News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Siswa Kelas 2 SD di Pemalang Meninggal Dunia, Diduga Jadi Korban Perundungan Kakak Kelas

Seorang siswa kelas II SD Negeri 01 Kebondalem, Kabupaten Pemalang, berinisial MHAQ (7), meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan selama sembilan hari di RSUD dr. M Ashari Pemalang.
Kamis, 1 Oktober 2026 - 21:57 WIB
Jenazah MHAQ (7), siswa kelas II SD Negeri 01 Kebondalem, Kabupaten Pemalang saat akan dimakamkan.
Sumber :
  • Tim tvOne - Mohammad Hamzah

Pemalang, tvOnenews.com - Seorang siswa kelas II SD Negeri 01 Kebondalem, Kabupaten Pemalang, berinisial MHAQ (7), meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan selama sembilan hari di RSUD dr. M Ashari Pemalang.

Sebelum meninggal, korban disebut sempat mengeluhkan sakit pada bagian perut. Belakangan, keluarga mengungkap adanya dugaan kekerasan yang dialami korban di sekolah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

MHAQ mengembuskan napas terakhir pada Rabu sore, 30 September 2026. Jenazah korban kemudian menjalani autopsi di RSUD dr. M Ashari Pemalang untuk mengetahui penyebab kematian secara medis.

Kamis (1/10/2026), rumah duka di Kelurahan Kebondalem, Kabupaten Pemalang, dipenuhi pelayat. Tangis keluarga pecah saat mengiringi kepergian bocah tujuh tahun tersebut.

Ibu korban, Diah Indriyanti (36), mengatakan anaknya awalnya mengeluhkan sakit pada bagian perut hingga akhirnya menjalani perawatan di rumah sakit sejak Kamis, 17 September 2026.

Menurut Diah, pada awalnya sang anak tidak mau menceritakan apa yang dialaminya. Namun, setelah beberapa hari menjalani perawatan, korban akhirnya mengungkap dugaan kekerasan yang dialaminya di sekolah.

"Dia menjawab itu setelah diperiksa sama dokter, katanya dipukul di perut, ada yang nendang pakai sepatu," ungkap Diah Indriyanti kepada wartawan.

Selama menjalani perawatan, korban terus mengeluhkan sakit pada bagian perut. Ia juga disebut sempat muntah-muntah, mengalami BAB berdarah, kehilangan nafsu makan, hingga kesulitan buang air besar.

"Selama 9 hari yang sering dikeluhkan itu perut, sama seluruh badan kalau diangkat itu nangis," tutur Diah Indriyanti.

Setelah sembilan hari menjalani perawatan, MHAQ diperbolehkan pulang. Namun, beberapa hari kemudian, kondisi korban kembali memburuk karena mengeluhkan sakit pada bagian perut.

Saat hendak dibawa kembali ke rumah sakit, nyawa korban tidak tertolong.

 

Keluarga Sebut Ada Tiga Siswa yang Diduga Terlibat

Ayah korban, Nurwandi (43), mengatakan keluarga telah meminta penjelasan kepada pihak sekolah terkait dugaan kekerasan yang dialami anaknya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keluarga juga mengaku kecewa lantaran tidak ada pertemuan antara keluarga korban dengan orang tua siswa yang diduga terlibat.

Nurwandi mengatakan, sebelum meninggal dunia, anaknya sempat menunjuk sejumlah siswa yang disebut sebagai pihak yang melakukan kekerasan terhadapnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Netizen Jepang Apresiasi Kebersihan KRL dan Dedikasi Petugas KAI Services

Netizen Jepang Apresiasi Kebersihan KRL dan Dedikasi Petugas KAI Services

Dedikasi petugas kebersihan dalam menjaga kenyamanan perjalanan penumpang kembali mendapat perhatian publik.
Jika Mendapat Ancaman dari Wilayah Irak, AS Kemungkinan Akan Kembali Menyerang Wilayah Itu

Jika Mendapat Ancaman dari Wilayah Irak, AS Kemungkinan Akan Kembali Menyerang Wilayah Itu

Jika terjadi ancaman dari Irak, Amerika Serikat tidak menutup kemungkinan melancarkan serangan kembali ke wilayah itu. Meskipun operasi militernya melawan ISIS di Irak telah resmi berakhir, menurut The Washington Post.
Dari Kanvas ke Fesyen, 14 Perupa Hadir di The Untitled

Dari Kanvas ke Fesyen, 14 Perupa Hadir di The Untitled

Pameran seni rupa The Untitled menghadirkan 14 perupa dari berbagai daerah di Indonesia dengan pendekatan yang mempertemukan karya visual, desain dan fesyen.
Pakistan Kembali Tegang Dengan Afghanistan, Sebuah Serangan Sebabkan Tujuh Tewas

Pakistan Kembali Tegang Dengan Afghanistan, Sebuah Serangan Sebabkan Tujuh Tewas

Pakistan dan Afghanistan Kembali terlibat ketegangan. Pakistan meluncurkan serangan ke wilayah timur dan selatan Afghanistan hingga menewaskan sembilan orang, kata juru bicara pemerintah Afghanistan, Zabihullah Mujahid.
Final FIFA ASEAN Cup 2026 Jadi Perang Taktik 2 Pelatih Inggris, John Herdman Sudah Kenal Gaya Anthony Hudson

Final FIFA ASEAN Cup 2026 Jadi Perang Taktik 2 Pelatih Inggris, John Herdman Sudah Kenal Gaya Anthony Hudson

John Herdman mengungkap Anthony Hudson sudah memahami cara bermain Timnas Indonesia. Duel dua pelatih Inggris itu bakal tersaji di final FIFA ASEAN Cup 2026.
Kronologi Keributan Pemain Timnas Indonesia Vs Bangladesh, Berawal dari Ole Romeny hingga Selebrasi Shayne Pattynama

Kronologi Keributan Pemain Timnas Indonesia Vs Bangladesh, Berawal dari Ole Romeny hingga Selebrasi Shayne Pattynama

Timnas Indonesia menang 9-2 atas Bangladesh dan lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026. Namun, laga di SUGBK diwarnai dua keributan antarpemain.

Trending

Kronologi Keributan Pemain Timnas Indonesia Vs Bangladesh, Berawal dari Ole Romeny hingga Selebrasi Shayne Pattynama

Kronologi Keributan Pemain Timnas Indonesia Vs Bangladesh, Berawal dari Ole Romeny hingga Selebrasi Shayne Pattynama

Timnas Indonesia menang 9-2 atas Bangladesh dan lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026. Namun, laga di SUGBK diwarnai dua keributan antarpemain.
Coach Justin Bongkar Kelemahan Timnas Indonesia Usai Hajar Bangladesh 9-2, Ungkap PR Jelang Hadapi Thailand

Coach Justin Bongkar Kelemahan Timnas Indonesia Usai Hajar Bangladesh 9-2, Ungkap PR Jelang Hadapi Thailand

Kemenangan telak 9-2 atas Bangladesh mengantarkan Timnas Indonesia ke final FIFA ASEAN Cup 2026. Meski tampil dominan, Coach Justin tetap menyoroti sejumlah.
Final FIFA ASEAN Cup 2026 Jadi Perang Taktik 2 Pelatih Inggris, John Herdman Sudah Kenal Gaya Anthony Hudson

Final FIFA ASEAN Cup 2026 Jadi Perang Taktik 2 Pelatih Inggris, John Herdman Sudah Kenal Gaya Anthony Hudson

John Herdman mengungkap Anthony Hudson sudah memahami cara bermain Timnas Indonesia. Duel dua pelatih Inggris itu bakal tersaji di final FIFA ASEAN Cup 2026.
Pakistan Kembali Tegang Dengan Afghanistan, Sebuah Serangan Sebabkan Tujuh Tewas

Pakistan Kembali Tegang Dengan Afghanistan, Sebuah Serangan Sebabkan Tujuh Tewas

Pakistan dan Afghanistan Kembali terlibat ketegangan. Pakistan meluncurkan serangan ke wilayah timur dan selatan Afghanistan hingga menewaskan sembilan orang, kata juru bicara pemerintah Afghanistan, Zabihullah Mujahid.
Jika Mendapat Ancaman dari Wilayah Irak, AS Kemungkinan Akan Kembali Menyerang Wilayah Itu

Jika Mendapat Ancaman dari Wilayah Irak, AS Kemungkinan Akan Kembali Menyerang Wilayah Itu

Jika terjadi ancaman dari Irak, Amerika Serikat tidak menutup kemungkinan melancarkan serangan kembali ke wilayah itu. Meskipun operasi militernya melawan ISIS di Irak telah resmi berakhir, menurut The Washington Post.
Dari Kanvas ke Fesyen, 14 Perupa Hadir di The Untitled

Dari Kanvas ke Fesyen, 14 Perupa Hadir di The Untitled

Pameran seni rupa The Untitled menghadirkan 14 perupa dari berbagai daerah di Indonesia dengan pendekatan yang mempertemukan karya visual, desain dan fesyen.
Nasib Korban Dugaan Pengeroyokan Mahasiswa Kampus Negeri Karawang, Benarkah Cedera?

Nasib Korban Dugaan Pengeroyokan Mahasiswa Kampus Negeri Karawang, Benarkah Cedera?

Wakil Rektor UNSIKA, Mayasari mengatakan, korban dalam keadaan baik-baik saja dan tidak mengalami cedera setelah diduga mengalami pengeroyokan oleh 2 mahasiswa.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT