GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pasokan Berkurang Akibat Kemarau, Harga Beras di Pati Melonjak

Harga beras kualitas premium maupun medium di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, saat ini melonjak. Naiknya harga beras tersebut imbas dari kemarau panjang.
Jumat, 29 September 2023 - 09:45 WIB
Pembeli membeli beras di Pasar Puri Baru Pati, Jateng, Jumat (29/9/2023).
Sumber :
  • Tim tvOne - Abdul Rohim

Pati, tvOnenews.com - Harga beras kualitas premium maupun medium di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, saat ini melonjak. Naiknya harga beras tersebut imbas dari kemarau panjang yang mengakibatkan gagal panen sehingga pasokan beras di pasaran berkurang.

Kenaikan harga beras di Pasar Puri Baru Pati ini sudah terjadi sejak satu satu bulan terakhir. Menurut salah seorang pedagang beras, Abi, harga beras premium maupun medium terus mengalami kenaikan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rata rata kenaikan harga beras premium dikisaran Rp 7 ribu per lima kilogramnya. Yang sebelumnya diharga Rp 58 ribu, naik menjadi Rp 65 ribu per lima kilogramnya.

Sementara harga beras yang dijual per liter, untuk kualitas premium mengalami kenaikan Rp 2.500 per liter, yang sebelumnya di harga Rp 11.500 – Rp 14 ribu.

“Beras ini kan beda beda, ada yang C4 ada yang 42, tergantung kualitas berasnya. Yang biasa ada yang Rp 12.000 sampai Rp 12.500, paling tinggi Rp 14.000/kg,” kata Abi, Jumat (29/9/2023).

Untuk harga beras kualitas biasa juga mengalami kenaikan yang sama yaitu Rp 2.500 per liternya.

“Beras kualitas biasa sebelumnya dijual dengan harga Rp 9.500, kini naik menjadi Rp 12.500 per liternya,” imbuhnya.

Abi mengungkapkan, Kenaikan harga beras di Pasar Puri Baru Pati sudah terjadi sejak awal September. Kenaikan harga beras terjadi karena kemarau panjang yang mengakibatkan petani mengalami gagal panen, sehingga pasokan beras di pasaran berkurang

“Naiknya harga beras ini kan dampak kekeringan nggak ada petani yang tanam padi. Akibatnya pasokan beras dipasaran sedikit otomatis harga akan naik,” terang dia.

Naiknya harga beras di pasaran ini dikeluhkan para pembeli. Mereka mengeluh melonjaknya harga beras ini membuat pengeluaran sehari hari menjadi membengkak.

“Kasihan rakyat kecil, beras naik terus. Harapan kami ya harga beras moga moga dapat turun, karena membebani rakyat kecil seperti saya ini,” ujar salah seorang pembeli beras, Rini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Sebetulnya kita keberatan dengan naiknya harga beras ini karena pengeluaran sehari hari jadi membengkak. Tapi bagaimana lagi, tetap kita beli karena beras ini kebutuhan sehari hari. Dulu beli sekilo Rp 10 ribu sekarang Rp 13 ribu,” keluh pembeli beras lainnya, Feri.

Para pedagang beras dan warga berharap kepada pemerintah untuk mengintervensi harga beras di pasar tradisional agar tidak terus naik dan kembali normal. (arm/buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Berkah Ramadan, Bahagianya Alaaeddine Ajaraie Cetak Gol Debut Buat Persija: Alhamdulillah, Allah Beri Kekuatan

Berkah Ramadan, Bahagianya Alaaeddine Ajaraie Cetak Gol Debut Buat Persija: Alhamdulillah, Allah Beri Kekuatan

Penyerang Persija Jakarta, Alaeddine Ajaraie, mengaku bahagia bisa jalani Ramadan di Indonesia. Ia merasakan suasana yang berbeda karena berpuasa di Tanah Air.
Tumbang 2-1 dari Persija Jakarta, Pelatih PSM Makassar Curhat Terkait VAR Tak Berfungsi di JIS

Tumbang 2-1 dari Persija Jakarta, Pelatih PSM Makassar Curhat Terkait VAR Tak Berfungsi di JIS

Pelatih PSM Makassar, Tomas Trucha, menyesalkan pertandingan menghadapi Persija Jakarta digelar tanpa menggunakan Video Assistant Referee (VAR).
Buntut Alumus LPDP Bangga Anaknya Peroleh Paspor Inggris, LPDP Beri Sanksi Sampai Pengembalian Seluruh Dana Beasiswa

Buntut Alumus LPDP Bangga Anaknya Peroleh Paspor Inggris, LPDP Beri Sanksi Sampai Pengembalian Seluruh Dana Beasiswa

Buntut Dwi Sasetyaningtyas (DS), seorang warga negara Indonesia (WNI) alumnus penerima beasiswa dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) mengunggah ucapan
Sosok Arya Iwantoro, Suami Dwi Sasetyaningtyas Alumni LPDP yang Viral Belakangan Ini

Sosok Arya Iwantoro, Suami Dwi Sasetyaningtyas Alumni LPDP yang Viral Belakangan Ini

Nama Dwi Sasetyaningtyas atau Tyas sontak menjadi perbincangan hangat di media sosial setelah mengunggah video yang menyebut kewarganegaraan anaknya.
Selebgram Awbimax Panas Lihat Tingkah Penerima LPDP Dwi Sasetyaningtyas, Aib Arya Iwantoro Suami Tyas Dikuliti

Selebgram Awbimax Panas Lihat Tingkah Penerima LPDP Dwi Sasetyaningtyas, Aib Arya Iwantoro Suami Tyas Dikuliti

Sosok penerima beasiswa LPDP, Dwi Sasetyaningtyas atau Tyas menjadi viral di media sosial setelah mengunggah video yang menyebut kewarganegaraan anaknya.
Detik-detik Mengerikan Siswa di Tual Tewas Diduga Dianiaya Anggota Brimob Polda Maluku

Detik-detik Mengerikan Siswa di Tual Tewas Diduga Dianiaya Anggota Brimob Polda Maluku

Baru-baru ini beredar kabar detik-detik mengerikan seorang siswa di Tual tewas diduga dianiaya anggota Brimob. Sontak, insiden ini menuai komentar netizen di

Trending

PSSI Gigit Jari, Pemain yang Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia Ini Jadi Pembelian Terbaik Sepanjang Sejarah Klub Inggris

PSSI Gigit Jari, Pemain yang Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia Ini Jadi Pembelian Terbaik Sepanjang Sejarah Klub Inggris

PSSI berpotensi menyesal setelah Pascal Struijk menolak naturalisasi untuk perkuat Timnas Indonesia. Bek Leeds United itu kini jadi transfer terbaik klubnya.
Terkuak! Penyebab Plh Kapolres Bima Kota AKBP Catur Diganti, Polri Beberkan Riwayatnya

Terkuak! Penyebab Plh Kapolres Bima Kota AKBP Catur Diganti, Polri Beberkan Riwayatnya

Baru sepekan menjadi Plh Kapolres Bima Kota. AKBP Catur Erwin Setiawan sudag diganti polri. Kini, digantikan oleh AKBP Hariyanto, Wadansat Brimob Polda NTB.
Impor 105 Ribu Mobil Pikap India Buat Kopdes Merah Putih, DPR Ingatkan Produk Dalam Negeri

Impor 105 Ribu Mobil Pikap India Buat Kopdes Merah Putih, DPR Ingatkan Produk Dalam Negeri

Mencuat soal kabar terkait impor 105 ribu mobil pikap India buat Kopdes Merah Putih. Sontak hal ini menyedot dan menuai komentar dari Wakil Ketua Komisi VII DPR
Setelah Viral Bilang 'Cukup Saya WNI, Anak Jangan', Penerima LPDP Ungkap Permintaan Maaf

Setelah Viral Bilang 'Cukup Saya WNI, Anak Jangan', Penerima LPDP Ungkap Permintaan Maaf

Dwi Sasetyaningtyas, konten kreator yang viral setelah bilang, "cukup saya saja yang WNI, anak-anak saya jangan" ungkap permintaan maafnya pada masyarakat.
AKBP Didik Akui Narkoba Sekoper Dapat saat Menjabat Wakasat Serse Jakarta Utara

AKBP Didik Akui Narkoba Sekoper Dapat saat Menjabat Wakasat Serse Jakarta Utara

Mantan Kapolres Bima Kota, AKBP Didik Putra Kuncoro mengakui narkoba sekoper miliknya dapat saat ia menjabat sebagai Wakasat Serse Polres Metro Jakarta Utara.
Detik-detik Mengerikan Siswa di Tual Tewas Diduga Dianiaya Anggota Brimob Polda Maluku

Detik-detik Mengerikan Siswa di Tual Tewas Diduga Dianiaya Anggota Brimob Polda Maluku

Baru-baru ini beredar kabar detik-detik mengerikan seorang siswa di Tual tewas diduga dianiaya anggota Brimob. Sontak, insiden ini menuai komentar netizen di
Thom Haye Gigit Jari, Timnas Indonesia Sudah Dekati Gelandang Jerman Berdarah Surabaya Rp43 Miliar

Thom Haye Gigit Jari, Timnas Indonesia Sudah Dekati Gelandang Jerman Berdarah Surabaya Rp43 Miliar

Performa impresif Laurin Ulrich di kompetisi Jerman kembali memantik spekulasi soal peluangnya membela Timnas Indonesia. Thom Haye gigit jari soal posisinya?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT