News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Usai, Sekolah di Surabaya Beri Edukasi soal "Polisi Sahabat Kita"

MPLS (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah) telah berakhir. Seluruh siswa di SDN Dukuh Menanggal I Surabaya, mengikuti rangkaian penutupan MPLS
Jumat, 21 Juli 2023 - 12:41 WIB
kegiatan penutupan MPLS
Sumber :
  • tim tvone - syamsul huda

Surabaya, tvOnenews.com – MPLS (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah) telah berakhir. Seluruh siswa di SDN Dukuh Menanggal I Surabaya, mulai dari kelas 1-6 mengikuti rangkaian kemeriahan penutupan MPLS, Jumat (21/7), di awal tahun pelajaran 2023/2024. 

Kegiatan penutupan MPLS di Jumat ceria ini diawali bakti sosial, yaitu berbagi nasi Jumat Berkah, kepada pengguna jalan di sekitar sekolah. Jumat Berkah ini rutin dilakukan oleh sekolah bekerjasama dengan walimurid melalui komite sekolah. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Alhamdulillah kegiatan MPLS tahun ini berjalan dengan lancar, dimulai hari Senin sampai Kamis, dan ditutup hari ini, Jumat (21/7), dengan rangkaian Jumat Berkah, polisi sahabat anak yang menghadirkan anggota polisi dari Polsek Gayungan, dan diakhiri dengan makan bersama dan berbagi makanan kepada sesama. Semoga kebaikan ini bisa memotivasi anak-anak untuk lebih berprestasi,” jelas Istiqomah, selaku Kepala Sekolah SDN Dukuh Menanggal I Surabaya.

Selanjutnya, pihak sekolah juga mengundang kepolisian dari Polsek Gayungan, diwakili oleh Kanit Binmas, Iptu Wasis dan anggota Bhabinkamtibmas, Aipda Bosco. 

Pada kegiatan kali ini, polisi berbagi cerita dengan ratusan siswa-siswi dengan tema "Polisi Sahabat Anak.” Polisi adalah sahabat dan teman, yang selalu dekat dengan masyarakat, termasuk anak-anak.

Iptu Wasis menyampaikan soal larangan yang tidak boleh dilakukan oleh para siswa, seperti berkendara menggunakan motor, mencuri, merokok dan lain-lain, termasuk juga mengenai kewaspadaan anak-anak akan bahaya yang mengintai, agar selalu berhati-hati kepada orang asing di sekitar kita. 

“Anak-anak usia SD tidak boleh naik sepeda motor ya, nanti pak polisi proses, yang mengambil bukan orang tua, tapi kepala sekolah. Anak-anak juga tidak boleh membully teman ya, tidak boleh merokok karena akan merusak kesehatan,” terang Iptu Wasis, yang disambut dengan keriuhan tepuk tangan oleh ratusan siswa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pengetahuan dan wawasan dari polisi kepada siswa-siswi SDN Dukuh Menanggal I Surabaya disampaikan untuk kebaikan generasi penerus di masa yang akan datang.

Anak-anak pun senang mengikuti acara ini dari awal sampai akhir.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

PT Jasa Raharja (Persero) pun menyerahkan santunan kepada ahli waris dua korban meninggal dunia yakni Siti Habibah dan anaknya Adisha Raiqa Shafiya.
Ada Eks Polri hingga TNI, 58 WNI Jadi Korban TPPO Modus Tentara Bayaran di Rusia

Ada Eks Polri hingga TNI, 58 WNI Jadi Korban TPPO Modus Tentara Bayaran di Rusia

Menurut Brigjen Pol Nurul Azizah selaku Dirtipid PPA-PPO Bareskrim Polri ada 58 WNI yang menjadi korban TPPO bahkan tak sedikit dari mantan TNI hingga Polisi.
YouTuber Herri Pras Ceritakan Kronologi Digerebek Sekelompok OTK hingga Diduga Diintimidasi di Kediamannya

YouTuber Herri Pras Ceritakan Kronologi Digerebek Sekelompok OTK hingga Diduga Diintimidasi di Kediamannya

YouTuber Herri Pras mengungkapkan awal mula insiden dirinya digeruduk hingga diduga mendapat tindak kekerasan fisik di rumahnya oleh orang tak dikenal (OTK).
14 Pendaki Gunung Merapi Dipulangkan, 11 Orang Akui Terhubung Medsos Open Trip Ilegal

14 Pendaki Gunung Merapi Dipulangkan, 11 Orang Akui Terhubung Medsos Open Trip Ilegal

Sebanyak 14 pendaki ilegal yang memasuki kawasan Gunung Merapi telah dipulangkan setelah sebelumnya diamankan oleh petugas.
Viral di Media Sosial, Ini 5 Fakta Pernikahan Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, Terungkap Asal-usul Sang Istri

Viral di Media Sosial, Ini 5 Fakta Pernikahan Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, Terungkap Asal-usul Sang Istri

Kabar bahagia datang dari Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat yang resmi menikah lagi dengan perempuan bernama Septhelena Maria Yosepha. Berikut 5 faktanya.

Trending

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

PT Jasa Raharja (Persero) pun menyerahkan santunan kepada ahli waris dua korban meninggal dunia yakni Siti Habibah dan anaknya Adisha Raiqa Shafiya.
Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Melalui unggahannya di Threads, netizen tersebut mengungkapkan kekecewaannya lantaran transaksi tarik tunai dari rekening miliknya dibatasi sepihak oleh bank.
Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Prof. Endang Warsiki, Guru Besar IPB University, meninggal dunia pada 2 November 2026. Simak profil, pendidikan, perjalanan hidup, dan kontribusinya di bidang agroindustri.
Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

YouTuber Herri Pras digeruduk dan ditendang oleh sekelompok orang dari komunitas bela diri di kediamannya usai menyebarkan konten viral tantangan bertarung.
Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Nama YouTuber Herri Pras tengah menjadi sorotan setelah sebuah video memperlihatkan dirinya didatangi sekelompok pria bela diri. Ini profilnya.
Viral Nakes RSUD Mampang Prapatan Disebut Tak Sigap Tangani Pasien di IGD: Pasien Kritis tapi Santai Banget, Tutup Aja Lah

Viral Nakes RSUD Mampang Prapatan Disebut Tak Sigap Tangani Pasien di IGD: Pasien Kritis tapi Santai Banget, Tutup Aja Lah

Seorang netizen meluapkan kekecewaannya terhadap lambatnya respons para nakes di RSUD Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, saat menangani pasien gawat darurat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT