News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pilkada Jateng Mulai Menghangat, Deklarasi Dukungan Nama Calon Mulai Bermunculan

Kontestasi Pilkada Jawa Tengah 2024 mulai menghangat. Sejumlah nama mulai mencuat dalam bursa kandidat Bakal Calon Gubernur.
Senin, 22 April 2024 - 21:10 WIB
Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi dalam sebuat acara di Jawa Tengah. (Dokumentasi)
Sumber :
  • Tim tvOne - Tim tvOne

Kudus, tvOnenews.com - Kontestasi Pilkada Jawa Tengah 2024 mulai menghangat. Sejumlah nama mulai mencuat dalam bursa kandidat Bakal Calon Gubernur. Salah satunya adalah Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi.

Sejumlah masyarakat di Kabupaten Kudus menyampaikan dukungannya kepada Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi untuk mencalonkan diri sebagai Gubernur Jawa Tengah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seperti yang disampaikan oleh Pengurus Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, yang menyatakan kesiapannya untuk memberikan dukungan penuh kepada Kepala Kepolisian Daerah Irjen Pol. Ahmad Lutfhi maju dalam Pemilihan Gubernur 2024.

“Saya sangat mendukung Irjen Pol. Ahmad Lutfhi karena beliau sudah lama memimpin di kepolisian dengan kondisi aman dan kondusif sehingga tidak diragukan lagi apabila beliau memimpin birokrasi di Jateng,” kata Ketua PPDI Kabupaten Kudus, Moh Sugiyanto, Senin (22/4/2024).

Dirinya yakin sosok Irjen Pol. Ahmad Luthfi dapat memimpin birokrasi dengan baik di Jawa Tengah karena sudah mengetahui kondisi kewilayahan dan berpengalaman selama memimpin cukup lama di daerah itu.

“Oleh karena itu, kami akan mengajak semua anggota PPDI Kabupaten Kudus untuk mendukung Irjen Pol. Ahmad Lutfhi apabila beliau maju pada Pemilihan Gubernur Jateng,” katanya.

Hal senada juga diungkapkan kalangan tokoh agama di Kabupaten Kudus yang juga menyampaikan dukungan pada Irjen Pol Ahmad Luthfi. Salah satunya dari Ketua Jamaah Tabliq Kabupaten Kudus, Ustadz Noorkhan

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saya sangat menyambut baik dengan hadirnya nama Bapak Kapolda Jateng yang masuk dalam bursa bakal calon Gubernur Jawa Tengah. Kami siap mendukung dan Insya Allah memenangkan Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Lutfhi pada Pilgub Jateng di Kabupaten Kudus,” ujar Ustadz Noorkhan.

Sebelumnya Sekretaris DPD Partai Golkar Jateng, Juliyatmono mengatakan, partainya berpotensi melirik calon dari eksternal partai untuk diusung dalam Pilkada Jawa Tengah.

DPD Partai Golkar Jateng, kata Juliyatmono, salah satunya calon dari faktor eksternal yang dilirik, yakni Kepala Polda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi cukup kuat menjadi calon Gubernur Jateng, dari sisi kompetensi dan popularitas karena sudah memadai.

"Beliau orang Jawa, sehingga jawani bisa bersama siapa-siapa dan dekat dengan rakyat. Saya melihat sejak menjadi Kepala Polresta Surakarta, kemudian menjabat sebagai Wakapolda Jateng dan sekarang Kapolda. Beliau dikenal dekat dengan rakyat," kata Juliyatmono.

Calon lain, ada Ketua DPD Partai Gerindra, Sudaryono, mulai pasang baliho mengenalkan bakal calon Gubernur Jateng, juga perlu pertimbangan.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Korban Pengancaman Senapan Angin di Gowa Curhat, Penanganan Polsek Biringbulu Dinilai Lamban

Korban Pengancaman Senapan Angin di Gowa Curhat, Penanganan Polsek Biringbulu Dinilai Lamban

Seorang ibu rumah tangga di Kecamatan Biringbulu hidup dalam rasa takut selama berbulan-bulan usai diancam menggunakan senapan angin namun terduga pelaku masih bebas berkeliaran.
Dari Manufaktur Lokal ke Dampak Nasional, VKTR Day Dorong Kolaborasi Ekosistem Kendaraan Listrik Terintegrasi

Dari Manufaktur Lokal ke Dampak Nasional, VKTR Day Dorong Kolaborasi Ekosistem Kendaraan Listrik Terintegrasi

PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk menggelar VKTR Day, sebuah kegiatan stakeholder gathering yang mempertemukan mitra strategis, pemerintah, pelaku industri, dan asosiasi guna memperkuat kolaborasi dalam pengembangan ekosistem kendaraan listrik nasional.
PSO Transportasi Udara Dinilai Mendesak, Pemerintah Diminta Pangkas Beban Biaya Penerbangan

PSO Transportasi Udara Dinilai Mendesak, Pemerintah Diminta Pangkas Beban Biaya Penerbangan

Skema Public Service Obligation (PSO) untuk transportasi udara dinilai semakin mendesak diterapkan guna menjamin keterjangkauan harga tiket dan menjaga konektivitas nasional, khususnya bagi wilayah kepulauan, terpencil, terluar, dan perbatasan.
Apakah Benar Kebiasaan Menjahit dan Menyapu di Malam Hari buat Rezeki Seret? Ustaz Abdul Somad dan Buya Yahya Menjawab

Apakah Benar Kebiasaan Menjahit dan Menyapu di Malam Hari buat Rezeki Seret? Ustaz Abdul Somad dan Buya Yahya Menjawab

Beredar cerita di tengah masyarakat, jika menjahit dan menyapu bisa membuat rezeki seret. Ternyata dalam Islam begini.
Gagal Dapat Tiket Lebaran 2026, Masih Adakah Tiket Kereta Api Tambahan? Begini Informasi KAI Selengkapnya

Gagal Dapat Tiket Lebaran 2026, Masih Adakah Tiket Kereta Api Tambahan? Begini Informasi KAI Selengkapnya

Tingginya permintaan masyarakat akan tiket kereta pada periode lebaran membuat calon pemudik harus berlomba-lomba membeli tiket mudik lebaran di setiap tahun
Bak Bumi dan Langit, Segini Perbandingan Gaji Maarten Paes di FC Dallas dan Ajax Amsterdam

Bak Bumi dan Langit, Segini Perbandingan Gaji Maarten Paes di FC Dallas dan Ajax Amsterdam

Bak bumi dan langit, intip perbandingan gaji Maarten Paes saat membela FC Dallas dan setelah resmi bergabung dengan Ajax Amsterdam.

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Merespons hal tersebut, Hetifah menegaskan negara harus memberikan perhatian serius untuk peristiwa tersebut. Ia menilai tak ada negara manapun yang bisa menerima peristiwa tragis tersebut.
Dikunjungi John Herdman di Sesi Latihan Sassuolo, Jay Idzes Terima Kabar soal Nasibnya dari Media Italia

Dikunjungi John Herdman di Sesi Latihan Sassuolo, Jay Idzes Terima Kabar soal Nasibnya dari Media Italia

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, tampaknya menerima kabar soal nasibnya dari media Italia. Di sisi lain, dia menerima kunjungan dari pelatih John Herdman.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis pakai bahasa Bajawa, anak kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berpesan agar sang ibu untuk tak mencarinya.
Tolak Penggusuran Pasar Sambas Medan, Pedagang Sebut Pemko Medan Matikan Rezeki Rakyat Kecil

Tolak Penggusuran Pasar Sambas Medan, Pedagang Sebut Pemko Medan Matikan Rezeki Rakyat Kecil

Puluhan pedagang Pasar Sambas berunjuk rasa menolak penggusuran lahan di Pasar Sambas, Kota Medan, yang akan dieksekusi juru sita Pengadilan Negeri (PN) Medan,
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT