News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Menduga Karyanya Diterima Presiden Jokowi, Perajin Pelepah Pisang di Blora Ingin Dirikan Galeri

Lukisan dari pelepah pisang hasil karya warga Kabupaten Blora diterima Presiden Joko Widodo. Sri Mulyanto sang pelukis merasa kaget campur senang dan bahagia.
Rabu, 7 September 2022 - 10:12 WIB
Presiden Joko Widodo saat menerima lukisan hasil karya Sri Mulyanto, Selasa (6/9/2022).
Sumber :
  • Tim tvOne - Agung Wibowo

Blora, Jawa Tengah - Perasaan bangga dan senang dirasakan Sri Mulyanto, warga desa Keser, Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora. Dirinya merasa senang karena hasil karyanya yang berupa lukisan foto presiden Joko Widodo dari bahan pelepah pisang yang dibuatnya di terima Presiden di Istana.

Tak main-main, lukisan hasil karya warga Kabupaten Blora ini lagsung diterima sendiri oleh presiden Joko Widodo. Mendapat kabar tersebut, Sri Mulyanto merasa kaget campur senang dan bahagia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kemarin ada temen saya yang pesen gambar pak Jokowi. Saya kira gak diberikan ke beliau ternyata saya dapat kabar bahwa lukisan saya dikasihkan pak Presiden dan Saya senang sekali," ungkap Sri Mulyanto saat di temui di rumahnya, Selasa (6/9/2022).

Dia juga mejelaskan, selama ini karya - karya yang dibuat kebanyakan wajah-wajah para tokoh nasional bahkan ulama yang ada di Indonesia, seperti gambar Saekarno, Ganjar Pranomo, Gusdur, Dedi Mulyadi dan masih banyak lainnya.

Untuk gambar Presiden Joko Widodo sendiri, dirinya mengaku membutuhkan waktu 10 hari untuk mengerjakan, dikarenakan waktunya yang sangat mepet diberikan oleh pemesan.

"Untuk mengerjakan gambar wajah pak Jokowi kurang lebih 10 hari,karena waktu yang mepet dari temen saya," katanya.

Sri Mulyanto, menceritakan, awal memulai bisnisnya sejak tahun 2012. Berawal dari kecelakaan yang membuat dirinya tidak bisa bergerak selama dua tahun, dari situlah muncul ide dari pelepah pisang untuk dijadikan kerajinan yang bisa dijual.

"Awalnya coba tempel-tempel saja,ternyata bisa mendapatkan hasil lukisan yang mirip dengan wajah manusia,"ujar Sri Mulyanto 

Dari situlah dirinya hingga sekarang masih menekuni karya seni mengambar dari bahan pelepah pisang yang ada di sekitar desanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bahan dan alat yang digunakan dalam melukis sangatlah sederhana, seperti bahan pelepah pisang yang sudah kering, cater, pensil, lem,gunting dan triplek bekas yang digunakan sebagai alas gambar foto.

Usai hasil karyanya di terima oleh bapak Presiden, dirinya berkeingginan bisa mendirikan galeri untuk dijadikan belajar edukasi terkiat kesenian melukis kepada anak- anak.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Korban Pengancaman Senapan Angin di Gowa Curhat, Penanganan Polsek Biringbulu Dinilai Lamban

Korban Pengancaman Senapan Angin di Gowa Curhat, Penanganan Polsek Biringbulu Dinilai Lamban

Seorang ibu rumah tangga di Kecamatan Biringbulu hidup dalam rasa takut selama berbulan-bulan usai diancam menggunakan senapan angin namun terduga pelaku masih bebas berkeliaran.
Dari Manufaktur Lokal ke Dampak Nasional, VKTR Day Dorong Kolaborasi Ekosistem Kendaraan Listrik Terintegrasi

Dari Manufaktur Lokal ke Dampak Nasional, VKTR Day Dorong Kolaborasi Ekosistem Kendaraan Listrik Terintegrasi

PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk menggelar VKTR Day, sebuah kegiatan stakeholder gathering yang mempertemukan mitra strategis, pemerintah, pelaku industri, dan asosiasi guna memperkuat kolaborasi dalam pengembangan ekosistem kendaraan listrik nasional.
PSO Transportasi Udara Dinilai Mendesak, Pemerintah Diminta Pangkas Beban Biaya Penerbangan

PSO Transportasi Udara Dinilai Mendesak, Pemerintah Diminta Pangkas Beban Biaya Penerbangan

Skema Public Service Obligation (PSO) untuk transportasi udara dinilai semakin mendesak diterapkan guna menjamin keterjangkauan harga tiket dan menjaga konektivitas nasional, khususnya bagi wilayah kepulauan, terpencil, terluar, dan perbatasan.
Apakah Benar Kebiasaan Menjahit dan Menyapu di Malam Hari buat Rezeki Seret? Ustaz Abdul Somad dan Buya Yahya Menjawab

Apakah Benar Kebiasaan Menjahit dan Menyapu di Malam Hari buat Rezeki Seret? Ustaz Abdul Somad dan Buya Yahya Menjawab

Beredar cerita di tengah masyarakat, jika menjahit dan menyapu bisa membuat rezeki seret. Ternyata dalam Islam begini.
Gagal Dapat Tiket Lebaran 2026, Masih Adakah Tiket Kereta Api Tambahan? Begini Informasi KAI Selengkapnya

Gagal Dapat Tiket Lebaran 2026, Masih Adakah Tiket Kereta Api Tambahan? Begini Informasi KAI Selengkapnya

Tingginya permintaan masyarakat akan tiket kereta pada periode lebaran membuat calon pemudik harus berlomba-lomba membeli tiket mudik lebaran di setiap tahun
Bak Bumi dan Langit, Segini Perbandingan Gaji Maarten Paes di FC Dallas dan Ajax Amsterdam

Bak Bumi dan Langit, Segini Perbandingan Gaji Maarten Paes di FC Dallas dan Ajax Amsterdam

Bak bumi dan langit, intip perbandingan gaji Maarten Paes saat membela FC Dallas dan setelah resmi bergabung dengan Ajax Amsterdam.

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Merespons hal tersebut, Hetifah menegaskan negara harus memberikan perhatian serius untuk peristiwa tersebut. Ia menilai tak ada negara manapun yang bisa menerima peristiwa tragis tersebut.
Dikunjungi John Herdman di Sesi Latihan Sassuolo, Jay Idzes Terima Kabar soal Nasibnya dari Media Italia

Dikunjungi John Herdman di Sesi Latihan Sassuolo, Jay Idzes Terima Kabar soal Nasibnya dari Media Italia

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, tampaknya menerima kabar soal nasibnya dari media Italia. Di sisi lain, dia menerima kunjungan dari pelatih John Herdman.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis pakai bahasa Bajawa, anak kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berpesan agar sang ibu untuk tak mencarinya.
Tolak Penggusuran Pasar Sambas Medan, Pedagang Sebut Pemko Medan Matikan Rezeki Rakyat Kecil

Tolak Penggusuran Pasar Sambas Medan, Pedagang Sebut Pemko Medan Matikan Rezeki Rakyat Kecil

Puluhan pedagang Pasar Sambas berunjuk rasa menolak penggusuran lahan di Pasar Sambas, Kota Medan, yang akan dieksekusi juru sita Pengadilan Negeri (PN) Medan,
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT