GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Seorang Warga Menjadi Korban Salah Sasaran Tawuran Antar Geng Motor di Batang

Seorang warga Batang menjadi korban salah sasaran aksi tawuran antar geng motor di jalan Mayjen Sutoyo Batang, Desa Denasri Wetan, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang, Jawa Tengah.
Selasa, 21 Februari 2023 - 15:16 WIB
Tersangka saat digelandang polisi di Mapolres Batang, Jawa Tengah, Selasa (21/2/2023).
Sumber :
  • Tim tvOne - Edi Mustofa

BatangJawa Tengah - Seorang warga Batang menjadi korban salah sasaran aksi tawuran antar geng motor di jalan Mayjen Sutoyo Batang, Desa Denasri Wetan, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang, Jawa Tengah.

Para pelaku geng motor membacok seorang warga yang kebetulan melintas yang menjadi korban salah sasaran pada Minggu, (19/02/2023) sekira pukul 01:00 WIB. Para pelaku mengira korban yang bernama Lukman Hasan (33) adalah anggota geng lawan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

" Saat itu para pelaku yang berpapasan dengan seorang pengendara vixion. Dia merasa digeber dan balik kanan. Dia mencari sasaran dari geng antares itu. Para pelaku ini mengira pengendara motor vixion tadi adalah anggota geng motor antares yang dicari nya." kata Wakapolres Batang Kompol Raharja saat konferensi pers di Lobi Mapolres Batang, Selasa (21/02/2023). 

"Selanjutnya dari arah belakang, para pelaku ini langsung a membacok pengendara vixion yang melintas tadi dengan menggunakan celurit," lanjut Wakapolres. 

Akibat bacokan itu yang mengenai punggung dan pinggang korban. Hingga membuat korban dibawa ke rumah sakit. Saat ini, kondisi korban masih menjalani rawat jalan. 

Kompol Raharja menuturkan, motif awal para tersangka adalah tawuran dengan salah satu geng bernama Antares dari Batang. Para pelaku ini mengira bahwa korban adalah bagian anggota dari geng antares. 

"Kronologi awal kejadian nya, pada 19 Februari 2023 pukul 01:00 WIB, tersangka Noval Arif (20) alias pontang bersama teman-temannya yang tergabung dalam geng motor pusat stres, dimintai bantuan teman dari Magelang. Awalnya dimintai bantuan oleh sekelompok temannya dari Magelang, bermaksud melakukan tawuran dengan geng antares di wilayah Batang," jelasnya. 

Kemudian, tersangka bersama dengan teman geng motor nya menuju Batang menggunakan sepeda motor berboncengan.  Pada waktu itu juga para pelaku sambil membawa senjata jenis celurit.

Sesampainya di perempatan jalan Jalan Jenderal Sudirman batang, tepatnya di sekitar hutan Huta Kota Rajawali, Batang, tersangka Novel ini membagi tugas. Sebagian ada yang bersiap di sisi utara jalan dana sisi selatan jalan.  

"Ada yang bertugas berpatroli sampai alun alun Batang, namun tidak menemukan anggota geng Antares, akhirnya kembali ke lokasi Bukan Kota Rajawali," tambahnya.

Selanjutnya para pelaku menuju ke wilayah Denasri. Saat di perjalanan rombongan pelaku berpapasan dengan korban yang sedang mengendarai sepeda motor vixion. 

"Adapun pelaku yang diamankan yaitu noval arif alias pontang,  umur 20 tahun. Beralamat di Jl Mayjen Sutoyo, Rt 7 Rw 4, desa Warulor, Mecamatan Wiradesa, Kabupaten Pekalongan. Ada dua pelaku masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) yaitu Andri alias Gandrung umur 20 tahun. Lalu, seorang dari Magelang yang belum dikenali. Adapun Identitas  korban adalah Lukman Hasan alias lambe (33), pekerjaan wiraswasta beralamat Dukuh Jlumprit Rt 5 RW 7, Kelurahan Degayu, Pekalongan Utara, Kota Pekalongan," ungkapnya.

Barang bukti yang berhasil diamankan antara lain celurit, sepeda motor hingga pakaian korban. 

"Adapun barang bukti yang bisa kita amankan ya termasuk hape untuk komunikasi tantangan lawan ya mencari lawan di medsos," Wakapolres.

Aksi brutal ugal-ugalan tersebut direkam oleh salah satu anggota geng motor. Usai pelaku membacok pemotor untuk diunggah di salah satu akun sosial media mereka. Video nya  ini viral di sosial media. 

" Akhirnya polisi berhasil mengamankan belasan anggota geng motor tersebut. Lima orang diantaranya ditetapkan mejadi tersangka. Namun empat tersangka diantaranya masih anak di bawah umur. Polisi juga masih memburu anggota geng motor lainnya yang berasal dari Magelang," tambahnya.

Sementara itu, tersangka, Noval Arif (20) mengakui bergabung dalam geng bernama pusat stres Pekalongan. 

" Anggota geng Pusat Stres Pekalongan ada sekitar 30 orang dan Ketua bernama Diki. Ia juga mengaku ikut saat kejadian pembacokan di Denasri, tapi tidak ikut membacok," kata Noval.

Noval mengaku sebagai admin di geng motor pusat stres Pekalongan.

"Anak dari magelang ini ngebon anak Pekalongan (untuk tawuran) dengan geng antares. Yang kontak sama anak Magelang teman saya Fadil. Lalu janjian tawuran di alun-alun, janjian lewat tiktok," imbuhnya.

Noval sendiri mengaku tidak dibayar dalam aksi itu dan hanya mencari kesenangan saja. Untuk nama geng dari Magelang, ia mengaku tidak tahu. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Akibat perbuatannya, tersangka disangkakan yaitu pasal 170 ayat 2,  KUHPidana dengan ancaman mencapai 7 tahun kurungan penjara. (Hhm/Buz)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Persoalan sanksi bagi dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat dipastikan belum berakhir. 
Final Lomba Cerdas Cermat Kalbar Akan Diulang, Kapan Pelaksanaannya? Begini Penjelasan Ketua MPR RI

Final Lomba Cerdas Cermat Kalbar Akan Diulang, Kapan Pelaksanaannya? Begini Penjelasan Ketua MPR RI

MPR putuskan akan mengulang final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar di Kalimantan Barat, kapan pelaksanaannya? begini penjelasan Ketua MPR RI.
Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Istana Wakil Presiden mendadak menjadi lokasi pertemuan spesial bagi sepuluh pelajar SMAN 1 Pontianak, Rabu (13/5). 
Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Josepha Alexandra dan murid SMAN 1 Pontianak, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar dikasi tips penting oleh Gibran Rakabuming Raka.
Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diselenggarakan MPR RI berbuntut panjang. MC Senior beri teguran untuk Shindy Lutfiana
Polisi Ungkap Modus Pelaku Curas Pemotor di Jakbar, Keliling Cari Target di Tempat Sepi-Ancam Pakai Sajam

Polisi Ungkap Modus Pelaku Curas Pemotor di Jakbar, Keliling Cari Target di Tempat Sepi-Ancam Pakai Sajam

Polisi mengungkap fakta baru dibalik penangkapan pria berinisial T (25) yang melancarkan aksi pencurian dengan kekerasan (curas) pengendara motor di Jalan Arjuna Selatan, Jakarta Barat, pada Senin (4/5).

Trending

Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diselenggarakan MPR RI berbuntut panjang. MC Senior beri teguran untuk Shindy Lutfiana
Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Ajang Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik di publik usai aksi dewan juri yang menganulir jawaban siswi SMAN 1 Pontianak.
Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan maaf Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Kalimantan Barat dinilai tak cukup, netizen hingga Bunda Corla minta untuk buat video.
Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Josepha Alexandra dan murid SMAN 1 Pontianak, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar dikasi tips penting oleh Gibran Rakabuming Raka.
Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Istana Wakil Presiden mendadak menjadi lokasi pertemuan spesial bagi sepuluh pelajar SMAN 1 Pontianak, Rabu (13/5). 
Final Lomba Cerdas Cermat Kalbar Akan Diulang, Kapan Pelaksanaannya? Begini Penjelasan Ketua MPR RI

Final Lomba Cerdas Cermat Kalbar Akan Diulang, Kapan Pelaksanaannya? Begini Penjelasan Ketua MPR RI

MPR putuskan akan mengulang final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar di Kalimantan Barat, kapan pelaksanaannya? begini penjelasan Ketua MPR RI.
Polisi Ungkap Modus Pelaku Curas Pemotor di Jakbar, Keliling Cari Target di Tempat Sepi-Ancam Pakai Sajam

Polisi Ungkap Modus Pelaku Curas Pemotor di Jakbar, Keliling Cari Target di Tempat Sepi-Ancam Pakai Sajam

Polisi mengungkap fakta baru dibalik penangkapan pria berinisial T (25) yang melancarkan aksi pencurian dengan kekerasan (curas) pengendara motor di Jalan Arjuna Selatan, Jakarta Barat, pada Senin (4/5).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT