News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Update Kasus Penyiksaan TKW di Malaysia, P4MI Banyuwangi Gandeng Polisi Usut Calo yang Berangkatkan Korban

Kasus penyiksaan IW, TKW asal Desa Sraten, Cluring, Banyuwangi di Malaysia, berlanjut. P4MI Banyuwangi menggandeng polisi usut pengirim TKW naas tersebut
Minggu, 7 Mei 2023 - 06:00 WIB
Kasus TKW yang Disiksa di Malaysia
Sumber :
  • Tim tvone - happy oktavia

Banyuwangi, tvOnenews.com - Kasus penyiksaan IW (38), Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Desa Sraten, Kecamatan Cluring, Banyuwangi di Malaysia, terus berlanjut. Terbaru, Pos Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P4MI) Banyuwangi menggandeng Kepolisian untuk mengusut pengirim TKW naas tersebut. Muncul dugaan, korban dikirim secara ilegal.

Dilibatkannya aparat Kepolisian untuk memastikan proses hukum bagi pelaku pengiriman TKW yang memicu tragedi penyiksaan tersebut. Apalagi, data di Kantor Desa Sraten, korban tidak tercatat sebagai buruh migran yang diberangkatkan oleh perusahaan pengerah jasa tenaga kerja (PJTKI). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kami sudah berkoordinasi dengan Polresta Banyuwangi untuk mengusut agen atau calo yang memberangkatkan korban. Identitas sudah ada,” kata Koordinator P4MI Banyuwangi, Fery Meriyanto, Jumat (5/5).

Pihaknya akan mendampingi keluarga korban jika nantinya membuat laporan ke Polresta terkait insiden ini. Namun, sejauh ini, keluarga masih fokus mengikuti perkembangan kesehatan korban. Bahkan, mereka bersama Kepala Desa Sraten berencana akan terbang ke Kuala Lumpur untuk menjenguk sekaligus menjemput korban. 

“Kabarnya, keluarga akan ke Malaysia. Kalau kami, masih menunggu KBRI di Malaysia terkait kepulangan korban,” jelas Fery.

Diperkirakan, korban akan dipulangkan ketika seluruh urusan di Malaysia selesai. Pun dengan kemungkinan proses hukum pelaku penganiayaan. 

“Kalau proses kepulangan, kami masih menunggu. Yang jelas, penanganan buruh migran yang disiksa ini masih dalam proses,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dikabarkan sebelumnya, apes menimpa TKW asal Banyuwangi berinisial IW (38). Korban mengalami penyiksaan ketika bekerja menjadi asisten rumah tangga. Korban disetrika, diperlakukan tak manusiawi hingga masuk rumah sakit. 

Pos Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P4MI) Banyuwangi langsung menelusuri perusahaan yang memberangkatkan korban. Dugaan sementara, korban berangkat melalui jalur ilegal. Korban juga tak tercatat di desa ketika hendak berangkat. Versi keluarga, korban berangkat diajak temannya dari Desa Plampangrejo, Kecamatan Cluring, Banyuwangi. Bahkan, korban sempat tiga bulan tak gajian. (hoa/hen)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hilirisasi Bauksit Jadi Pijakan Pengembangan Mineral Strategis Indonesia

Hilirisasi Bauksit Jadi Pijakan Pengembangan Mineral Strategis Indonesia

Indonesia terus perkuat hilirisasi bauksit sebagai bagian dari transformasi sumber daya mineral menjadi fondasi industri nasional yang bernilai tambah. seiring
Messi, Suarez dan Neymar bakal Reunian

Messi, Suarez dan Neymar bakal Reunian

Inter Miami berniat menyatukan trio MSN, yaitu Lionel Messi, Luis Suarez, dan Neymar.
Maarten Paes Dicadangkan, Netizen Belanda Ramai Mengamuk ke Pemain Ini Usai Ajax Kalahkan PEC di Eredivisie: Sangat Ceroboh

Maarten Paes Dicadangkan, Netizen Belanda Ramai Mengamuk ke Pemain Ini Usai Ajax Kalahkan PEC di Eredivisie: Sangat Ceroboh

Maarten Paes harus memulai laga dari bangku cadangan saat Ajax Amsterdam menghadapi PEC Zwolle. Sorotan justru mengarah kepada pemain tuan rumah yang blunder.
Heboh, Sultan Brunei Cabut Gelar Kerajaan Menantunya

Heboh, Sultan Brunei Cabut Gelar Kerajaan Menantunya

Sultan Brunei Hassanal Bolkiah disebut telah mencabut gelar kerajaan “Yang Amat Mulia Pengiran Anak Isteri” yang disandang menantunya, Pengiran Raabi'atul Adawiyyah Pengiran Haji Bolkiah.
Viral! Video Seorang Ibu Diduga Ditendang oleh Putrinya karena Tidak Bisa Ambil Foto yang Bagus

Viral! Video Seorang Ibu Diduga Ditendang oleh Putrinya karena Tidak Bisa Ambil Foto yang Bagus

Viral sebuah video diduga anak tendang ibunya di daerah Kalimantan Barat. Aksi si perempuan yang diduga menendang sang Ibu, memancing amarah warga sekitar
Hina Pasien BPJS di Threads, Dokter Elda Putri Dinonaktifkan 3 Bulan dari PPDS UGM Usai Ditarik dari Stase Sardjito

Hina Pasien BPJS di Threads, Dokter Elda Putri Dinonaktifkan 3 Bulan dari PPDS UGM Usai Ditarik dari Stase Sardjito

Polemik dokter Elda Putri Rahardini yang menjadi sorotan setelah unggahannya di media sosial (medsos) terkait pasien BPJS Kesehatan berujung pada sanksi akademik. 

Trending

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Hasil imbang kontra Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026), membuat Timnas Indonesia gagal mengamankan tiket ke semifinal Piala AFF 2026.
Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Hingga Amerika penuhi semua syarat, Iran tidak akan membuka Selat Hormuz, syarat itu termasuk mengakhiri ancaman terhadap Teheran.
Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Aparat dari Polrestabes Bandung bersama Polda Jawa Barat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.
Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Operasi gabungan BNN, TNI AL, Bea Cukai, Polri, BIN, dan Polda Kepri berhasil menggagalkan penyelundupan 1,3 ton ketamin dari kapal King Sun di Perairan Natuna.
Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku mutilasi di Depok ternyata sempat berbicara hal menyeramkan soal pembunuhan ke temannya. 
FIFA ASEAN Cup 2026, Panggung Timnas Indonesia Unjuk Identitas

FIFA ASEAN Cup 2026, Panggung Timnas Indonesia Unjuk Identitas

Timnas Indonesia akan kembali bertemu Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026. Pertemuan tersebut berpotensi menjadi pertandingan yang sarat dendam sekaligus unjuk identitas.
Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan kaki korban mutilasi Depok belum ditemukan hingga saat ini. Kendalanya, yakni titik pasti di mana tersangka membuangnya dan aliran air.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT