GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Program Tamanisasi, Satpol PP Kota Semarang Bongkar Lapak PKL di Bawah Flyover Tanjung Emas

Satpol PP Kota Semarang membongkar sejumlah kios pedagang kaki lima (PKL) yang berdiri di bawah flyover Pelabuhan Tanjung Emas Kota Semarang, Selasa (7/2/2023).
Selasa, 7 Februari 2023 - 13:59 WIB
Petugas Satpol PP Kota Semarang membongkar kios PKL di bawah flyover Pelabuhan Tanjung Emas, Selasa (7/2/2023).
Sumber :
  • Tim tvOne - Didiet Cordiaz

Semarang, Jawa Tengah - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Semarang, Jawa Tengah membongkar sejumlah kios pedagang kaki lima (PKL) yang berdiri di bawah flyover Pelabuhan Tanjung Emas Kota Semarang, Selasa (7/2/2023). 

Kepala Satpol PP Kota Semarang, Fajar Purwoto mengatakan, pembongkaran ini dilakukan karena lokasi tersebut rencananya akan dibangun taman atau program tamanisasi. Ia menjelaskan, pihaknya membongkar 10 dari 100 kios dan kios lainnya dibongkar secara mandiri. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pengukuran dan bongkar PKL yang akan dibangun taman. Karena ini program tamanisasi dari Pos 2 sampai Pos 4 dengan jarak 1 kilometer," ujarnya disela-sela kegiatan. 

Lebih lanjut, Fajar menerangkan program Tamanisasi ini sebelumnya sudah disampaikan oleh Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu. Ia mengaku Tanjung Emas memang akan lebih dipercantik karena menjadi pintu masuknya wisatawan ke Kota Semarang. 

Ditambah pembuatan taman ini penganggarannya sudah direncanakan oleh Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Semarang selama satu tahun lebih.

"Kami komunikasi dengan Bu Wali dan ternyata penganggarannya nggak bisa global karena hampir 10 M sehingga dicicil. Kami sepakat dengan DPU, yang kanan 50 meter, yang kiri 50 meter. Jadi area ini harus steril," terangnya. 

Penertiban ini memang belum sepenuhnya dilakukan. Bahkan ini sudah dilaksanakan dua kali. Satpol PP memang akan melakukan pembongkaran lagi secara bertahap agar wilayah ini steril. 

Tidak hanya kios pedagang saja, beberapa lapak karaoke juga akan ditertibkan. Namun lapak karaoke ini akan diberi lokasi untuk pindah yakni di Pasar Kobong. 

“Untuk karaoke sudah kami sampaikan, ada dua tempat perpindahan. Kalau nggak di pasar kobong. Kami akan komunikasi ke Dinas Perdagangan. Yang PKL pun kalau mau di Pasar Kobong juga silakan. Jadi kami hadir, kami juga memberikan solusi. Tidak hanya bongkar saja," tuturnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, salah seorang pemilik kios yang bernama Munadi mengaku menerima pembongkaran ini. Dirinya menyebut Pemkot Semarang juga sudah melakukan sosialisasi dan menyiapkan tempat pindah. 

"Tapi kan belum pada pindah jadi saya buka di sini dulu. Ternyata pembongkarannya hari ini," imbuhnya.(Dcz/Buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Update Terbaru Kasus Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Diduga Mengalir ke Mobilisasi Suara untuk Pemilu

Update Terbaru Kasus Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Diduga Mengalir ke Mobilisasi Suara untuk Pemilu

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap fakta baru kasus dugaan korupsi terkait pengadaan jasa outsoucing di Kabupaten Pekalongan dengan tersangka Fadia Arafiq.
Laporkan Film Pesta Babi ke Polda Metro Jaya, Ini Alasan Mama Sinta

Laporkan Film Pesta Babi ke Polda Metro Jaya, Ini Alasan Mama Sinta

Yasinta Moowend atau Mama Sinta didampingi kuasa hukumnya mendatangi Polda Metro Jaya, pada Jumat (29/5/2026) dalam rangka melaporkan film dokumenter “Pesta Babi” yang menggunakan identitas dirinya tanpa izin.
John Herdman Tak Perlu Panggil Nama Baru, 3 Pemain Ini Bisa Gantikan Jay Idzes yang Dikonfirmasi Absen Bela Timnas Indonesia

John Herdman Tak Perlu Panggil Nama Baru, 3 Pemain Ini Bisa Gantikan Jay Idzes yang Dikonfirmasi Absen Bela Timnas Indonesia

Jay Idzes dikonfirmasi absen saat FIFA Matchday Juni, John Herdman bisa manfaatkan para pemain yang telah dia panggil sebelumnya untuk isi lini pertahanan.
Tak Lagi Menonjol di Premier League, Gelandang Keturunan Indonesia Rp1 Triliun Kini Diincar Raksasa Liga Spanyol

Tak Lagi Menonjol di Premier League, Gelandang Keturunan Indonesia Rp1 Triliun Kini Diincar Raksasa Liga Spanyol

Masa depan Tijjani Reijnders bersama Manchester City mulai menjadi sorotan media Eropa. Gelandang keturunan Indonesia Rp1 Triliun itu diincar raksasa Spanyol.
Setara dengan Gabi hingga Kim Yeon-koung, Megawati Hangestri Masuk Jajaran Pevoli Putri Terpopuler Sepanjang Masa

Setara dengan Gabi hingga Kim Yeon-koung, Megawati Hangestri Masuk Jajaran Pevoli Putri Terpopuler Sepanjang Masa

Sejajar dengan ratu voli Korea Kim Yeon-koung, Megawati Hangestri kini masuk jajaran atlet voli putri terpopuler sepanjang masa versi situs Women Volleybox.
Jangan Anggap Sepele! Gangguan Pencernaan Anak Bisa Pengaruhi Tumbuh Kembang: Ini Pentingnya Deteksi Dini Sejak Balita

Jangan Anggap Sepele! Gangguan Pencernaan Anak Bisa Pengaruhi Tumbuh Kembang: Ini Pentingnya Deteksi Dini Sejak Balita

Organisasi kesehatan dunia World Gastroenterology Organisation (WGO) juga menyoroti pentingnya pencegahan gangguan saluran cerna sejak usia dini. Gangguan yang tampak ringan

Trending

Update Terbaru Kasus Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Diduga Mengalir ke Mobilisasi Suara untuk Pemilu

Update Terbaru Kasus Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Diduga Mengalir ke Mobilisasi Suara untuk Pemilu

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap fakta baru kasus dugaan korupsi terkait pengadaan jasa outsoucing di Kabupaten Pekalongan dengan tersangka Fadia Arafiq.
Laporkan Film Pesta Babi ke Polda Metro Jaya, Ini Alasan Mama Sinta

Laporkan Film Pesta Babi ke Polda Metro Jaya, Ini Alasan Mama Sinta

Yasinta Moowend atau Mama Sinta didampingi kuasa hukumnya mendatangi Polda Metro Jaya, pada Jumat (29/5/2026) dalam rangka melaporkan film dokumenter “Pesta Babi” yang menggunakan identitas dirinya tanpa izin.
Viral, Jual Daging Kurban di Media Sosial, Tokoh Agama Lontarkan Komentar Menohok

Viral, Jual Daging Kurban di Media Sosial, Tokoh Agama Lontarkan Komentar Menohok

Belakangan ini, sebagian publik dikejutkan dengan viralnya di media sosial, terkait jual daging kurban di media sosial. Sontak, insiden itu memicu komentar
Tak Hanya Keracunan Makanan, Polisi Curigai Penyebab Lain dari Meninggalnya Keluarga di Glamping Posong Temanggung

Tak Hanya Keracunan Makanan, Polisi Curigai Penyebab Lain dari Meninggalnya Keluarga di Glamping Posong Temanggung

Insiden tragis menimpa satu keluarga asal Ambarawa, Kabupaten Semarang yang ditemukan tewas di dalam tenda Glamping, Temanggung. Polisi curigai penyebab lain
Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Warga digegerkan dengan penemuan bayi berusia 2,5 tahun tewas dengan sejumlah luka tusuk dan pamannya berinisial G (18) luka-luka di sebuah kontrakan wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (27/5) malam.
Tak Hanya Habiburokhman, IMM Ikut Berkomentar soal Prabowo Kurban Pakai APBN: Tak Langgar Aturan

Tak Hanya Habiburokhman, IMM Ikut Berkomentar soal Prabowo Kurban Pakai APBN: Tak Langgar Aturan

Tidak hanya Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman yang angkat bicara soal pembelian hewan kurban Presiden Prabowo Subianto menggunakan APBN. Namun, DPP IMM ikut
Prodi Ilmu Komunikasi UMT Raih akreditasi UNGGUL

Prodi Ilmu Komunikasi UMT Raih akreditasi UNGGUL

Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Tangerang resmi meraih predikat Akreditasi UNGGUL berdasarkan Keputusan Dewan Eksekutif LAMSPAK Nomor 156/AK.03.05/2026 tanggal 25 Mei 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT