GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jelang Idul Adha, Juleha Ajarkan Cara Menyembelih Hewan Kurban yang Benar Sesuai Syar’i

Menjelang Hari Raya Idul Adha, puluhan warga dari berbagai daerah di Jawa Timur mengikuti pelatihan teknik menyembelih hewan kurban yang baik dan benar sesuai dengan syar’i.
  • Reporter :
  • Editor :
Minggu, 25 Juni 2023 - 11:27 WIB
Cara Menyembelih Hewan Kurban yang Benar Sesuai Syar’i
Sumber :
  • tvOne - sandi irwanto

Surabaya, tvOnenews.com - Menjelang Hari Raya Idul Adha, puluhan warga dari berbagai daerah di Jawa Timur mengikuti pelatihan teknik menyembelih hewan kurban yang baik dan benar sesuai dengan syar’i. Dengan pelatihan menyembelih hewan kurban ini, diharapkan warga bisa melakukan sendiri penyembelihan hewan kurban di masjid maupun mushola, saat Idul Adha nanti.

Sebanyak 50 warga dari berbagai daerah di Jawa Timur mengikuti pelatihan atau bimbingan teknik menyembelih hewan kurban di masjid jami’ Nurul Islam jalan Panjang Jiwo Besar Surabaya.  Dalam pelatihan penyembelihan hewan kurban ini langsung menghadirkan praktisi tukang jagal sapi dari rumah potong hewan, Pegirian Surabaya, yang tergabung dalam Juru Sembelih Halal atau Juleha, Jawa Timur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam pelatihan menyembelih hewan kurban ini para peserta cukup antusias menyimak materi yang disampaikan para mentor. Tidak hanya mengajarkan teknik menyembeli yang baik dan benar sesuai dengan syar’i atau ajaran Islam, namun para mentor juga mengajarkan teknik merobohkan dan mengikat kaki hewan kurban.

“Teknik merobohkan hewan kurban ini dinilai paling sulit saat hendak menyembelih hewan kurban seperti sapi dengan ukuran besar. Karena itu para peserta juga diminta bisa menguasainya,” ungkap Ustadz Lukman Arif Khalim, Ketua Bimtek Juleha Surabaya, Jatim.

Menurut Ustadz Lukman Arif Khalim, materi bimtek penyembelihan hewan kurban kali ini disampaikan cukup lengkap dengan mentor yang berbeda-beda, seperti teknik mengikat kaki, teknik merobohkan hewan kurban dan teknik menyembelih hewan kurban.
 
“Pelatihan penyembelihan hewan kurban ini cukup penting bagi masyarakat yang ingin menyembelih hewan kurbannya secara mandiri, tidak menggunakan jasa tukang jagal. Jadi mereka bisa melakukan sendiri jika sudah memahami semua materi pelatihan ini,” ujar Lukman Arif Khalim.

Sementara itu, salah seorang peserta mengakut pelatihan penyembelihan hewan kurban ini cukup membantu dan bermanfaat baginya saat hendak melakukan penyembelihan. Selain menambah ilmu menyembelih secara syar’i, pelatihan ini dirasa bisa menguatkan mental bagi para pemula dalam menyembelih hewan kurban.

“Alhamdulillah, pelatihan ini menambah ilmu terutama cara menyembelih hewan kurban sesuai yang benar sesuai dengan syariat. Ini cukup penting dan membantu kami sebagai masyarakat awam yang sebelumnya tidak pernah menyembelih hewan kurban,” ujar Hanafi Muslim, salah seorang peserta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Bagi saya pribadi, kesulitannya itu pada persoalan mental. Kalau secara teknik Insya’Allah saya sudah memahaminya. Namun kalau mental itu yang kadang membuat kita tidak tega, takut atau yang lainnya, itu pasti kita alami bagi yang belum pernah menyembelih. Dengan ikut pelatihan ini, para mentor telah mengajarkan bagaimana kita harus melakukan penyembelihan, tidak hanya secara teknik namun juga membuat percaya diri,” ujarnya.  

Dengan pelatihan atau bimbingan teknik penyembelihan hewan kurban ini, diharapkan warga bisa memahami dan melakukan penyembelihan sendiri saat hari raya Idul Adha nanti, baik yang digelar di mushola maupun di masjid, Hal ini karena mereka sudah memahami cara menyembelih  hewan kurban, sehingga tidak mengandalkan jasa tukang jagal sapi dari rumah potong hewan. (msi/gol)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Media Malaysia Tiba-tiba Sebut Mees Hilgers Bisa Pindah ke Klub yang Pernah Kena Comeback Persib di ACL 2

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Media Malaysia Tiba-tiba Sebut Mees Hilgers Bisa Pindah ke Klub yang Pernah Kena Comeback Persib di ACL 2

Media Malaysia mengaitkan Mees Hilgers dengan Selangor, klub eks Bambang Pamungkas yang pernah dibuat tak berdaya oleh comeback Persib di ACL Two musim ini.
Bukan Nggak Mau, Dua Juri LCC Tak Minta Maaf Langsung ke Siswi SMAN 1 Pontianak Karena Sudah Diwakili Lembaga

Bukan Nggak Mau, Dua Juri LCC Tak Minta Maaf Langsung ke Siswi SMAN 1 Pontianak Karena Sudah Diwakili Lembaga

MPR RI buka alasan dua juri LCC 4 Pilar tak meminta maaf langsung ke siswi SMAN 1 Pontianak dan jelaskan status penonaktifan juri.
Senang Bukan Main Bisa Reuni dengan Vanja Bukilic di Red Sparks pada V League 2026/2027, Ko Hee-jin: Sangat Menyenangkan!

Senang Bukan Main Bisa Reuni dengan Vanja Bukilic di Red Sparks pada V League 2026/2027, Ko Hee-jin: Sangat Menyenangkan!

Red Sparks akhirnya telah mengumumkan dua pemain asing mereka yakni Vanja Bukilic dan Zhong Hui, yang akan berlaga pada gelaran V League 2026/2027 mendatang.
Terjebak di Grup Neraka Piala Asia 2027, Pemain Naturalisasi Sebut Timnas Indonesia Punya Peluang untuk Lolos

Terjebak di Grup Neraka Piala Asia 2027, Pemain Naturalisasi Sebut Timnas Indonesia Punya Peluang untuk Lolos

Timnas Indonesia terjebak di Grup F bersama Jepang, Qatar, dan Thailand. Artinya, dua dari empat tim di grup tersebut pernah merasakan sebagai juara Piala Asia. 
Karen Hertatum Tak Mau Diam Lagi, Sebut Dede Sunandar Ketahuan Selingkuh hingga 5 Kali Sejak Awal Pernikahan

Karen Hertatum Tak Mau Diam Lagi, Sebut Dede Sunandar Ketahuan Selingkuh hingga 5 Kali Sejak Awal Pernikahan

Karen Hertatum bongkar dugaan perselingkuhan Dede Sunandar sejak awal pernikahan. Ia mengaku sang suami sampai 5 kali ketahuan selingkuh. Simak pernyataannya!
Kejari Medan Tangkap DPO Korupsi KUR Rugikan Negara hingga Rp6,28 Miliar

Kejari Medan Tangkap DPO Korupsi KUR Rugikan Negara hingga Rp6,28 Miliar

Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan menangkap daftar pencarian orang (DPO) kasus dugaan tindak pidana korupsi pemberian kredit usaha rakyat (KUR) di salah satu bank

Trending

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Shindy Lutfiana Al Aziz, MC babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar pernah menjadi peserta ajang Tangerang MC Competition 2025.
TRENDING: MC Lomba Cerdas Cermat MPR Diputus Kontrak, hingga Kabar Gembira Dedi Mulyadi Usul Pajak Kendaraan Dihapus

TRENDING: MC Lomba Cerdas Cermat MPR Diputus Kontrak, hingga Kabar Gembira Dedi Mulyadi Usul Pajak Kendaraan Dihapus

Belakangan ini media sosial diramaikan dengan berbagai isu viral. Mulai dari polemik lomba cerdas cermat di Kalimantan Barat, hingga kebijakan Dedi Mulyadi.
Dedi Mulyadi Dikerumuni Warga saat Menertibkan Pedagang, KDM buat Pedagang Bakso Tersenyum: Alhamdulillah

Dedi Mulyadi Dikerumuni Warga saat Menertibkan Pedagang, KDM buat Pedagang Bakso Tersenyum: Alhamdulillah

Momen heboh Dedi Mulyadi dikerumuni warga, saat mendatangi pedagang kaki lima untuk ditertibkan.
Dewan Juri Lomba Cerdas Cermat Akhirnya Buka Suara, Akui Anulir Jawaban Peserta Karena Alasan Ini

Dewan Juri Lomba Cerdas Cermat Akhirnya Buka Suara, Akui Anulir Jawaban Peserta Karena Alasan Ini

Dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI akhirnya buka suara usai menuai kritik dari publik usai aksinya yang menganulir jawaban dari peserta SMAN 1 Pontianak.
Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Josepha Alexandra dan murid SMAN 1 Pontianak, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar dikasi tips penting oleh Gibran Rakabuming Raka.
Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Persoalan sanksi bagi dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat dipastikan belum berakhir. 
Juri LCC MPR RI Akhir Blak-blakan Alasan Salahkan Jawaban SMAN 1 Pontianak, Rupanya Bukan Karena Artikulasi

Juri LCC MPR RI Akhir Blak-blakan Alasan Salahkan Jawaban SMAN 1 Pontianak, Rupanya Bukan Karena Artikulasi

Kegiatan Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI belakangan ini menjadi topik yang sedang hangat dibicarakan publik.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT