News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dari Orasi Kebangsaan Resolusi Jihad : Perang 10 November di Surabaya Tak Seperti Kelompok Tawuran

Pertempuran ulama dan santri melawan pasukan sekutu di Surabaya tanggal 10 November 1945, tidak seperti yang digambarkan dalam buku-buku sejarah
Jumat, 1 September 2023 - 14:46 WIB
Orasi Kebangsaan Resolusi Jihad : Perang 10 November di Surabaya Tak Seperti Kelompok Tawuran
Sumber :
  • tim tvone - sandi irwanto

Surabaya, tvOnenews.com – Pertempuran rakyat dari berbagai penjuru dan segenap elemen masyarakat termasuk ulama dan santri melawan pasukan sekutu di Surabaya pada tanggal 10 November 1945, tidak seperti yang digambarkan dalam buku-buku sejarah selama ini. Pasalnya, perlawanan rakyat yang kerap digambarkan layaknya kelompok tawuran tersebut justru sudah terkonsep dengan baik hingga pasukan sekutu bisa dipukul mundur.
 
Hal ini diungkap Pengasuh Ponpes Tebu Ireng Jombang, KH Abdul Halim Mahfudz saat berbicara pada Orasi Kebangsaan: Resolusi Jihad Hadratus Syaikh KH Hasyim Asy'ari Sebagai Fakta Sejarah Berdirinya Republik Indonesia di Aula Ternate Aseec Kampus B Unair Surabaya.
 
Sejumlah pembicara hadir dalam Orasi Kebangsaan tersebut yakni KH Ulil Absar Abdala Ketua PBNU, Prof Katjung Marijan Guru Besar Ilmu Politik Unair, KH Ahmad Baso penulis buku NU Studies dan KH Ahmad Khuluk Wakil Ketua Dewan Pembina Pagar Nusa Jatim.
 
Dalam orasinya, Gus Kikin sapaan akrab KH Abdul Halim Mahfudz merunut sejarah dimana Jepang yang saat itu menyerah dan Indonesia memproklamirkan kemerdekaan pada 17 Agustus 1945 memunculkan niatan Belanda dan tentara sekutu untuk kembali masuk ke Indonesia.
 
"16 September sekutu masuk ke Indonesia. Di Jakarta, Bandung dan Semarang tidak ada perlawanan. Namun saat ada kabar akan masuk ke Surabaya pada 25 Oktober, Kiai Hasyim Asy'ari mendahuluinya dengan mengumukan Fatwa Jihad," terangnya.
 
Fatwa tersebut kemudian menjadi tonggak Resoluai Jihad hingga menggugah seluruh kalangan santri dan ulama dari berbagai daerah untuk berbondong-bondong menuju Surabaya guna melakukan perlawanan. Inilah yang kemudian mambuat target tiga hari membumi hanguskan Surabaya yang dilontarkan sekutu tidak tercapai.
 
"Jadi pertempuran 10 November di Surabaya bukan seperti tawuran. Ada pasukan Hisbullah, Sabilillah dan Mujahidin yang sangat terlatih di dalamnya. Mereka yang menggerakan kekuatan masyarakat. Sebab dalam perjalanannya menuju Surabaya banyak masyarakat yang ikut serta, namun lagi-lagi ini tidak ada dalam catatan buku sejarah," jelasnya.
 
Gus Kikin melanjutkan, komando perlawanan rakyat justu datang dari Jatim sendiri berlandas Fatwa Jihad KH Hasyim Asyari bukan dari pemerintahan yang baru terbentuk. Fakta-fakta tersebut masih secuil dari banyak fakta keterlibatan santri dan ulama khususnya Nahdlatul Ulama dalam sejarah berdirinya Republik Indonesia.
 
"Tanpa Resolusi Jihad kita mungkin tidak sepenuhnya merdeka. Makanya sejarah harus diluruskan. Untuk itu ini menjadi tugas NU merevisi buku-buku sejarah yang selama ini tidak memunculkan peran santri dan ulama. Terutama Resolusi Jihad yang menjadi tonggak berdirinya NKRI. Resolusi Jihad juga menjadi dasar penetapan Hari Santri Nasional yang sudah disahkan sejak 2015. PCNU Surabaya harus bisa dan berani mengungkap fakta sejarah yang belum terungkap," katanya. (msi/hen)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gemas! Detik-detik Kamari Ngaku ke Justin Hubner Tak Bisa Bicara Bahasa Inggris

Gemas! Detik-detik Kamari Ngaku ke Justin Hubner Tak Bisa Bicara Bahasa Inggris

Momen menggemaskan terjadi ketika bek timnas Garuda Justin Hubner tengah main bersama putrinya Kamari. Keduanya terhalang bahasa karena tak ada Jennifer Coppen.
Harga Emas Antam Hari Ini 7 September 2026 Turun Tipis Rp3.000, Kini di Angka Rp2.637.000 per Gram

Harga Emas Antam Hari Ini 7 September 2026 Turun Tipis Rp3.000, Kini di Angka Rp2.637.000 per Gram

Harga emas Antam hari ini 7 September 2026 turun tipis senilai Rp3.000 ke angka Rp2.637.000 per gram.
Dikalahkan Timnas Indonesia, PSSI-nya Australia Murka dan Kecewa Berat usai Young Socceroos Gagal Lolos Piala Asia U-20 2027: Mainnya di Bawah Standar!

Dikalahkan Timnas Indonesia, PSSI-nya Australia Murka dan Kecewa Berat usai Young Socceroos Gagal Lolos Piala Asia U-20 2027: Mainnya di Bawah Standar!

Federasi Sepak Bola Australia kecewa setelah Young Socceroos gagal lolos Piala Asia U-20 2027. Australia tersingkir usai kalah 0-2 dari Timnas Indonesia U-20.
Timnas Indonesia Lolos Piala Asia U-20 2027, Ini Respons Berkelas dan Elegan Nova Arianto usai Bawa Garuda Muda Pecundangi Australia 2-0

Timnas Indonesia Lolos Piala Asia U-20 2027, Ini Respons Berkelas dan Elegan Nova Arianto usai Bawa Garuda Muda Pecundangi Australia 2-0

Timnas Indonesia U-20 memastikan tiket ke Piala Asia U-20 2027. Pelatih Garuda Muda, Nova Arianto apresiasi kerja keras seluruh pemain sepanjang kualifikasi.
Tiga Kabupaten Paling Terdampak Abu Erupsi Gunung Anak Krakatau: Lampung Selatan, Tanggamus dan Pandeglang

Tiga Kabupaten Paling Terdampak Abu Erupsi Gunung Anak Krakatau: Lampung Selatan, Tanggamus dan Pandeglang

Lampung Selatan dan Tanggamus di Provinsi Lampung dan Pandeglang di Provinsi Banten merupakan tiga kabupaten paling terdampak abu erupsi Gunung Anak Krakatau. 
Rupiah Melemah ke Rp17.650 di Tengah Anjloknya Pendapatan Kelas Menengah

Rupiah Melemah ke Rp17.650 di Tengah Anjloknya Pendapatan Kelas Menengah

Sementara perdagangan di pasar spot pada Senin, 7 September 2026 hingga pukul 09.01 WIB rupiah ditransaksikan di Rp 17.650 per dolar AS.

Trending

Pamer Hasil Make Up Sendiri, Megawati Hangestri Dipuji Skuad Hillstate: Kamu Cantik Sekali

Pamer Hasil Make Up Sendiri, Megawati Hangestri Dipuji Skuad Hillstate: Kamu Cantik Sekali

Megawati Hangestri dipuji skuad Hyundai Hillstate setelah memamerkan hasil make up-nya sendiri saat momen photo shoot di Suwon Gymnasium beberapa waktu lalu.
LHKPN Tim 9 Jadi Sorotan, KPK Diminta Aktif Telusuri Aset Pejabat

LHKPN Tim 9 Jadi Sorotan, KPK Diminta Aktif Telusuri Aset Pejabat

Peranan Tim 9 Kejaksaan Agung (Kejagung) dalam penanganan dugaan kasus TPPU eks Jampidsus, Febrie Adriansyah turut disorot berbagai pihak.
Aktivitas Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mereda, PVMBG Imbau Warga Tetap Waspada: Bukan Sepenuhnya Berhenti

Aktivitas Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mereda, PVMBG Imbau Warga Tetap Waspada: Bukan Sepenuhnya Berhenti

Aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau saat ini terpantau mengalami penurunan. Kepala Pos PVMBG Hargo Pancuran melaporkan aktivitas vulkanik mulai mereda.
Hyundai Hillstate Ternyata Sempat Ragukan Megawati Hangestri, Orang Dalam: Banyak Kekhawatiran

Hyundai Hillstate Ternyata Sempat Ragukan Megawati Hangestri, Orang Dalam: Banyak Kekhawatiran

Hyundai Hillstate ternyata sempat ragu merekrut Megawati Hangestri. Orang dalam mengungkap banyak kekhawatiran soal kondisi sang pevoli Indonesia.
Media Belanda Singgung Doan Van Hau, Mees Hilgers Buat SC Heerenveen Banjiri Followers Baru di Instagram

Media Belanda Singgung Doan Van Hau, Mees Hilgers Buat SC Heerenveen Banjiri Followers Baru di Instagram

Dengan kekuatan suporter Garuda, Mees Hilgers membawa 20 ribu lebih followers alias pengikut baru di akun Instagram SC Heerenveen. 
Bupati Masinton Sebut Sikap Politik DPRD Tapteng Primitif, Hambat Percepatan Penanganan Bencana

Bupati Masinton Sebut Sikap Politik DPRD Tapteng Primitif, Hambat Percepatan Penanganan Bencana

Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng), Masinton Pasaribu menanggapi santai terkait tidak harmonisnya hubungannya dengan DPRD Tapteng pascabencana.
Hasil Laga Timnas Indonesia Abroad: Justin Hubner Main Penuh Bawa Fortuna Sittard Menang, Ole Romeny Masih Absen

Hasil Laga Timnas Indonesia Abroad: Justin Hubner Main Penuh Bawa Fortuna Sittard Menang, Ole Romeny Masih Absen

Fortuna Sittard berhasil mencuri poin penuh dari Ado Den Haag dengan skor 3-2, Minggu (7/9/2026). Dalam laga ini, Justin Hubner bermain penuh sejak menit pertama.  
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT