GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bocah 8 Tahun yang Disekap Ibunya di Brebes, Akhirnya Bisa Bersekolah dan Direhabilitasi Akibat Trauma

Warohmah, bocah berusia 8 tahun, warga Desa Kebogadung, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, tidak bisa mengenyam pendidikan di bangku sekolah dasar akibat faktor ekonomi keluarganya yang miskin.
Jumat, 17 Januari 2025 - 12:30 WIB
Waromah, akhirnya bersekolah setelah sebelumnya disekap ibunya yang mengalami gangguan jiwa.
Sumber :
  • Tim tvOne - Tri Handoko

Brebes, tvOnews.com - Warohmah, bocah berusia 8 tahun, warga Desa Kebogadung, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, tidak bisa mengenyam pendidikan di bangku sekolah dasar akibat faktor ekonomi keluarganya yang miskin.

Kondisi ini diperparah dengan kondisi ibunya Sri Handayani yang mengalami ganguan jiwa dan bocah malang itu sering kali disekap ibunya di dalam kamarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dindikpora) Brebes Caridah yang mendatangi kediamannya di Desa Kebogadung, membujuk Warohmah untuk sekolah dan memberikan perlengkapan sekolah. 

"Alhamdulillah mulai hari ini (Kamis red-), Warohmah sudah mulai disekolahkan di SDN Kebogadung 01,' kata Caridah saat ditemui awak media, Kamis (16/01/2025) sore.

Bahkan, ungkap Caridah, di hari pertama masuk sekolah, Warohmah mengenakan seragam batik bercorak hitam putih dan rok berwarna hitam. Warohmah masuk kelas 1 di SDN Kebogadung 01. 

"Dihadapan teman sekolahnya, Warohmah memperkenalkan diri dengan didampingi guru dan kepala sekolah. Termasuk Warohmah pun mulai belajar membaca dan menulis. Dia sengaja ditempatkan duduk di bangku paling depan," jelas Caridah.

Namun, saat tengah mengikuti belajar di sekolah. Kadindikpora Brebes menjelaskan, Warohmah dijemput oleh tim dari Kementerian Sosial (Kemensos) dan Dinas Sosial Kabupaten Brebes. Warohmah dibawa ke Rumah Singgah Rehabilitasi Sosial di Purwokerto untuk pemulihan trauma karena sebelumnya sering disekap ibu kandungnya yang mengalami depresi. 

"Anaknya sudah ke rumah rehabilitasi Purwokerto untuk pemulihan trauma. Tadi dari Dinsos dan Kemensos menjemputnya" ujar Caridah.

"Sementara ibunya Sri Handayani yang mengalami depresi kini dirawat di RSUD Brebes," imbuh Caridah.

Terpisah Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinsos Brebes, Arif Saefudin mengatakan, Warohmah dijemput oleh Tim Sentra Satria Baturraden Purwokerto milik Kemensos untuk pemulihan trauma karena sering disekap ibu kandungnya. Tim ini akan memastikan kondisi psikososial terhadap anak tersebut. Sementara itu, pihak Dinas Sosial akan melakukan monitoring selama dua pekan ke depan. 

"Nanti kami ke sana untuk melihat perkembangan anak tersebut," kata Arif.

Seperti diberitakan sebelumnya, nasib malang menimpa seorang bocah perempuan berusia 8 tahun di Brebes, Jawa Tengah, tidak bisa mengenyam pendidikan di sekolah dasar akibat kerap disekap ibu kandung yang mengalami gangguan jiwa. 

Tidak hanya terkendala ibunya yang bernama Sri Handayani mengidap gangguan jiwa. Keluarga ini juga masuk kategori sangat miskin.

Nenek Warohmah, Tarsih (65) mengatakan, anaknya Sri Handayani mengalami gangguan jiwa dan sering menyekap anaknya di dalam kamar. Karena perlakuan ini lah, Warohmah tidak pernah bersekolah.

Selama ini, Warohmah tinggal bersama ibu dan neneknya. Sementara ayahnya  telah meninggalkan rumah sejak beberapa tahun lalu dan tidak pernah ada kabarnya.

"Cucu saya Warohmah sering disekap di kamar. Sering khawatir diapa-apakan. Setiap hari di rumah terus sampai tidak bersekolah," kata Tarsih, saat ditemui awak media, Rabu (15/01/2025).

"Begitu ditinggal suaminya yang merupakan orang Cilacap, anak saya Sri mengalami depresi. Bahkan, dia sering mengamuk dan teriak-teriak yang akhirnya mengurung anaknya di dalam kamar," ungkap Tarsih.

Dia menambahkan, selain karena kondisi ibunya, keluarga Sri Handayani sangat miskin. Sejak Sri alami gangguan jiwa, keluarga ini hanya mengandalkan ibunya Tarsih. Tak jarang mereka mendapat bantuan dari para tetangga yang ibah melihat kondisi keluarga tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut nenek Tarsih, cucunya Warohmah ingin sekali bisa bersekolah seperti anak-anak yang lain. Namun apa daya, kondisi kejiwaan Sri tidak memungkinkan Warohmah bersekolah. Ditambah lagi keluarga ini tak mampu membeli perlengkapan sekolah seperti seragam, tas, sepatu, dan lainnya. Termasuk untuk memberi uang jajan harian.

"Cucu saya sebenarnya pengin bisa bersekolah. Tapi memang tidak bisa karena kondisi ibunya yang seperti itu," pungkasnya. (tho/buz).

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Musafir Selesai, Persija Kembali ke JIS Saat Jamu PSM Makassar

Musafir Selesai, Persija Kembali ke JIS Saat Jamu PSM Makassar

‎Pertandingan Persija kontra PSM Makassar dijadwalkan berlangsung di JIS pada Jumat (20/2/2026) pada pukul 20.30 WIB. 
‎Bersinar di Posisi Baru, John Herdman Bisa Jadikan Opsi Jordi Amat di Lini Tengah dalam FIFA Series 2026

‎Bersinar di Posisi Baru, John Herdman Bisa Jadikan Opsi Jordi Amat di Lini Tengah dalam FIFA Series 2026

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, bisa memiliki opsi baru terhadap taktik dan permainan skuad Garuda.
Soroti THR UMKM, DPR: Jangan Hanya Perusahaan Besar yang Dilindungi

Soroti THR UMKM, DPR: Jangan Hanya Perusahaan Besar yang Dilindungi

Komisi IX DPR RI menyoroti perlindungan pekerja sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR).
Kronologi Dokter Pimprim Dipecat Menkes, Berawal dari Dimutasi Paksa karena Tolak Kolegium Ilmu Kesehatan Anak

Kronologi Dokter Pimprim Dipecat Menkes, Berawal dari Dimutasi Paksa karena Tolak Kolegium Ilmu Kesehatan Anak

Dokter Piprim Basarah Yanuarso beberkan kronologi pemecatan dirinya oleh Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin. Dimutasi paksa hingga berujung dipecat.
Lando Norris Akui McLaren Tertinggal dari Red Bull dan Ferrari Jelang F1 2026

Lando Norris Akui McLaren Tertinggal dari Red Bull dan Ferrari Jelang F1 2026

Pembalap McLaren, Lando Norris mengakui timnya saat ini masih tertinggal dari Red Bull dan Ferrari menjelang musim F1 2026.
MKD DPR: Polisi Jangan Sungkan Tindak Anggota DPR yang Melanggar Hukum

MKD DPR: Polisi Jangan Sungkan Tindak Anggota DPR yang Melanggar Hukum

Wakil Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI, Imron Amin, tegaskan aparat kepolisian tidak perlu ragu menindak anggota DPR RI yang terbukti langgar hukum.

Trending

Jadwal Proliga 2026 Pekan Ini: Dimulainya Seri Sentul, Megawati Hangestri Libur Hingga Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026 Pekan Ini: Dimulainya Seri Sentul, Megawati Hangestri Libur Hingga Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026 pekan ini yang akan diramaikan dengan sejumlah pertandingan di seri Sentul termasuk penentuan nasib Bandung bjb Tandamata dan Megawati Hangestri tak akan main.
Tak Perlu Dinaturalisasi Lagi, John Herdman Bisa Panggil Eks Juara Liga Belanda Ini ke Timnas Indonesia Buat FIFA Series dan Piala AFF

Tak Perlu Dinaturalisasi Lagi, John Herdman Bisa Panggil Eks Juara Liga Belanda Ini ke Timnas Indonesia Buat FIFA Series dan Piala AFF

Pelatih John Herdman memiliki opsi menarik untuk memperkuat lini serang Timnas Indonesia. Ia bisa memanggil kembali eks juara Liga Belanda yang sudah WNI ini.
Top Skor Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Gagal Tembus Papan Atas, Megatron Terancam Terdepak dari 10 Besar

Top Skor Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Gagal Tembus Papan Atas, Megatron Terancam Terdepak dari 10 Besar

Top skor Proliga 2026 putri, di mana Megawati Hangestri (Jakarta Pertamina Enduro) terancam terdepak dari 10 besar seiring dominasi pemain asing yang tak terbendung.
Punya Nama Jawa tapi Belum Juga Bela Timnas Indonesia, Bek Feyenoord Ini Tak Masuk Radar PSSI?

Punya Nama Jawa tapi Belum Juga Bela Timnas Indonesia, Bek Feyenoord Ini Tak Masuk Radar PSSI?

Timnas Indonesia terus gencar memburu pemain keturunan demi meningkatkan daya saing level internasional. Namanya Jawa banget, Neraysho Kasanwirjo masuk radar?
Sudah Lama Dipendam Sule, Mantan Asisten Pribadi Kini Bongkar Kisah Perselingkuhan Lina Jubaedah dan Teddy Pardiyana

Sudah Lama Dipendam Sule, Mantan Asisten Pribadi Kini Bongkar Kisah Perselingkuhan Lina Jubaedah dan Teddy Pardiyana

Isu lama mengenai skandal perselingkuhan yang menyeret mendiang mantan istri Sule, Lina Jubaedah dan Teddy Pardiyana dibongkar oleh mantan asisten pribadi Lina
Striker Berdarah Depok Caper ke John Herdman? Langsung Cetak 6 Gol dan 2 Assist di Liga Belanda Demi Panggilan Timnas Indonesia

Striker Berdarah Depok Caper ke John Herdman? Langsung Cetak 6 Gol dan 2 Assist di Liga Belanda Demi Panggilan Timnas Indonesia

Berharap dilirik John Herdman untuk dinaturalisasi Timnas Indonesia, striker keturunan Depok ini menggila di Belanda. Cetal 6 gol dan 2 assist hanya dari 2 laga
John Herdman Diliputi Kebahagiaan, Timnas Indonesia Dilimpahi 3 Kabar Baik Jelang Debut sang Pelatih

John Herdman Diliputi Kebahagiaan, Timnas Indonesia Dilimpahi 3 Kabar Baik Jelang Debut sang Pelatih

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, diliputi oleh kebahagiaan menjelang laga debutnya. Setidaknya, ada tiga kabar baik untuk sang juru taktik asal Inggris.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT