News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hebat, Mahasiswa Surabaya Buat Mobil Listrik Tanpa Awak dengan Teknologi Intelegent Control

Mahasiswa di Surabaya berinovasi membuat mobil listrik tanpa awak ini dengan menggunakan tenknologi intelegent control dan terhubung langsung dengan satelit.
Senin, 10 Juli 2023 - 09:02 WIB
Mobil tanpa awak buatan mahasiswa Surabaya
Sumber :
  • sandi irwanto

Surabaya, tvOnenews.com - Mobil listrik menjadi salah satu inovasi di industri otomotif. Begitu juga dengan kendaraan otonom atau kendaraan yang melaju dengan otomatis, tanpa awak atau sopir. Mahasiswa di Surabaya membuat mobil listrik tanpa awak ini dengan menggunakan tenknologi intelegent control dan terhubung langsung dengan satelit. Nantinya, mobil listrik tanpa awak ini digunakan untuk pengankut barang dan rencananya akan diproduksi massal.

Mobil listrik tanpa awak ini bernama Jatayu yang dirancang oleh mahasiswa dari Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Jawa Timur berkolaborasi dengan Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS). Mobil listrik ini memiliki penggerak listrik dan battery pack berkapasitas 33 kilo watt hour yang dapat bertahan selama lima jam. Kendaraan listrik ini berdimensi 3,5x2 meter dengan kapasitas penumpang lima orang dengan formasi duduk tiga orang di belakang dan dua orang di depan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sistem kerja mobil listrik Jatayu ini, dilengkapi beragam sensor mulai dari pemanfaatan GPS yang langsung terhubung dengan satelit dan sensor light raeder, yang digabungkan dengan kamera standar industri untuk big data analisis. Kemudian diproses oleh komputer yang memiliki spesifikasi tinggi yang tertanam dalam mobil.

“Mobil  tanpa awak ini mempunyai kemapuan akselerasi, navigasi hingga dapat mendeteksi lingkungan di sekitarnya, termasuk menghindari halangan dan melakukan pemberhentian secara otonom,” ungkap  Prof Dedid Cahaya Happyanto, dosen pembimbing pembuatan mobil listrik tanpa awak ini.

Prof Dedid menambahkan, pembuatan mobil otonom atau mobil listrik tanpa awak ini merupakan pengembangan dari mobil listrik sebelumnya. Namun, mobil ini tidak bisa dipakai dalam ruangan karena mobil ini langkah kerjanya memakai satelit.

“Sehingga kalau sinyalnya tidak ada, maka tidak bisa berjalan. Selain itu, dalam mobil ini pihaknya  juga membuat sensor untuk halangannya,” ujarnya.

Mobil listrik tanpa awak ini sudah beberapa kali dilakukan oleh para mahasiswa di halaman kampus UPN Veteran Jatim. Meski masih belum sempurna, namun mobil buatan mahasiswa ini hasilnya cukup menggembirakan.

“Memang masih perlu tambahan-tambahan  inovasi di mobil lsitrik tanpa awak ini. Kami kan terus melakukan perbaikan dan pengembangan di mobil tersebut. Biar ke depannya akan semakin  lebih baik lagi,” ujar Dewa Pramudya, salah seorang mahasiwa yang ikut membuat mobil listrik tanpa awak ini.

Sementara itu, Sekretaris LPPM UPN Veteran Jatim, Dedin Finatsiyatull Rosida menyebutkan, pihaknya mengembakan dua inovasi  mobil listik yang bekerjasama riset dosen dan mahasiswa sebagai inisiasi awal. Apalagi, pihaknya memiliki Prodi Teknik Mesin dan Fisika yang menunjang keilmuan dalam perancangan kendaraan listrik.

“Mobil listrik tanpa awak ini dikembangkan dari riset beberapa prodi dengan anggaran yang masih minim. Tentunya ke depan kami ingin menyempurnakan kendaraan ini agar bisa berstandar sehingga bsia menggandeng industri untuk produksi massal,” terangnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk saat ini, mobil listrik tanpa awak bisa dimanfaatkan untuk mobilitas mengantar barang di dalam kampus. Sebab, akan lebih aman jika dipakai untuk mengantar barang karena perlu penyempurnaan sensor untuk menghindari tabrakan.

Melalui teknologi intelegent control,  mobil listrik tanpa awak yang dibuat selama enam bulan ini, akan bisa dimanfaatkan untuk mengantar barang atau lainnya ke seluruh area kampus. Bila prototype mobil listrik tanpa awak ini sudah dikembangkan, dapat digunakan di jalan raya, rencananya akan diproduksi secara massal. (msi/far)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Banding Ditolak! Leicester City Tetap Dihukum Minus 6 Poin, Degradasi di Depan Mata

Banding Ditolak! Leicester City Tetap Dihukum Minus 6 Poin, Degradasi di Depan Mata

Kabar buruk menghantam Leicester City setelah upaya banding mereka resmi ditolak. Klub berjuluk The Foxes itu dipastikan tetap menerima hukuman pengurangan enam poin akibat pelanggaran aturan keuangan.
Gara-gara Judol, Anak Tega Mutilasi Ibu Kandung dan Buang Jasad ke Kebun di Sumsel

Gara-gara Judol, Anak Tega Mutilasi Ibu Kandung dan Buang Jasad ke Kebun di Sumsel

Polres Lahat, Sumatera Selatan, akhirnya membongkar motif keji di balik aksi pembunuhan disertai mutilasi yang dilakukan seorang anak terhadap ibu kandungnya. 
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok, 10 April 2026, untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Panduan strategi finansial harian.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok, 10 April 2026, untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Panduan strategi finansial harian.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.
Gara-gara Judol, Anak Tega Mutilasi Ibu Kandung dan Buang Jasad ke Kebun di Sumsel

Gara-gara Judol, Anak Tega Mutilasi Ibu Kandung dan Buang Jasad ke Kebun di Sumsel

Polres Lahat, Sumatera Selatan, akhirnya membongkar motif keji di balik aksi pembunuhan disertai mutilasi yang dilakukan seorang anak terhadap ibu kandungnya. 
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT