GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dinkes Pati Ajak Warga Rutin Berantas Sarang Nyamuk Cegah Penyebaran DBD

Dinkes Pati mencatat jumlah kasus DBD selama Januari hingga November 2023 sebanyak 411 kasus. Sedangkan jumlah kasus DBD selama tahun 2022 mencapai 911 kasus.
Rabu, 29 November 2023 - 10:07 WIB
Seorang siswa mengamati komitmen bersama untuk melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) di lingkungan sekolah. (ANTARA)
Sumber :
  • Antara

Pati, tvOnenews.com - Dinas Kesehatan Kabupaten Pati Jawa Tengah meminta warga Pati untuk rutin menggelar pemberantasan sarang nyamuk (PSN) di lingkungan tempat tinggalnya masing-masing.

Langkah tersebut dilakukan demi mencegah penyebaran penyakit demam berdarah dengue (DBD).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

"Jumlah kasus DBD dari periode Januari hingga November 2023 memang turun, dibandingkan tahun 2022," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pati Aviani Tritanti Venusia di Pati, Selasa (28/11/2023).

 

Ia mencatat jumlah kasus DBD selama Januari hingga November 2023 sebanyak 411 kasus, dengan kasus meninggal sebanyak tiga kasus. Sedangkan jumlah kasus DBD selama 2022 mencapai 911 kasus.

 

Salah satu penyebab rendahnya jumlah kasus DBD tahun ini, katanya, karena sejumlah upaya pencegahan di lapangan.

 

Di antaranya, sosialisasi terhadap masyarakat pentingnya melakukan PSN sebagai salah satu upaya efektif memberantas jentik nyamuk, selain pula melakukan upaya fogging atau penyemprotan/pengasapan.

 

"PSN sebaiknya dilakukan sepekan sekali, terutama warga yang memiliki bak penampungan air. Terlebih cuaca yang kadang hujan dan panas sangat disukai nyamuk untuk berkembang biak," katanya.

 

Lembaga pendidikan juga diminta untuk melakukan PSN, karena sebagian besar temuan kasus DBD merupakan anak usia sekolah.

 

Ia juga mengajak masyarakat untuk membiasakan diri menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal, sehingga barang bekas yang berpotensi menyimpan air hujan yang bisa menjadi tempat bertelur nyamuk pembawa virus DBD bisa dicegah.

 

"Masyarakat juga kami ajak memanfaatkan dan melakukan daur ulang barang bekas agar terpakai, sehingga tidak ada barang bekas yang terbuang dan berpotensi menyimpan air hujan, " kata Aviani Tritanti Venusia.

 

Turunnya kasus DBD tahun ini juga disebabkan karena pengaruh kemarau yang agak panjang sehingga tidak banyak air bersih menggenang.

 

"Kondisi tersebut, dimungkinkan populasi nyamuk aides tidak terlalu banyak," katanya.

 

Meskipun temuan kasus DBD cukup rendah, kata dia, masyarakat tetap diminta untuk waspada dan melakukan berbagai upaya pencegahan.

 

"Kami juga mengingatkan masyarakat, ketika ada anggota keluarga yang mengalami demam tinggi sebaiknya langsung dibawa ke dokter untuk memastikan penyebabnya. Jika demam karena DBD, selama tiga hari pertama tinggi terus meskipun diberi penurun demam, kemudian hari keempat turun mendekati normal. Kemudian hari berikutnya naik tinggi lagi, ini yang harus diwaspadai," tutupnya. (Ant/Dan)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Baru Setengah Hari Jualan, Pedagang Burung Pipit Kantongi Rp17 Juta saat Hari Imlek

Baru Setengah Hari Jualan, Pedagang Burung Pipit Kantongi Rp17 Juta saat Hari Imlek

Pedagang burung pipit di Vihara Dharma Bhakti Jakarta Barat mengungkapkan bisa kantongi Rp17 juta dalam waktu setengah hari selama perayaan Hari Raya Imlek.
Singgung Isu Sandbagging saat Tes Pramusim F1 2026 di Bahrain, Charles Leclerc Curiga pada Mercedes yang Menurutnya...

Singgung Isu Sandbagging saat Tes Pramusim F1 2026 di Bahrain, Charles Leclerc Curiga pada Mercedes yang Menurutnya...

Setelah tes pramusim F1 2026 pertama yang berlangsung di Bahrain telah berakhir, peta persaingan tim pada musim ini nampaknya masih sulit untuk diprediksi.
Kapan Shalat Tarawih Pertama Muhammadiyah, NU, Pemerintah Indonesia Dilakukan pada Ramadhan 2026? Catat Waktunya

Kapan Shalat Tarawih Pertama Muhammadiyah, NU, Pemerintah Indonesia Dilakukan pada Ramadhan 2026? Catat Waktunya

Umat Islam di Indonesia menantikan pengumuman resmi penetapan 1 Ramadhan dari pemerintah melalui sidang isbat untuk menentukan kapan puasa dan shalat tarawih
Media Vietnam Ketar-ketir John Herdman akan Bawa Timnas Indonesia Balik ke Era Shin Tae-yong

Media Vietnam Ketar-ketir John Herdman akan Bawa Timnas Indonesia Balik ke Era Shin Tae-yong

Media Vietnam mulai khawatir John Herdman akan membawa Timnas Indonesia kembali ke era Shin Tae-yong dari segi penggunaan taktik di atas lapangan. Apa katanya?
Kronologi Pesaing Persib di ACL Two Dapat Sanksi WO oleh AFC, Ternyata Musim Lalu Sudah Untungkan Klub Singapura

Kronologi Pesaing Persib di ACL Two Dapat Sanksi WO oleh AFC, Ternyata Musim Lalu Sudah Untungkan Klub Singapura

Keputusan itu diambil AFC setelah CAHN terbukti menurunkan dua pemain yang tidak memenuhi syarat tampil.
Sebut Ditipu Vicky Prasetyo Rp700 Juta, Nunun sampai Cerai dengan Suaminya: Rumah Tangga Saya Hancur

Sebut Ditipu Vicky Prasetyo Rp700 Juta, Nunun sampai Cerai dengan Suaminya: Rumah Tangga Saya Hancur

Vicky Prasetyo terlibat kasus dugaan penipuan. Korban mengungkapkan sang artis meminjam uang Rp700 juta dan menjanjikan suaminya jadi cawabup Bandung Barat.

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Siapa Neraysho Kasanwirjo? Bek Belanda bernama Jawa ini kerap disebut calon diaspora Timnas Indonesia. Seperti apa garis keturunan sang pemain serbabisa itu?
Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Masa depan pemain pinjaman AC Milan, Samuel Chukwueze menjadi bahan pembicaraan jelang bursa transfer musim panas.
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk penentu nasib Bandung BJB Tandamata dan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Di bagian depan rumah memang tertera tulisan Gg Kutai Utara No. 1 yang selama ini dikenal sebagai kediaman Jokowi bersama keluarga.
Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi dugaan pencabulan santriwati oleh pengasuh ponpes di Jepara terungkap. Kasus disebut terjadi berulang sejak 2025 dan kini ditangani polisi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT