GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Antisipasi Penyebaran Antraks yang Terjadi di Gunung Kidul dan Pacitan, Petugas Kesehatan Sidak Hewan Sapi di Pasar Hewan Madiun

Dinas Peternakan Jatim dan Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Kabupaten Madiun kembali gencar melakukan sidak peredaran sapi terkait kasus Antraks di Pacitan
  • Reporter :
  • Editor :
Selasa, 18 Juli 2023 - 12:25 WIB
Petugas Kesehatan tengah melakukan pengecekan kesehatan sejumlah hewan
Sumber :
  • Tim tvOne/Miftahul Ervan

Madiun, tvOnenews.com - Munculnya penyakit Antraks pada hewan ternak di Kabupaten Pacitan dan Gunung Kidul Jawa Tengah, membuat Dinas Peternakan Propinsi Jatim dan Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Kabupaten Madiun kembali gencar melakukan sidak peredaran sapi di sejumlah pasar hewan di Kabupaten Madiun. Selasa (18/7/2023).

Dokter hewan Bagus Sri Yulianta  yang juga merupakan Kabid Peternakan Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Kabupaten Madiun mengatakan sidak ini dilakukan guna mengantisipasi penyebaran virus antrak yang disebabkan bakteri Bacollus Anthracis pada hewan ternak baik sapi maupun kambing.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Yang pertama pemantauan di pasar hewan ya jadi khusus ini kemudian nanti baru kita lakukan pemantauan di tempat penjual ternak lainya.” Kata Bagus usai pemeriksaan sapi di Pasar Muneng.

Bagus mengatakan ciri-ciri sapi yang terinfeksi virus antrak adalah adanya tingginya jumlah kematian pada sapi yang disertai dengan suhu panas tinggi pada sapi. Kemudian jika ada kematian dibarengi dengan adanya darah yang keluar dari lubang alami.

Sementara pemeriksaan hewan yang dilakukan petugas gabungan adalah dengan mengecek kondisi lubang alami pada sapi, kemudian suhu tubuh sapi, serta kondisi mulut. Bagi peternak yang sapinya memiliki ciri-ciri tersebut diatas maka dapat segera menghubungi petugas atau mantri hewan terdekat.

“Hingga saat ini kasus antrak di kabupaten Madiun masih belum ada. Maka dari itu kita lakukan pemantauan di lapangan ini adalah dalam rangka mencegah supaya tidak menyebar ke kabupaten Madiun .” Imbuhnya.

Bagus juga menambahkan, pihaknya akan berkordinasi dengan petugas yang ada di kecamatan untuk ikut melakukan pemantauan lalu lintas hewan ternak di daerahnya masing-masing. Khusunya hewan ternak dari Pacitan dan Gunung Kidul. Karena di daerah tersebut antrak muncul. 

“Perlu diwaspadai karena antrak ini bisa menular ke manusia yaitu melalui makanan atau daging yang dikonsumsi maupun kontak langsung (memegang) dengan hewan yang terinfeksi antrak.” Pungkas Bagus.

Terpisah, Wardi (58) salah satu peternak sapi asal Caruban Madiun mengaku dirinya dengan peternak lainya sempat takut dan khawatir. Karena peternak sapi baru saja bisa menghela nafas lega dari virus PMK yang menyerang sapi, kini datang kembali virus antraks.

“Ya takut mas, baru saja lepas dari PMK, banyak sapi mati banyak peternak rugi, ini datang lagi virus baru.” Ujar Wardi.

Wardi yang memiliki 10 ekor sapi di rumahnya hanya berusaha mengantisipasi virus tersebut agar tidak menular ke sapi miliknya dengan menjaga kebersihan kandang dan juga makanan sehat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ya menjaga kebersihan kandang aja, kasih makanan sehat khususnya kasih empon-empon itu buat jamu sapi. Sebulan sekali juga diperiksakan kesehatannya ke mantri.” Tutup Wardi.

Hingga kini, petugas gabungan belum menemukan adanya indikasi sapi atau kambing di Kabupaten Madiun yang tertular virus antrak. Namun demikian pemerintah setempat kembali memperketat peredaran jual beli sapi dan kambing dari luar daerah masuk ke Madiun. (men/mii)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

‎Meski Persija Sudah Pasti Tak Juara, Mauricio Souza Akui akan Turunkan Skuad Utama saat Hadapi Persik Kediri

‎Meski Persija Sudah Pasti Tak Juara, Mauricio Souza Akui akan Turunkan Skuad Utama saat Hadapi Persik Kediri

Persija tak mau asal tampil kontra Persik Kediri meski gagal juara Super League. Mauricio Souza menegaskan Macan Kemayoran bakal turun dengan skuad utama nanti.
Kasus Penjambretan di Jakarta Kian Marak, DPRD DKI Minta Pemprov Evaluasi Sistem Keamanan

Kasus Penjambretan di Jakarta Kian Marak, DPRD DKI Minta Pemprov Evaluasi Sistem Keamanan

Kasus penjambretan di Jakarta kembali jadi sorotan usai turis Italia menjadi korban di Bundaran HI. DPRD DKI minta sistem keamanan dievaluasi.
Dedi Mulyadi Ingin 70 Persen Hasil Tambang Bogor untuk Warga Sekit

Dedi Mulyadi Ingin 70 Persen Hasil Tambang Bogor untuk Warga Sekit

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi melontarkan rencana besar demi mewujudkan keadilan ekonomi bagi masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan pertambangan Bogor -
Tegas Protes Juri LCC MPR RI, Sisi Lain Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak Diungkap Ayah Kandung: Orangtua Juga Khawatir

Tegas Protes Juri LCC MPR RI, Sisi Lain Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak Diungkap Ayah Kandung: Orangtua Juga Khawatir

Nama Josepha Alexandra alias Ocha belakangan menjadi sorotan publik usai videonya memprotes keputusan juri dalam final Lomba Cerdas Cermat (LCC) MPR RI viral.
Bukan SUGBK, PSSI Dikabarkan Pilih Stadion Ini Jadi Kandang Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Bukan SUGBK, PSSI Dikabarkan Pilih Stadion Ini Jadi Kandang Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

PSSI dikabarkan tak memilih SUGBK sebagai kandang Timnas Indonesia di Piala AFF 2026. Stadion Pakansari disebut disiapkan untuk laga krusial Garuda tahun ini.
Incar Hasil Positif di MotoGP Catalunya 2026, Toprak Razgatlioglu akan Tiru Trik dari Fabio Quartararo di Le Mans

Incar Hasil Positif di MotoGP Catalunya 2026, Toprak Razgatlioglu akan Tiru Trik dari Fabio Quartararo di Le Mans

Rookie milik Pramac Racing, Toprak Razgatlioglu, berencana meniru setelan motor ala Fabio Quartararo di MotoGP Catalunya 2026 akhir pekan ini.

Trending

MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diadakan MPR RI masih menjadi perhatian publik. Kini SMAN 1 Sambas menjadi sorotan
Diminta Gantikan Posisi Mauricio Souza, Legenda yang Bawa Persija Juara Era 2001 Beri Respons Berkelas

Diminta Gantikan Posisi Mauricio Souza, Legenda yang Bawa Persija Juara Era 2001 Beri Respons Berkelas

Luciano Leandro, legenda Persija Jakarta di era 2001 menjawab permintaan suporter Jakmania untuk menggeser Mauricio Souza dari kursi pelatih Macan Kemayoran.
AFC Larang Mathew Baker Bela Timnas Indonesia U-17 Lagi, Bek Liga Australia Bakal Naik Kelas ke Garuda Muda Buat Piala AFF U-19 2026

AFC Larang Mathew Baker Bela Timnas Indonesia U-17 Lagi, Bek Liga Australia Bakal Naik Kelas ke Garuda Muda Buat Piala AFF U-19 2026

Mathew Baker tidak lagi bisa bela Timnas Indonesia U-17 setelah usianya melewati batas. Bek muda yang berkarier di Australia itu kini resmi naik kelas ke U-19.
Kapten Timnas Indonesia Era Shin Tae-yong Resmi Abroad, Bek Garuda Muda Gabung Klub Juara Liga Timor Leste dan Siap Tampil di AFC Challenge League

Kapten Timnas Indonesia Era Shin Tae-yong Resmi Abroad, Bek Garuda Muda Gabung Klub Juara Liga Timor Leste dan Siap Tampil di AFC Challenge League

Bek muda Timnas Indonesia buat kejutan dengan melanjutkan karier di luar negeri. Adalah Barnabas Sobor yang resmi bergabung dengan klub juara Liga Timor Leste.
2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

Teka-teki lima calon naturalisasi Timnas Indonesia makin panas, dua nama mulai bocor dan tiga sosok lain disebut punya profil tak biasa untuk Garuda masa depan.
Sosok Indang Maryati, Kepala SMAN 1 Pontianak yang Tegas Tolak Ikut Final Ulang Cerdas Cermat MPR, Aktif Jadi Pembicara Forum Anak dan Pendidikan

Sosok Indang Maryati, Kepala SMAN 1 Pontianak yang Tegas Tolak Ikut Final Ulang Cerdas Cermat MPR, Aktif Jadi Pembicara Forum Anak dan Pendidikan

Indang Maryati menjelaskan, sejak awal pihak sekolah tidak pernah berniat menggugurkan hasil kompetisi yang telah diumumkan.
Direspon KDM, Ini Kronologi Wanita Surabaya Terjerat Love Scamming Rp2,1 M oleh Warga Cirebon yang Ngaku Pegawai UNICEF

Direspon KDM, Ini Kronologi Wanita Surabaya Terjerat Love Scamming Rp2,1 M oleh Warga Cirebon yang Ngaku Pegawai UNICEF

Wanita Surabaya, WS mengadu ke Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) imbas jadi korban penipuan & perampokan lewat love scamming warga Cirebon keturunan Kamerun.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT