GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Superliga Junior Kembali Digelar, para Atlet Bulu Tangkis Siap Perebutkan Empat Piala Bergengsi

Setelah sempat berhenti pandemi, pembinaan dan peningkatan prestasi bulu tangkis melalui kejuaraan beregu dengan format Piala Thomas dan Uber kembali digelar.
Rabu, 10 Mei 2023 - 12:05 WIB
Salah satu tim main dalam Superliga Junior di GOR Djarum Magelang, Jawa Tengah. (ANTARA)
Sumber :
  • Antara

Magelang, tvOnenews.com - Setelah sempat berhenti 3 tahun akibat pandemi COVID-19, pembinaan dan peningkatan prestasi bulu tangkis melalui kejuaraan beregu dengan format Piala Thomas dan Uber kembali digelar.

Kali ini digelar di GOR Djarum Magelang pada 8-14 Mei 2023 dengan tema Polytron Superliga Junior 2023.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kejuaraan bulu tangkis beregu ini diikuti 279 atlet dari tujuh negara.

Wakil Ketua Pelaksana Polytron Superliga Junior 2023, Yuni Kartika menyebutkan para atlet junior tersebut selain dari Indonesia, juga datang dari beberapa negara dengan tradisi bulu tangkis kuat di kawasan Asia, yakni Malaysia, Chinese Taipei (Taiwan), Vietnam, Thailand, Singapura, dan Hong Kong.

Superliga Junior 2023 akan memperebutkan empat piala bergengsi, yaitu Piala Liem Swie King (U-19 Putra), Piala Susy Susanty (U-19 Putri), Piala Hariyanto Arbi (U-17 Putra), Piala Yuni Kartika (U-17 Putri).

Selain itu, ratusan atlet junior tersebut juga akan bersaing untuk membawa pulang total hadiah lebih dari Rp 1 miliar.

Superliga Junior 2023 diikuti oleh 13 klub nasional dan mancanegara.

Pada kategori U-19, yang berlaga, antara lain PB Djarum Kudus, PB Jaya Raya, Vietnam Team, PB Mutiara Cardinal Bandung, Tjakrindo Masters Sony Dwi Kuncoro Badminton Training, PB Power Rajawali, Daihatsu Yonex Sunrise Candra Wijaya Club, Chinese Taipei U-19, dan Singapore Badminton Association.

Pada kategori U-17, terdapat tujuh klub yang akan adu kemampuan terbaik yaitu PB Djarum Kudus, PB Jaya Raya, PB Mutiara Cardinal Bandung, Indihome Gideon Badminton Academy, Badminton Associaton of Malaysia, Banthongyord Badminton School Thailand, Hong Kong China Team, dan Singapore Badminton Association.

Direktur Superliga, Achmad Budiharto mengatakan dengan beragam partisipan dari berbagai negara maupun klub ini, diharapkan dapat meningkatkan sisi kompetitif yang memacu semangat dan daya juang serta kekompakan tim dalam pertandingan format beregu.

Kejuaraan ini untuk mengukur bagaimana tingkat keberhasilan pembinaan klub. 

Bukan hanya keberhasilan, melainkan memberikan pembelajaran atlet U-17 dan U-19 berkesempatan untuk bertanding dalam sistem beregu yang mempunyai tekanan lebih berat.

"Jadi ini adalah suatu momen yang baik, pertama untuk mengukur keberhasilan pembinaan dan saat ini kita beruntung karena ada enam negara di luar Indonesia dan negara-negara tersebut bukan kacangan, melainkan negara-negara yang bagus dalam pembinaan bulu tangkis," katanya.

Kejuaraan tersebut diharapkan menjadi ajang untuk meningkatkan level atlet-atlet junior di kawasan Asia sehingga kelak melahirkan juara-juara yang tidak hanya berprestasi di kawasan Asia tetapi juga dunia.

Business Development Polytron, Christopher A Wirawan, mengatakan jenama produk elektronik ini mempunyai kepedulian terhadap dunia olahraga nasional dengan memberikan dukungan secara langsung terhadap penyelenggaraan Superliga Junior 2023.

Dengan memberikan kesempatan kepada atlet-atlet muda berbakat untuk berkompetisi menjadi yang terbaik dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas, nasionalisme, dan semangat.

Sementara, Ketua Umum Pengprov PBSI Jawa Tengah, Basri Yusuf menyambut gembira atas penyelenggaraan Superliga Junior 2023 yang merupakan penyelenggaraan kelima kalinya.

Pihaknya yakin visi dan misi Superliga Junior ini sejalan dengan visi dan misi Pengprov PBSI Jawa Tengah, yakni memopulerkan bulu tangkis ke seluruh Tanah Air, menciptakan atlet yang berprestasi dunia, serta memberikan pengalaman bertanding secara beregu pada para atlet junior.

Dengan demikian perbulutangkisan nasional tidak akan sulit untuk mencetak pemain berkualitas.

Uji mental

Superliga Junior 2023 menjadi momentum yang tepat untuk mengukur sejauh mana mental dan kemampuan para atlet junior berkompetisi dalam format beregu.

Tak hanya bagi klub-klub asal Indonesia, hal ini juga menjadi salah satu alasan utama bagi tim dari Singapura, Malaysia, Thailand, Vietnam, Hong Kong China, dan Chinese Taipei menerbangkan atletnya guna bertanding dalam kejuaraan bergengsi ini.

Satu di antara klub mancanegara yang datang ke Magelang ini adalah Banthongyord dari Thailand. Klub asal dua pemain kawakan Thailand Ratchanok Intanon dan Kunlavut Vitidsarn ini mendaftarkan 17 atletnya untuk bertarung di sektor U-17, baik putra maupun putri.

Pada hari pembuka, Senin (8/5/2023) skuad putri klub asal Kota Bangkok ini menunjukkan kekuatannya dengan menyapu bersih laga pertama dengan skor 5-0 atas salah satu wakil tuan rumah Indihome Gideon Badminton Academy. 

Berlanjut pada laga kedua, Banthongyord, yang berada di Grup X, berhasil mengemas kemenangan kedua pada kejuaraan beregu ini.

Pelatih yang mendampingi skuad Banthongyord, Sakkaya Sootlake menyatakan Superliga Junior 2023 adalah kesempatan yang baik bagi para pemainnya untuk mencari pengalaman serta beradu kekuatan dengan para pemain dari berbagai negara.

Ditambahkan Sakkaya, kejuaraan beregu yang mengadaptasi format Piala Thomas dan Uber ini dimanfaatkannya guna menilai kemampuan dan mental individu setiap atlet.

Selain itu, dengan bertanding di Superliga Junior 2023, mereka bisa mencicipi kerasnya persaingan merebut gelar juara, mengingat banyak klub papan atas Indonesia ambil bagian dalam kejuaraan ini.

"Kami datang ke Magelang untuk mencari pengalaman. Menang atau kalah itu urusan nanti. Mencari pengalaman itu yang penting bagi kami karena para atlet yang kami bawa semuanya baru pertama kali bertanding di Indonesia," katanya.

pMeskipun baru di level junior, persaingan ketat sudah terlihat sejak hari pertama dalam kejuaraan ini.

Pihaknya mengapresiasi semangat juang para pebulu tangkis Indonesia, setelah mendampingi anak-anak asuhnya bertanding melawan Mutiara Cardinal Bandung pada hari kedua. 

“Bulu tangkis adalah olahraga yang sangat populer di Indonesia. Tak hanya penggemar yang datang ke stadion-stadion, tapi di dunia maya pun mereka sangat fanatik terhadap bulu tangkis," papar pria berambut pirang ini.

Pelatih Singapura Albert Saputra menilai persaingan sengit yang menguras mental dan kemampuan para atlet ini juga diakui oleh Singapura.

Ia bersyukur anak-anak didiknya akhirnya mendapatkan atmosfer persaingan setelah sekian lama pandemi meniadakan pertandingan internasional di level junior. 

Tim Singapura U-17 putra pada Selasa (9/5/2023) kalah tipis 2-3 dengan Banthongyord Thailand.

Menurut dia, Superliga Junior 2023 merupakan kejuaraan yang sangat bermanfaat bagi tim Singapura. 

Para pemain bisa menguji kemampuan menghadapi lawan-lawan tangguh dari Indonesia di level U-17 dan U-19 dan juga melatih mental mereka saat berhadapan dengan lawan dari negara lain.

Melalui kejuaraan Superliga Junior 2023 ini dapat membangun semangat juara serta menjadi pengalaman berharga bagi atlet-atlet muda yang bertanding. (Ant/Dan)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

LPSK mengambil langkah proaktif untuk melindungi puluhan santriwati yang menjadi korban dugaan pencabulan di Pesantren Tahfidzul Qur’an Ndholo Kusumo, Pati. 
Sudah Lapor sejak 2024, Ayah Santriwati Korban Pencabulan di Pati Ngaku Dapat Tekanan 'Timun Kok Musuh Duren'

Sudah Lapor sejak 2024, Ayah Santriwati Korban Pencabulan di Pati Ngaku Dapat Tekanan 'Timun Kok Musuh Duren'

Sudah lapor sejak 2024, ayah santriwati korban pencabulan di Ponpes Pati mengaku dapat tekanan dan diremehkan oleh sejumlah pihak 'timun kok musuh duren'.
Waspada Cuaca di Tanah Suci, PPIH Minta Jamaah Haji 2026 Disiplin Kendalikan Komorbid

Waspada Cuaca di Tanah Suci, PPIH Minta Jamaah Haji 2026 Disiplin Kendalikan Komorbid

Pengaturan aktivitas fisik menjadi perhatian utama bagi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi tahun ini. 
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Menteri Arifah Fauzi Soroti Penangkapan Pimpinan Ponpes di Pati: Ini Bukti Masyarakat Tidak Diam

Menteri Arifah Fauzi Soroti Penangkapan Pimpinan Ponpes di Pati: Ini Bukti Masyarakat Tidak Diam

Setelah sempat melakukan pelarian lintas provinsi, pelarian AS, pendiri sekaligus pimpinan Pondok Pesantren Ndholo Kusumo di Pati, akhirnya terhenti. 

Trending

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Kesaksian Korban Terkait Modus Sehari-hari Kiai Ashari terhadap Santriwati: Biasanya Selesai Pijit Dicium Pipi

Kesaksian Korban Terkait Modus Sehari-hari Kiai Ashari terhadap Santriwati: Biasanya Selesai Pijit Dicium Pipi

Seorang santriwati Ponpes Ndholo Kusumo Pati akhirnya bicara kepada publik terkait modus Kiai Ashari sebelum melancarkan aksinya dengan mencabuli para korban.
Seorang Santriwati Bongkar Alasan Para Korban Turuti Ajakan Tidur Kiai Ashari: Dibilang Obat Penyakit Hati

Seorang Santriwati Bongkar Alasan Para Korban Turuti Ajakan Tidur Kiai Ashari: Dibilang Obat Penyakit Hati

Seorang santriwati dari Ponpes Ndholo Kusumo Pati mewakili 50 korban membeberkan alasan kenapa para korban mau menuruti permintaan temani tidur Kiai Ashari.
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Ashari, pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo yang diduga mencabuli 50 santriwati sejak 2008 sempat tak akui identitasnya sebagai seorang kiai ketika diringkus polisi.
Reaksi Unik Dedi Mulyadi saat Tahu Rambut 18 Siswi SMK di Garut Dipotong Guru, Langsung Dibawa ke Salon

Reaksi Unik Dedi Mulyadi saat Tahu Rambut 18 Siswi SMK di Garut Dipotong Guru, Langsung Dibawa ke Salon

Langkah unik diambil Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), dalam menangani trauma psikologis yang dialami 18 siswi SMKN 2 Garut usai rambut mereka dipotong secara sepihak di sekolah, 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT