News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mobil Google Maps Jadi Korban Google Mapsnya Sendiri di Kebun Tebu Malang, Kok Bisa ?

Sering kali kita baca atau lihat di pemberitaan medsos maupun di media online, soal banyaknya mobil yang tersesat akibat mengikuti petunjuk  Google Maps
Selasa, 13 Juni 2023 - 19:56 WIB
Mobil Gogle Maps Jadi Korban Google Mapsnya Sendiri
Sumber :
  • tim tvone - edy cahyono

Malang, tvOnenews.com - Sering kali kita membaca atau melihat di pemberitaan media sosial (medsos) maupun di media online, soal banyaknya mobil yang tersesat akibat mengikuti petunjuk Google Maps. 

Kini ceritanya, bukannya pengguna mobil pribadi maupun umum yang jadi korban Google Maps, tapi Mobil Google Maps sendiri yang nyasar, kok bisa?

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kejadian evakuasi mobil Google Maps yang nyasar dan masuk perkebunan warga ini menjadi viral di media sosial setelah diunggah oleh akun @terang_media pada Sabtu (10/6). 

“Mobil Google Maps nyasar. Lokasi: Malang, Jawa Timur," isi narasi dalam keterangan unggahan Instagram @terang_media.

Seperti yang diketahui, mobil Google Maps bertugas untuk menjelajahi jalan dan gang-gang kecil guna memberikan fitur Street View kepada pengguna Google.

Mobil Google Maps ini biasanya mudah dikenali karena memiliki kamera dan antena besar yang terpasang di bagian atas mobil.

Namun, siapa yang bisa menyangka bahwa di balik tugasnya memberikan kemudahan kepada pengguna Google untuk melihat jalan, mobil ini juga bisa tersesat, seperti yang terjadi di Malang.

Mobil Google Maps bernomor polisi B 1142 DFP nyasar ke sebuah kebun tebu di RT 33, RW 06, Dusun Gumukmas, Desa Karangsari, Kecamatan Bantur, Malang. Peristiwa itu sempat diabadikan warga dan viral di media sosial (medsos).

Kejadian berawal pada Kamis (8/6) sekitar pukul 15.00 WIB, mobil yang berisi dua orang itu berjalan mengikuti Google Maps menuju ke dalam sebuah perkebunan tebu. Ternyata saat ditelusuri, jalan itu buntu dan biasanya hanya dipakai untuk akses pengambilan tebu.

"Awalnya memang warga nggak tahu kalau mobil Google Maps itu masuk ke situ. Misal tahu pasti sudah diberitahu kalau jalan itu buntu," ujar Amin salah satu warga setempat kepada tvOnenews.com, Senin (12/6).

Amin menceritakan lagi, ketika mobil mau kembali ternyata mengalami kesulitan. Kendaraan tidak bisa menanjak karena jalan dari tanah itu sangat licin usai terkena air hujan. Pengendara mobil Google Maps itu pun akhirnya keluar dan berjalan ke pemukiman warga untuk meminta pertolongan.

"Akhirnya sebanyak 12 orang warga memberikan pertolongan, sebagian menarik dengan menggunakan tali dari depan dan sebagian lagi mendorong mobil Google Maps dari bagian belakang. Proses evakuasi pun berjalan cukup dramatis," bebernya.

Warga menarik kendaraan bersama-sama sekuat tenaga dalam keadaan jalan menanjak kurang lebih sejauh 400 meter. Bersamaan sopir mencoba memacu mobil agar bisa memudahkan warga dalam menarik mobil Google Maps itu.

"Hampir kurang lebih 30 menit kemudian, mobil Google Maps berhasil dievakuasi," ujar Amim.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lanjut kata Amin,  bahwa pada akhir 2022 lalu juga sempat ada sebuah mobil jasa pengangkut barang dari Bogor sempat nyasar ke perkebunan tebu itu. Berdasarkan keterangan sopir, tujuan pengiriman barang itu berada di jalan buntu itu.

"Jadi itu kendaraan ngangkut perabotan rumah katanya tujuannya di jalan buntu itu. Untungnya saat mau masuk ketemu warga dan kemudian dihadang dan dikasih tahu kalau jalur itu buntu. Memang kalau dilihat di maps ada jalan, tapi faktanya buntu," pungkas Amin sambil tersenyum mengakhiri ceritanya. (eco/hen)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

BREAKING
NEWS
Polri Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Dugaan Penyadapan Nomor Telepon Presiden Prabowo: Inisial LSP, ASN, dan EH

Polri Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Dugaan Penyadapan Nomor Telepon Presiden Prabowo: Inisial LSP, ASN, dan EH

Polri tetapkan tiga tersangka kasus dugaan penyadapan secara ilegal dan penghapusan data elektronik serta illegal access terhadap Presiden RI Prabowo Subianto.
Sukses Juara Liga 2, Garudayaksa FC Ingin Ulangi Prestasi di I.League Cup 2026-2027

Sukses Juara Liga 2, Garudayaksa FC Ingin Ulangi Prestasi di I.League Cup 2026-2027

Garudayaksa FC tak sekadar ingin meramaikan I.League Cup 2026/27. Klub tersebut memasang target tinggi dengan membidik gelar juara.
Viral! Kronologi Dua WNI Tewas Terseret Ombak saat Memancing di Jepang, Sempat Diselamatkan Peselancar

Viral! Kronologi Dua WNI Tewas Terseret Ombak saat Memancing di Jepang, Sempat Diselamatkan Peselancar

Berikut fakta-fakta soal kisah 4 WNI yang terseret ombak saat memancing di Jepang. Dua di antaranya dinyatakan meninggal dunia usai dilakukan pencarian.
Menteri Rosan Laporkan Progres Proyek Kampung Haji Indonesia di Mekkah ke Presiden Prabowo: Siap Groundbreaking Desember 2026

Menteri Rosan Laporkan Progres Proyek Kampung Haji Indonesia di Mekkah ke Presiden Prabowo: Siap Groundbreaking Desember 2026

Proyek strategis pembangunan Kampung Haji Indonesia di Mekkah, Arab Saudi, dipastikan memasuki tahap peletakan batu pertama (groundbreaking) pada Desember 2026
Viral Nota Pembelian Mie Gacoan Ikut Ditaruh di Atas Piring Berisi Mi, Netizen: This is Disgusting

Viral Nota Pembelian Mie Gacoan Ikut Ditaruh di Atas Piring Berisi Mi, Netizen: This is Disgusting

Pemilih akun @allwinshihombing mengunggah postingan tentang kekecewaannya terhadap outlet Mie Gacoan yang ikut menaruh nota pembelian di atas piring berisi mi.
Menunggu Kejelasan MotoGP Qatar 2026 Akhir Pekan Ini, Pedro Acosta Pilih Berlibur ke Indonesia usai Grand Prix Malaysia

Menunggu Kejelasan MotoGP Qatar 2026 Akhir Pekan Ini, Pedro Acosta Pilih Berlibur ke Indonesia usai Grand Prix Malaysia

Pedro Acosta memilih menghabiskan waktu di Indonesia setelah menyelesaikan MotoGP Malaysia 2026 di Sirkuit Sepang.

Trending

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Komisi Pemeberantasan Korupsi (KPK) mengaku kembali melayangkan surat pemanggilan terhadap Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid.
Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Video kedatangan rombongan OTK di Rumah Herri Pras beredar di media sosial. Dalam rekaman yang diberitakan, seorang pria terlihat menendang Herri hingga terjatuh.
4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

Jadwal Piala Asia 2027 bergeser ke Desember, memberi John Herdman dan PSSI waktu tambahan untuk mematangkan skuad Timnas Indonesia dan memantau diaspora
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT