News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Instrumen Hukum Bisa Atasi Masalah Pemanasan Global dan Krisis Iklim, Ini Pemaparan Pakar

Pemanasan global dan krisis iklim menjadi persoalan yang kian mengkhawatirkan dan diperkirakan menjadi ancaman global yang lebih dahsyat daripada pengeboman.
Minggu, 17 September 2023 - 12:43 WIB
Prof. Dr. Suparto Wijoyo
Sumber :
  • sandi irwanto

Surabaya, tvOnenews.com Pemanasan global dan krisis iklim menjadi persoalan yang kian mengkhawatirkan. Kedua isu tersebut diperkirakan akan menjadi ancaman global yang lebih dahsyat daripada pengeboman. Buahnya, Juli lalu, bumi telah mencapai puncak panas tertinggi dalam sejarah peradaban manusia.

Terkait persoalan tersebut, Prof. Dr. Suparto Wijoyo mepaparkan langsung dalam orasi ilmiahnya di Aula Garuda Mukti, Kampus MERRC UNAIR. Dalam kesempatan itu, ia resmi menyandang gelar guru besar dalam Bidang Ilmu Hukum Lingkungan Administrasi, Fakultas Hukum (FH), Universitas Airlangga (Unair).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Berbagai upaya, mulai dari pengurangan dan beralihnya energi fosil ke energi baru dan terbarukan sampai pengurangan gas rumah kaca tidak cukup dikhotbahkan. Permasalahan ini membutuhkan instrumen hukum. Hukum adalah solusi untuk mengatasi krisis iklim,” ungkapnya.

Ideologi Pohon Hayat

Untuk menyelamatkan isu krisis iklim, Prof Suparto mengusulkan konstruksi kebijakan melalui ideologi Pohon Hayat yang merupakan logo IKN Nusantara. Sebagaimana presiden Jokowi sebutkan, Pohon Hayat adalah pohon kehidupan yang menjadi inspirasi masyarakat Indonesia untuk menciptakan kehidupan baru.

“Pohon adalah manifestasi asal muasal kehidupan. Pohon menjadi penanda episode kehidupan karena akarnya menjadi bank air, batang-cabang-ranting, dan daunnya merupakan penyedia material kebutuhan makhluk hidup,” ucapnya.

Senada dengan itu, lanjut Prof Suparto, akar permulaan tersebut adalah Pancasila. Dengan demikian, siapapun yang tidak menjaga iklim akan bertentangan dengan standar ideologis, teologis, humanisme, dan nasionalisme.

“Pohon hayat ini melahirkan berbagai norma hukum. Dalam hal ini, perumusan regulasi dalam pohon hayat ada keabsahan ideologis, konstitusional, yuridis normatif, ekologis, institusional, dan instrumental,” ujar Wakil Direktur III Sekolah Pascasarjana Unair itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Prof Suparto mengajak khalayak untuk turut peduli dan menghargai bumi. Menurutnya, kepedulian masyarakat menjadi cerminan dari awal dan akhir penciptaan alam semesta.

“Inilah makna terdalam kepedulian kita menerima mandat menghargai alam sedalam hak asasi alamnya,” tandasnya. (msi/far)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pesawat Latih Dikabarkan Tergelincir di Bandara Juanda, Runway Sempat Ditutup Sementara

Pesawat Latih Dikabarkan Tergelincir di Bandara Juanda, Runway Sempat Ditutup Sementara

Pesawat latih dikabarkan tergelincir di Bandara Juanda, Surabaya, Jawa Timur. 
Jawaban Jujur Humas PA Tigaraksa soal Fakta Proses Perceraian Boiyen dan Rully

Jawaban Jujur Humas PA Tigaraksa soal Fakta Proses Perceraian Boiyen dan Rully

​​​​​​​Jawaban jujur Humas PA Tigaraksa mengungkap fakta proses perceraian Boiyen dan Rully, gugatan cerai terdaftar resmi dan jadwal sidang lanjutan terungkap.
AC Milan Cuan Rp200 Miliar Lebih Usai Jalin Kerja Sama dengan Perusahaan Timur Tengah, Rossoneri Siap Jor-joran di Bursa Transfer

AC Milan Cuan Rp200 Miliar Lebih Usai Jalin Kerja Sama dengan Perusahaan Timur Tengah, Rossoneri Siap Jor-joran di Bursa Transfer

Raksasa Liga Italia, AC Milan menegaskan ambisinya sebagai klub global dengan menjalin kerja sama strategis bersama perusahaan Timur Tengah, Al Hammadi Holding.
Prediksi Elche vs Barcelona 1 Februari 2026, Potensi Kejutan di Balik Catatan Superior Barcelona

Prediksi Elche vs Barcelona 1 Februari 2026, Potensi Kejutan di Balik Catatan Superior Barcelona

Barcelona berpeluang memperlebar jarak di puncak klasemen La Liga saat bertandang ke markas Elche pada lanjutan kompetisi pekan ke-22. Begini prediksinya.
Perlu Alat Berat Amfibi untuk Angkut Tumpukan Kayu

Perlu Alat Berat Amfibi untuk Angkut Tumpukan Kayu

Dibutuhkan alat berat amfibi untuk mengangkut tumpukan kayu berukuran besar yang menghambat aliran air di bagian hilir Daerah Aliran Sungai (DAS) Batang Toru yang menumpuk akibat bencana hidrometeorologi di daerah setempat.
Rano Karno Pantau Proyek Waduk Kebagusan, Jakarta Selatan Dibentengi Infrastruktur Antibanjir Senilai Rp62 Miliar

Rano Karno Pantau Proyek Waduk Kebagusan, Jakarta Selatan Dibentengi Infrastruktur Antibanjir Senilai Rp62 Miliar

Pemprov DKI Jakarta mempercepat penguatan sistem pengendalian banjir di Jakarta Selatan melalui pembangunan Waduk/Embung Kebagusan.

Trending

Update Bursa Transfer Persib: Si Anak Hilang Pulang, Satu Pemain Santer Dikabarkan Hengkang

Update Bursa Transfer Persib: Si Anak Hilang Pulang, Satu Pemain Santer Dikabarkan Hengkang

Persib Bandung memulangkan Dedi Kusnandar jelang bursa transfer paruh musim tutup, namun berpotensi kehilangan Febri Hariyadi yang dirumorkan hengkang ke Persis Solo.
6 Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 31 Januari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

6 Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 31 Januari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 31 Januari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo, membahas peluang finansial, risiko, serta angka hoki harian.
Megatsunami Greenland Guncang Dunia: Gelombang 200 Meter Picu Getaran Global Selama 9 Hari

Megatsunami Greenland Guncang Dunia: Gelombang 200 Meter Picu Getaran Global Selama 9 Hari

Megatsunami di Greenland akibat longsor raksasa memicu gelombang 200 meter dan getaran global 9 hari, jadi bukti nyata dampak krisis iklim.
Jika Megatsunami Greenland Berulang, Ini Risiko Serius bagi Indonesia dan Dunia

Jika Megatsunami Greenland Berulang, Ini Risiko Serius bagi Indonesia dan Dunia

Megatsunami di Greenland berpotensi terjadi berulang akibat krisis iklim. Dampaknya bisa menjalar global, termasuk ke Indonesia lewat iklim ekstrem dan ekonomi.
Harga Emas dan Perak Pecah Rekor Dunia, Analis Waspadai Pasar Makin Tak Rasional

Harga Emas dan Perak Pecah Rekor Dunia, Analis Waspadai Pasar Makin Tak Rasional

Harga emas dan perak tembus rekor global. Analis menilai reli dipicu likuiditas dan spekulasi, bukan semata fundamental pasar logam mulia.
Bung Binder Konfirmasi Persib Bandung Sempat Incar Kiper dan Gelandang Timnas Indonesia, Singgung Joey Pelupessy

Bung Binder Konfirmasi Persib Bandung Sempat Incar Kiper dan Gelandang Timnas Indonesia, Singgung Joey Pelupessy

Pengamat bola Bung Binder mengungkapkan bahwa Persib Bandung sebetulnya sempat mengincar dua pemain Timnas Indonesia yang salah satunya adalah Joey Pelupessy.
Direktur Utama BEI Mengundurkan Diri dari Jabatannya, Iman Rachman: Semoga dengan Pengunduran Saya Pasar Modal Jadi Lebih Baik

Direktur Utama BEI Mengundurkan Diri dari Jabatannya, Iman Rachman: Semoga dengan Pengunduran Saya Pasar Modal Jadi Lebih Baik

Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman mengundurkan diri dari jabatannya pada Jumat (30/1/2026). 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT