GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Penyebab Leptospirosis, Bukan Salah Tikus Buang Urine Sembarangan, Ginjal Tikus Sumber Penyakitnya

Penyakit leptospirosis terdapat pada air kencing/urine tikus yang mengandung kuman bakteri leptospira.
Minggu, 12 Maret 2023 - 21:40 WIB
kasus Leptopirosis Pacitan meningkat
Sumber :
  • Tim tvone - agus wibowo

Pacitan, tvOnenews.com - Penyakit leptospirosis terdapat pada air kencing/urine tikus yang mengandung kuman bakteri leptospira.

Bakteri leptospira dari air kencing tikus ini mencemari tanah dan air menyebabkan penyakit leptospirosis menjangkiti manusia dan binatang peliharaan melalui luka pada kulit dan menyebar lewat darah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Banyak yang mengira, tikus yang mati sudah tidak menyebarkan bakteri leptospira Namun, membuang bangkai tikus di aliran air atau jalan adalah hal yang tidak boleh dilakukan. Bangkai tikus dapat menjadi sumber penularan penyakit berbahaya termasuk leptospirosis ini.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Pacitan, dr Daru Mustiko Aji menjelaskan, bahaya penyakit leptospirosis bukan kepada darah tikus, namun lebih kepada ginjal yang ada di bangkai tikus yang mengandung kotoran dan air kencing. Bila seekor tikus mati, kotoran atau urine hewan itu yang keluar dari ginjal bisa menjadi sumber kuman bakteri yang berbahaya.

“Orang bisa terkena kalau tidak memakai alas kaki, melalui pori-pori kaki dan dari sana masuk ke pembuluh darah menuju ke hati atau organ dalam tubuhnya,” jelasnya

Bangkai tikus bahaya dibuang di air tergenang maupun air mengalir. Air kencing tikus yang masih ada di dalamnya dapat menimbulkan risiko leptospirosis bagi warga setempat.

Makanya penyakit ini secara epidemiolog menyebar di daerah itu. Sehingga tidak heran jika penyakit ini banyak ditemukan di tempat kumuh atau daerah yang rawan banjir.

dr Daru menambahkan demi mengurangi risiko penularan leptospirosis, masyarakat untuk tidak menangkap tikus tanpa Alat Pelindung Diri (APD). Cara yang disarankan adalah membasmi tikus dengan alat Trapping atau perangkap, Petugasnya dilengkapi APD. Mengubur bangkai tikus itu atau membakarnya.

"Gunakan metode yang aman untuk membasmi tikus. Dan jangan membuang bangkainya di sungai atau aliran air selokan," tambahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di tengah mewabahnya lepstospirosis dan peningkatan populasi tikus, Dinas Kesehatan meminta masyarakat untuk lebih waspada dengan terus menjaga kebersihan lingkungan. 

Terutama dengan tidak membuang bangkainya sembarangan dan menangkap tikus sesuai metode. Sebab, leptospirosis ini tidak jarang menyerang anak-anak di bawah 14 tahun atau orang dewasa di atas 55 tahun yang kekebalan tubuhnya termasuk rentan. (asw/hen)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PKB Soroti Relasi Kuasa, Politik hingga Agama dalam Kasus Kekerasan Seksual di Pesantren

PKB Soroti Relasi Kuasa, Politik hingga Agama dalam Kasus Kekerasan Seksual di Pesantren

Menurutnya selain permasalahan penerapan Undang-undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS), faktor relasi politik hingga agama sangat kuat.
Koelnmesse dan AMARA Expo Jalin Kemitraan, Dorong Pertumbuhan Pameran Dagang di Indonesia

Koelnmesse dan AMARA Expo Jalin Kemitraan, Dorong Pertumbuhan Pameran Dagang di Indonesia

Koelnmesse dan AMARA Expo (PT. Amara Pameran Internasional) yang telah berkolaborasi lama kini memasuki fase baru kemitraan dengan pendirian PT. Nine Koeln Indonesia.
Kapan Megawati Hangestri Debut Bersama Hyundai Hillstate? Cek Jadwal Liga Voli Korea 2026-2027

Kapan Megawati Hangestri Debut Bersama Hyundai Hillstate? Cek Jadwal Liga Voli Korea 2026-2027

Kepindahan Megawati Hangestri ke Hyundai Hillstate membuat publik penasaran soal jadwal debutnya di Liga Voli Korea 2026-2027. Megatron diprediksi tampil perdana pada...
Detik-detik Dukun Cabul Ditangkap Polisi di Pati, Setubuhi Korban Bersama Istri

Detik-detik Dukun Cabul Ditangkap Polisi di Pati, Setubuhi Korban Bersama Istri

Baru-baru ini beredar kabar terkait detik-detik dukun cabul ditangkap polisi. Pasalnya, dukun yang bernama Agus (42) menyetubuhi korban dengan istrinya alias
Viral Momen Gubernur Dedi Mulyadi Bikin Bocah Nangis Histeris di Tasikmalaya: Hayang Balik!

Viral Momen Gubernur Dedi Mulyadi Bikin Bocah Nangis Histeris di Tasikmalaya: Hayang Balik!

Momen tak biasa terjadi saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi berkunjung ke wilayah sekitar perbatasan Kab. Ciamis-Tasikmalaya. KDM bikin bocah nangis histeris.
2.856 Tenaga Kerja Terserap oleh 212 Perusahaan Tanam Modal

2.856 Tenaga Kerja Terserap oleh 212 Perusahaan Tanam Modal

2.856 tenaga kerja local berhasil terserap oleh 212 perusahaan dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Penanaman Modal Asing (PMA) yang menanamkan modalnya di Kabupaten Lebak, Banten.

Trending

MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diadakan MPR RI masih menjadi perhatian publik. Kini SMAN 1 Sambas menjadi sorotan
Diminta Gantikan Posisi Mauricio Souza, Legenda yang Bawa Persija Juara Era 2001 Beri Respons Berkelas

Diminta Gantikan Posisi Mauricio Souza, Legenda yang Bawa Persija Juara Era 2001 Beri Respons Berkelas

Luciano Leandro, legenda Persija Jakarta di era 2001 menjawab permintaan suporter Jakmania untuk menggeser Mauricio Souza dari kursi pelatih Macan Kemayoran.
AFC Larang Mathew Baker Bela Timnas Indonesia U-17 Lagi, Bek Liga Australia Bakal Naik Kelas ke Garuda Muda Buat Piala AFF U-19 2026

AFC Larang Mathew Baker Bela Timnas Indonesia U-17 Lagi, Bek Liga Australia Bakal Naik Kelas ke Garuda Muda Buat Piala AFF U-19 2026

Mathew Baker tidak lagi bisa bela Timnas Indonesia U-17 setelah usianya melewati batas. Bek muda yang berkarier di Australia itu kini resmi naik kelas ke U-19.
2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

Teka-teki lima calon naturalisasi Timnas Indonesia makin panas, dua nama mulai bocor dan tiga sosok lain disebut punya profil tak biasa untuk Garuda masa depan.
Sosok Indang Maryati, Kepala SMAN 1 Pontianak yang Tegas Tolak Ikut Final Ulang Cerdas Cermat MPR, Aktif Jadi Pembicara Forum Anak dan Pendidikan

Sosok Indang Maryati, Kepala SMAN 1 Pontianak yang Tegas Tolak Ikut Final Ulang Cerdas Cermat MPR, Aktif Jadi Pembicara Forum Anak dan Pendidikan

Indang Maryati menjelaskan, sejak awal pihak sekolah tidak pernah berniat menggugurkan hasil kompetisi yang telah diumumkan.
Kapten Timnas Indonesia Era Shin Tae-yong Resmi Abroad, Bek Garuda Muda Gabung Klub Juara Liga Timor Leste dan Siap Tampil di AFC Challenge League

Kapten Timnas Indonesia Era Shin Tae-yong Resmi Abroad, Bek Garuda Muda Gabung Klub Juara Liga Timor Leste dan Siap Tampil di AFC Challenge League

Bek muda Timnas Indonesia buat kejutan dengan melanjutkan karier di luar negeri. Adalah Barnabas Sobor yang resmi bergabung dengan klub juara Liga Timor Leste.
Direspon KDM, Ini Kronologi Wanita Surabaya Terjerat Love Scamming Rp2,1 M oleh Warga Cirebon yang Ngaku Pegawai UNICEF

Direspon KDM, Ini Kronologi Wanita Surabaya Terjerat Love Scamming Rp2,1 M oleh Warga Cirebon yang Ngaku Pegawai UNICEF

Wanita Surabaya, WS mengadu ke Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) imbas jadi korban penipuan & perampokan lewat love scamming warga Cirebon keturunan Kamerun.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT