GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Wow..! Penyelundupan Narkotika Senilai Rp96,6 Miliar Dibongkar Bea Cukai Tanjung Perak Surabaya

Surabaya terus menjadi sasaran utama kartel narkoba jaringan internasional, karena Kota Pahlawan ini sebagai episentrum pintu masuk narkoba dari luar negeri.
Kamis, 14 September 2023 - 18:10 WIB
Penyelundupan Narkotika Dibongkar Bea Cukai Tanjung Perak Surabaya
Sumber :
  • zainal arifin

Surabaya, tvOnenews.com - Kota Surabaya terus menjadi sasaran utama kartel narkoba jaringan internasional yang menjadikan Kota Surabaya sebagai episentrum sekaligus pintu masuk narkoba dari luar negeri.

Kantor Wilayah Bea Cukai Tanjung Perak Surabaya berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika jenis pil ekstasi sebanyak 5.065 butir dan sabu seberat 48.824,4 gram.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala Seksi Pelayanan Kepabeanan dan Cukai III, Maksi Drivandi Madya Triswanto mengemukakan jumlah narkotika yang diamankan sejak Januari-Agustus 2023.

“Total ada 5.065 butir pil ekstasi dan 48.824,4 gram narkotika jenis sabu yang berhasil diamankan agar tidak masuk ke Indonesia," tuturnya di Surabaya, Rabu (13/9).

Dia menjelaskan, penyelundupan barang-barang ilegal tersebut dilakukan dengan berbagai macam modus oleh pelaku yang berada di luar negeri. Misalnya melalui selang AC atau bahkan jeriken gas.

Karenanya, diperlukan kejelian dan ketelitian dari Petugas Bea dan Cukai Tanjung Perak, untuk dapat menemukan barang-barang ilegal berupa NPP tersebut.

Jumlah total nilai Barang Hasil Penindakan (BHP) berupa Narkotika, Psikotropika, dan Prekursor (NPP) di Bea Cukai Tanjung Perak, dilaporkan mencapai senilai Rp96,6 miliar per 31 Agustus 2023.

Nilai tersebut dihasilkan dari temuan Metilendioksimetamfetamina (MDMA) atau pil ekstasi, yang mencapai sebanyak 5.065 butir.

“Kemudian ada pula produk pertanian sebanyak 74 temuan, kendaraan dan sparepart sebanyak 73 temuan, obat-obatan sebanyak 66 temuan, pakaian bekas sebanyak 43 temuan, alas kaki sebanyak 34 temuan, serta lain- lain sebanyak 116 temuan,” ujarnya.

Diketahui sebelumnya, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan juga menemukan 14.383 kasus masuknya barang-barang ilegal ke Indonesia, dengan total nilai BHP senilai Rp6,7 triliun hingga Mei 2023.

Dari temuan tersebut, sebagai besar dalam bentuk komoditas hasil tembakau, yaitu sebesar 66,11 persen, Minuman Mengandung Etil Alkohol (MMEA) atau Miras sebesar 8,15 persen, dan NPP sebesar 3,43 persen.

Tidak hanya itu, pada periode yang sama, Maksi juga menyebut pihaknya berhasil menggagalkan penyelundupan sejumlah barang ilegal antara lain miras ilegal sebanyak 224 botol.

Selain itu, menurutnya, ada juga handphone ilegal sebanyak 127 unit, produk pertanian 74, kendaraan dan sparepart sebanyak 73 unit, obat-obatan ilegal 66 buah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, ada juga pakaian bekas 43 dus dan alas kaki ilegal 34 buah yang digagalkan oleh Kantor Wilayah Bea Cukai Tanjung Perak Surabaya.

“Kami tidak akan berhenti dan akan terus bergerak untuk menggagalkan penyelundupan barang haram ini,” pungkasnya. (zaz/far)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Terbongkar Tawaran Gaji Bojan Hodak Setinggi Langit, Ini Alasan Pelatih Tunda Perpanjangan Kontrak Persib

Terbongkar Tawaran Gaji Bojan Hodak Setinggi Langit, Ini Alasan Pelatih Tunda Perpanjangan Kontrak Persib

Bojan Hodak terus menunda kata sepakat atas penawaran perpanjangan kontrak yang disodorkan Persib.
ISKI Jatim Dilantik, Soroti Etika Komunikasi Gen Z di Era Digital

ISKI Jatim Dilantik, Soroti Etika Komunikasi Gen Z di Era Digital

Pengurus baru Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia (ISKI) Jawa Timur, yang diketuai Dr Suko Widodo secara resmi dilantik.
KPK Geledah Sejumlah Ruangan di Gedung Terpadu Ponorogo

KPK Geledah Sejumlah Ruangan di Gedung Terpadu Ponorogo

Penyidik KPK kembali melakukan penggeledahan di Ponorogo, kali ini kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Ponorogo yang berada di Gedung Terpadu lantai dua, Jalan Basuki Rahmat
KPAID Yogyakarta Tegaskan Kekerasan Anak di Daycare Little Aresha Termasuk Kategori Hak Anak Berat

KPAID Yogyakarta Tegaskan Kekerasan Anak di Daycare Little Aresha Termasuk Kategori Hak Anak Berat

Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Yogyakarta menyatakan bahwa dugaan kekerasan terhadap anak yang terjadi di Daycare Little Aresha masuk dalam kategori pelanggaran hak anak berat. 
Kata-kata Berkelas Nova Arianto usai Muncul Wacana Penghapusan Regulasi U-23 di Super League Musim Depan

Kata-kata Berkelas Nova Arianto usai Muncul Wacana Penghapusan Regulasi U-23 di Super League Musim Depan

Nova Arianto buka suara soal wacana penghapusan aturan pemain U-23 di Super League. Ia berharap pemain muda tetap bersaing dan punya kompetisi khusus usia muda.
Trending Topic: Penjelasan BRIN soal Mahkota Binokasih, Dedi Mulyadi Semprot Kadis Kehutanan, Kabar Bahagia dari Sherly Tjoanda

Trending Topic: Penjelasan BRIN soal Mahkota Binokasih, Dedi Mulyadi Semprot Kadis Kehutanan, Kabar Bahagia dari Sherly Tjoanda

Berikut rangkuman tiga berita terpopuler yang paling banyak dibaca di tvOnenews.com, mulai dari sorotan pada sosok Dedi Mulyadi hingga Gubernur Sherly Tjoanda.

Trending

Trend Terpopuler: Jawaban Tegas Sherly Tjoanda Tak Bisa Bantu Warga, hingga Dedi Mulyadi Terkejut Didatangi Warga Papua

Trend Terpopuler: Jawaban Tegas Sherly Tjoanda Tak Bisa Bantu Warga, hingga Dedi Mulyadi Terkejut Didatangi Warga Papua

jawaban tegas Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda yang tidak bisa membantu warga. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi terkejut saat didatangi oleh warga Papua
News Terpopuler: FSGI Sebut Juri LCC Kalbar Tak Belajar dari Pengalaman, hingga Gebrakan Dedi Mulyadi Menata Tambang di Jabar

News Terpopuler: FSGI Sebut Juri LCC Kalbar Tak Belajar dari Pengalaman, hingga Gebrakan Dedi Mulyadi Menata Tambang di Jabar

FSGI sebut juri Lomba Cerdas Cermat di Kalimantan Barat tidak belajar dari pengalaman. Gebrakan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi serius menata pertambangan 
Dedi Mulyadi Semprot Kadis Kehutanan, Pekerja yang Harus Merawat Bibit Pohon Malah Dialihkan

Dedi Mulyadi Semprot Kadis Kehutanan, Pekerja yang Harus Merawat Bibit Pohon Malah Dialihkan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, meninjau langsung penataan kawasan eks Hibisc Fantasy dan meminta penambahan personel guna mempercepat proses reboisasi.
Mahkota Binokasih Kembali ke Sumedang, Dedi Mulyadi Beri Instruksi Keras ke Kepala Daerah: Tata Kota dan Jaga Estetika

Mahkota Binokasih Kembali ke Sumedang, Dedi Mulyadi Beri Instruksi Keras ke Kepala Daerah: Tata Kota dan Jaga Estetika

Puncak rangkaian Kirab Mahkota Binokasih Tatar Sunda resmi berakhir dengan prosesi penyerahan kembali mahkota legendaris ke Keraton Sumedang Larang, Senin (18/5). 
Terpopuler Kemarin: KDM Tiba-Tiba Minta Maaf, Sikap Resmi SMAN 1 Sambas, Sherly Tjoanda Tegas soal Pinjol 

Terpopuler Kemarin: KDM Tiba-Tiba Minta Maaf, Sikap Resmi SMAN 1 Sambas, Sherly Tjoanda Tegas soal Pinjol 

Terpopuler kemarin, 18 Mei 2026: KDM tiba-tiba minta maaf, sikap resmi SMAN 1 Sambas, hingga Sherly Tjoanda sampaikan keputusan tegas soal pinjol.
Tak Cukup Rekrut Sahabat Megawati Hangestri, Pink Spiders Makin Garang Usai Datangkan Pevoli Kuba

Tak Cukup Rekrut Sahabat Megawati Hangestri, Pink Spiders Makin Garang Usai Datangkan Pevoli Kuba

Pink Spiders semakin menunjukkan ambisinya jelang musim baru setelah merekrut Yensy Kindelán, usai sebelumnya juga mendatangkan sahabat Megawati Hangestri.
Nasib Josepha Setelah Viral 'Dicurangi' Juri: Akan Dapat Jabatan Mentereng dan Tak Ada Lomba Cerdas Cermat Ulang

Nasib Josepha Setelah Viral 'Dicurangi' Juri: Akan Dapat Jabatan Mentereng dan Tak Ada Lomba Cerdas Cermat Ulang

Rencana Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI untuk menggelar kembali babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 Tingkat Provinsi Kalimantan Barat dipastikan batal. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT