News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kasus TBC Meningkat, Pemda Boyolali Lakukan Satgas Kader Pengendali Penyakit Menular

Dalam rangka menyongsong eliminasi TBC tahun 2026, Puluhan kader TBC di Kecamatan Kemusu, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah mengikuti sosialisasi di puskemas
Jumat, 9 Desember 2022 - 04:25 WIB
Ilustrasi orang batuk
Sumber :
  • istimewa

Boyolali, Jawa Tengah - Dalam rangka menyongsong eliminasi TBC tahun 2026, Puluhan kader TBC di Kecamatan Kemusu, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah mengikuti sosialisasi di puskesmas setempat Kamis (8/11/2022).

Di wilayah ini, kasus temuan TB terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemegang Program P2TB-HIV Puskesmas Kemusu, Agung Nugroho, mengatakan, kegiatan hari ini adalah termasuk program dari P2TB yakni persiapan menyongsong eliminasi TBC di Kabupaten Boyolali tahun 2026 dengan inovasi kader TBC Ngekon.
"Peserta sosialisasi ini dari kader TB-HIV Ngekon 10 desa di Kecamatan Kemusu, tiap desa ada tiga peserta," ujarnya.

Dijelaskan, kegiatan ini bertujuan supaya secara khusus di Kecamatan Kemusu capaian suspek TBC tinggi serta pengobatan sukses 100 persen, artinya tidak ada yang DO atau resisten obat, sehingga pengobatan jadi lancar.

Agung mengatakan, untuk kasus TBC di Kemusu tahun 2022 sampai Desember ini ada 15 kasus TBC dan suspek ada sekitar 380 suspek TBC. Jumlah itu terjadi peningkatan dari tahun-tahun sebelumnya.

"Tahun 2019 kita cuma 10 persen capaian penemuan TBC serta suspeknya cuma 80 persen. Kemudian tahun 2021 sampai 90 persen. Tahun 2022 ini insyaallah 100 persen," ujarnya.

Pihaknya berharap untuk kedepan supaya kader TBC Ngekon bisa maksimal dalam perannya untuk mengeliminasi penyakit TBC di Kecamatan Kemusu dan mendukung proses eliminasi di Kabupaten Boyolali tahun 2026 dan secara umum Indonesia di tahun 2030.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Kemusu, Sugito mengatakan penemuan TBC itu sesuai target yang ditargetkan Dinas Kesehatan Kabupaten Boyolali. Setiap Puskesmas targetnya berbeda-beda sesuai dengan luas wilayah masing-masing.

"Di Puskesmas Kemusu kemarin saat Hari Kesehatan Nasional mendapatkan penghargaan karena angka penemuan kasus suspek TBC nomor 3 se-Kabupaten Boyolali," ujarnya.

Menurut Sugito, setiap Puskesmas di Kabupaten Boyolali mempunyai kerangka acuan kegiatan atau kerangka acuan program yang hampir sama. Karena sama-sama dibawah naungan Dinas Kesehatan Kabupaten Boyolali. Perbedaanya hanya pada karakteristik masing-masing masyarakat.

"Jadi yang membedakan menurut pemikiran saya secara pribadi kelihatannya karena karakteristik masyarakat antara satu kecamatan dengan kecamatan lain itu berbeda dalam hal kesadaran dalam pemeriksaan kesehatan masing-masing," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pihaknya menghimbau kepada masyarakat untuk lebih memperhatikan pentingnya menjaga kesehatan, karena kesehatan itu menjadi investasi ke depan di bidang pembangunan kesehatan masyarakat khususnya di Kecamatan Kemusu dan umumnya Indonesia.

"Dalam keberhasilan pembangunan kesehatan memang harus diperlakukan kemandirian masyarakat dalam hidup bersih dan sehat," ujarnya.(ags/ppk)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sidang Kasus Hibah Jatim, Khofifah Absen dan Ajukan Jadwal Ulang

Sidang Kasus Hibah Jatim, Khofifah Absen dan Ajukan Jadwal Ulang

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajukan permohonan penjadwalan ulang kehadirannya sebagai saksi dalam sidang perkara dugaan korupsi dana hibah Pemprov Jatim tahun 2019 di PN Tipikor Surabaya pada Kamis (5/2/2026).
Jadi Peserta Piala Dunia U-17, Timnas Indonesia Ada di Pot 2 Drawing Fase Grup Piala Asia U-17 2026

Jadi Peserta Piala Dunia U-17, Timnas Indonesia Ada di Pot 2 Drawing Fase Grup Piala Asia U-17 2026

AFC melakukan pembagian pot untuk drawing berdasarkan prestasi terakhir di tiga edisi Piala Asia U-17.
Kapolda NTT Kirim Paket Bantuan untuk Orangtua Siswa SD yang Bunuh Diri, Isinya Lebih dari Sekadar Sembako

Kapolda NTT Kirim Paket Bantuan untuk Orangtua Siswa SD yang Bunuh Diri, Isinya Lebih dari Sekadar Sembako

Aksi kemanusiaan ditunjukkan oleh Kapolda Nusa Tenggara Timur, Irjen Pol Rudi Darmoko, terhadap keluarga almarhum siswa SD di Kabupaten Ngada yang bunuh diri.
Audiensi Bareng MUI, Kapolri Tekankan Perkuat Sinergitas Jaga NKRI-Wujudkan Indonesia Emas

Audiensi Bareng MUI, Kapolri Tekankan Perkuat Sinergitas Jaga NKRI-Wujudkan Indonesia Emas

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menerima audiensi dengan pengurus DPP Majelis Ulama Indonesia (MUI) periode 2025-2030 di Mabes Polri, Jakarta Selatan.
Perjanjian Tanda Tangan Tanpa Materai Rp10.000 tetap Sah Jadi Bukti Hukum atau Tidak? Ini Jawabannya

Perjanjian Tanda Tangan Tanpa Materai Rp10.000 tetap Sah Jadi Bukti Hukum atau Tidak? Ini Jawabannya

Menguak tabir perspektif surat/dokumen perjanjian tanda tangan/tertulis tanpa menggunakan materai Rp10 ribu menjadi tidak sah di mata hukum dari acuan Pasal.
Anak SD Bunuh Diri di Ngada NTT, Pigai Turun Tangan Beri Perintah untuk Gubernur

Anak SD Bunuh Diri di Ngada NTT, Pigai Turun Tangan Beri Perintah untuk Gubernur

Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai ikut turun tangan merespons kabar seorang anak SD yang nekat bunuh diri di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Trending

Terungkap! Siswa SD Bunuh Diri di NTT Ternyata Terdaftar PIP tapi Tak Bisa Cair, Bupati Ngada: KTP Orang Tua Bukan Warga Sini

Terungkap! Siswa SD Bunuh Diri di NTT Ternyata Terdaftar PIP tapi Tak Bisa Cair, Bupati Ngada: KTP Orang Tua Bukan Warga Sini

Sebagai informasi, PIP adalah bantuan tunai pendidikan untuk peserta didik usia 6-21 tahun yang berasal dari keluarga miskin/rentan miskin, pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), atau peserta PKH. 
Baru Juga Datangkan Mauro Zijlstra, Persija Dikabarkan Selangkah Lagi Gaet Gelandang Brasil Eks Rekan Messi

Baru Juga Datangkan Mauro Zijlstra, Persija Dikabarkan Selangkah Lagi Gaet Gelandang Brasil Eks Rekan Messi

Persija kembali jadi pusat perhatian bursa transfer awal 2026. Baru datangkan Mauro Zijlstra, Macan Kemayoran sudah dikaitkan dengan satu nama baru, Jean Mota.
Blak-blakan 5 Pemain Asing Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia, Ada Bintang Grade A Eropa

Blak-blakan 5 Pemain Asing Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia, Ada Bintang Grade A Eropa

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, membuka peluang besar bagi kehadiran pemain naturalisasi guna memperkuat Skuad Garuda. 5 pemain asing ini siap jadi WNI?
Atalia Bergetar Soroti Anak SD Gantung Diri di NTT, Singgung Dampak Besar Kemiskinan: Prihatin Saja Tidak Cukup!

Atalia Bergetar Soroti Anak SD Gantung Diri di NTT, Singgung Dampak Besar Kemiskinan: Prihatin Saja Tidak Cukup!

Anggota Komisi VIII DPR RI, Atalia Praratya menyikapi tragedi pilu anak SD, YBR (10) bunuh diri di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026).
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 6 Februari 2026: Angka Hoki Aries, Taurus, Gemini hingga Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 6 Februari 2026: Angka Hoki Aries, Taurus, Gemini hingga Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 6 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini hingga Pisces, membahas peluang finansial, kondisi zodiak, dan angka hoki harian.
AFC Turun Tangan Selamatkan FAM, Sepak Bola Malaysia Terancam Diskors FIFA!

AFC Turun Tangan Selamatkan FAM, Sepak Bola Malaysia Terancam Diskors FIFA!

Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) tengah melakukan restrukturisasi besar-besaran terhadap Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) menyusul skandal serius yang menyeret proses naturalisasi pemain.
Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kubu Roy Suryo Cs Ajukan Permintaan Salinan 709 Dokumen ke PPID Polda Metro

Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kubu Roy Suryo Cs Ajukan Permintaan Salinan 709 Dokumen ke PPID Polda Metro

Sambangi Polda Metro Jaya, kubu Roy Suryo cs mengajukan permintaan salinan 709 dokumen terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT