News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bantu Korban Gempa Cianjur, IDI Cabang Boyolali Salurkan Donasi dan Siapkan SDM

Pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah mulai menyalurkan donasi untuk membantu korban gempa bumi Cianjur, Jawa Barat.
Selasa, 29 November 2022 - 22:16 WIB
Pengurus IDI Boyolali menyerahkan donasi untuk korban gempa Cianjur ke IDI Wilayah, Selasa (29/11/2022).
Sumber :
  • Tim tvOne - Agus Saptono

Boyolali, Jawa Tengah - Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah mulai menyalurkan donasi untuk membantu korban gempa bumi Cianjur, Jawa Barat. Dana yang telah terkumpul mencapai lebih dari Rp 41 juta.

"Alhamdulillah untuk IDI Cabang Boyolali hari ini bisa mengumpulkan dana Rp 41.500.189. Lha ini memang dana kita serahkan ke IDI Wilayah Jawa Tengah, karena memang instruksi untuk IDI Wilayah Jawa Tengah atau IDI Cabang Jawa Tengah dipusatkan di IDI Wilayah," ujar Ketua IDI Cabang Kabupaten Boyolali, Didik Suprapto, Selasa (29/11/2022).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Didik menjelaskan donasi yang sudah terkumpul selanjutnya akan disalurkan ke korban gempa bumi di Cianjur, Jawa Barat pada Rabu (30/11/2022). Pihaknya memastikan donasi akan tepat sasaran.

"Yang jelas untuk ini (donasi) sementara ini (uang) dan kedepan kita menunggu instruksi dari IDI Wilayah. Kaitannya donasi kita tetap terus buka, cuma dalam arti untuk kaitannya nanti harus uang harus apa memang kita menunggu instruksi dari IDI Wilayah Jawa Tengah, karena ini jangka panjang dan SDM juga sudah kita siapkan," ujarnya.

Terkait tenaga medis, Didik mengatakan, tenaga medis yang ada di Cianjur sampai saat ini sudah cukup. Hal itu telah diatur oleh Pengurus Besar IDI dan IDI Wilayah Jawa Barat. Namun untuk IDI Wilayah Jawa Tengah juga sudah memberangkatkan sejak hari kedua.

" Kita dari (IDI) Cabang memang diinstruksikan gak usah langsung ke sana tetapi kita menunggu instruksi dari IDI Wilayah, nanti yang dibutuhkan dokter apa dan lain sebagainya itu nanti kita koordinasi dan itu setiap hari kita intens koordinasi," jelas Didik.

Anton Christanto wakil IDI Cabang Boyolali mengatakan, dipilihnya bantuan bentuk uang tersebut untuk menyesuaikan kebutuhan para korban bencana gempa bumi di Cianjur. Sebab, bantuan berupa barang sudah cukup banyak.

“Kalau bentuk uang itu sifatnya fleksibel, disana butuhnya apa, kemudian IDI tinggal membelanjakan saja. Tujuan kita agar bantuan terhadap para pengungsi tersebut bisa tepat sasaran,”katanya.    

Ia berharap, dengan adanya donasi ini dapat meringankan beban mereka yang terkena musibah gempa bumi.

“Ya, donasi ini bisa dikatakan berkelanjutan, kita menyesuaikan kebutuhan pos pos yang sudah terbentuk disana. Misalkan ada gempa susulan atau gimana, bisa jadi nanti ada tahapnya, donasi kedua ketiga dan seterusnya,”tandasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketua Seksi Pengabdian Masyarakat dan Tanggap Bencana IDI Cabang Kabupaten Boyolali, Nurdin Aji Iskandar, menambahkan, terkait penanganan kebencanaan, IDI Cabang Boyolali telah berpengalaman.

"Yang kita siapkan yang paling dibutuhkan saat ini adalah dokter ahli bedah tulang, dokter ahli penyakit dalam, dokter ahli paru, dokter ahli jiwa, dokter ahli anak, dan beberapa dokter umum yang sudah kita siapkan. Terkait jumlahnya kita nunggu instruksi dari PB IDI mengenai kebutuhan dokter ahli dan tenaga kesehatan yang dibutuhkan itu apa saja, hal ini supaya kita lebih tepat sasaran," imbuhnya. (Ags/Buz).

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

5 Liga Top Eropa Segera Bergulir, Ada PSG vs Aston Villa hingga Arsenal vs Manchester City

5 Liga Top Eropa Segera Bergulir, Ada PSG vs Aston Villa hingga Arsenal vs Manchester City

Lima liga top Eropa atau 'Big Five' akan memulai musim 2026/2027 secara bertahap. Catat tanggal dan jam mulainya.
Setelah Viral Menangis di Depan Mentan Amran, Begini Kabar Terbaru Mahasiswa Undip Adriano Padama asal NTT

Setelah Viral Menangis di Depan Mentan Amran, Begini Kabar Terbaru Mahasiswa Undip Adriano Padama asal NTT

Seorang mahasiswa baru Undip Adriano Padama mendadak viral usai berani menyampaikan masalah kelangkaan beras di daerahnya kepada Mentan Andi Amran Sulaiman ...
Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Penyidikan

Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Penyidikan

Polda Metro Jaya meningkatkan kasus tewasnya Karumga eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Sutrimo, dari penyelidikan ke penyidikan.
Kronologi Maling Ketiduran Usai Bobol Rumah di Lampung, Bangun-Bangun Sudah Dikepung Warga

Kronologi Maling Ketiduran Usai Bobol Rumah di Lampung, Bangun-Bangun Sudah Dikepung Warga

Kronologi maling di Pringsewu, Lampung, berinisial IM (21) yang membobol rumah kosong, mengacak-acak isinya, lalu tertidur di kamar hingga dikepung warga.
Puji Kiper Timnas Indonesia, Ini Komentar Pelatih Ajax Usai Pilih Ter Stegen Ketimbang Maarten Paes Lawan PEC Zwolle

Puji Kiper Timnas Indonesia, Ini Komentar Pelatih Ajax Usai Pilih Ter Stegen Ketimbang Maarten Paes Lawan PEC Zwolle

Pelatih Ajax Amsterdam, Michel, akhirnya buka suara soal keputusannya mencadangkan Maarten Paes. Ia memilih memberikan kesempatan kepada Marc-André ter Stegen.
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Lakukan Pelanggaran Terbanyak di Piala AFF 2026: Kami Paling Sportif

Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Lakukan Pelanggaran Terbanyak di Piala AFF 2026: Kami Paling Sportif

Media Vietnam soroti Timnas Indonesia di Piala AFF 2026. Garuda disebut tim dengan pelanggaran terbanyak, sementara Vietnam mengklaim diri paling sportif.

Trending

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Hasil imbang kontra Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026), membuat Timnas Indonesia gagal mengamankan tiket ke semifinal Piala AFF 2026.
Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Hingga Amerika penuhi semua syarat, Iran tidak akan membuka Selat Hormuz, syarat itu termasuk mengakhiri ancaman terhadap Teheran.
Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Aparat dari Polrestabes Bandung bersama Polda Jawa Barat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.
Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Operasi gabungan BNN, TNI AL, Bea Cukai, Polri, BIN, dan Polda Kepri berhasil menggagalkan penyelundupan 1,3 ton ketamin dari kapal King Sun di Perairan Natuna.
Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku mutilasi di Depok ternyata sempat berbicara hal menyeramkan soal pembunuhan ke temannya. 
Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan kaki korban mutilasi Depok belum ditemukan hingga saat ini. Kendalanya, yakni titik pasti di mana tersangka membuangnya dan aliran air.
FIFA ASEAN Cup 2026, Panggung Timnas Indonesia Unjuk Identitas

FIFA ASEAN Cup 2026, Panggung Timnas Indonesia Unjuk Identitas

Timnas Indonesia akan kembali bertemu Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026. Pertemuan tersebut berpotensi menjadi pertandingan yang sarat dendam sekaligus unjuk identitas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT