News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kerugian Masyarakat Akibat Kasus Investasi Bodong di Indonesia Capai Rp.139,67 Triliun

Indonesia Securities Investor Protection Fund (SIPF) menyebutkan kerugian akibat investasi bodong (ilegal) di Indonesia terus meningkat dari tahun ke tahun.
Selasa, 22 Oktober 2024 - 17:26 WIB
Direktur Utama SIPF Narotama Aryanto (kanan) pada acara workshop bersama wartawan di Pekalongan, Senin (21/10/2024).
Sumber :
  • ANTARA/Kutnadi

Pekalongan, tvOnenews.com - Indonesia Securities Investor Protection Fund (SIPF) menyebutkan kerugian akibat investasi bodong (ilegal) di Indonesia terus meningkat dari tahun ke tahun.

Hal ini berdasar data yang dihimpun dari Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal Otoritas Jasa Keuangan (OJK). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ya, investasi bodong dari tahun 2017 hingga 2023 adalah sebesar Rp139,67 triliun," kata Direktur Utama SIPF Narotama Aryanto, di Pekalongan, Jawa Tengah, Selasa (22/10/2024).

Narotama menjelaskan, salah satu penyebab hal tersebut terjadi karena tingginya minat masyarakat untuk berinvestasi (inklusi) yang tidak dibarengi dengan pemahaman soal pengelolaan keuangan yang baik (literasi) sehingga sering dimanfaatkan pelaku investasi bodong untuk mencari keuntungan.

Hal ini, kata dia, jika tidak dilakukan langkah antisipasi maka dikhawatirkan akan menimbulkan menurunnya tingkat kepercayaan masyarakat untuk berinvestasi.

"Ini merupakan tugas dan tantangan bagi para regulator dan pelaku industri jasa keuangan untuk bisa menanggulangi kasus investasi bodong dan menumbuhkan kepercayaan masyarakat bisa kembali berinvestasi, tentunya pada produk investasi yang legal dan terpercaya," katanya.

Dikatakan, salah satu cara yang dapat ditempuh untuk pencegahan masalah investasi ilegal yaitu dengan melaksanakan edukasi secara masif kepada masyarakat tentang investasi yang aman dan terpercaya.

Indonesia SIPF atau PT Penyelenggara Program Perlindungan Investor Efek Indonesia merupakan Perusahaan Anak PT Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia, dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia yang mendapatkan izin OJK untuk menyelenggarakan dan mengelola dana perlindungan pemodal.

Penyelenggaraan dan pengelolaan dana perlindungan pemodal (PDPP) itu, kata dia, tercantum pada Peraturan OJK Nomor 49/POJK.04/2016 tentang Dana Perlindungan Pemodal dan Nomor 50/POJK.04/2016 tentang Penyelenggara Dana Perlindungan Pemodal (DPP).

"Landasan hukum DPP dan PDPP tersebut juga semakin diperkuat oleh Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan Penguatan Sektor Keuangan (UU PPSK)," katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Narotama Aryanto mengatakan pihaknya akan memberikan pelindungan terhadap risiko hilangnya aset investor yang dititipkan pada Kustodian dengan cara memberikan ganti rugi atas nilai aset investor yang hilang dengan menggunakan dana perlindungan pemodal.

"Besaran maksimal ganti rugi oleh DPP yang saat ini berlaku adalah sebesar Rp200 juta per investor atau Rp100 miliar per kejadian di Kustodian," katanya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bertemu Empat Mata dengan Macron, Ini Agenda yang Dibawa Prabowo

Bertemu Empat Mata dengan Macron, Ini Agenda yang Dibawa Prabowo

Di Istana Élysée, kedatangan Presiden Prabowo disambut oleh pasukan kehormatan (guard of honor) Prancis
Bisa Cetak Gol ke-100 di Usia 40 Tahun, Sang 'Mutiara Hitam' Timnas Indonesia Ini Juga Nikmati Hidup Jadi PNS

Bisa Cetak Gol ke-100 di Usia 40 Tahun, Sang 'Mutiara Hitam' Timnas Indonesia Ini Juga Nikmati Hidup Jadi PNS

Sang "Mutiara Hitam" Timnas Indonesia ini membuktikan, bahwa api semangatnya tak kunjung padam, baik saat mengenakan seragam dinas maupun jersey Persipura.
Lebanon Bicarakan Gencatan Senjata Langsung dengan Israel: Berdasarkan Kedaulatan Nasional!

Lebanon Bicarakan Gencatan Senjata Langsung dengan Israel: Berdasarkan Kedaulatan Nasional!

Menteri Luar Negeri Lebanon Youssef Raggi mengatakan Lebanon yang memegang wewenang untuk bernegosiasi atas nama Lebanon
Warga Jawa Barat Segera Punya Hunian Layak, Dedi Mulyadi Kucurkan Dana Fantastis untuk Bantu Bedah Rumah

Warga Jawa Barat Segera Punya Hunian Layak, Dedi Mulyadi Kucurkan Dana Fantastis untuk Bantu Bedah Rumah

Program bedah rumah di Jawa Barat segera terealisasi! Dedi Mulyadi bersama pemerintah pusat kucurkan dana fantastis hingga puluhan juta per rumah.
Wakil Perdana Menteri Spanyol Sentil Presiden AS: Komentar Trump soal Paus Leo adalah Kesalahan Besar

Wakil Perdana Menteri Spanyol Sentil Presiden AS: Komentar Trump soal Paus Leo adalah Kesalahan Besar

Wakil Perdana Menteri Spanyol, Yolanda Diaz menyebut komentar Presiden AS Donald Trump tentang Paus Leo XIV sebagai "kesalahan besar dalam sejarah." Hal itu
Update Klasemen Liga Pro Saudi 2025/2026: Al Nassr Mendekati Kemenangan hingga Persaingan Keluar dari Zona Merah

Update Klasemen Liga Pro Saudi 2025/2026: Al Nassr Mendekati Kemenangan hingga Persaingan Keluar dari Zona Merah

Persaingan di Liga Pro Saudi kian memanas memasuki pekan-pekan krusial di bulan April 2026. Inilah update klasemen Liga Pro Saudi 2025/2026 per 15 April 2026.

Trending

Terungkap, Fakta-fakta Mengerikan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI

Terungkap, Fakta-fakta Mengerikan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI

Baru-baru ini terungkap fakta-fakta mengerikan kasus dugaan pelecehan seksual mahasiswa FH UI. Sontak, hal ini menyedot perhatian hingga komentar publik.
Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
Breaking! FIFA Siapkan Play-off Darurat, Indonesia Berpeluang Tampil di Piala Dunia 2026

Breaking! FIFA Siapkan Play-off Darurat, Indonesia Berpeluang Tampil di Piala Dunia 2026

FIFA dikabarkan tengah menyiapkan skenario darurat jelang Piala Dunia FIFA 2026, menyusul kemungkinan mundurnya Iran akibat ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah.
Dedi Mulyadi bakal Sulap Gedung Sate Bandung lebih Menawan, Gubernur Jawa Barat itu Bocorkan Gambarannya

Dedi Mulyadi bakal Sulap Gedung Sate Bandung lebih Menawan, Gubernur Jawa Barat itu Bocorkan Gambarannya

Kabar-kabarnya Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi ingin merombak Gedung Sate. Bukan secara sembarangan tapi memiliki alasan khusus nih
Terungkap, Alasan KDM Dorong Gen Z untuk Memiliki Rumah Sebelum Menikah: Pesta Jadi Raja Cuma Semalam

Terungkap, Alasan KDM Dorong Gen Z untuk Memiliki Rumah Sebelum Menikah: Pesta Jadi Raja Cuma Semalam

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi yang akrab disapa KDM mendorong kalangan Gen Z untuk memiliki rumah sebelum menikah daripada menghamburkan uang untuk pesta pernikah
Kabar Baik dari Dedi Mulyadi, Selain Renovasi Rumah Kini Ada KUR Perumahan dan Warga Jabar Bisa Akses Langsung

Kabar Baik dari Dedi Mulyadi, Selain Renovasi Rumah Kini Ada KUR Perumahan dan Warga Jabar Bisa Akses Langsung

​​​​​​​Kabar baik dari Dedi Mulyadi, selain renovasi rumah kini ada KUR perumahan dan akses langsung bagi warga Jabar untuk ajukan bantuan lebih cepat.
Komisi III DPR RI Puji Transparansi Polri, Pemuda Timur: Itu Realitas

Komisi III DPR RI Puji Transparansi Polri, Pemuda Timur: Itu Realitas

Komisi III DPR RI menyebut jika Polri menjadi institusi yang responsif dan terbuka terkait pemberian sanksi terhadap anggotanya usai terbukti melakukan pelanggaran.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT