GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mengaku Didukungan 34 DPC Gerindra, Sudaryono Yakin Dapat Rekom Prabowo untuk Pilkada Jateng

Ketua DPD Gerindra Jateng Sudaryono menyebutkan telah mengantongi dukungan dari 34 DPC Partai Gerindra di Jawa Tengah Blora untuk maju sebagai calon gubernur pada Pilkada Jateng 2024. 
Senin, 10 Juni 2024 - 21:13 WIB
Ketua DPD Gerindra Jateng Sudaryono, saat melakukan kunjungan di Blora, Senin (10/6/2024)
Sumber :
  • Tim tvOne - Agung Wibowo

Blora, tvOnenews.com - Ketua DPD Gerindra Jateng Sudaryono menyebutkan telah mengantongi dukungan dari 34 DPC Partai Gerindra di Jawa Tengah Blora untuk maju sebagai calon gubernur pada Pilkada Jateng 2024. 

Dukungan terbaru datang dari DPC Gerindra Blora yang disampaikan dengan menggelar acara konsolidasi deklarasi yang dipimpin langsung oleh Ketua DPC Partai Gerindra Blora Djoko Nugroho. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kokok sapaan akrab Djoko Nugroho yang juga mantan Bupati Blora dua periode yang memimpin deklarasi itu mengajak ratusan kader partai Gerindra yang hadir mengucapkan deklarasi yang berisi dua poin. 

"Yang pertama mendukung Mas Dar untuk maju sebagai calon gubernur. Kedua, berkomitmen berjuang dan memenangkan mas Dar menjadi Gubernur Jateng 2024-2029," jelasnya. 

Sudaryono yang juga hadir dalam acara itu menyebut, acara konsolidasi itu juga bagian apresiasi pihaknya kepada para DPC yang telah berjuang dan memenangkan Prabowo pada pilpres. 

"Kita kemarin sudah usaha. Pilpres menang. Saya selaku pimpinan menyambangi kader mengucapkan terimakasih kepada kawan-kawan yang sudah berjuang," jelas Sudaryono.

Terkait isu pencalonan dirinya, pihaknya menyatakan serius. Bahkan ia yakin akan mendapatkan rekom untuk maju dari Prabowo. 

"Yakin dapat rekom Prabowo. Ya saya maju karena diperintahkan. Ini bagian disiplin partai, saya sebagai kader, perintah pimpinan saya lakukan," imbuhnya. 

Selain karena perintah, ia juga memiliki tujuan lain. Menurutnya niat majunya tulus. Hendak mengabdikan diri ke masyarakat. 

"Di alam demokrasi, jika ingin berbuat untuk banyak orang pilihannya, salah satu jadi kepala pemerintahan. Baik daerah, provinsi maupun pusat," tambahnya. 

Terkait partai mana yang hendak jadi teman koalisi masih dinamis. Yang sudah merapat yakni Demokrat. Sehingga bila dikalkulasi sudah ada 24 kursi. Gerindra 17 Demokrat 7. Sudah cukup untuk maju. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Cuma makin banyak partai makin baik. Ini komunikasi antar partai makin intensif. Karena gak cuma mikir Gubernur, tapi juga bupati. Ada take and give," jelasnya. 

Menurutnya komunikasi politik akan terus berjalan, sampai adanya muncul rekom. Sehingga situasinya sangat dinamis. Ia pun tak mempersoal ada banyak calon gubernur dengan cara memasang baliho. Sebab dalam demokrasi hal itu sah-sah saja. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polda Jabar Ringkus 13 Perusuh May Day di Bandung, Sita Molotov hingga Atribut Kelompok Tertentu

Polda Jabar Ringkus 13 Perusuh May Day di Bandung, Sita Molotov hingga Atribut Kelompok Tertentu

Sebanyak 13 orang telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Jawa Barat terkait aksi anarkis yang mewarnai peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di kawasan Tamansari, Bandung, awal Mei 2026. 
Ibu-ibu Pedagang Pasar Teriak Gubernur Malut 2 Periode, Respons Bijak Sherly Tjoanda: Satu Selesai Dulu

Ibu-ibu Pedagang Pasar Teriak Gubernur Malut 2 Periode, Respons Bijak Sherly Tjoanda: Satu Selesai Dulu

Saat kunjungan kerja ke Pasar Galala, Sofifi beberapa waktu lalu, ibu-ibu para pedagang kompak meneriakkan dua periode Gubernur Malut kepada Sherly Tjoanda.
Sport Terpopuler: Omongan Khabib soal Chimaev Terbukti, Reaksi Kapten Red Sparks soal Megawati Hangestri, Hyundai Hillstate Dapat Jackpot

Sport Terpopuler: Omongan Khabib soal Chimaev Terbukti, Reaksi Kapten Red Sparks soal Megawati Hangestri, Hyundai Hillstate Dapat Jackpot

Dunia olahraga kembali dipenuhi kabar panas yang langsung menyita perhatian publik. Mulai soal Khamzat Chimaev hingga Megawati Hangestri. Berikut rangkumannya.
Al Nassr vs Al Hilal 1-1: Ronaldo Dibuat Tak Habis Pikir dengan Gol Bunuh Diri Bento di 10 Detik Terakhir Injury Time

Al Nassr vs Al Hilal 1-1: Ronaldo Dibuat Tak Habis Pikir dengan Gol Bunuh Diri Bento di 10 Detik Terakhir Injury Time

Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan harus menahan euforia kemenangan mereka atas Al Hilal usai Al Nassr dipaksa bermain imbang dalam laga sengit dan penuh drama.
Polrestabes Semarang Minta Mahasiswi Diduga Korban Pelecehan Oknum Dosen UIN Walisongo Segera Melapor

Polrestabes Semarang Minta Mahasiswi Diduga Korban Pelecehan Oknum Dosen UIN Walisongo Segera Melapor

Aparat kepolisian dari Polrestabes Semarang kini tengah menunggu laporan resmi dari mahasiswi yang diduga menjadi korban pelecehan seksual oleh oknum dosen di Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang. 
Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta

Trending

Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Santriwati Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Pati, ungkap perbuatan tak pantas Kiai Ashari selama bertahun-tahun: Awalnya disuruh mijat hingga temani tidur.
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Nasib 252 Santri dan Santriwati Usai Ponpes Ndholo Kusumo yang Diasuh Kiai Ashari Ditutup Kemenag

Nasib 252 Santri dan Santriwati Usai Ponpes Ndholo Kusumo yang Diasuh Kiai Ashari Ditutup Kemenag

Begini nasib dari ratusan santri dan santriwati Ponpes Ndholo Kusumo yang ditutup Kemenag RI setelah pengasuhnya yaitu Kiai Ashari ditetapkan sebagai tersangka.
Puluhan Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual, LPSK Bongkar Fakta Mengerikan di Balik Sanksi Pesantren

Puluhan Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual, LPSK Bongkar Fakta Mengerikan di Balik Sanksi Pesantren

Sebuah pondok pesantren di Tlogowungu, Kabupaten Pati, kini berada di bawah pengawasan ketat setelah munculnya dugaan skandal kekerasan seksual yang melibatkan santriwati. 
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
AFC: Timnas Indonesia U-17 Alami Kekecewaan Paling Menyakitkan di Piala Asia U-17

AFC: Timnas Indonesia U-17 Alami Kekecewaan Paling Menyakitkan di Piala Asia U-17

Timnas Indonesia U-17 kalah dari Jepang dengan skor akhir 1-3 di Lapangan A Kawasan Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, pada Selasa (12/5/2026) malam. 
Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT