GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kasus Buku Pelajaran Agama MTs dan MA Diduga Menyimpang, Penerbit dan PCNU Sampang Lakukan Pertemuan

Kasus buku pelajaran agama tingkat MTs dan MA yang diduga menyimpang, membuat PCNU Sampang mengadakan pertemuan dengan Kementrian Agama dan penerbit buku.
Rabu, 9 Agustus 2023 - 09:40 WIB
Pertemuan penerbit dan PCNU Sampang soal buku menyimpang
Sumber :
  • dimas farik

Sampang, tvOnenews.com - Kasus buku pelajaran agama tingkat Madraaah Stanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA) yang diduga menyimpang dari ajaran Ahlusunnah Waljamaah, membuat sejumlah Pengurus Cabang Nadhatul Ulama (PCNU) Kabupten Sampang mengadakan pertemuan dengan sejumlah Kementrian Agama, maupun pihak penerbit buku di kantor PCNU di Jalan Diponegoro Kabupaten Sampang.

Selain didatangi penerbit buku, sejumlah pengurus PCNU Kementian Agama bagian Litbang dan Diklat RI serta anggota DPD RI, juga ikut sidang membahas tentang buku agama fikih dan akidah akhlak untuk pelajaran MTs dan MA yang diduga menyimpang dari tuntunan Ahlusunnah Waljamaah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari 50 temuan kesalahan pada delapan buku pelajaran fiqih dan aqidah akhlak, salah satunya yang menjadi temuan adalah hukum membaca syahadat sebagai rukun khutbah Jumat, dan menjadi imam sholat syaratnya harus memiliki hafalan Al-quran yang paling banyak, serta memiliki bacaan Al-quran yang fasih dan hukum fiqih lainnya.

"Ada beberapa buku pelajar yang bertentangan atau penyimpangan dari ketentuan ilmu fiqih yang mainstream yang terjadi di masyarakat. Dan memang penyimpangan itu memang ada," Kata Mahrus Zamroni, sekretaris PCNU Kabupaten Sampang pada Selasa (8/8).

Lanjutnya, Mahrus di dalam rapat tersebut mengatakan, para penerbit buku yang telah datang ke kantor PCNU telah bersedia untuk menarik buku pelajaran agama MTs dan MA dari peredaran dan diperbaikinya

"Dari para penerbit buku yang hadir di sini, pada intinya para beliau telah bersedia untuk menarik buku tersebut dan diperbaiki," tuturnya.

Sementara pihak penerbit melalui Litbang dan Diklat Kemenag RI Ridwan Bustamam mengatakan, meski pada tahun sebelumnya, buku tersebut telah diperbaiki, namun masih ada yang belum direvisi dan lolos ke peredaran.

"Sebelum proses penilaian ada buku yang beredar telah diteliti oleh tim. Adapun penelitian tersebut kemudian dinilaikan kepada Litbang Diklat, tentu ada yang lolos ada yang tidak. Ada yang lolos di tahun 2021 ada pula yang lolos di tahun 2023," ucapnya.

Meski telah lolos dari penelitian, para penerbit akan tetap mengawal perbaikan tersebut sampai tuntas.

"Buku yang telah beredar diteliti oleh tim bapak Muqoffi. Adapun peneliti diperbaiki dan dinilaikan kepada Litbang Diklat (Kemenag), tentunya ada yang lolos atau pun tidak. Sekarang tahun 2023 ada yang lolos di tahun 2021 juga. Yang jelas apapun hasilnya dari perbaikan itu, itu tetap dikawal baik dari tim penerbit maupun tim dari bapak Muqoffi tetap mengawal, apakah sudah tepat atau belum sampai selesai," pungkasnya.

Diharapkan, dalam kajian mata pelajaran agama dapat memberikan perbaikan ke masa yang akan datang.

Sebelumnya, diketahui Puluhan buku fiqih dan aqidah akhlak untuk mata pejalaran tingkat Madrasah Tswaiyah (MTs) hingga Madrasah Aliyah (MA) ditemukan oleh Lembaga Dakwah MWC NU Kedungdung, Kabupaten Sampang terdapat kesalahan, menyimpang dari ajaran Ahlusunnah Waljamaah. Temuan penyimpangan tersebut, diketahui setelah dilakukan proses kajian buku fiqih dan aqidah akhlak sejak tahun 2021 lalu yang tersebar di sekolah MTs dan MA. Pernyataan resmi disampaikan di kantor PCNU Kabupaten Sampang, Sabtu (4/8) lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari 50 materi, terdapat kesalahan pada delapan buku pelajaran fikih aqidah akhlak, salah satunya yang diketahu adalah soal hukum membaca syahadat sebagai rukun khutbah Jumat dan hukum fiqih lainnya. Sementara penjelasan tersebut menemukan pendapat yang menyebutkan rukun khutbah Jumat membaca syahadat.

Diterangkan, alasan dasar dilakukan kajian terhadap delapan buku ajar fiqih itu, karena di dalamnya tidak disertai referensi pada setiap penjelasan. Sehingga pihaknya tidak memahami sumber kesalahan berasal dari pengambilan referensi atau narasi yang dikembangkan oleh penulis. (fds/far)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Disetujui Allegri hingga Ibrahimovic, AC Milan Siap All-out Demi Wonderkid Yunani di Bursa Transfer Musim Panas

Disetujui Allegri hingga Ibrahimovic, AC Milan Siap All-out Demi Wonderkid Yunani di Bursa Transfer Musim Panas

AC Milan kembali menegaskan arah pembangunan tim yang kini semakin berfokus pada pengembangan talenta muda. Nama Konstantinos Karetsas muncul sebagai target.
Dugaan Korupsi Aset, Eks Rektor UIN Jakarta Dipanggil Kejari Banten

Dugaan Korupsi Aset, Eks Rektor UIN Jakarta Dipanggil Kejari Banten

Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten tengah menyelidiki dugaan tindak pidana korupsi terkait penguasaan aset negara milik Kementerian Agama (Kemenag) RI berupa Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta oleh sejumlah yayasan.
Jadi Target Utama Allegri, AC Milan Harus Siapkan Dana Besar Demi Gaet Striker Muda Bologna

Jadi Target Utama Allegri, AC Milan Harus Siapkan Dana Besar Demi Gaet Striker Muda Bologna

Ambisi AC Milan memperkuat lini depan kembali menghadapi ujian berat jelang bursa transfer musim panas. Kali ini, target utama mereka adalah Santiago Castro.
FIFA Ikut Heboh! Selebrasi Dingin Beckham Putra Viral Sedunia Usai Brace di Laga Timnas Indonesia Vs Saint Kitts and Nevis

FIFA Ikut Heboh! Selebrasi Dingin Beckham Putra Viral Sedunia Usai Brace di Laga Timnas Indonesia Vs Saint Kitts and Nevis

Beckham Putra mencetak brace saat Timnas Indonesia menang 4-0 atas Saint Kitts and Nevis di FIFA Series 2026. Selebrasinya viral hingga dipamerkan FIFA.
Diam-diam Bikin Kagum John Herdman, Wonderkid Ini Langsung Bersinar di Timnas Indonesia

Diam-diam Bikin Kagum John Herdman, Wonderkid Ini Langsung Bersinar di Timnas Indonesia

Dony Tri Pamungkas tampil gemilang di debut John Herdman bersama Timnas Indonesia di FIFA Series 2026. Wonderkid Persija ini sukses mencuri perhatian.
Ramalan Asmara Weton Tanggal 28 Maret 2026: Selasa Pon Mohon Bicara dari Hati ke Hati dengan Si Dia

Ramalan Asmara Weton Tanggal 28 Maret 2026: Selasa Pon Mohon Bicara dari Hati ke Hati dengan Si Dia

Berikut prediksi kisah asmara yang akan dialami lima weton terpilih pada tanggal 28 Maret 2026.

Trending

Timnas Indonesia Main Nanti Malam! Ini Jadwal dan Jam Pertandingan FIFA Series 2026 Skuad Garuda vs Saint Kitts and Nevis

Timnas Indonesia Main Nanti Malam! Ini Jadwal dan Jam Pertandingan FIFA Series 2026 Skuad Garuda vs Saint Kitts and Nevis

Timnas Indonesia akan melakoni laga FIFA Series 2026 menghadapi Saint Kitts and Nevis pada Jumat (27/03/2026) malam ini. Skuad Garuda pun membidik kemenangan.
Pelatih Bulgaria Blak-blakan soal 'Level' Timnas Indonesia, Sebut Skuad Garuda Lebih Kuat Era Tanpa Naturalisasi

Pelatih Bulgaria Blak-blakan soal 'Level' Timnas Indonesia, Sebut Skuad Garuda Lebih Kuat Era Tanpa Naturalisasi

Komentar mengejutkan datang dari pelatih Bulgaria, Aleksandar Dimitrov, jelang keikutsertaan timnya di FIFA Series. Skuad Garuda lebih kuat tanpa naturalisasi.
FIFA Beri Restu! 4 Pemain Keturunan yang Sudah Dihubungi PSSI Ini Berpeluang Dinaturalisasi dan Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026

FIFA Beri Restu! 4 Pemain Keturunan yang Sudah Dihubungi PSSI Ini Berpeluang Dinaturalisasi dan Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026

PSSI dikabarkan telah menghubungi 4 pemain keturunan yang sudah mendapat restu FIFA untuk dinaturalisasi. Mereka berpotensi memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026.
Terima Kasih Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert! Kini Timnas Indonesia Era John Herdman Punya Fondasi Tangguh Jelang FIFA Series 2026

Terima Kasih Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert! Kini Timnas Indonesia Era John Herdman Punya Fondasi Tangguh Jelang FIFA Series 2026

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, secara khusus menyoroti peran Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert, dalam membentuk wajah permainan skuad Garuda saat ini.
Bojan Hodak Sebut Lini Belakang Timnas Indonesia Sudah Level Internasional, Sebut Saint Kitts and Nevis Bakal Jadi Korban Pertama John Herdman

Bojan Hodak Sebut Lini Belakang Timnas Indonesia Sudah Level Internasional, Sebut Saint Kitts and Nevis Bakal Jadi Korban Pertama John Herdman

Pelatih Persib Bojan Hodak bongkar kekuatan Timnas Indonesia asuhan John Herdman. Ia prediksi Beckham Putra bakal cetak gol lawan Saint Kitts and Nevis di GBK
Postingan Lebaran Megawati Hangestri Diserbu Fans Red Sparks, Megatron Diminta 'Mudik' ke Korea

Postingan Lebaran Megawati Hangestri Diserbu Fans Red Sparks, Megatron Diminta 'Mudik' ke Korea

Penggemar Red Sparks serentak serbu postingan terbaru Instagram Megawati Hangestri yang mengunggah momen lebaran bersama keluarganya di Jember, Jawa Timur.
Timnas Indonesia Untung Besar! FIFA Siapkan Hadiah Spesial Jika Kalahkan Saint Kitts and Nevis, Garuda Berpeluang Kian Melejit

Timnas Indonesia Untung Besar! FIFA Siapkan Hadiah Spesial Jika Kalahkan Saint Kitts and Nevis, Garuda Berpeluang Kian Melejit

Timnas Indonesia berpeluang meraih tambahan poin penting dari FIFA jika mampu menumbangkan Saint Kitts and Nevis pada pertandingan FIFA Series 2025 malam ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT