News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polsek Pedurungan Sita Ratusan Petasan yang Siap Diledakan dan Berhasil Tangkap Empat Orang Tersangka

Polsek Pedurungan sita ratusan buah petasan yang siap diledakan serta berhasil menangkap empat orang tersangka warga keluarahn Muktiharjo Kidul Semarang.
Jumat, 21 April 2023 - 03:22 WIB
Barang Bukti dan Tersangka Petasan di Semarang
Sumber :
  • Didiet Cordiaz

Semarang, tvOnenews.com - Polsek Pedurungan mengamankan empat orang pelaku penyalahgunaan obat mercon atau petasan. Keempat pelaku warga Kelurahan Muktiharjo Kidul itu masing-masing bernama Dwi Catur Wahyu, Krisna Danu Aji, Arjun Noval Muala, dan Abdurahman Wahid.

Dari barang bukti yang diamankan, kepolisian berhasil menggagalkan ratusan petasan yang akan diledakan. Sebab dari tangan para pelaku, kepolisian berhasil mengamankan 723 mercon dalam berbagai ukuran.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kapolsek Pedurungan, Kompol Dina Novitasari menjelaskan, pengungkapan ini bermula ketika pihaknya melakukan patroli pengamanan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Saat melintas di Perum Nogososro kawasan Tlogosari, petugas melihat dua orang yang hendak menyalakan mercon.

Saat hendak didekati polisi, kedua pelaku bernama Catur dan Krisna itu malah melarikan diri. Petugas yang merasa ada pelanggaran hukum lantas mengejar kedua pelaku.

tvonenews

Saat diamankan, petugas berhasil mengamankan sejumlah petasan yang siap diledakan. Lalu saat didalami, di rumah pelaku kepolisian mengamankan puluhan petasan.

“Kita amankan karena membawa petasan siap diledakan. Kita dalami lagi dan di rumahnya terdapat petasan 30,” ujarnya saat rilis kasus di Mapolsek Pedurungan, Kamis (20/4/2023).

Dari hasil interogasi, kedua pelaku ini mengaku bisa mendapatkan petasan tersebut dari kedua pelaku lainnya. Berdasarkan informasi itu, kemudian petugas melakukan pengembangan dan berhasil mengamankan pelaku di kediamannya

“Kami laksanakan pengembangan didapat lebih banyak lagi 723 petasan dari segala macam ukuran. Tapi masih tiga yang siap diledakan,” katanya.

“Yang lainnya masih kosong diisi dan kami menemukan racikan peledak untuk mengisi selongsong ada arang belerang mereka bikin sendiri,” lanjutnya.

Dari kedua pelaku itu, kepolisian juga menyita 3,5 kilogram bahan peledak. Saat ini para pelaku dan barang bukti diamankan untuk proses pemeriksaan lebih lanjut.

“Kita akan dalami, sejauh ini diakui masih digunakan sendiri dan akan diledakan setelah shalat ied,” terangnya.

Sementara itu, pelaku Wahid menjelaskan mendapat bahan peledak itu setelah membeli di online shop. Ia mengaku kedua pelaku yang membeli bahan peledaknya karena dipaksa untuk menjual.

Ia menerangkan bisa meracik petasan setelah belajar dari youtube. Dirinya juga mengklaim baru pertama kali meracik mercon.

“Belajar meracik dari youtube, baru tahun ini. Beli bahannya modal 350 ribu saya tidak jual rencana mau pakai sendiri. Sudah bikin sejak hari puasa kelima,” paparnya.

Sedangkan pelaku Wahyu menambahkan, ia membeli bahan peledak di Wahid setelah mendapat info dari temannya. Dirinya membeli seharga 150 ribu dengan mendapatkan per lima ons.

“Kalau selongsong saya buat sendiri. Nekat bikin karena setiap ramadhan hampir banyak yang buat jadi tau dipraktekin sendiri,” imbuhnya.

Atas perbuatannya, para pelaku terancam dengan Pasal 1 ayat (1) Undang- Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 terancam pidana penjara 20 tahun.(dcz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Oknum Guru Bergelar "Ustaz" di Sekolah Internasional Serpong Diduga Lecehkan Siswi, Terjadi saat Korban Kelas 4 SD hingga 1 SMP

Oknum Guru Bergelar "Ustaz" di Sekolah Internasional Serpong Diduga Lecehkan Siswi, Terjadi saat Korban Kelas 4 SD hingga 1 SMP

Seorang oknum guru bergelar ustaz di salah satu sekolah internasional di Serpong, Tangerang Selatan, diduga melakukan pelecehan terhadap seorang siswi. Ini kata polisi.
Padahal Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Bek Malaysia Bangga Bisa Tahan Imbang Skuad Garuda: Sulit Tundukkan Garuda

Padahal Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Bek Malaysia Bangga Bisa Tahan Imbang Skuad Garuda: Sulit Tundukkan Garuda

Bek Timnas Malaysia, Dion Cools, tetap bangga meski Harimau Malaya gagal menang atas Timnas Indonesia dalam lanjutan FIFA ASEAN Cup 2026.
172 Peserta PPDS Unair Mual, Muntah hingga Pusing Usai Ikuti Pradik, Sampel Makanan Diperiksa

172 Peserta PPDS Unair Mual, Muntah hingga Pusing Usai Ikuti Pradik, Sampel Makanan Diperiksa

172 Peserta PPDS Unair mengalami mual, muntah hingga pusing setelah mengikuti kegiatan pra-pendidikan di RSUD Dr. Soetomo pada Senin (28/9/2026).
Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Ketum PSSI Erick Thohir meminta Timnas Indonesia alihkan fokus setelah bermain imbang 0-0 melawan Malaysia. Skuad Garuda diminta bangkit demi tiket ke final.
3 Shio Beruntung Soal Karier Besok 30 September 2026

3 Shio Beruntung Soal Karier Besok 30 September 2026

3 shio diprediksi beruntung soal karier besok 30 September 2026. Ada peluang menunjukkan kemampuan, mendapat kepercayaan baru, hingga menemukan kesempatan menarik.
Timnas Indonesia Mati Kutu usai Thom Haye Dikartu Merah, John Herdman Siapkan Perubahan Lawan Bangladesh

Timnas Indonesia Mati Kutu usai Thom Haye Dikartu Merah, John Herdman Siapkan Perubahan Lawan Bangladesh

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menemukan pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi jelang menghadapi Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026.

Trending

Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Sikap rendah hati Megawati Hangestri kembali dapat pujian dari volimania setelah mengajak seorang sopir taksi di Korea Selatan untuk ikut makan bakso bersamanya
Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Timnas Indonesia Dapat Apresiasi Meski Gagal Menang, Pelatih Malaysia Sampai Terpukau dan Lempar Pujian Buat Garuda: Sangat Kuat

Timnas Indonesia Dapat Apresiasi Meski Gagal Menang, Pelatih Malaysia Sampai Terpukau dan Lempar Pujian Buat Garuda: Sangat Kuat

Timnas Indonesia gagal menang atas Malaysia, tetapi kokohnya pertahanan Garuda membuat Tan Cheng Hoe terpukau hingga melontarkan pujian usai laga.
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT