News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Atap Bangunan Teras KPT Brebes Ambruk, Diduga Akibat Kelalaian Pekerja saat Perbaikan

Warga di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah gempar dengan ambruknya atap bangunan Kantor Pemerintahan Terpadu (KPT) Brebes, pada Minggu, 21 September 2025, sekitar pukul 11.15 WIB.
Senin, 22 September 2025 - 10:48 WIB
Bangunan atap gedung KPT Brebes dilakukan police line guna penyelidikan lebih lanjut.
Sumber :
  • Tim tvOne - Tri Handoko

Brebes, tvOnenews.com - Warga di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah gempar dengan ambruknya atap bangunan Kantor Pemerintahan Terpadu (KPT) Brebes, pada Minggu, 21 September 2025, sekitar pukul 11.15 WIB.

Apalagi saat detik-detik ambruknya bangunan, suasana KPT Brebes tengah ramai ratusan warga yang tengah menyaksikan perlombaan push bike dan layang-layang yang digelar oleh Pemkab setempat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bangunan yang berfungsi sebagai daerah drop off ini ambruk, saat ada perbaikan. Sebanyak 3 pekerja mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke RSUD Brebes guna mendapatkan penanganan yang tim medis.

Dua dari tiga pekerja lalu harus menjalani perawatan intensif, yakni Abdullah dan Suswanto, warga Kecamatan Tanjung, Kabupaten Brebes, karena menderita luka serius pada bagian wajah dan salah seorang pekerja tersebut, mengalami patah tulang pada bagian tangan kanannya akibat terjepit besi dan beton.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Pemkab Brebes Sutaryoni menjelaskan, bangunan yang ambruk bagian teras dan tidak mempengaruhi bangunan utama. Bangunan ambruk saat ada pekerja yang melakukan perbaikan. Bahkan, tiga pekerja mrngalami luka-luka. 

"Kami saat ini masih melakukan pemeriksaan terkait penyebab ambruknya bangunan teras KPT Ini. Sebab, saat ambruk bangunan memang sedang dalam perbaikan," kata Sutaryono, Senin (22/09/2025).

Akan tetapi, Sutaryono menambahkan berdasarkan klarifikasi dari saksi saat itu ada angin kencang sehingga bangunan tersebut roboh. 

"Jadi ada tiga pekerja yang sedang melakukan perbaikan terjatuh tertimpa reruntuhan bangunan. Sebelumya tidak ambruk dan kebetulan sedang ada perbaikan dari pekerja," jelas Sutaryono.

Namun, diduga ada kelalaian dari pekerja kelalaian teknis. Dimana ada dua pengait yang belum terkait dan tertiup angin dan roboh. 

"Langkah selanjutnya akan melakukan kajian teknis untuk bangunan tersebut. Bangunan tersebut sudah diasuransikan dan nanti besok tim asuransi akan mengecek dan perbaikan akan dilakukan," ungkap Sutaryono.

Sementara paska insiden ambruknya teras KPT Brebes, aktivitas para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kantor Pemerintahan Terpadu (KPT) Brebes tetap normal, Senin 22 September 2025. Sementara di titip teras KPT Brebes yang ambruk, masih terpasang garis polisi.

Pantauan di lapangan, aktivitas para ASN yang berkantor di KPT nampak normal. Namun hanya akses masuk ke  KPT Brebes yang berubah. Sebab dua pintu utama di gedung itu masih di tutup, setelah insiden terjadi. Para ASN diarahkan masuk ke KPT melewati pintu samping sebelah utara. Termasuk, akses masuk bagi para pejabat yang mengantor di KPT Brebes. 

Bahkan, Bupati Brebes dan Wakil Bupati Brebes, juga masuk melalui pintu samping sebelah utara. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pintu gerbang utama masih di tutup untuk umum. Akses masuk sementara di alihkan lewat pintu samping," kata Supri salah seorang petugas satpam KPT Brebes.

Sementara di titik lokasi ambruknya teras, nampak sepi. Sekitar pukul 09.30 nampak mobil Inavis Polres Brebes datang, dan dua petugas dengan membawa perlengkapan masuk ke lokasi kejadian. Mereka melakukan pemeriksaan. (tho/buz).

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polisi Berhasil Ringkus Terduga Penganiaya Kedi Golf di Tangerang

Polisi Berhasil Ringkus Terduga Penganiaya Kedi Golf di Tangerang

Polres Metro Tangerang Kota menangkap pria berinisial FP (38), tersangka kasus penganiayaan terhadap seorang kedi golf di kawasan Modern Golf, Kota Tangerang yang dipicu persoalan kecemburuan.
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Medapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Medapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
BMKG: Cuaca Mayoritas Wilayah RI Berawan Hingga Hujan Pada Sabtu

BMKG: Cuaca Mayoritas Wilayah RI Berawan Hingga Hujan Pada Sabtu

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di sejumlah wilayah Indonesia didominasi kondisi berawan hingga berpotensi hujan sedang pada Sabtu.
Imigrasi Indonesia Pimpin Pertemuan DGICM-Australia di Kamboja, Bahas Penguatan Keamanan Kawasan

Imigrasi Indonesia Pimpin Pertemuan DGICM-Australia di Kamboja, Bahas Penguatan Keamanan Kawasan

Direktur Jenderal Imigrasi Indonesia Hendarsam Marantoko memimpin diskusi dalam forum The 21st DGICM + Australia Consultation yang berlangsung di Siem Reap, Kamboja.
Gelombang Panas Melanda Inggris, Suhu Udara Capai 36,9 Derajat Celcius

Gelombang Panas Melanda Inggris, Suhu Udara Capai 36,9 Derajat Celcius

Gelombang panas yang melanda Inggris menyebabkan suhu udara di Inggris selatan telah mencapai 36,9 derajat Celcius (sekitar 98 derajat Fahrenheit), sehingga melampaui rekor pada Juni 1976 untuk keempat kalinya selama tiga hari.
Kasus Kematian Luis David Belum Tuntas Diusut, Personel TNI Diduga Terlibat Dugaan Pembunuhan Berencana

Kasus Kematian Luis David Belum Tuntas Diusut, Personel TNI Diduga Terlibat Dugaan Pembunuhan Berencana

Tim Advokasi Rakyat Melawan Impunitas (ARMI) menilai penanganan perkara dugaan pembunuhan terhadap Luis David Hutabarat di areal PT Agrinas Palma Nusantara, Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara, belum tuntas.

Trending

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Miris! Kasus Kekerasan pada Anak 12 Tahun Terbongkar, Polisi Tetapkan Ibu dan Seorang Pria 46 Tahun sebagai Tersangka

Miris! Kasus Kekerasan pada Anak 12 Tahun Terbongkar, Polisi Tetapkan Ibu dan Seorang Pria 46 Tahun sebagai Tersangka

Polresta Tangerang menetapkan dua tersangka dalam kasus dugaan kekerasan seksual terhadap anak berusia 12 tahun. Salah satunya merupakan ibu kandung korban
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia Vs Prancis

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia Vs Prancis

Norwegia dan Prancis sudah memastikan diri lolos ke babak 32 besar berkat kemenangan di dua laga awal. Duel dini hari nanti akan menentukan status juara Grup I Piala Dunia 2026.
Petani Labura Tewas usai Dianiaya, Kapendam Benarkan Ada Keterlibatan Anggota TNI

Petani Labura Tewas usai Dianiaya, Kapendam Benarkan Ada Keterlibatan Anggota TNI

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Sandy membenarkan adanya peristiwa penganiayaan yang dilakukan oleh anggota TNI terhadap warga
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Senegal Vs Irak

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Senegal Vs Irak

Senegal dan Irak pun mesti menggantungkan nasib melalui mekanisme peringkat ketiga terbaik. Keduanya saat ini belum mengantongi poin usai dikalahkan Norwegia dan Prancis di dua pertandingan awal Piala Dunia 2026.
Gelar Dialog Nasional, KPPG Tekankan Perang Penting Keterwakilan Perempuan di Legislatif

Gelar Dialog Nasional, KPPG Tekankan Perang Penting Keterwakilan Perempuan di Legislatif

Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG) menggelar Sarasehan dan Dialog Nasional Perempuan di Gedung DPR RI, Jakarta, Jumat (26/6/2026).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT