News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Satpol PP Brebes Gerebek Gudang Rokok Ilegal, Ratusan Ribu Batang Rokok Disita

Kasat Pol PP Brebes Mohammad Syamsul Haris, membenarkan pihaknya bersama Bea Cukai Tegal telah melakukan penggerebekan gudang rokok ilegal di Kecamatan Tanjung.
Sabtu, 15 November 2025 - 09:45 WIB
Satpol PP Brebes menyita 19 karton dus berisi ratusan ribu rokok ilegal dari sebuah gudang penyimpanan rokok ilegal di Kecamatan Tanjung Brebes.
Sumber :
  • Tim TvOne - Tri Handoko

Brebes, tvOnenews.com - Petugas gabungan Satpol PP Brebes dan Bea Cukai Tegal, Jawa Tengah, menggerebek sebuah kos-kosan yang dijadikan sebagai gudang penyimpanan rokok ilegal, di Kecamatan Tanjung, Kabupaten Brebes, Jumat (14/11/2025).

Dari hasil  penggerebekan, petugas gabungan berhasil menyita 15.200 bungkus rokok atau berisi ratusan ribu batang rokok ilegal siap edar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Rencananya rokok ilegal akan diedarkan di wilayah pesisir Brebes, khususnya di kampung-kampung nelayan. Hal ini karena harga rokok ilegal lebih terjangkau (murah) ketimbang rokok berpita cukai yang dijual di pasaran.

 

Namun, sayangnya saat petugas melakukan penggerebekan gudang rokok ilegal, pemilik yang mengetahui kedatangan petugas, melarikan diri terlebih dahulu.

 

Kasat Pol PP Brebes Mohammad Syamsul Haris kepada awak media, membenarkan pihaknya bersama Bea Cukai Tegal telah melakukan penggerebekan gudang rokok ilegal di Kecamatan Tanjung. Sebelumnya, pihaknya melakukan pengintaian guna memastikan di wilayah Tanjung marak beredar penjualan rokok ilegal.

 

"Dari satu titik razia, kami berhasil menyita ratusan ribu batang rokok ilegal. Ini melebihi yang ditargetkan pihak Bea Cukai di tahun 2025, yakni 100 ribu batang ilegal," kata Haris, Sabtu (15/11/2025) pagi.

 

 

Pengungkapan ini bermula dari laporan masyarakat terkait aktivitas mencurigakan di sebuah bangunan yang tampak seperti gudang kosong di wilayah Tanjung. Tanpa papan nama, tanpa aktivitas mencolok, namun dengan arus keluar-masuk kendaraan pada jam-jam tertentu.

 

Selama dua pekan, tim intelijen Satpol PP melakukan pengintaian sunyi. Gerak-gerik diamati, pola pengiriman dicatat, hingga akhirnya muncul cukup bukti kuat untuk melakukan penggerebekan bersama Bea Cukai Tegal.

 

Saat pintu gudang dibuka, petugas dibuat terkejut. Tumpukan kardus rapi berisi ribuan bungkus rokok filter tanpa pita cukai memenuhi ruangan. Salah satu merek yang ditemukan adalah "Rocket", produk rokok yang selama ini juga menjadi target pengawasan.

 

"Meski kabur karena mengetahui kedatangan petugas. Namun, kami sudah mengetahui identitas distributor rokok ilegal tersebut. Dia tinggal di kos-kosan untuk mengelabuhi petugas akan alamat rumahnya agar tidak diketahui," ungkap Haris.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Satpol PP menegaskan, pemberantasan rokok ilegal tidak berhenti pada penyitaan barang. Yang lebih penting adalah menyasar aktor-aktor besar di belakang rantai distribusi ilegal ini.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

3 Syarat Mutlak Pembeli Tiket Pertandingan Persija Jakarta Vs Persib Bandung di Stadion GBK, Jakmania Wajib Catat

3 Syarat Mutlak Pembeli Tiket Pertandingan Persija Jakarta Vs Persib Bandung di Stadion GBK, Jakmania Wajib Catat

Setelah tujuh tahun penantian, pertandingan Persija Jakarta melawan Persib Bandung akan kembali digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Sabtu (12/9/2026).
Datangkan Nicolo Bulega untuk MotoGP 22027, VR46 yakin Rider Ducati di WSBK itu Bisa Cepat Beradaptasi

Datangkan Nicolo Bulega untuk MotoGP 22027, VR46 yakin Rider Ducati di WSBK itu Bisa Cepat Beradaptasi

Pertamina Enduro VR46, resmi mengumumkan rider Ducati di WorldSBK yakni Nicolo Bulega, akan menjadi salah satu pembalap mereka di MotoGP musim depan.
Sosok Gilberto 'Gibo' Teodoro Jr : Bos Tambang, Mantan Menteri Terkaya yang Punya Paspor Eropa

Sosok Gilberto 'Gibo' Teodoro Jr : Bos Tambang, Mantan Menteri Terkaya yang Punya Paspor Eropa

Setelah usai menjabat Menteri Pertahanan di masa Presiden Arroyo Macapagal, Gibo Teodoro kejatuhan durian runtuh
Polisi Tutup Lokasi Tambang Emas Lawang Tua, Pasca 3 Penambang Tewas Tertimpa Runtuhan

Polisi Tutup Lokasi Tambang Emas Lawang Tua, Pasca 3 Penambang Tewas Tertimpa Runtuhan

Tragedi maut terjadi di kawasan tambang emas rakyat Lawang Tua, Desa Lantung, Kecamatan Lantung, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat,
Sebelum Pergi, Fajar Sahrudin Tinggalkan Donasi Rp40 Juta untuk Mereka yang Membutuhkan

Sebelum Pergi, Fajar Sahrudin Tinggalkan Donasi Rp40 Juta untuk Mereka yang Membutuhkan

Fajar Sahrudin meninggalkan pesan tentang kepedulian sebelum meninggal. Ia tercatat mendonasikan total Rp40 juta kepada sejumlah organisasi dan komunitas
Karhutla Masih Terjadi, Andrew Kalaweit Ungkap Lokasi di Kalteng, Ada Tambang Emas Ilegal

Karhutla Masih Terjadi, Andrew Kalaweit Ungkap Lokasi di Kalteng, Ada Tambang Emas Ilegal

Karhutla masih terjadi di Kalteng, Andrew Kalaweit ungkap lokasi dan temuan Tambang Emas Ilegal dari foto drone di jalur Palangkaraya-Muarateweh.

Trending

6 Fakta Terbaru Kematian Fajar Sahrudin yang Diduga Akhiri Hidupnya, dari Kirim SOS hingga Reaksi Pengelola GBK

6 Fakta Terbaru Kematian Fajar Sahrudin yang Diduga Akhiri Hidupnya, dari Kirim SOS hingga Reaksi Pengelola GBK

Kabar kematian Fajar Sahrudin alias FS (31), pria asal Lampung yang viral meninggal dunia diduga akibat bunuh diri di GBK memunculkan sejumlah fakta terbaru.
Reaksi REMISI usai Ditandai dalam Pesan Perpisahan Pria yang Tewas Diduga Akhiri Hidup di GBK: Rest In Love Fajar Sahrudin

Reaksi REMISI usai Ditandai dalam Pesan Perpisahan Pria yang Tewas Diduga Akhiri Hidup di GBK: Rest In Love Fajar Sahrudin

REMISI org, organisasi wadah penyandang disabilitas psikosial merespon ucapan terima kasih Fajar Sahrudin (31), warga Lampung yang tewas akhiri hidup di GBK.
Fajar Sahrudin Ditemukan Tak Bernyawa di Kawasan GBK, Polisi Akui Temuan Jasad Berawal dari Sinyal SOS

Fajar Sahrudin Ditemukan Tak Bernyawa di Kawasan GBK, Polisi Akui Temuan Jasad Berawal dari Sinyal SOS

Seorang pria bernama Fajar Sahrudin ditemukan meninggal dunia di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) pada Minggu (6/9/2026) dini hari.
Awal Mula Fajar Sahrudin Ditemukan Tewas di GBK Terungkap, Kirim Sinyal SOS dan Tulis Pesan Perpisahan di Media Sosial

Awal Mula Fajar Sahrudin Ditemukan Tewas di GBK Terungkap, Kirim Sinyal SOS dan Tulis Pesan Perpisahan di Media Sosial

Awal mula Fajar Sahrudin ditemukan tewas di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, mulai terungkap. Ini penjelasan pihak kepolisian.
Bukan Cuma Hoki! 5 Zodiak Ini Diprediksi Kariernya Makin Bersinar Besok 11 September 2026

Bukan Cuma Hoki! 5 Zodiak Ini Diprediksi Kariernya Makin Bersinar Besok 11 September 2026

Karier 5 zodiak ini diprediksi makin moncer besok, 11 September 2026. Ada yang dilirik atasan, dapat peluang baru, hingga ide yang bikin namanya diperhitungkan!
Siap-Siap Digempur Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 11 September 2026: Gemini Panen Dana Segar

Siap-Siap Digempur Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 11 September 2026: Gemini Panen Dana Segar

Jumat, 11 September 2026, diprediksi menjadi hari yang cukup menarik bagi sejumlah zodiak dalam urusan finansial. Siapa saja yang bakal berlimpah cuan besok?
Ditemukan Tak Bernyawa di GBK, Fajar Sahrudin Sempat Divonis Bipolar Disorder, Ini Penyebabnya

Ditemukan Tak Bernyawa di GBK, Fajar Sahrudin Sempat Divonis Bipolar Disorder, Ini Penyebabnya

Viral Seorang pria bernama Fajar Sahrudin ditemukan meninggal dunia di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) pada Minggu (6/9/2026) dini hari.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT