News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bendungan Semantok Nganjuk Gagal Fungsi karena Permintaan Tak Terpenuhi, Petani Ancam Demo dan Golput Pemilu 2024

Bendungan Semantok yang berada di Desa Sambikerep, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk, telah diresmikan oleh Presiden Jokowi, Selasa, 22 Desember 2022 lalu
Kamis, 14 September 2023 - 16:57 WIB
Bendungan Semantok
Sumber :
  • Kasianto

Nganjuk, tvOnenews.com - Bendungan Semantok yang berada di Desa Sambikerep, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk, telah diresmikan oleh Presiden Jokowi, Selasa, 22 Desember 2022 lalu. Semantok adalah bendungan ke-30 yang diresmikan selama masa pemerintahan Jokowi dan pembangunannya menelan anggaran yang tidak sedikit.

Pembangunan Bendungan Semantok menghabiskan dana sebesar Rp2,5 triliun. Dibalik nilai anggaran pembangunan yang begitu fantastis, Bendungan Semantok ternyata masih menyisakan masalah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satunya, petani yang jumlahnya mencapai 7000 kepala keluarga, belum bisa mengairi area pertanian dengan luasan hingga 3.202 hektare. Hal tersebut dibenarkan Ketua Gabungan GHIPPA Rejoso, yang sekaligus penggagas adanya Bendungan Semantok.

Ketua Gabungan GHIPPA Rejoso, Sono mengatakan, dengan adanya Bendungan Semantok, banyak permasalahan yang timbul dialami oleh masyarakat atau petani gagal panen.

"Bendungan Semantok itu, dulu awalnya itu dari kita-kita ini, bukan dari pemerintahan pusat ke daerah, dengan melalui beberapa kronologi diantaranya, kita harus memenuhi persyaratan, diantaranya pernyataan dari petani kurang lebih 7000 kepala keluarga, karena suplai air dari bening sudah tidak mencukupi," kata Sono, Kamis (13/9).

"Jadi, permasalahan saat ini dengan adanya Bendungan Semantok, masyarakat petani gagal panen yang jumlahnya mencapai 7000 kepala keluarga itu. 3.402 hektare area sawah atau kebunnya belum bisa teraliri air dari Semantok, dan Bendungan Semantok hanya mampu mensuplai air ke area pertanian cuma 25 persen dengan luasan kurang lebih 200 hektare,” ungkap Sono.

Menurut Sono, Bendungan Semantok gagal fungsi dan tidak bermanfaat padahal Bendungan Semantok diklaim sebagai bendungan kelas nasional yang mampu mengairi enam hektare lebih.
“Lha kok Bendungan Semantok yang katanya kelas nasional kok cuma mampu memenuhi kebutuhan air pertanian hanya kurang lebih 200 hektare saja, ini kan sangat lucu," ucap Sono.

"Padahal permintaan dari petani gagal panen berjumlah 7000 KK, Bendungan Semantok peruntukannya itu, harus bisa mensuplai air pada pertanian berjumlah 3.402 hektare," tegas Sono.

"Permintaan dari petani seperti itu, intinya dari waduk harus disuplai ke induk, setelah di induk bisa berjalan terus, kalau nanti setelah itu diadakan sudetan atau suplai sekunder, 3,402 hektare itu, inshaAllah itu bisa terairi semua," imbuh Sono.


Lebih lanjut Sono menambahkan, untuk saat ini seharusnya air dari Bendungan Semantok itu bisa dialirkan, tapi jalannya atau suplai sekundernya belum ada.
“Yang jelas kita minta sudetan dari waduk ke induk, ke induk dari Widas utara, segera di laksanakan sudetan itu, dan 3.402 itu bisa teraliri air,” tambahnya.

Dikonfirmasi apa hal tersebut sudah pernah dijanjikan oleh pemerintah, Sono menjawab “Janjinya itu saya tidak tahu, tapi ajuan awal kita kan seperti itu, dan oleh pemerintah pusat dari kementrian PUPR telah menyetujui.” 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sono menegaskan, jika permintaan para petani yang disebut petani gagal panen tersebut tidak terpenuhi. masyarakat yang jumlahnya 7000 kepala keluarga mengancam akan bergerak melakukan demontrasi.

"Tidak hanya itu bahkan, jika pemerintah tidak memenuhi apa yang menjadi permintaan petani yang jumlahnya 7000 kepala keluarga, mereka juga mengancam pada Pemilu 2024 mendatang akan melakukan gerakan Golongan Putih (Golput)," pungkas Sono. (kso/far) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Viral Balita di Garut Diculik Pakai Mobil, Polres Garut Kejar Pelaku

Viral Balita di Garut Diculik Pakai Mobil, Polres Garut Kejar Pelaku

Kapolres Garut AKBP Niko N. Adi Putra membenarkan adanya laporan penculikan anak kemudian yang viral di media sosial, pada Jumat (6/11/2026). 
Akademisi Unhan Minta Publik Beri Prabowo Ruang dan Waktu Jalankan Strategi Pemerintahan

Akademisi Unhan Minta Publik Beri Prabowo Ruang dan Waktu Jalankan Strategi Pemerintahan

Menurut Zakky, berbagai isu yang berkembang belakangan ini, mulai dari dugaan penyadapan hingga kabar penangkapan sejumlah jenderal yang disebut dekat dengan Presiden
Mahasiswi S2 di Lampung Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual Kaprodi, Bermula saat Minta Tanda Tangan Tesis

Mahasiswi S2 di Lampung Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual Kaprodi, Bermula saat Minta Tanda Tangan Tesis

Seorang mahasiswi magister di sebuah universitas di Lampung mengaku dapat tindak pelecehan seksual oleh terduga pelau yang notabene adalah Kaprodi saat tesis S2
Duh! Niat Keluarkan Anak Kucing, Pemulung ini Malah Terjebak dalam Gorong-gorong Tangerang Selama 6 Jam Viral

Duh! Niat Keluarkan Anak Kucing, Pemulung ini Malah Terjebak dalam Gorong-gorong Tangerang Selama 6 Jam Viral

Seorang pemulung, Didit viral di media sosial lantaran terjebak di dalam gorong-gorong Kompleks Pemda Kabupaten Tangerang, hendak menyelamatkan anak kucing.
Viral Kebakaran Melanda Kawasan Underpass Mampang Prapatan-Kuningan, Kepulan Asap Hitam Gegerkan Pengguna Jalan

Viral Kebakaran Melanda Kawasan Underpass Mampang Prapatan-Kuningan, Kepulan Asap Hitam Gegerkan Pengguna Jalan

Peristiwa tak terduga yang terjadi di jalur padat lalu lintas ini langsung menarik perhatian luas para pengendara serta warganet yang memantau situasi mobilitas ibu kota melalui Threads.
Ketum Partai NasDem Surya Paloh: Utamakan Kepentingan Nasional

Ketum Partai NasDem Surya Paloh: Utamakan Kepentingan Nasional

Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh mengajak seluruh elemen bangsa mengedepankan semangat kebersamaan dan menempatkan kepentingan nasional.

Trending

Viral Balita di Garut Diculik Pakai Mobil, Polres Garut Kejar Pelaku

Viral Balita di Garut Diculik Pakai Mobil, Polres Garut Kejar Pelaku

Kapolres Garut AKBP Niko N. Adi Putra membenarkan adanya laporan penculikan anak kemudian yang viral di media sosial, pada Jumat (6/11/2026). 
Viral Lansia di Pati Tewas di Tangan Suami Sendiri, Korban Ditemukan Bersimbah Darah, Netizen: Titel Haji Kelakuan Iblis

Viral Lansia di Pati Tewas di Tangan Suami Sendiri, Korban Ditemukan Bersimbah Darah, Netizen: Titel Haji Kelakuan Iblis

Seorang wanita lanjut usia (lansia) berinisial J diduga tewas secara mengenaskan di tangan suaminya sendiri yang berinisial H di Desa Sugihrejo, Kabupaten Pati.
Kabar Duka, Yuliana Winata Ibunda Tomy Winata Owner Hotel Borobudur Jakarta Meninggal Dunia

Kabar Duka, Yuliana Winata Ibunda Tomy Winata Owner Hotel Borobudur Jakarta Meninggal Dunia

Kabar duka, Yuliana Winata ibunda dari Tomy Winata founder Artha Graha Peduli sekaligus owner Hotel Borobudur Jakarta, meninggal dunia.
Bursa Transfer Liverpool: Demi Permata Liga Inggris, The Reds Siap Rogoh Kocek Lebih dari Rp1,7 Triliun

Bursa Transfer Liverpool: Demi Permata Liga Inggris, The Reds Siap Rogoh Kocek Lebih dari Rp1,7 Triliun

Liverpool mulai bergerak mencari calon penerus Virgil van Dijk untuk memperkuat lini pertahanan. Bek muda Brighton, Luka Vuskovic, kini masuk daftar teratas.
Hendak Nonton Persib ke Semarang, Mobil Rombongan Bobotoh Kecelakaan di Tol Tegal Satu Orang Meninggal Dunia

Hendak Nonton Persib ke Semarang, Mobil Rombongan Bobotoh Kecelakaan di Tol Tegal Satu Orang Meninggal Dunia

Kabar duka menyelimuti para pendukung Persib Bandung. Mobil yang membawa rombongan Bobotoh kecelakaan di KM 282 Jalur A Tol Tegal, Jawa Tengah, Minggu (8/11).
WNI Kru Helikopter BNPB yang Jatuh di Sungai Barito Kalsel Ditemukan Meninggal Dunia, Operasi SAR Resmi Ditutup

WNI Kru Helikopter BNPB yang Jatuh di Sungai Barito Kalsel Ditemukan Meninggal Dunia, Operasi SAR Resmi Ditutup

Tim SAR Gabungan mengevakuasi WNI bernama Yayan Supyansuri (39), kru helikopter yang kecelakaan saat hendak memadamkan Karhutla di Sungai Barito, Desa Tabatan, Kuripan, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan, Minggu (8/11).
Menteri Bahlil Lahadalia Geram Dicatut Isu Penyadapan Presiden Prabowo, Ancam Somasi 3x24 Jam Penyebar Fitnah

Menteri Bahlil Lahadalia Geram Dicatut Isu Penyadapan Presiden Prabowo, Ancam Somasi 3x24 Jam Penyebar Fitnah

Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi, Bahlil Lahadalia, secara tegas dan terbuka membantah keras segala tuduhan miring yang mengaitkan nama
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT