GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

BPBD Sebut Belum Semua Wilayah di Cilacap Memasuki Musim Hujan

BPBD menyebut musim kemarau hingga saat ini masih berlangsung di sebagian wilayah Cilacap. Dampak kekeringan atau krisis air bersih juga masih dirasakan warga.
Selasa, 1 Oktober 2024 - 11:14 WIB
Petugas BPBD Kabupaten Cilacap menyalurkan bantuan air bersih untuk warga terdampak kekeringan di Dusun Jayagiri, Desa Bojong, Kecamatan Kawunganten, Cilacap, Jawa Tengah, Senin (30/9/2024). ANTARA/HO-BPBD Cilacap
Sumber :
  • ANTARA

Cilacap, tvOnenews.com - Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cilacap Budi Setyawan mengatakan belum semua wilayah Cilacap, Jawa Tengah, memasuki awal musim hujan.


"Berdasarkan prakiraan cuaca BMKG, ada sebagian wilayah Cilacap yang memasuki awal musim hujan pada dasarian ketiga bulan September dan ada pula yang akan memasuki awal musim hujan pada dasarian ketiga bulan Oktober," kata Budi di Cilacap, Selasa (1/10/2024).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA


Dengan demikian, kata dia, musim kemarau hingga saat ini masih berlangsung di sebagian wilayah Cilacap. Bahkan, lanjut dia, dampak kekeringan atau krisis air bersih akibat kemarau masih dirasakan warga di sejumlah wilayah Cilacap.

"Oleh karena itu kami masih menyalurkan bantuan air bersih yang bersumber dari APBD Kabupaten Cilacap untuk warga yang terdampak kekeringan," katanya.

Berdasarkan rekapitulasi hingga hari Senin (30/9/2024), BPBD Kabupaten Cilacap telah menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 404 tangki yang setara dengan 2.020.000 liter. Menurut dia, bantuan air bersih tersebut telah diterima oleh 29.051 keluarga yang terdiri atas 85.896 jiwa di 72 dusun, 36 desa, 14 kecamatan.

"Hari ini (1/10/2024) kami berencana mendistribusikan bantuan air bersih sebanyak 10 tangki untuk warga di enam desa, empat kecamatan. Semoga bisa terealisasi semua," kata Budi.

Sebelumnya Kepala Kelompok Teknisi BMKG Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap Teguh Wardoyo mengatakan prakiraan awal musim hujan untuk wilayah Cilacap terjadi pada dasarian ketiga September hingga dasarian ketiga Oktober.

Menurut dia, wilayah yang paling cepat memasuki awal musim hujan adalah wilayah pesisir selatan Cilacap yaitu pada dasarian ketiga September.

Selanjutnya awal musim hujan di wilayah Cilacap bagian tengah diprakirakan pada dasarian pertama Oktober, wilayah Cilacap bagian barat pada dasarian kedua Oktober, dan wilayah Cilacap bagian utara pada dasarian ketiga Oktober 2024.

"Puncak musim hujan untuk wilayah selatan dan tengah Cilacap terjadi pada November 2024, sedangkan wilayah barat dan utara Cilacap pada Januari-Februari 2025. Jadi, waspadailah cuaca ekstrem pada saat masa peralihan dan saat puncak musim hujan," kata Teguh. (ant/dan)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Listrik Sumut Terganggu sejak Sore, PLN Turunkan Tim Telusuri Penyebab Gangguan

Listrik Sumut Terganggu sejak Sore, PLN Turunkan Tim Telusuri Penyebab Gangguan

PLN menyatakan, tim teknis telah diterjunkan langsung ke lapangan untuk melakukan pengecekan menyeluruh terhadap sistem dan jaringan kelistrikan, sekaligus menelusuri penyebab terjadinya gangguan.
Dedi Mulyadi Respons Santai Kemarahan Warga Bandung soal Trotoar yang Ditertibkan

Dedi Mulyadi Respons Santai Kemarahan Warga Bandung soal Trotoar yang Ditertibkan

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi angkat bicara menanggapi gelombang kritik hingga kemarahan sebagian kelompok masyarakat terkait langkah tegas pemerintah daerah
UPN Veteran Yogyakarta Pastikan 6 Dosen Terduga Pelaku Kekerasan Seksual, 5 Dinonaktifkan Sementara

UPN Veteran Yogyakarta Pastikan 6 Dosen Terduga Pelaku Kekerasan Seksual, 5 Dinonaktifkan Sementara

UPN Veteran Yogyakarta memastikan terdapat enam dosen yang berstatus sebagai terduga pelaku dalam kasus kekerasan seksual di lingkungan kampus. 
Efek Domino Milangkala Tatar Sunda yang Digagas KDM

Efek Domino Milangkala Tatar Sunda yang Digagas KDM

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) menegaskan bahwa rangkaian Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda bukan sekadar ajang seremonial dan pertunjukan seni semata
Selidiki Dugaan Kekerasan Seksual di UPN Veteran Yogyakarta, Satgas Kantongi Keterangan 13 Korban dan 12 Saksi

Selidiki Dugaan Kekerasan Seksual di UPN Veteran Yogyakarta, Satgas Kantongi Keterangan 13 Korban dan 12 Saksi

Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Perguruan Tinggi (Satgas PPKPT) UPN Veteran Yogyakarta terus melakukan penyelidikan terhadap dugaan kasus kekerasan seksual yang terjadi di lingkungan kampus. 
Rumor Christian Horner Comeback ke F1 Kembali Memanas! Eks Bos Red Bull Itu Dikabarkan akan Pimpin BYD di Formula 1

Rumor Christian Horner Comeback ke F1 Kembali Memanas! Eks Bos Red Bull Itu Dikabarkan akan Pimpin BYD di Formula 1

Nama Christian Horner kembali menyita perhatian para penggemar Formula 1 di tengah berjalannya gelaran F1 2026 ini.

Trending

PKL Minta Ganti Rugi Usai Digusur, Dedi Mulyadi Tegaskan Tak Bisa Kasih Miliaran: Terima Kasih Atas Kemarahannya

PKL Minta Ganti Rugi Usai Digusur, Dedi Mulyadi Tegaskan Tak Bisa Kasih Miliaran: Terima Kasih Atas Kemarahannya

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) merespons tegas terkait gelombang protes dan kemarahan publik akibat penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di Bandung. 
Dedi Mulyadi Geleng-geleng Kepala Dengar Bukti Kekejaman Ririn Bunuh Satu Keluarga di Indramayu, Bayi Dieksekusi Saat Minum Susu: Gila!

Dedi Mulyadi Geleng-geleng Kepala Dengar Bukti Kekejaman Ririn Bunuh Satu Keluarga di Indramayu, Bayi Dieksekusi Saat Minum Susu: Gila!

Dalam sidang sebelumnya, Priyo sempat menyatakan bahwa Ririn tidak terlibat dalam pembunuhan tersebut. Ia bahkan menyebut empat nama lain sebagai pelaku utama. 
Trend Terpopuler: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta untuk Cari Aman Yani, hingga Pesan Sherly Tjoanda Buat Warga Malut Diam

Trend Terpopuler: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta untuk Cari Aman Yani, hingga Pesan Sherly Tjoanda Buat Warga Malut Diam

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi membuat sayembara berhadiah mencari Aman Yani. Pesan disampaikan Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda membuat warga terdiam
Pengakuan Nelayan Ini Sampai Bikin Gubernur Sherly Tjoanda Kaget, Pertanyakan Soal Cicilan Hingga Pendapatan Bulanan

Pengakuan Nelayan Ini Sampai Bikin Gubernur Sherly Tjoanda Kaget, Pertanyakan Soal Cicilan Hingga Pendapatan Bulanan

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda sampai berkali-kali bertanya soal cicilan dan penghasilan nelayan penerima kredit usaha rakyat atau KUR.
TRENDING: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta Pemburu Aman Yani, PKL Cicadas Ngamuk Diberi Rp10 Juta, 2 Prestasi Sherly Tjoanda

TRENDING: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta Pemburu Aman Yani, PKL Cicadas Ngamuk Diberi Rp10 Juta, 2 Prestasi Sherly Tjoanda

Kabar dari Dedi Mulyadi dan Sherly Tjoanda kembali mendominasi perhatian publik. Mulai dari sayembara dadakan KDM, soal PKL yang digusur hingga prestasi Malut.
Buat Dedi Mulyadi Ucap 'Gila', Kakak Priyo Ungkap Dugaan Kejahatan Ririn Rifanto saat Habisi Cucu Haji Sahroni

Buat Dedi Mulyadi Ucap 'Gila', Kakak Priyo Ungkap Dugaan Kejahatan Ririn Rifanto saat Habisi Cucu Haji Sahroni

Citra, kakak terdakwa Priyo Bagus Setiawan bercerita kepada Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) terkait momen Ririn Rifanto membunuh satu keluarga Haji Sahroni.
Deretan Fakta Terbaru Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu, dari Ririn Disebut 'Bos' hingga Uang Korban Buat Judol

Deretan Fakta Terbaru Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu, dari Ririn Disebut 'Bos' hingga Uang Korban Buat Judol

Berikut beberapa fakta terbaru dari pihak Priyo Bagus Setiawan dan Ririn Rifanto, terdakwa kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Paoman, Indramayu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT