GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kecewa, Korban Dugaan Penipuan Jual Beli Kavling "Bodong" di Peganden Manyar, Gresik, Lapor Polisi

penjual tanah kavling di Desa Peganden, Kecamatan Manyar, dilaporkan ke Polres Gresik atas dugaan penipuan. diduga melibatkan Kepala Desa dalam jual belinya
Selasa, 11 Juli 2023 - 14:49 WIB
Dugaan Penipuan Jual Beli Kavling "Bodong" di Peganden Manyar Gresik
Sumber :
  • tim tvone - habib

Gresik, tvOnenews.com - Waspadalah jika anda akan berinvestasi tanah kavling. Di Gresik, penjual tanah kavling di Desa Peganden, Kecamatan Manyar, akhirnya dilaporkan ke Polres Gresik atas dugaan penipuan. Hal itu diduga melibatkan Kepala Desa dalam proses jual belinya, sebab ada riwayat tanah yang dikeluarkan oleh pihak desa, Selasa(11/7).

Adapun pelapor bernama Sukmajaya (51), warga Desa Peganden, Kecamatan Manyar, Gresik, melalui kuasa hukum Abdullah Syafi'i mengatakan, jika banyak korban jual beli tanah kavling bodong di wilayah Desa Peganden, Kecamatan Manyar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Abdullah Syafi'i, para korban sudah berusaha menempuh jalan damai secara musyawarah bersama, namun pihak penjual tanah kavling tidak bisa diajak berunding, hingga akhirnya dilaporkan ke polisi.

Masih menurut pihak pelapor, dugaan surat-surat tanah tersebut ganda, karena korban sudah melunasi pembelian tanah kavling, dan ada riwayat tanah dari Desa Peganden, Kecamatan Manyar. Selain itu, juga ada Surat Perjanjian Jual Beli (SPJB) yang ditandatangani Kepala Desa atas nama Mustain.

Namun, ketika pemilik tanah akan membangun di lahan kavling tersebut, tiba-tiba muncul pemilik tanah yang mempunyai dokumen sertifikat, sehingga pihak korban tidak bisa membangun dan memiliki tanah yang sudah dibelinya.

Tanah kavling yang dibeli korban, pada tahun 2021 lalu itu seharga Rp60 Juta, dengan luas lebar 6,5 meter dan panjang 15 meter.

“Harga dalam surat 60 juta tapi korban membayar 137 juta semua ada bukti kuitansinya. Kita sudah menempuh mediasi, namun tidak menemukan titik temu, sehingga korban penjualan tanah kavling dokumen ganda ini melaporkan ke Polres Gresik,” ujar Abdullah Syafii, pada awak media.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih lanjut Abdullah Syafi’i menjelaskan korban jual beli tanah kavling di Desa Peganden, Kecamatan Manyar lebih dari 10 orang dan sudah berusaha menemui terlapor, yaitu Muhammad Abdullah (31) warga Desa Peganden, Kecamatan Manyar dan Mustain, selaku Kepala Desa Peganden. 

“Pihak Kepala Desa sudah pernah mengakui, bahwa ada surat tanah yang ganda, sehingga tetap dilaporkan, sebab membuat riwayat tanah dan menjadi saksi dalam Surat Perjanjian Jual Beli,” jelasnya. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

AFC Larang Mathew Baker Bela Timnas Indonesia U-17 Lagi, Bek Liga Australia Bakal Naik Kelas ke Garuda Muda Buat Piala AFF U-19 2026

AFC Larang Mathew Baker Bela Timnas Indonesia U-17 Lagi, Bek Liga Australia Bakal Naik Kelas ke Garuda Muda Buat Piala AFF U-19 2026

Mathew Baker tidak lagi bisa bela Timnas Indonesia U-17 setelah usianya melewati batas. Bek muda yang berkarier di Australia itu kini resmi naik kelas ke U-19.
Adu Statistik Mentereng Megawati Hangestri dan Jordan Wilson, Hyundai Hillstate Langsung Dijagokan Juara V-League

Adu Statistik Mentereng Megawati Hangestri dan Jordan Wilson, Hyundai Hillstate Langsung Dijagokan Juara V-League

Kehadiran Megawati Hangestri dan Jordan Wilson di Hyundai Hillstate langsung memunculkan satu topik panas di kalangan pecinta voli Korea. Siapa lebih ganas?
Mahasiswa UHN Curhat Fasilitas Rusak di RDP, Effendi Simbolon: Perubahan Besar Segera Datang

Mahasiswa UHN Curhat Fasilitas Rusak di RDP, Effendi Simbolon: Perubahan Besar Segera Datang

Ketua Umum Pengurus Yayasan Universitas HKBP Nommensen (UHN), Effendi Muara Sakti Simbolon, menegaskan komitmennya untuk membawa perubahan besar di lingkungan
Soal NGO Dituding jadi Antek Asing, Trend Asia Bantah: Justru Jaga Demokrasi

Soal NGO Dituding jadi Antek Asing, Trend Asia Bantah: Justru Jaga Demokrasi

Ashov menilai munculnya gelombang kritik terhadap sejumlah kebijakan strategis pemerintah tidak bisa dilepaskan dari minimnya ruang dialog publik dalam proses pembahasan aturan.
Tak Terima Siswinya Disalahkan, Rupanya Guru Pendamping SMAN 1 Pontianak Sempat Lakukan Hal ini di LCC MPR RI

Tak Terima Siswinya Disalahkan, Rupanya Guru Pendamping SMAN 1 Pontianak Sempat Lakukan Hal ini di LCC MPR RI

Guru pendamping Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR dari SMAN 1 Pontianak rupanya sempat protes karena jawaban dianggap salah.
Setiap Hari Jumat Perbanyak Amalan ini Agar Mendapat Limpahan Pahala, Begini Penjelasan Syekh Ali Jaber

Setiap Hari Jumat Perbanyak Amalan ini Agar Mendapat Limpahan Pahala, Begini Penjelasan Syekh Ali Jaber

Banyak amalan yang bisa dilakukan di hari Jumat untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, bahkan terdapat amalan yang lebih utama daripada membaca Al-Qur’an

Trending

MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diadakan MPR RI masih menjadi perhatian publik. Kini SMAN 1 Sambas menjadi sorotan
Direspon KDM, Ini Kronologi Wanita Surabaya Terjerat Love Scamming Rp2,1 M oleh Warga Cirebon yang Ngaku Pegawai UNICEF

Direspon KDM, Ini Kronologi Wanita Surabaya Terjerat Love Scamming Rp2,1 M oleh Warga Cirebon yang Ngaku Pegawai UNICEF

Wanita Surabaya, WS mengadu ke Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) imbas jadi korban penipuan & perampokan lewat love scamming warga Cirebon keturunan Kamerun.
2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

Teka-teki lima calon naturalisasi Timnas Indonesia makin panas, dua nama mulai bocor dan tiga sosok lain disebut punya profil tak biasa untuk Garuda masa depan.
Tim SMAN 1 Pontianak Disambut Hangat Sekda Kalbar dan Ikatan Alumni, Dukung Penuh Keputusan Sekolah

Tim SMAN 1 Pontianak Disambut Hangat Sekda Kalbar dan Ikatan Alumni, Dukung Penuh Keputusan Sekolah

Tim SMAN 1 Pontianak disambut hangat oleh Sekda Kalbar dan IKASMANSA Pontianak, mereka mendukung penuh keputusan sekolah.
Buntut Polemik Juri LCC MPR RI, Akun Media Sosial ini Mengaku Jadi Keluarga Josepha Alexandra Buat Publik Geram

Buntut Polemik Juri LCC MPR RI, Akun Media Sosial ini Mengaku Jadi Keluarga Josepha Alexandra Buat Publik Geram

Utas akun media sosial Threads @zvanniisygg mengaku sebagai keluarga Josepha Alexandra, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar viral.
Seusai Menolak Lomba Ulang, SMAN 1 Pontianak Nostalgia Kemenangan Lomba Cerdas Cermat MPR Tahun 2025

Seusai Menolak Lomba Ulang, SMAN 1 Pontianak Nostalgia Kemenangan Lomba Cerdas Cermat MPR Tahun 2025

Setelah menyatakan mundur dari perlombaan ulang babak final Lomba Cerdas Cermat dari MPR RI, SMAN 1 Pontianak mengenang masa kemenangannya pada tahun 2025.
Reaksi Warganet atas Sikap Tegas SMAN 1 Pontianak Tolak Lomba Ulang Final LCC MPR: Respek untuk Poin 5 dan 6

Reaksi Warganet atas Sikap Tegas SMAN 1 Pontianak Tolak Lomba Ulang Final LCC MPR: Respek untuk Poin 5 dan 6

SMAN 1 Pontianak resmi tolak lomba ulang final LCC Empat Pilar MPR Kalbar 2026. Warganet beri pujian, terutama untuk pernyataan poin 5 dan 6.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT