GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jusuf Kalla Sambangi Korban di RSUD Sayang: Pencarian Lewat dari 3 Hari, 99 Persen Meninggal

Ketua Umum PMI, Jusuf Kalla menyambangi para korban gempa bumi di Kabupaten Cianjur yang mengungsi di RSUD Sayang, Cianjur, Jawa Barat pada Rabu (23/11/2022).
Rabu, 23 November 2022 - 14:26 WIB
Ketua Umum Palang Merah Indonesia, Jusuf Kalla menyambangi para korban gempa Kabupaten Cianjur
Sumber :
  • Istimewa

Cianjur - Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI), Jusuf Kalla menyambangi para korban gempa Kabupaten Cianjur yang mengungsi di RSUD Sayang, Cianjur, Jawa Barat pada Rabu (23/11/2022).

Saat kunjungannya, Mantan Wakil Presiden Republik Indonesia itu mengungkapkan, pihaknya telah meninjau beberapa fasilitas pelayanan untuk para pengungsi seperti layanan tenda posko dan kesehatan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"(Tinjau) tenda-tenda, makan, berarti seputar kesehatan, itu aja dulu selama sebulan itu yang menonjol," ucap JK sapaan akrabnya.

"Berikutnya tentu rehabilitasi. Kita PMI dan lembaga sosial lainnya juga akan membantu apa kebutuhannya. Mungkin nanti kita koordinasikan. Ada yang bantu dari segi bahan bangunan, bekerja, tergantung," sambung dia.

Dia mengatakan, perhatian khusus juga diberikan untuk meninjau sejauh mana operasional lembaga sosial kemanusiaan itu untuk melayani para korban pengungsi.

"(Di sini sudah apa aja yang ditinjau?) Biasalah, pertama keadaan umum. Kedua, meninjau operasional PMI bagaimana," kata dia.

"Bertemu Pak Bupati, karena paling mengerti kebutuhannya itu Pak Bupati. Kita ini kan membantu apa yang dibutuhkan," tambahnya.

Dia menyebut, kebutuhan makanan para korban yang terdampak gempa bumi telah tercukupi.

Bahkan, kata dia, nantinya setelah beberapa hari pasca kejadian bencana alam, hal yang paling difokuskan yakni perbaikan dan pemulihan.

"Saya kira dalam keadaan darurat saya tanya di beberapa daerah itu makanan cukup, nanti ya paling besar itu revitalisasi, rekonstruksi," bebernya.

"Seperti yang saya katakan tadi, nanti ambulans itu hanya butuh 5 hari. Tapi setelah itu air akan dibutuhkan kira-kira 6 bulan," tutur Politikus Partai Golkar itu.

Dia mengatakan, sumber air yang kita miliki terbatas, oleh karena itu jika nanti kekurangan maka dibutuhkan sebuah kerja sama dengan penyuplai yang dapat membantu.

"Karena sumber air terbatas. Kalau tiba-tiba air putus, maka dibutuhkan kerja sama. Saya kira Pak Bupati ini komandan seluruh operasi yang harus mengerti. Kita juga kasih saran pengalaman," jelas dia.

Dia pun menyarankan berdasarkan pengalamannya sebagai aktivis kemanusiaan, agar para korban tidak terlalu lama tinggal di posko darurat atau tenda besar. Sebab masih dalam kondisi darurat, selanjutnya masing-masing akan tinggal di pengungsian.

"Seperti tadi saya bilang tenda utama biasanya seminggu, setelah itu mereka bergeser ke tenda kecil," kata JK.

Tak lupa, Dia pun menyebut, hari ini merupakan golden time atau waktu emas yang harus dimanfaatkan dengan baik untuk berupaya menyelamatkan korban yang masih hilang dan belum teridentifikasi.

Kata JK, jika waktu pencarian melebihi dari 3 hari maka kemungkinan terbesarnya ialah meninggal dunia.

"Karena masih pencarian. Kalau pencarian lewat 3 hari, boleh dikatakan 99 persen itu meninggal. Sekarang sudah hari ketiga, artinya apa yang dikatakan Pak Bupati yang hilang itu 99 persen kemungkinannya meninggal. Karena itu kita harus siap-siap juga. Terkecuali hilang ke luar kota kita juga tidak tahu," paparnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia berujar, setelah mengunjungi RSUD Sayang, dirinya akan lanjut bertolak ke dapur umum dan ke posko PMI untuk meninjau apa yang dibutuhkan.

"Lihat kondisi dapur umum, PMI, apa yang dibutuhkan," tutupnya. (rpi/ree)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Berita Foto: Umat Tridharma Khusyuk Rayakan Imlek 2577 di Vihara Dharma Bhakti

Berita Foto: Umat Tridharma Khusyuk Rayakan Imlek 2577 di Vihara Dharma Bhakti

Suasana hikmat dan khusyuk terpancar di Vihara Dharma Bhakti, Glodok, Jakarta Barat, Selasa (17/2/2026).
Emil Audero Gigit Jari, Kiper Keturunan Bali ini Bisa Jadi Pilihan Baru John Herdman untuk Timnas Indonesia

Emil Audero Gigit Jari, Kiper Keturunan Bali ini Bisa Jadi Pilihan Baru John Herdman untuk Timnas Indonesia

Kiper keturunan Bali menjalani trial di Atletico Madrid dan berpotensi jadi opsi baru Timnas Indonesia. Simak selengkapnya.
Imlek di Kampung Tambak Bayan Surabaya Digelar Meriah, Ada Tradisi Unjung-unjung Mirip Lebaran

Imlek di Kampung Tambak Bayan Surabaya Digelar Meriah, Ada Tradisi Unjung-unjung Mirip Lebaran

Warga Kampung Pecinan Tambak Bayan, Surabaya, merayakan Tahun Baru Imlek 2577 Tahun Kuda Api dengan penuh kesederhanaan dan kemeriahan.
Sebanyak 355 Pekerja Datangi Kantor PT Swadaya Indo Palma, Tolak PHK Mendadak Jelang Ramadhan

Sebanyak 355 Pekerja Datangi Kantor PT Swadaya Indo Palma, Tolak PHK Mendadak Jelang Ramadhan

Sebanyak 355 pekerja mendatangi kantor PT Swadaya Indo Palma di Sungai Rengit, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, setelah mengaku diberhentikan seca
Persiapan Ramadhan 2026, Fuji Bilang Ingin Belajar Masak untuk Suami

Persiapan Ramadhan 2026, Fuji Bilang Ingin Belajar Masak untuk Suami

​​​​​​​Persiapan Ramadhan 2026, Fuji bilang ingin belajar masak untuk suami. Fuji juga cerita soal Gala hingga keinginan belajar masak untuk suami jelang ramadhan.
Keluarga Curiga Sejak Awal, Jejak Kedekatan Korban dan Pelaku Terungkap di Kasus Pembunuhan Pelajar di Garut

Keluarga Curiga Sejak Awal, Jejak Kedekatan Korban dan Pelaku Terungkap di Kasus Pembunuhan Pelajar di Garut

Keluarga korban pembunuhan pelajar di Garut mengaku sudah lama mencurigai pelaku karena riwayat pertemanan yang dinilai tidak sehat.

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Masa depan pemain pinjaman AC Milan, Samuel Chukwueze menjadi bahan pembicaraan jelang bursa transfer musim panas.
Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Di bagian depan rumah memang tertera tulisan Gg Kutai Utara No. 1 yang selama ini dikenal sebagai kediaman Jokowi bersama keluarga.
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk penentu nasib Bandung BJB Tandamata dan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
5 Shio Diprediksi Banjir Rezeki di Tahun Kuda Api 2026, Siapa Paling Cuan?

5 Shio Diprediksi Banjir Rezeki di Tahun Kuda Api 2026, Siapa Paling Cuan?

Ramalan Tahun Kuda Api 2026 menyebut lima shio berpotensi cuan besar. Simak daftar shio paling hoki secara finansial menurut VN Express.
Buntut Kecelakaan Tewaskan Tiga Orang, Jalur Maut  Akses Tanggul Rawagabus Ditutup Permanen

Buntut Kecelakaan Tewaskan Tiga Orang, Jalur Maut Akses Tanggul Rawagabus Ditutup Permanen

Akses jalur alternatif menurun dari Jalan Lingkar Interchange Tanjungpura ke jalan raya Tanggul Rawagabus akhirnya ditutup permanen
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT