GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral Video Perundungan Siswi SMP di Purworejo, Kini Kasusnya Ditangani Polisi

Kasus perundungan atau aksi bullying dengan korban siswa sekolah kembali menyita perhatian masyarakat di Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah.
Kamis, 13 Juni 2024 - 10:57 WIB
SMP Negeri 14 Purworejo Jawa Tengah.
Sumber :
  • Tim tvOne - Edi Suryana

Purworejo, tvOnenews.com - Kasus perundungan atau aksi bullying dengan korban siswa sekolah kembali menyita perhatian masyarakat di Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah.

Kasus perundungan ini dialami seorang siswi salah satu SMP di Kecamatan Butuh, Kabupaten Purworejo yang diketahui terjadi pada Jumat (7/6/2024) sekira pukul 17.30 WIB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam video yang beredar luas di media sosial, terlihat sekelompok siswi SMP yang masih mengenakan seragam pramuku, melakukan tindakan kekerasan kepada siswi lainnya.

Sisiwi yang menjadi korban perundungan ini diketahui berinisial ZAR (13). Saat peristiwa itu terjadi, ZAR terlihat tak berdaya dan hanya bisa menangis mendapatkan perlakuan kasar dari temannya.

Para pelaku yang berjumlah 6 orang tersebut diketahui berinisial SR, SK, KMP, NP, JH, dan DH, rata-rata masih berusia 13 tahun dan merupakan teman satu sekolah korban. Kasus ini kini dalam penanganan aparat kepolisian Polres Purworejo. 

"Laporan korban kita tindak lanjuti, saat ini sedang dalam proses penyidikan," jelas Kasat Reskrim Polres Purworejo, AKP Catur Agus Yudo Praseno, Kamis (13/06/2024).

AKP Catur menjelaskan, kejadian berawal usai korban melaporkan para pelaku kepada gurunya tentang perilaku keseharian mereka di sekolah. Hal ini kemudian memicu terjadinya aksi perundungan.

Satreskrim Polres khususnya unit 4 yang membidangi TPPA kemudian mengamankan para pelaku tersebut.

Catur menjelaskan, di dalam Peradilan Anak ini, pelaku di tetapkan menjadi anak, dan pasal yang dikenakan Pasal 80 Ayat 1 UU Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 3 tahun 6 bulan.

Dalam penanganan perkara ini akan dilakukan sesuai dengan ketentuan pasal 7 UU  no 11 tahun 2012 tentang sistem peradilan pidana Anak wajib bagi penyidik untuk memberikan upaya fasilitas diversi yaitu penyelesaian tindak pidana anak melalui konsep dialog antara semua pihak.

Dialog akan menjadi pertimbangan yang sangat penting dalam menyelesaikan perkara pidana yang mengedepankan keadilan restoratif.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dan nanti mana kala Diversi tidak berhasil tentunya akan kembali melakukan proses penyidikan tersebut dengan mengirimkan berkas perkaranya ke jaksa penuntut umum." terangnya.

Terkait kasus ini, pihak Polres Purworejo menghimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya orang tua, pihak sekolah dan dinas pemangku kepentingan untuk bekerjasama mengawasi anak-anak didik yang ada di wilayah Purworejo.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Persib Bandung Berpeluang Tampil di 4 Kompetisi Berbeda Musim Depan, Begini Skenarionya

Persib Bandung Berpeluang Tampil di 4 Kompetisi Berbeda Musim Depan, Begini Skenarionya

Berbagai isu mulai bermunculan menyusul berakhirnya kompetisi Super League 2025/2026. Salah satu yang hangat dibicarakan adalah kembalinya bergulir Piala Indonesia musim depan.
Soal Pasien Diduga Jadi Korban Malapraktik di Jaksel, Polisi Ungkap Awal Mula Duduk Perkara dari Analisa Penyakit

Soal Pasien Diduga Jadi Korban Malapraktik di Jaksel, Polisi Ungkap Awal Mula Duduk Perkara dari Analisa Penyakit

Polda Metro Jaya mengungkap awal mula duduk perkara pasien yang juga pemilik saham berinisial Y menjadi korban malapraktik di sebuah rumah sakit swasta, di kawasan Semanggi, Jakarta Selatan (Jaksel).
Digugat ke PN Jakpus Gegara Polemik LCC Kalbar, Ahmad Muzani Buka Suara dan Tegur Para Juri

Digugat ke PN Jakpus Gegara Polemik LCC Kalbar, Ahmad Muzani Buka Suara dan Tegur Para Juri

Ketua MPR Ahmad Muzani merespons gugatan terkait polemik LCC 4 Pilar Kalbar. MPR juga mengaku telah memanggil dan menegur para juri.
Tren Penyakit Kronis Bergeser ke Generasi Muda, Gaya Hidup Jadi Pemicu Utama

Tren Penyakit Kronis Bergeser ke Generasi Muda, Gaya Hidup Jadi Pemicu Utama

Banyaknya anak muda yang kini terserang penyakit kronis umumnya diakibatkan konsumsi makanan cepat saji dan minuman bersoda secara berlebihan tanpa diimbangi aktivitas fisik yang cukup.
Wakil Indonesia Musim Lalu Absen Kini Persija Jakarta Berpeluang Tampil di ASEAN Club Championship? Begini Kata I.League

Wakil Indonesia Musim Lalu Absen Kini Persija Jakarta Berpeluang Tampil di ASEAN Club Championship? Begini Kata I.League

Pasukan asuhan Mauricio Souza dipastikan tak dapat mengejar Borneo FC dan Persib Bandung di dua laga tersisa karena keduanya memiliki 75 poin.
Polisi Ungkap Pelaku Curat Pengendara Motor di Jakbar Ternyata Residivis dan Kurir Narkoba, Ini Motifnya

Polisi Ungkap Pelaku Curat Pengendara Motor di Jakbar Ternyata Residivis dan Kurir Narkoba, Ini Motifnya

Polisi mengungkap fakta baru dibalik penangkapan pria berinisial T (25) yang merupakan pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) pengendara motor di Jalan Arjuna Selatan, Jakarta Barat, pada Senin (4/52026) sekitar pukul 02.25 WIB.

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dikabarkan akan segera mendapatkan lima pemain diaspora tambahan untuk Piala Asia 2027. Kelima pemain tersebut kabarnya adalah permintaan dari pelatih John Herdman.
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai viral Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Kini, warganet dibuat geram dengan isi status WhatsApp Indri Wahyuni
Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Shindy Lutfiana curhat usai dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, mengaku kehilangan pekerjaan dan kecewa rekan sejawat rayakan kejatuhannya. Simak pengakuannya!
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT