News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kepala Bapeda Purworejo Diduga Kepergok Dampingi Bu Sekdes AS Lapor Polisi, Ada Apa?

Mantan Sekdes Banyuasin Kembaran, Kecamatan Bener, Purworejo, Andika Sari atau yang dikenal dengan Sekdes AS, mengadukan wartawan sebuah media online lokal. 
Sabtu, 3 Desember 2022 - 20:51 WIB
Kolase Bu Sekdes AS atau Andika Sari
Sumber :
  • Istimewa/Tvonenews.com

Purworejo, tvOnenews.com - Mantan Sekdes Banyuasin Kembaran, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, Andika Sari atau yang dikenal dengan Sekdes AS, mengadukan wartawan sebuah media online lokal. 

Diduga, aduan itu terkait dengan pemberitaan mengenai video Andika Sari, sehingga dianggap pencemaran nama baik. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Video Ndika panggilan perempuan yang viral karena menenggak minuman keras sambil dugem di sebuah diskotik hingga ia diberhentikan menjadi Sekdes.

Saat Ndika mendatangi Mapolres Purworejo Jumat (02/13/2022) malam, selain didampingi Penasihat Hukum dari Kantor Pengacara Agus Triatmoko, nampak pula Kepala Bapeda Kabupaten Purworejo, SWH. 

tvonenews

Menurut saksi mata yang enggan disebutkan identitasnya, mereka (AS dan SWH) hadir menggunakan mobil yang sama bernomor polisi B 1988 NKO.

Akan tetapi ketika kepergok wartawan,dan saat ditanya ingin bertemu dengan salah satu penyidik, akan tetapi seusai ditanyai wartawan, buru-buru SWH 'menghilang' dan hanya Andika Sari serta kuasa hukumnya yang masuk ke ruangan Sat Reskrim Polres Purworejo.

"Memang benar adanya aduan yang diadukan oleh Saudari tersebut (Andika Sari) yang pertama, terkait dengan dugaan pemalsuan data yang kedua terkait adanya dugaan pencemaran nama baik oleh salah satu media online. Namun aduan tersebut masih kami dalami, masih kami lakukan penyelidikan," jelas Kasat Reskrim, AKP Eka Ryan Cahya kepada wartawan, Jumat (02/12/2022) malam.

Sementara itu, Kepala Bapeda, SWH yang dikonfirmasi melalui pesan WA menyangkal kedatangannya bersamaan dengan Andika Sari. 

"Saya cuma main saja (ke Polres). Tidak ada hubungan dengan Andika Sari," dalihnya.

Senada dengan SWH, Ndika juga mengelak jika ia datang dengan mantan Kepala Dinas Pendidikan tersebut. 

"Tidak tahu tentang Pak S, Beliau ada keperluan lain," jelasnya.

Mengenai pengaduannya, Sekdes yang baru saja diberhentikan tersebut tidak mau menjelaskan dengan gamblang. 

"Alasan saya pribadi dan masalah pribadi," pungkasnya.

Ulah Bu Sekdes Andika Sari Bikin Kondisi Desa Banyuasin Memanas

Kondisi Desa Banyuasin Kembaran, Kecamatan Loano, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah semakin panas pascademo warga di kantor bupati, Senin (7/11/2022) lalu, gara-gara Sekdes Andika Sari (AS).

Kedatangan warga untuk meminta Bupati Agus Bastian segera menurunkan rekomendasi hasil pemeriksaan Inspektorat terhadap permasalahan tersebut.

Perang opini di media pun membuat suasana desa makin panas. Apalagi ketika salah satu tukang yang biasa bekerja di rumah Sekdes AS  berbicara dan dimuat media bahwa demo warga hanya untuk menutupi kasus korupsi di desa itu.

Merasa pemberitaan makin melebar dan tidak sesuai dengan apa yang terjadi, Kades Banyuasin Kembaran Ahmad Abdul Azis didampingi tokoh agama Kiai Marzuki melakukan klarifikasi dengan awak media, Minggu (13/11/2022).

"Saya akan menceritakan kronologi mengapa warga meminta Sekdes AS mundur. Awalnya pada tahun 2020, bulan 11 (November) saya sudah mendapatkan foto Sekdes AS tanpa busana tertutup (hanya memakai bikini) di Raja Ampat. Saya telepon klarifikasi.

Dia mengaku itu fotonya. Saat itu saya sampaikan tanpa pakaian sopan, dia adalah Sekdes. Foto-foto apapun itu (tidak sopan) tidak usah di-upload di mana pun. Desa Banyuasin Kembaran ini warganya religius," kata Kiai Marzuki yang sempat dituduh sebagai provokator demo warga ini.

Kasus foto yang lagi-lagi diunggah AS di media sosialnya itu pun tak sampai viral, namun kemudian ada video Sekdes AS diduga menenggak minuman keras di sebuah diskotik.

"Kemarin ada tiga video (beredar) akhirnya saya telepon langsung. Lalu AS ke tempat saya bersama pak lurah. Saya ajak tabayyun. Dia mengakui video itu di Jogja," jelas Kiai Marzuki.

Lebih lanjuti, tokoh agama Desa Banyuasin Kembaran itu menceritakan dalam pertemuan itu Sekdes AS sempat membawa-bawa nama Wakil Bupati Purworejo Yuli Hastuti.

Seperti diceritakan oleh AS kepada Kiai Marzuki, saat itu ia (Sekdes AS) akan mengadakan perayaan ulang tahun dengan Wabup di pendopo rumah dinas wabup di Kutoarjo karena tanggal ulang tahunnya sama.

"Katanya masakan sudah disiapkan. Lalu ada wartawan datang untuk konfirmasi mengenai rencana pengajian Ustaz Abdul Somad hidangan habis untuk wartawan. Kemudian pindah ke Jogja. Waktu itu saya tanya apakah Bu Yuli (Wabup) ikut, dia bilang iya (ikut ke Jogja). Tapi saat diklarifikasi Pak Kades katanya (Wabup) tidak ikut. Berbeda pernyataan," jelasnya.

Dengan kejadian yang dianggap memalukan warga tersebut, kemudian Sekdes AS diminta mundur tetapi tidak mau.

Sehingga, terjadilah gejolak hingga demo ratusan warga menolak Sekdes AS menjadi perangkat desa mereka.

Kades Ahmad Abdul Azis juga memberikan klarifikasi bahwa keinginan warga ke kantor bupati adalah inisiatif sendiri. Tokoh agama bukan provokator, tapi hanya sebagai koordinator warga.

"Lalu ada pemberitaan bahwa demo warga ada indikasi menutupi korupsi desa itu salah. Sudah sangat melenceng dari permasalahan. Sebagai Sekdes, AS adalah verifikator keuangan desa. Uang masuk dan ke luar dia tahu. Kami mengajukan untuk audit. Saya berusaha proporsional dalam menggunakan keuangan desa, bisa dipertanggungjawabkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bu Carik (Sekdes) AS tidak masuk tiga bulan, jadi belum mencairkan DD. Sekdes juga tahu. Pernyataan saya ini meluruskan apa yang disampaikan Mas Darmanto di media. Demo itu murni menuntut Sekdes AS diberhentikan karena diduga melanggar etika," jelas Abdul Azis.

Kiai Marzuki, Kades Abdul Azis serta warga Desa Banyuasin Kembaran sepakat mendesak agar Bupati Agus Bastian segera membuat surat rekomendasi agar permasalahan segera selesai. Sehingga, pembangunan di desa tersebut bisa segera dilanjutkan. (esa/nsi/muu)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hari Pers Nasional 2026, Iwakum Tegaskan Perlindungan Hukum Bagi Kebebasan Pers

Hari Pers Nasional 2026, Iwakum Tegaskan Perlindungan Hukum Bagi Kebebasan Pers

Peringatan Hari Pers Nasional 2026 menjadi pengingat akan peran penting insan pers dalam demokrasi di tanah air.
Seakan Belum Puas, Manchester United Tikung Arsenal di Bursa Transfer: Sandro Tonali Bisa Jadi Kunci Regenerasi Lini Tengah Setan Merah?

Seakan Belum Puas, Manchester United Tikung Arsenal di Bursa Transfer: Sandro Tonali Bisa Jadi Kunci Regenerasi Lini Tengah Setan Merah?

Bagi Manchester United, Sandro Tonali bukan sekadar target tambahan. Ia dipandang sebagai figur krusial dalam proyek jangka panjang. Ketertarikan Arsenal terhadap Tonali
Dua Pelaku Pembunuhan Pegawai PPPK di Kontrakan Bekasi Ditangkap di Cianjur, Polisi Dalami Motifnya

Dua Pelaku Pembunuhan Pegawai PPPK di Kontrakan Bekasi Ditangkap di Cianjur, Polisi Dalami Motifnya

Polisi tangkap dua pelaku pembunuhan PPPK inisial NH (31) yang ditemukan dalam kondisi berselimut di sebuah rumah kontrakan, wilayah Jatiwaringin, Pondok Gede.
Mengenal Daijiro Chirino, Bek Keturunan Maluku yang Pernah Tumbangkan Ronaldo itu Masuk Radar Naturalisasi John Herdman?

Mengenal Daijiro Chirino, Bek Keturunan Maluku yang Pernah Tumbangkan Ronaldo itu Masuk Radar Naturalisasi John Herdman?

Intip profil Daijiro Chirino, bek Spanyol keturunan Maluku yang pernah tumbangkan Cristiano Ronaldo itu ternyata masuk radar naturalisasi Timnas Indonesia era John Herdman.
Maio Meregalli Terang-terangan Akui Yamaha Kesulitan dengan Mesin V4 Jelang MotoGP 2026

Maio Meregalli Terang-terangan Akui Yamaha Kesulitan dengan Mesin V4 Jelang MotoGP 2026

Direktur Olahraga Yamaha, Maio Meregalli, terang-terangan mengatakan timnya masih kesulitan untuk meningkatkan performa mesin Yamaha M4 jelang MotoGP 2026.
Jalan Rusak Jakarta Makan Korban Jiwa, Keluarga Bicara Kronologi Kejadian

Jalan Rusak Jakarta Makan Korban Jiwa, Keluarga Bicara Kronologi Kejadian

Tewasnya seorang pelajar berinisial A setelah mengalami kecelakaan lalu lintas di Jalan Matraman Raya, Jakarta Timur, yang diduga akibat jalanan rusak mengundang pihak keluarga bersuara.

Trending

4 Nama Baru yang Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia Usai Pantau Duel Persija Jakarta vs Arema FC

4 Nama Baru yang Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia Usai Pantau Duel Persija Jakarta vs Arema FC

John Herdman bisa memanggil nama-nama baru ini ke Timnas Indonesia setelah memantau laga Super League antara Persija Jakarta vs Arema FC di Stadion GBK (8/2).
Kabar Bahagia untuk John Herdman, 3 Bek Abroad Timnas Indonesia Unjuk Gigi di Asia dan Eropa:  Pratama Arhan Pamer Senjata

Kabar Bahagia untuk John Herdman, 3 Bek Abroad Timnas Indonesia Unjuk Gigi di Asia dan Eropa: Pratama Arhan Pamer Senjata

Kabar gembira datang untuk pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, jelang agenda internasional ke depan. Pratama Arhan, Sandy Walsh, Dean James unjuk gigi.
Hasil Lengkap Para Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Jay Idzes Babak Belur, Dean James Menghilang

Hasil Lengkap Para Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Jay Idzes Babak Belur, Dean James Menghilang

Para pemain Timnas Indonesia kembali beraksi di mancanegara pada akhir pekan kemarin. Jay Idzes menerima hantaman bertubi-tubi saat Sassuolo berhadapan dengan Inter Milan.
Jadwal Proliga 2026 Pekan Ini: Dimulainya Seri Bojonegoro, Ada Jakarta Pertamina Enduro vs Livin Mandiri

Jadwal Proliga 2026 Pekan Ini: Dimulainya Seri Bojonegoro, Ada Jakarta Pertamina Enduro vs Livin Mandiri

Jadwal Proliga 2026 pekan ini akan diramaikan dengan sejumlah laga seru termasuk big match antara Jakarta Pertamina Enduro vs Jakarta Livin Mandiri di Seri Bojonegoro.
Siapa Diva Siregar? Model yang Kecelakaan di Tol Jagorawi sampai Mobil Ringsek

Siapa Diva Siregar? Model yang Kecelakaan di Tol Jagorawi sampai Mobil Ringsek

Berikut profil sosok Diva Siregar, model sekaligus aktris sinetron Takdir Cinta yang Kupilih mengalami kecelakaan di ruas Tol Jagorawi Km 24, Sabtu (7/2/2026).
Sempat Cekcok dengan Pemain hingga Pelatih Arema FC di Akhir Pertandingan, Begini Pembelaan Mauricio Souza

Sempat Cekcok dengan Pemain hingga Pelatih Arema FC di Akhir Pertandingan, Begini Pembelaan Mauricio Souza

Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, angkat bicara terkait insiden panas yang terjadi seusai laga kontra Arema FC pada lanjutan pekan ke-20 Super League 2025/2026.
Tiga Pelaku Penyiram Air Keras ke Pelajar di Cempaka Putih Tidak Saling Kenal, Alasannya Takut Diserang Duluan

Tiga Pelaku Penyiram Air Keras ke Pelajar di Cempaka Putih Tidak Saling Kenal, Alasannya Takut Diserang Duluan

Tiga pelajar pelaku penyiraman air keras ke pelajar lainnya di Cempaka Putih, Cempaka Putih Barat, Jakarta Pusat ternyata tidak saling mengenal. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT