilakukan melalui safari politik setelah rangkaian Musda partai-partai lain selesai.
Dengan kepengurusan baru dan target delapan kursi legislatif, Golkar Kota Cirebon diharapkan mampu memperkuat posisi politiknya sekaligus mempertahankan kepemimpinan di pemerintahan daerah. (muu)
Load more