GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

16 Warga Kalangan Protes Hasil Pengukuran Lahan Tidak Sesuai dengan SHM yang Dimiliki

16 Warga Desa Kalangan, Margomulyo merasa keberatan atas pengumuman hasil inventarisasi dan indentifikasi atas lahan mereka yang dilakukan oleh BPN Bojonegoro.
Sabtu, 9 September 2023 - 10:22 WIB
Warga melihat hasil pengukuran lahan miliknya
Sumber :
  • dewi rina

Bojonegoro, tvOnenews.com - 16 Warga Desa Kalangan, Kecamatan Margomulyo, Bojonegoro merasa keberatan atas pengumuman hasil inventarisasi dan indentifikasi atas lahan mereka yang dilakukan oleh BPN Bojonegoro. Hasil pengukursn lahan mereka yang akan digunakan untuk pembangunan Bendungan Karangnongko tersebut telah diumumkan pada 4 September kemarin, dan ditempelkan di papan pengumuman di Kantor Balai Desa Kalangan.

Yanto, warga Desa Kalangan dikonfirmasi tvOnenews.com mengatakan, saat melihat hasil pengumuman lahannya ternyata tidak sesuai dengan ukuran lahan miliknya yang tercantum dalam sertifikat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Yang diukur petugas tanah saya kok gak sesuai dengan SHM, saya sampaikan ke petugas minta agar diperbaiki," ujarnya.

Selain itu juga diminta kalau sudah ada kesepakatan terkait harga yang ditawarkan dalam appraisal, warga mengharap bangunan rumah yang dari kayu jati setelah ada ganti untungnya tidak boleh menjadi aset pemerintah, namun diberikan pada warga sebagai ganti biaya memindahkan rumah.

"Harga ganti rugi lahan sangat diharapkan mendapatkan harga pantas per meter persegi sekitar 600ribu," tambahnya.

Terpisah Kepala Desa Kalangan Kasmani menambahkan, bahwa sesuai agenda pada proses pembebasan lahan di desanya saat ini, masyarakat diberikan kesempatan untuk melakukan sanggahan apabila ada ketidaksesuaian kepada Kepala Desa dengan batas waktu selama 14 hari kerja terhitung dari 28 Agustus 2023 s.d 14 September 2023.

"Hingga hari ini baru ada 16 warga yang melakukan sanggahan atas hasil inventarisasi dan identifikasi yang dilakukan petugas satgas A dan satgas B," ungkap Kades Kasmani.

Untuk Desa Kalangan terdapat 397 bidang yang memenuhi syarat dan telah diumumkan 167 bidang.

Sementara Kepala BPN Bojonegoro Andreas Rochyadi dikonfirmasi mengatakan petugas satgas sudah melakukan pengecekan kembali. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pihak kita masih menunggu hasil pengumuman tersebut hingga 14 hari mendatang, jika kurun waktu itu masih ada sanggahan masih bisa diterima namun jika di luar jadwal sudah tidak bisa diterima," tegasnya.

Diketahui lahan milik warga yang akan dibebaskan untuk pembangunan Bendungan Karangnongko untuk Desa Kalangan ada 397 bidang yang memenuhi, 167 syarat diumumkan hasil inventarisasi dan identifikasi satgas A dan satgas B, sedangkan untuk Desa Ngelo sekitar 265 bidang baru yang mau diukur dan diumumkan 38 bidang. (dra/far)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Viral, Detik-detik Rekaman CCTV Dugaan Penganiayaan Perempuan saat Akan Bersaksi di Persidangan

Viral, Detik-detik Rekaman CCTV Dugaan Penganiayaan Perempuan saat Akan Bersaksi di Persidangan

Viral di media sosial video dugaan persekusi terhadap seorang perempuan.
Polda Jambi Dapati Vape Kandungan Etomidate Merk Yakuza dari aringan Narkoba Lintas Provinsi

Polda Jambi Dapati Vape Kandungan Etomidate Merk Yakuza dari aringan Narkoba Lintas Provinsi

Empat orang pelaku jaringan peredaran narkoba antarprovinsi yakni Pekanbaru-Sumatera Selatan (Sumsel) diringkus Polda Jambi.
Dedi Mulyadi Rencanakan Buat Jalan Provinsi Berbayar di Jabar, Sebagai Pengganti Pajak Kendaraan

Dedi Mulyadi Rencanakan Buat Jalan Provinsi Berbayar di Jabar, Sebagai Pengganti Pajak Kendaraan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengungkapkan rencana untuk mengganti Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tahunan dengan sistem jalan berbayar pada setiap ruas jalan milik provinsi.
Trend Terpopuler: Aksi Bejat Kiai Cabul Minta Pijat dan Tidur Bersama, hingga Orangtua Korban Curigai Kelakuan Ashari

Trend Terpopuler: Aksi Bejat Kiai Cabul Minta Pijat dan Tidur Bersama, hingga Orangtua Korban Curigai Kelakuan Ashari

Aksi oknum Kiai, Ashari di Ponpes Pati, Jawa Tengah minta pijat hingga tidur bersama santriwati. Kelakuan kiai cabul kepada santriwati dicurigai orangtua korban
Industri Kelapa Sawit di Indonesia Terus Alami Peningkatan Positif

Industri Kelapa Sawit di Indonesia Terus Alami Peningkatan Positif

Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) mencatat produksi CPO nasional sepanjang 2025 mencapai 51,66 juta ton atau tumbuh 7,26 persen dibanding tahun sebelumnya.
Saksi Ceritakan Awal Mula Didirikan Ponpes Ndholo Kusumo oleh Kiai Ashari: Belum Ada Kejanggalan tapi Gerak-geriknya Mencurigakan

Saksi Ceritakan Awal Mula Didirikan Ponpes Ndholo Kusumo oleh Kiai Ashari: Belum Ada Kejanggalan tapi Gerak-geriknya Mencurigakan

Pak Di, saksi yang lebih dari 10 tahun bekerja dengan Kiai Ashari menceritakan awal mula didirikannya Ponpes Ndholo Kusumo Pati sebelum ramai kasus pencabulan.

Trending

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Begini reaksi kapten Red Sparks Yeum Hye-seon setelah sahabatnya Megawati Hangestri memilih gabung Hillstate sekaligus gagal bermain setim lagi musim depan.
Setelah Kasus di Pati, Pengasuh Ponpes di Mesuji Diduga Cabuli Santriwati Hingga Gedung Habis Dibakar Warga

Setelah Kasus di Pati, Pengasuh Ponpes di Mesuji Diduga Cabuli Santriwati Hingga Gedung Habis Dibakar Warga

Setelah adanya kasus dugaan pencabulan dilakukan pengasuh sekaligus pemilik Pondok Pesantren, Ashari di Pati, Jawa Tengah. Kini terjadi pula di Mesuji, Lampung.
News Terpopuler: Modus Pesan Tengah Malam Kiai Cabul Ponpes Pati, hingga Doktrin Ashari Pada Santriwati

News Terpopuler: Modus Pesan Tengah Malam Kiai Cabul Ponpes Pati, hingga Doktrin Ashari Pada Santriwati

Modus pesan oknum Kiai, Ashari pengasuh ponpes di Pati saat tengah malam. Doktrin diberikan tersangka kasus dugaan pencabulan untuk melancarkan aksi bejatnya
Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp dibongkar kuasa hukum korban, Ali Yusron, begini isi chat Kiai Ashari ketika minta ditemani tidur oleh santriwati di malam hari.
Sherly Tjoanda Hela Nafas Dalam-dalam Setelah Temui Anak yang Tak Bisa Perhitungan Dasar: Mamanya yang Mana Ini?

Sherly Tjoanda Hela Nafas Dalam-dalam Setelah Temui Anak yang Tak Bisa Perhitungan Dasar: Mamanya yang Mana Ini?

Gubernur Malut Sherly Tjoanda tarik nafas panjang setelah melihat anak-anak usia sekolah yang tak pandai berhitung matematika di Desa Gulapapo, Halmahera Timur.
Persib Libas Persija, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Tegas untuk Bobotoh: Jangan Jumawa

Persib Libas Persija, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Tegas untuk Bobotoh: Jangan Jumawa

Insiden gesekan antarmassa yang pecah di Purwakarta dan aksi pelemparan benda keras di Karawang pasca-kemenangan Persib Bandung atas Persija Jakarta memicu reaksi keras dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. 
Bolehkah Berkurban Satu Kambing untuk Satu Keluarga? Begini Penjelasan Ustaz Adi Hidayat

Bolehkah Berkurban Satu Kambing untuk Satu Keluarga? Begini Penjelasan Ustaz Adi Hidayat

Bolehkah berkurban satu kambing diniatkan untuk satu keluarga? Simak penjelasan Ustaz Adi Hidayat berikut ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT