GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kecewa dengan JPU, Korban Penipuan Investasi Bodong Gelar Aksi di Pengadilan Negeri Pati

Kecewa Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut terdakwa 1 tahun penjara. Korban investasi bodong perbekalan kapal nelayan di Pati, Jawa Tengah gelar unjuk rasa.
Rabu, 29 Maret 2023 - 23:43 WIB
Korban penipuan investasi bodong demo di Pengadilan Negeri Pati, Rabu (29/3/2023).
Sumber :
  • Tim tvOne - Abdul Rohim

Pati, tvOnenews.com - Para korban investasi bodong perbekalan kapal nelayan di Pati, Jawa Tengah, menggelar aksi di depan Kantor Pengadilan Negeri Pati. Aksi para korban ini dilakukan karena kecewa Jaksa Penuntut Umum (JPU) hanya menuntut terdakwa satu tahun penjara.

Dengan membawa sejumlah poster berisi tuntutannya, belasan korban investasi bodong perbekalan kapal nelayan dengan terdakwa H Utomo menggelar aksi demo di halaman Kantor Pengadilan Negeri Pati, Jawa Tengah, Rabu (29/3/2023). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Aksi para korban ini dilakukan karena Jaksa Penuntut Umum dalam kasus investasi bodong tersebut hanya menuntut terdakwa satu tahun penjara. Padahal uang para korban yang dibawa oleh terdakwa mencapai puluhan miliar rupiah. Mereka menganggap tuntutan Jaksa tersebut tidak sebanding dengan kerugian para korbannya. 

Salah satu korban, Siti Fatimah Alzana Nur Fatimah mengaku mengalami kerugian hingga Rp 5,5 miliar. Ia dan terdakwa bekerja sama sejak tahun 2014 lalu.

Saat itu terdakwa meminta dirinya berkerja sama dengan memberikan modal perbekalan kapal, bagi saham kapal dan investasi bahan bakar minyak (BBM).

’’Dia menawarkan perbekalan kapal, kuota solar dan saham kapal, katanya dia punya Pom Bensin AKR di Bajumulyo. Saya disuruh memberikan modal. Kerugian saya Rp 5 miliar lebih,’’ kata Siti Fatimah Alzana Nur Fatimah. 

Terdakwa menjanjikan korban keuntungan dari investasi yang diberikan. Pada korbannya, Utomo menjanjikan keuntungan hingga 7 persen.

Namun, janji terdakwa hanya sekadar janji. Para korban tidak menerima keuntungan, bahkan modal mereka tidak kembali.

Para korban sebenarnya sudah diberikan beberapa cek oleh terdakwa. Tetapi saat dicairkan, tidak bisa. Setelah diperiksa ternyata, cek yang diberikan palsu.

’’Cek palsu ada beberapa kali. Saat saya meminta modal saya, saya diberikan cek ada Rp 200 juta ada Rp 300 juta. Saya laporkan cek ini ternyata palsu,’’ ujar dia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pengacara para korban, Yosafati Gulo menambahkan, selain Fatimah, setidaknya ada tiga korban lainnya yang ditangani pihaknya. Yakni Bambang Mulyono yang menginvestasikan uangnya Rp 1,2 miliar, Muhammad Ridwan Rustama Rp 1 miliar, dan Sumarni Rp 2,2 miliar.

Yosafati menduga ada korban lainnya yang belum melaporkan kepada penegak hukum.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hari ini, Ratusan Personel Siap Beri Pengamanan Puncak Perayaan Imlek Nasional di Lapangan Banteng

Hari ini, Ratusan Personel Siap Beri Pengamanan Puncak Perayaan Imlek Nasional di Lapangan Banteng

Ratusan personel gabungan siap mengamankan jalannya acara Puncak Perayaan Imlek Nasional–Imlek Festival 2577 yang diselenggarakan di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Sabtu (28/2). 
Manchester City Masuk Bagan Berat di Liga Champions, Pep Guardiola Beri Respons Berkelas

Manchester City Masuk Bagan Berat di Liga Champions, Pep Guardiola Beri Respons Berkelas

Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, memberi respons mengenai hasil undian pada babak 16 besar Liga Champions 2025-2026. Mereka akan menghadapi Real Madrid dan masuk dalam bagan yang berat.
Baru Kasih Debut Sekali, Ajax Disebut Ragu dengan Kapasitas Maarten Paes? Pundit Belanda: Banyak yang Lebih Baik

Baru Kasih Debut Sekali, Ajax Disebut Ragu dengan Kapasitas Maarten Paes? Pundit Belanda: Banyak yang Lebih Baik

Media Belanda dalam artikelnya menyebut jika Ajax meragukan kiper mereka Maarten Paes. Hal ini bahkan disetujui oleh dua pundit Belanda dalam sebuah podcast.
BI Sebut Ruang Kredit Masih Longgar, Masih Ada  Rp2.506 Triliun untuk Dongkrak Ekonomi

BI Sebut Ruang Kredit Masih Longgar, Masih Ada Rp2.506 Triliun untuk Dongkrak Ekonomi

BI menyampaikan bahwa pada Januari 2026, fasilitas pinjaman yang belum digunakan (undisbursed loan) perbankan tercatat sebesar Rp2.506,47 triliun.
Israel Menyerang, Trump Ultimatum Militer dan Polisi Iran Angkat Bendera Putih

Israel Menyerang, Trump Ultimatum Militer dan Polisi Iran Angkat Bendera Putih

Israel mulai melancarkan serangan ke Iran sebagai pertanda perang konflik antar dua negara dimulai.
Trump Umumkan Perang Terbuka dan Serangan Militer Masif ke Iran

Trump Umumkan Perang Terbuka dan Serangan Militer Masif ke Iran

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, secara resmi mengumumkan bahwa angkatan bersenjata AS telah meluncurkan operasi tempur berskala besar di wilayah Iran. 

Trending

Pascal Struijk Tak Habis Pikir dengan Fans Garuda, Sudah Tolak Bela Timnas Indonesia Namanya Tetap Diserbu

Pascal Struijk Tak Habis Pikir dengan Fans Garuda, Sudah Tolak Bela Timnas Indonesia Namanya Tetap Diserbu

Pascal Struijk angkat bicara soal derasnya permintaan suporter Garuda agar ia dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia. Tegaskan masih mimpi bela De Oranje.
Terpopuler News: Menantu Perkosa Mertua Jelang Sahur, hingga Tanggapan Kemenkum Terhadap Anak Dwi Sasetyaningtyas

Terpopuler News: Menantu Perkosa Mertua Jelang Sahur, hingga Tanggapan Kemenkum Terhadap Anak Dwi Sasetyaningtyas

Kabar mengenai seorang menantu yang berani perkosa terhadap ibu mertuanya. Hingga tanggapan Kemenkum mengenai status kewarganegaraan anak Dwi Sasetyaningtyas
Foto Kedekatan Pelaku dan Korban Mahasiswa UIN Suska Riau Viral di Media Sosial, Seketika Mendapat Ribuan Likes

Foto Kedekatan Pelaku dan Korban Mahasiswa UIN Suska Riau Viral di Media Sosial, Seketika Mendapat Ribuan Likes

Kasus pembacokan dilakukan mahasiswa berinisial R (22) kepada mahasiswi berinisial F (23) di area Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska Riau)
FIFA Tak Beri Restu! Pemain Grade A yang Lagi Gacor-gacornya di Liga Inggris Ini Tak Bisa Dinaturalisasi Timnas Indonesia, John Herdman Gigit Jari

FIFA Tak Beri Restu! Pemain Grade A yang Lagi Gacor-gacornya di Liga Inggris Ini Tak Bisa Dinaturalisasi Timnas Indonesia, John Herdman Gigit Jari

FIFA menutup peluang naturalisasi pemain keturunan yang sedang gacor di Liga Inggris usai tampil untuk timnas senior. Harapan fans Timnas Indonesia pun sirna.
Korea Selatan dan Jepang Mohon Minggir Dulu, Cuma Timnas Indonesia yang Bisa Begini Dibanding Raksasa Asia

Korea Selatan dan Jepang Mohon Minggir Dulu, Cuma Timnas Indonesia yang Bisa Begini Dibanding Raksasa Asia

Tak disangka-sangka, ternyata Timnas Indonesia bisa melangkahi Korea Selatan dan Jepang dalam perkara ini. Hanya Timnas Indonesia yang bisa begini di Asia.
Media Inggris Mulai Curiga dengan Elkan Baggott, Jangan-jangan Karier Bek Timnas Indonesia di Liga Inggris Sebentar Lagi akan Berakhir Seperti Ini

Media Inggris Mulai Curiga dengan Elkan Baggott, Jangan-jangan Karier Bek Timnas Indonesia di Liga Inggris Sebentar Lagi akan Berakhir Seperti Ini

Media Inggris curiga dengan Elkan Baggott dan sebut tak punya masa depan di Ipswich Town. Bek Timnas Indonesia disarankan segera pindah agar dapat bermain.
Eliano Reijnders Soroti Aksi Bobotoh Pasca Persib Menang Lawan Madura United

Eliano Reijnders Soroti Aksi Bobotoh Pasca Persib Menang Lawan Madura United

Pemain Timnas Indonesia Eliano Reijnders ikut menyoroti euforia Bobotoh usai kemenangan telak Persib Bandung atas Madura United. Pada pekan ke-23 Super League -
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT