GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Minyak Klentik Kelapa, Solusi Memasak di Tengah Kelangkaan Minyak Goreng

Di tengah langka dan mahalnya minyak goreng di pasaran, minyak klentik dari buah kelapa ternyata bisa menjadi solusi untuk mengatasi hal tersebut. Hampir di setiap penjuru wilayah Kebumen, terutama pesisir selatan, pohon kelapa mudah ditemui. Selain airnya yang menyegarkan untuk diminum, ternyata di tangan orang kreatif, buah kelapa tersebut bisa dimanfaatkan dan tidak dibiarkan menua di pohon begitu saja. 
Minggu, 6 Maret 2022 - 14:11 WIB
Dalikun, warga Desa Karangrejo, Petanahan memproduksi minyak klentik dari buah kelapa.
Sumber :
  • tim tvone - wahyu kurniawan

Kebumen, Jawa Tengah – Di tengah langka dan mahalnya minyak goreng di pasaran, minyak klentik dari buah kelapa ternyata bisa menjadi solusi untuk mengatasi hal tersebut. Hampir di setiap penjuru wilayah Kebumen, terutama pesisir selatan, pohon kelapa mudah ditemui. Selain airnya yang menyegarkan untuk diminum, ternyata di tangan orang kreatif, buah kelapa tersebut bisa dimanfaatkan dan tidak dibiarkan menua di pohon begitu saja. 

Dalikun, warga Dukuh Plesung, Desa Karangrejo, Kecamatan Petanahan, jeli memanfaatkan kondisi lingkungan di sekitar rumahnya yang banyak ditumbuhi pohon kelapa. Di saat masyarakat mengeluhkan susah dan mahalnya minyak goreng, Dalikun mampu memproduksi sendiri minyak goreng dari buah kelapa atau yang lebih dikenal dengan nama minyak klentik.

Berbekal pengalaman dari tahun 2009 lalu, Dalikun akhirnya bisa memproduksi minyak kelapa yang berkualitas dan diminati pasar. Dengan adanya kelangkaan minyak saat ini, dirinya mengaku mendapatkan berkah tersendiri karena penjualan minyak klentik yang dibuatnya bisa meningkat pesat hingga 30 persen dari biasanya. Tidak kurang, produksinya saat ini mencapai 1,5 ton dalam satu bulan. 

"Ada kenaikan jumlah pembeli hampir 30 persen. Banyak pembeli baru yang pesen ke saya untuk membeli minyak klentik. Hampir kewalahan karena minyak klentik buatan saya semua masih tradisional " jelas Dalikun di sela aktivitasnya membuat minyak klentik, Minggu (6/3/2022).

Dalikun menjelaskan, produksi minyak kelapa melalui beberapa proses yang cukup mudah. Hanya saja, diperlukan kesabaran. Proses dimulai dengan memecah kelapa, mencungkil, memarut kelapa, memerasnya menjadi santan, hingga memasaknya ditungku kayu bakar. 

Proses memasak inilah yang menurutnya terpenting. Proses ini memengaruhi kualitas minyak yang dihasilkan. Api yang digunakan tidak boleh terlalu besar ataupun terlalu kecil, dan santan tersebut dimasak hingga mengental dan terpisah antara minyak dan lendo atau ampas dari santan tersebut. 

"Kalau untuk 1 liter minyak klentik yang kelas AB itu (membutuhkan) 9 sampai 12 butir kelapa," katanya. 

Untuk memproduksi minyak kelapa sebanyak itu, Dalikun hanya dibantu oleh keluarga. Dirinya mengaku sempat terkendala modal. Selain itu, alat yang masih tradisional terkadang menghambat produksi ketika banyak orderan masuk. 

"Harapan saya secara pribadi, minyak klentik atau minyak kelapa murni sehat ini ke depannya bisa lebih baik lagi dari segi peralatan. Kendala klasiknya adalah soal permodalan," terang Dalikun tersenyum.

Minyak klentik buatan Dalikun dijual dengan harga Rp32.000 hingga Rp35.000 per liternya. Saat ini, minyak kelapa produksinya banyak diincar oleh reseller dari Kebumen dan luar daerah seperti Yogyakarta dan Surabaya. (Wahyu Kurniawan/Ard)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jamaah Naqsyabandiyah di Padang Lebih Dulu Gelar Shalat Idul Adha 1447 Hijriah

Jamaah Naqsyabandiyah di Padang Lebih Dulu Gelar Shalat Idul Adha 1447 Hijriah

Jamaah Tarekat Naqsyabandiyah di Kota Padang, Sumatera Barat melaksanakan Shalat Idul Adha 1447 Hijriah pada Selasa (26/5/2026) pagi, lebih awal dibandingkan penetapan pemerintah yang menetapkan Hari Raya Idul Adha jatuh pada Rabu (27/5/2026).
Penuhi Panggilan KPK Sebagai Saksi, Pengusaha Asal Pacitan Diperiksa 1,5 Jam

Penuhi Panggilan KPK Sebagai Saksi, Pengusaha Asal Pacitan Diperiksa 1,5 Jam

Pengusaha asal Pacitan, Citra Yulia Mergareta, menjalani pemeriksaan selama sekitar 1,5 jam di Kantor Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Surabaya, Senin.
Kronologi WNA Brunei Tewas Usai Dipukul Botol oleh Selebgram di Jakarta Selatan Terungkap, Sempat Cekcok

Kronologi WNA Brunei Tewas Usai Dipukul Botol oleh Selebgram di Jakarta Selatan Terungkap, Sempat Cekcok

Polisi mengungkap kronologi WNA asal Brunei berinisial MHF (30) yang tewas usai dipukul botol oleh selebgram yang juga WNA Brunei berinisial MIA di kawasan Blok M.
Bung Ropan Mulai Curiga Usai Jay Idzes Cedera Lagi, John Herdman Disebut Bakal Andalkan Pemain Timnas Indonesia ini

Bung Ropan Mulai Curiga Usai Jay Idzes Cedera Lagi, John Herdman Disebut Bakal Andalkan Pemain Timnas Indonesia ini

Kabar mengenai kondisi kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, mulai menimbulkan kekhawatiran menjelang agenda FIFA Matchday. Bung Ropan sebut John Herdman akan...
Respons Thom Haye usai Bojan Hodak Tanggalkan Jabatan Pelatih Persib Bandung: Orang yang Spesial

Respons Thom Haye usai Bojan Hodak Tanggalkan Jabatan Pelatih Persib Bandung: Orang yang Spesial

Gelandang andalan Persib Bandung, Thom Haye, menyampaikan pesan perpisahan kepada Bojan Hodak. Sang pelatih asal Kroasia tidak akan lagi menukangi Maung Bandung pada musim depan.
Lensa Berbicara: Menunggu Klakson Keberangkatan di H-1 Idul Adha

Lensa Berbicara: Menunggu Klakson Keberangkatan di H-1 Idul Adha

H-1 menjelang Idul Adha 1447 Hijriah pada Selasa (26/5/2026), warga Jakarta dan sekitarnya memadati Terminal Kampung Rambutan untuk pulang ke kampung halaman.

Trending

Megawati Hangestri Berpotensi Reuni dengan Lee So-young, Sahabat Megatron Resmi Jadi Pemain Bebas di Liga Voli Korea

Megawati Hangestri Berpotensi Reuni dengan Lee So-young, Sahabat Megatron Resmi Jadi Pemain Bebas di Liga Voli Korea

Lee So-young bisa saja kembali reuni dengan Megawati Hangestri, karena outside hitter berusia 31 tahun itu kini resmi menjadi pemain bebas di Liga Voli Korea.
Profil Igor Tolic, Asisten Bojan Hodak yang Naik Jabatan Jadi Pelatih Persib Bandung

Profil Igor Tolic, Asisten Bojan Hodak yang Naik Jabatan Jadi Pelatih Persib Bandung

Manajemen Persib Bandung memilih Igor Tolic, asisten Bojan Hodak sebagai pelatih kepala musim depan. Profilnya bisa disimak melalui penjelasan di artikel ini.
Jadwal Lengkap AVC Womens's Cup 2026: Tanpa Megawati Hangestri, Timnas Voli Putri Indonesia Siap Unjuk Gigi

Jadwal Lengkap AVC Womens's Cup 2026: Tanpa Megawati Hangestri, Timnas Voli Putri Indonesia Siap Unjuk Gigi

Jadwal lengkap AVC Womens's Cup 2026, di mana Timnas Voli Putri Indonesia siap unjuk gigi meski tak diperkuat oleh Megawati Hangestri.
Omongan Jujur John Herdman Bikin Media Vietnam Kaget, kok Bisa-bisanya Bilang Begini soal Timnas Indonesia

Omongan Jujur John Herdman Bikin Media Vietnam Kaget, kok Bisa-bisanya Bilang Begini soal Timnas Indonesia

Media Vietnam terkejut mendengar pernyataan jujur John Herdman soal Timnas Indonesia. Apa kata John Herdman soal Timnas Indonesia jelang Piala AFF 2026 nanti?
TRENDING: Megawati Hangestri Tak Pikirkan Red Sparks, Gubernur Sherly Tjoanda Borong Prestasi, Rekan Megatron Mendadak Curhat

TRENDING: Megawati Hangestri Tak Pikirkan Red Sparks, Gubernur Sherly Tjoanda Borong Prestasi, Rekan Megatron Mendadak Curhat

Sejumlah kabar menarik datang dari dunia olahraga dan pemerintahan. Mulai dari Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate hingga prestasi Gubernur Sherly Tjoanda.
Dedi Mulyadi Pastikan Lelang Tuntas, Proyek Jalan Batutulis Bogor Kini Masuk Tahap Akhir Uji Tanah

Dedi Mulyadi Pastikan Lelang Tuntas, Proyek Jalan Batutulis Bogor Kini Masuk Tahap Akhir Uji Tanah

Pembangunan Jalan Saleh Danasasmita yang berlokasi di kawasan Batutulis, Kecamatan Bogor Selatan, kini tengah memasuki fase krusial. 
2 Pemain Timnas Indonesia Gagal Selamatkan Timnya dari Jerat Degradasi

2 Pemain Timnas Indonesia Gagal Selamatkan Timnya dari Jerat Degradasi

Jelang bergabung dengan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026, kedua pemain ini harus melihat timnya terdegradasi ke kasta bawah pada musim berikutnya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT