GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Update Viral Dua Bus TNI AL Terobos Palang Pintu Kereta Api, Begini Kata Lantamal V Surabaya

Sebuah video menunjukkan dua bus menerobos palang pintu perlintasan kereta api, viral di media sosial pada Kamis malam sekitar pukul 20.00 (04/5)
Jumat, 5 Mei 2023 - 23:24 WIB
Viral dua Bus TNI AL terobos palang pintu kerata api
Sumber :
  • Tim tvone - zainal ashari

Surabaya, tvOnenews.com - Sebuah video menunjukkan dua bus menerobos palang pintu perlintasan kereta api, viral di media sosial pada Kamis malam sekitar pukul 20.00 (04/5).

Belakangan video yang diunggah oleh akun twitee @sahabat_kereta menjadi viral dan mendapatkan banyak kritikan dari netizen. Bodi bus bertuliskan TNI AL nekat melintasi palang pintu rel kereta api yang sudah diturunkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kejadian tersebut terjadi di pintu perlintasan jalur kereta api di Jalan Kolonel Sugiono, Kota Malang.

Terlihat pengendara lain tertib menunggu untuk mendahulukan kereta api yang akan lewat, namun dua bus TNI AL itu terus melaju di perlintasan.

Terdengar suara klakson nyaring dari lokomotif yang akan melintas sirine itu berulang-ulang sebagai tanda ada kereta api akan lewat.

Tak lama kemudian sebuah lokomotif tanpa gerbong melintas dengan kepulann asap putih pertanda melakukan pengereman mendadak. 

Atas peristiwa penerobosan lalu lintas kereta api oleh dua bus milik TNI AL di Jalan Kolonel Sugiono, Pos PJL 78 dekat Stasiun Malang Kota Lama sangat disayangkan oleh pihak Lantamal V Surabaya (Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut V).

Letkol Laut Agus Setiawan Kadispen Lantamal V Surabaya mengatakan, dua sopir bus itu kini sedang diperiksa oleh Detasemen Polisi Militer Angkatan Laut (Denpomal). Diketahui dua sopir itu adalah Koptu JC dan Serda AW

Agus mengatakan bahwa dua prajurit itu sebetulnya berpengalaman menjadi sopir bus sekitar 10 tahun terakhir. Saat bertugas seperti yang terekam dalam video yang beredar, keduanya dalam kondisi sehat dan tidak ada pengaruh obat-obatan maupun alkohol.

Berdasarkan pernyataan Koptu JC dan Serda AW yang disampaikan Agus, keduanya mengaku tidak menguasai medan perlintasan lalu lintas di Malang, terutama di jalur kereta api tersebut. Apalagi dalam kondisi malam hari.

Untuk kronologinya, Agus menjelaskan bahwa dua bus itu berangkat dari Lantamal V Surabaya menuju Juanda untuk menjemput calon siswa. Kemudian dari Juanda langsung menuju ke Lembaga Penyediaan Tenaga TNI Angkatan Laut (Lapetal) Kota Malang lewat jalur tol.

Kemudian saat mengarah ke Lapetal, dua bus itu melewati perlintasan kereta api tersebut. Dari penuturan Agus, di jalur sisi Timur arah bus itu tidak terdapat palang pintu.

“Jadi bus ini sempat berhenti, kemudian kebetulan di lintasan itu tidak ada palang pintunya bus ini berhenti, di depan ada sepeda motor, kemudian kereta Pertamina lewat,” ujarnya.

“Setelah kereta Pertamina lewat karena tidak ada palang pintunya sepeda motor itu maju, kemudian bus ikut maju, ternyata setelah kereta Pertamina itu masih ada kereta yang akan lewat lokomotifnya. Padahal di seberang lintasan sana ada palang pintu masih tertutup. Karena sudah terlanjur jadi bus ini langsung melintas di rel,” imbuhnya.

Beruntung tidak terjadi kecelakaan akibat pelanggaran lalu lintas kereta api ini. Dalam video yang beredar di media sosial jarak antara bus dan kereta api cukup dekat. Sehingga sangat membahayakan pengemudi bus itu sendiri dan kereta api.

Dari kejadian tersebut, Agus mengatakan bahwa peristiwa ini bakal menjadi evaluasi bagi pihaknya. Khususnya terkait pembinaan terhadap prajurit Lantamam V Surabaya.

Selain itu Agus juga meminta supaya pihak PT KAI melengkapi fasilitas palang pintu dan lampu penerangan di perlintasan kereta di Jalan Kolonel Sugiono, Pos PJL 78 dekat Stasiun Malang Kota Lama untuk meminimalisir kecelakaan lalu lintas kereta api.

“Kami akan ingatkan prajurit khususnya yang bertugas di luar agar lebih mengutamakan keamanan pribadi dan keamanan masyarakat serta tetap tertib dalam berlalu lintas,” tuturnya.

Sementara itu, Luqman Arif Humas Daop 8 Surabaya mengatakan bahwa peristiwa tersebut telah melanggar undang-undang tentang perjalanan kereta api.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Luqman juga mengimbau, bagi seluruh pengendara untuk mendahulukan kereta api saat melintas demi keselamatan.

“Sesuai UU 23 tahun 2007 pengendara mendahulukan perjalanan KA,” kata Luqman, Jumat (5/5) waktu dikonfirmasi. (zaz/hen)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Usung Konsep Health to Earn, Token Kesehatan Avicena (AVC) Resmi Meluncur di Bursa DEX Solana

Usung Konsep Health to Earn, Token Kesehatan Avicena (AVC) Resmi Meluncur di Bursa DEX Solana

Token kripto kesehatan buatan lokal, Avicena (AVC), resmi melantai di bursa terdesentralisasi (DEX) jaringan Solana.
Transformasi Menuju Strategic Force, TNI AD Gelar Seminar Nasional di Seskoad

Transformasi Menuju Strategic Force, TNI AD Gelar Seminar Nasional di Seskoad

TNI Angkatan Darat menggelar Seminar Nasional bertema “Transformasi Militer: From Combat Force to Strategic Force – Transformasi TNI AD melalui Yonif Teritorial Pembangunan (Yonif TP), Artificial Intelligence (AI), dan Ekonomi Nasional.
Persib Bandung Berpeluang Tampil di 4 Kompetisi Berbeda Musim Depan, Begini Skenarionya

Persib Bandung Berpeluang Tampil di 4 Kompetisi Berbeda Musim Depan, Begini Skenarionya

Berbagai isu mulai bermunculan menyusul berakhirnya kompetisi Super League 2025/2026. Salah satu yang hangat dibicarakan adalah kembalinya bergulir Piala Indonesia musim depan.
Soal Pasien Diduga Jadi Korban Malapraktik di Jaksel, Polisi Ungkap Awal Mula Duduk Perkara dari Analisa Penyakit

Soal Pasien Diduga Jadi Korban Malapraktik di Jaksel, Polisi Ungkap Awal Mula Duduk Perkara dari Analisa Penyakit

Polda Metro Jaya mengungkap awal mula duduk perkara pasien yang juga pemilik saham berinisial Y menjadi korban malapraktik di sebuah rumah sakit swasta, di kawasan Semanggi, Jakarta Selatan (Jaksel).
Digugat ke PN Jakpus Gegara Polemik LCC Kalbar, Ahmad Muzani Buka Suara dan Tegur Para Juri

Digugat ke PN Jakpus Gegara Polemik LCC Kalbar, Ahmad Muzani Buka Suara dan Tegur Para Juri

Ketua MPR Ahmad Muzani merespons gugatan terkait polemik LCC 4 Pilar Kalbar. MPR juga mengaku telah memanggil dan menegur para juri.
Tren Penyakit Kronis Bergeser ke Generasi Muda, Gaya Hidup Jadi Pemicu Utama

Tren Penyakit Kronis Bergeser ke Generasi Muda, Gaya Hidup Jadi Pemicu Utama

Banyaknya anak muda yang kini terserang penyakit kronis umumnya diakibatkan konsumsi makanan cepat saji dan minuman bersoda secara berlebihan tanpa diimbangi aktivitas fisik yang cukup.

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dikabarkan akan segera mendapatkan lima pemain diaspora tambahan untuk Piala Asia 2027. Kelima pemain tersebut kabarnya adalah permintaan dari pelatih John Herdman.
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai viral Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Kini, warganet dibuat geram dengan isi status WhatsApp Indri Wahyuni
Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Shindy Lutfiana curhat usai dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, mengaku kehilangan pekerjaan dan kecewa rekan sejawat rayakan kejatuhannya. Simak pengakuannya!
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT