News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Suami Menjual Istri ke Teman dan Dintip saat Berhubungan, Polisi: Pelaku Ada Penyimpangan Seksual

Modus yang dilakukan suami menjual istri adalah menawarkan korban ke beberapa pria untuk melakukan hubungan badan. Pelaku lalu mengintip aktivitas seksual itu
  • Reporter :
  • Editor :
Selasa, 9 Agustus 2022 - 07:23 WIB
Pelaku (kanan) penjual istri saat dimintai keterangan oleh petugas Satreskrim Polresta Banyumas
Sumber :
  • Sonik Jatmiko

Banyumas, Jawa Tengah - Sungguh tega apa yang dilakukan Teguh atau T (43) warga Kecamatan Karanglewas, Banyumas, Jawa Tengah. Dengan sengaja Teguh yang berstatus suami menjual istri kepada sejumlah lelaki, untuk melakukan hubungan suami istri. Parahnya, ketika si istri melayani lelaki-lelaki hidung belang itu, Teguh justru mengintip adegan tersebut.

Kasatreskrim Polesta Banyumas, Kompol Agus Supriadi menjelaskan, modus yang dilakukan suami menjual istri adalah menawarkan korban ke beberapa pria yang ia kenal untuk melakukan hubungan badan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pelaku menawarkan secara langsung, kepada orang dekatnya atau orang yang dikenal. Si istri dipaksa, diancam dipukul, sehingga menuruti kemauan suaminya atau pelaku itu," ujarnya, Senin (8/8/2022) sore.

Ia melanjutkan, sejauh ini ada tiga laki-laki yang disuruh atau diminta berhubungan badan dengan korban atau istri pelaku. 

"Anehnya, ketika korban sedang melayani para laki-laki itu, pelaku mengintipnya. Baik dari balik pintu, ataupun dari plafon rumah," katanya.

Menurut Agus, dengan mengintip itu, barulah pelaku memiliki hasrat seksual kepada istrinya. Sehingga setelah mengintip sang istri, ia juga meminta berhubungan badan dengan istrinya itu.

"Diduga pelaku mengalami kelainan atau penyimpangan seksual. Ini yang akan kami koodinasikan dengan ahlinya," katanya.

Karena tak tahan dengan kelakuan pelaku, terhadap apa yang dialami, korban kemudian melaporkan perbuatan tersebut ke pihak kepolisian. Namun, sebelum ditangkap, Teguh sempat kabur.

"Pelaku berhasil kita amankan di Yogyakarta awal bulan lalu. Kabur selama dua bulan, atau dua bulan setelah ia dilaporkan oleh istrinya," katanya.

Ternyata tak hanya kasus kekerasan seksual dan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) saja yang dilakukan oleh Teguh. Polisi mengungkap fakta, jika pelaku juga telah melakukan perbuatan cabul lainnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Palaku tidak berhasrat pada istrinya, tapi setelah mengintip dia berhasrat. Meski begitu, ia berhasrat kepada perempuan lain. Buktinya, ia menipu empat perempuan lain dan diberdaya untuk melayani nafsu bejatnya," ujarnya.

Lain apa yang diperbuat kepada istrinya, pelaku merekrut sejumlah perempuan muda dengan dalih untuk disalurkan kerja menjadi sales promotion girl (SPG). Namun itu hanya tipu daya saja, mereka malah dimanfaatkan untuk melayani nafsu pelaku.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Serdik Sebasa Lemdiklat Polri Dalami Peluang Beasiswa YLP di Kedutaan Besar Jepang

Serdik Sebasa Lemdiklat Polri Dalami Peluang Beasiswa YLP di Kedutaan Besar Jepang

Sebanyak 15 Serdik Bintara Bahasa Jepang Gelombang I Tahun Anggaran 2026 dari Sebasa Lemdiklat Polri melaksanakan kegiatan outing program dengan mengunjungi Kedutaan Besar Jepang di Indonesia
Alasan Dedi Mulyadi Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Bandung: Tidak Layani Masyarakat Sesuai Aturan

Alasan Dedi Mulyadi Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Bandung: Tidak Layani Masyarakat Sesuai Aturan

Ini alasan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Bandung. 
Penyuap Bupati Ponorogo Divonis 2 Tahun Penjara, KPK Apresiasi Putusan Majelis Hakim

Penyuap Bupati Ponorogo Divonis 2 Tahun Penjara, KPK Apresiasi Putusan Majelis Hakim

KPK mengapresiasi putusan Majelis Hakim Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Surabaya yang menghukum pihak swasta Sucipto dengan kurungan penjara 2 tahun.
Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Pejabat Bea Cukai, KPK Periksa Dua Saksi

Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Pejabat Bea Cukai, KPK Periksa Dua Saksi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami soal dugaan aliran uang di kasus korupsi importasi barang di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.
Daftar Susunan Pemain Gresik Phonska vs Jakarta Pertamina Enduro di Final Four Proliga 2026 Jelang Seri Solo: Ada Megawati Hangestri

Daftar Susunan Pemain Gresik Phonska vs Jakarta Pertamina Enduro di Final Four Proliga 2026 Jelang Seri Solo: Ada Megawati Hangestri

Daftar susunan pemain Gresik Phonska vs Jakarta Pertamina Enduro di Final Four Proliga 2026 seri Surabaya, di mana kedua tim sama-sama menurunkan pemain andalan termasuk ada Megawati Hangestri.
Airlangga Bongkar Alasan Ekonomi Indonesia Tetap Tangguh pada Kuartal Pertama Meski di Tengah Tekanan Global

Airlangga Bongkar Alasan Ekonomi Indonesia Tetap Tangguh pada Kuartal Pertama Meski di Tengah Tekanan Global

Pemerintah memastikan kinerja ekonomi Indonesia tetap tangguh pada kuartal pertama 2026, bahkan di tengah tekanan global yang belum mereda.

Trending

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, hingga Buru Konten Kreator yang Bongkar Pelanggaran Aturan PKB

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, hingga Buru Konten Kreator yang Bongkar Pelanggaran Aturan PKB

Dedi Mulyadi menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Bandung per Rabu (8/4/2026), setelah pelanggaran tersebut terekspos dan viral di media sosial.
KDM Tidak Pandang Bulu Langsung Tindak Tegas, Terungkap Alasan Kepala Samsat Bandung Dinonaktifkan Sementara

KDM Tidak Pandang Bulu Langsung Tindak Tegas, Terungkap Alasan Kepala Samsat Bandung Dinonaktifkan Sementara

Nama Kang Dedi Mulyadi menjadi sorotan publik setelah adanya kabar Kepala Samsat Bandung dinonaktifkan sementara
Pemprov Jabar Cium Dugaan Pungli di Samsat Bandung, Ada Keluhan Tarif Rp 700 Ribu jadi Sorotan Dedi Mulyadi

Pemprov Jabar Cium Dugaan Pungli di Samsat Bandung, Ada Keluhan Tarif Rp 700 Ribu jadi Sorotan Dedi Mulyadi

Kabar adanya tarif mengurus pajak motor Rp 700 ribu menjadi viral di media sosial. Hal ini juga menuai sorotan Kang Dedi Mulyadi
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Kondisi Timnas Indonesia yang diprediksi akan tanpa kekuatan penuh di Piala AFF 2026, dinilai oleh media Vietnam sebagai angin segar bagi skuad Kim Sang-sik.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT