GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

23 Warga di Klaten Meninggal Dunia Akibat Demam Berdarah

23 warga Klaten, Jawa Tengah meninggal akibat penyakit demam berdarah. Pemerintah minta warga waspada da aktif dalam memberantas jentik nyamuk di lingkungannya
Jumat, 18 November 2022 - 06:51 WIB
Petugas kesehatan melakukan pengecekan tempat-tempat yang menjadi potensi bersarangnya jentik nyamuk Aedes Aegypti.
Sumber :
  • Tim tvOne/Agus Saptono

Klaten, Jawa Tengah - Sebanyak 23 warga di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah meninggal akibat penyakit demam berdarah.

Pemerintah meminta warga agar waspada dan berperan aktif dalam memberantas jentik nyamuk di lingkungannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasar data Dinas Kesehatan Klaten, selama tahun 2022 hingga awal November terdapat 486 kasus demam berdarah dengan 23 orang meninggal dunia.  

Jumlah tersebut meningkat lebih dari dua kali lipat dibanding tahun lalu. Pada 2021 terdapat 143 kasus demam berdarah dengan 7 orang meninggal dunia.

Sub Koordinator Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Bersumber Binatang, Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular, Dinas Kesehatan Kabupaten Klaten, Wahyuning Nugraheni, mengatakan, lonjakan kasus kematian ini terjadi karena warga yang terjangkit demam berdarah terlambat datang ke layanan kesehatan.

"Jadi mereka datang ke rumah sakit sudah dalam kondisi kurang baik. Ada juga kasus yang dia tidak sampai 24 jam ada di rumah sakit kemudian meninggal. Ini menunjukkan ada keterlambatan membawa ke layanan kesehatan," ujarnya, Kamis (17/11/2022).

Dijelaskan, penularan penyakit demam berdarah melalui vektor nyamuk Aedes Aegypti, dan ketika banyak vektor nyamuk otomatis risiko penularan menjadi tinggi. Memberantas vektor nyamuk Aedes Aegypti yang paling efisien dan efektif adalah dengan memberantas jentiknya.

"Memberantas jentik ini memang membutuhkan peran serta masyarakat, karena keberadaan jentik itu ada di lingkungan masyarakat. Sehingga peran aktif masyarakat untuk memberantas jentik ini sangat diperlukan," lanjutnya.

Sementara itu, Petugas dari Puskesmas Jambu Kulon, Kecamatan Ceper, Klaten, Agus Sugiarto, menambahkan, pihaknya gencar melakukan pemberantasan sarang nyamuk untuk menekan kasus demam berdarah, salah satunya di Desa Srebegan.

Pemberantasan sarang nyamuk di Desa Srebegan ini menyusul temuan satu kasus demam berdarah dan 5 kasus demam dengue.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ini dalam rangka menindaklanjuti laporan masyarakat. Kita cek ke lokasi adanya kasus DBD dan cek lingkungan di sekitar kasus DBD. Pengecekan dalam artian PE, penyelidikan epidemiologi bagaimana keadaan baik di dalam rumah maupun di luar rumah dan dilanjutkan pemberantasan sarang nyamuk," pungkasnya.

Pemerintah meminta warga agar waspada terhadap kasus demam berdarah. Warga dapat berperan aktif dalam pemberantasan sarang nyamuk dan jentik nyamuk di lingkungannya.(ags/ree)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Alvino Sempat Kirimkan Pesan Terakhir Kepada Teman Sebelum Meninggal Dunia Bersama Keluarga di Glamping Temanggung

Alvino Sempat Kirimkan Pesan Terakhir Kepada Teman Sebelum Meninggal Dunia Bersama Keluarga di Glamping Temanggung

Publik dikejutkan kabar keluarga asal Ambarawa, Kabupaten Semarang meninggal dunia di tenda Glamping pada Rabu (27/5/2026). Alvino Evan Hakim sempat kirim pesan
Siapa Prihantini? Alumnus ITB yang Bikin Geger Dunia Riset Internasional Lewat Dugaan "Fraud" di Denmark

Siapa Prihantini? Alumnus ITB yang Bikin Geger Dunia Riset Internasional Lewat Dugaan "Fraud" di Denmark

Institut Teknologi Bandung (ITB) memberikan klarifikasi resmi terkait kasus dugaan manipulasi riset (fraud) yang menyeret salah satu alumnusnya, Prihantini. 
Pemuda Babelan Ngadu ke Dedi Mulyadi, Sindir Pejabat Ogah Perbaiki Jalan Rusak: Gak Boleh Dirapikan, Takut Miskin

Pemuda Babelan Ngadu ke Dedi Mulyadi, Sindir Pejabat Ogah Perbaiki Jalan Rusak: Gak Boleh Dirapikan, Takut Miskin

Pemuda Kampung Sembilangan, Desa Hurip Jaya, Babelan, Bekasi mengadu kepada Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) soal jalan rusak ogah diperbaiki pejabat desa.
Orang Terdekat Ungkap Sifat Asli Alvino Sebelum Meninggal Dunia di Glamping Temanggung: Dari Semalam Kita Nangis

Orang Terdekat Ungkap Sifat Asli Alvino Sebelum Meninggal Dunia di Glamping Temanggung: Dari Semalam Kita Nangis

keluarga asal Ambarawa, Kabupaten Semarang meninggal dunia di dalam tenda Glamping, pada Rabu (27/5/2026). Orang terdekat ungkap sifat asli Alvino Evan Hakim
Soal Balita 2 Tahun Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Polisi Menduga Pelaku Adalah Paman Korban

Soal Balita 2 Tahun Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Polisi Menduga Pelaku Adalah Paman Korban

Polisi mengungkap fakta baru dibalik tewasnya bayi berusia 2,5 tahun dengan luka tusuk dan pamannya berinisial G (18) yang ditemukan luka-luka di sebuah kontrakan wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (27/5) malam.
Masih Ingat Santriwati Hamil Lewat Mimpi? Terungkap Diduga Jadi Korban Kiai Cabul Pimpinan Ponpes Pekalongan

Masih Ingat Santriwati Hamil Lewat Mimpi? Terungkap Diduga Jadi Korban Kiai Cabul Pimpinan Ponpes Pekalongan

Polres Pekalongan membuka misteri santriwati hamil lewat mimpi diduga menjadi korban kiai cabul, AKF, pimpinan Ponpes Padepokan Padang Ati, Buaran, Pekalongan.

Trending

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Warga digegerkan dengan penemuan bayi berusia 2,5 tahun tewas dengan sejumlah luka tusuk dan pamannya berinisial G (18) luka-luka di sebuah kontrakan wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (27/5) malam.
Libur Idul Adha 1447 H, Volume Kendaraan di Tol Layang MBZ Melonjak 10,89 Persen

Libur Idul Adha 1447 H, Volume Kendaraan di Tol Layang MBZ Melonjak 10,89 Persen

Lonjakan volume kendaraan terjadi di ruas Jalan Layang Sheikh Mohamed Bin Zayed (MBZ) seiring dengan momentum libur panjang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. 
Tak Hanya Keracunan Makanan, Polisi Curigai Penyebab Lain dari Meninggalnya Keluarga di Glamping Posong Temanggung

Tak Hanya Keracunan Makanan, Polisi Curigai Penyebab Lain dari Meninggalnya Keluarga di Glamping Posong Temanggung

Insiden tragis menimpa satu keluarga asal Ambarawa, Kabupaten Semarang yang ditemukan tewas di dalam tenda Glamping, Temanggung. Polisi curigai penyebab lain
KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK terus melakukan upaya optimalisasi asset recovery terkait kasus pengadaan jasa outsourcing di Pemkab Pekalongan yang menyeret nama Bupati nonaktif Fadia Arafiq.
Soal Balita 2 Tahun Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Polisi Menduga Pelaku Adalah Paman Korban

Soal Balita 2 Tahun Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Polisi Menduga Pelaku Adalah Paman Korban

Polisi mengungkap fakta baru dibalik tewasnya bayi berusia 2,5 tahun dengan luka tusuk dan pamannya berinisial G (18) yang ditemukan luka-luka di sebuah kontrakan wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (27/5) malam.
Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Banyak orang mengira talasemia hanya anemia biasa, padahal kondisi ini merupakan kelainan darah turunan yang dapat berdampak serius terhadap kualitas hidup penderitanya
Kebakaran Melanda Rumah di Tambora Jakbar, Belasan Branwir dan 60 Personel Damkar Diterjunkan

Kebakaran Melanda Rumah di Tambora Jakbar, Belasan Branwir dan 60 Personel Damkar Diterjunkan

Pengerahan personel besar-besaran dilakukan Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Barat guna memadamkan api yang menghanguskan rumah di kawasan Tambora, Kamis (28/5) malam. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT